malu
Malu banget gw pagi ini. Sampai di kantor jam 10.45, pas masuk ke dalam lift, bos gw ikutan masuk juga! Dia sudah selesai rapat Fraksi dari jam 09.00! Untungnya memang nggak begitu banyak kerjaan gw hari ini.
Gw di bis tadi sempat beli dua bungkus kacang oven yang serebuan. Pas gw keluarin dan makan, diambil yang sebungkus lagi sama dia, dan tetep diabisin walopun sudah gw ingetin tentang kolesterolnya.
Di atas bis, sepanjang tol jatibening – kuningan, ada yang ngamen dan gw suka. Jarang sekali gw nemuin pengamen yang kaya tadi pagi. Biasanya gw nemuin pengamen yang sekedar genjrang genjreng nggak karuan suaranya. Maen gitarnya juga sekedarnya saja. Kalopun nyanyiin lagu dalam bahasa Inggris, nggak jelas dia ngucapin apa, dirubah semaunya sendiri. Beda dengan yang ini. Lagu pertama dia bawain Ebiet G. Ade. Yang kedua lagunya Letto yang Ruang Rindu. Dilanjutkan dengan Hotel Californianya The Eagles, trus lagu Melayuan yang kalo nggak salah dinyanyiin sama Iyeth Bustami. Keduanya dinyanyikan dengan perfect! Susah juga kan dua lagu itu, the Eagles dan Gurindam Melayu kan cengkoknya laen bangeds. Lagu penutupnya dua lagu yang nggak gw kenal. Satu lagu berbahasa Inggris dan merupakan lagu Country, satunya lagi lagu masa-masa gw belom lahir. Kalo didenger dari cara menyanyikannya, mudah-mudahan gw nggak salah tebak kalo itu lagu milik Pance Pondaag. Salah satu liriknya berbunyi: ”Tapi apa yang terjadi, manis yang kurasakan sesaat saja”…
Di depan gedung tadi ada demo sekitar 50an orang, tanpa pengeras suara. Entahlah apa yang mereka tuntut. Jangankan Anggota bisa dengar karena gedungnya jauh dibelakang, dari air mancur yang cuma berjarak sekitar seratus meter saja, nggak kedengeran.
Sisa ceritanya, dikantor biasa aja, seperti hari-hari sebelumnya.