Garansi Flash Disk
Harapan hidup gajah Afrika bisa mencapai 70 tahun.
Harapan hidup belalang tempur sembah bisa mencapai 1 tahun.
Harapan hidup rata-rata manusia Indonesia adalah 65 tahun.
Harapan hidup Flash Disk 10 ribu sampai 100 ribu kali proses hapus tulis.
Tahu kan, kalo semua barang itu ada ”harga” penyusutannya? Mobil contohnya, dalam satu tahun penyusutannya bisa mencapai 25% dari harga barunya. Setiap tahun makin menyusut hingga suatu saat boleh dianggap harganya ”nol”. Ketika itulah kalo pada manusia sebutannya: mati.
Jadi teringat soal polis asuransi saya. Uang Pertanggungan kematian akibat kecelakaan hanya ditanggung sampai dengan 65 tahun. Inilah yang disebut Garansi Seumur Hidup. Umur hidup kita manusia rata-rata.
Garansi seumur hidup pada barang, menurut saya ya tergantung pada berapa lama barang tersebut ”rata-rata” mampu bertahan. Flash disk umur hidupnya 2 s.d 5 tahun. Digaransi seumur hidup, bisa jadi hanya 2 tahun untuk merk A. Mungkin juga 5 tahun untuk merk B.
Soal ”seumur hidup” yang lain sebagai contoh. Hukuman seumur hidup, bukannya diartikan dipenjara sampai terpidana tersebut mati di dalam sel. Melainkan, umur berapa terpidana itu menerima hukuman, berarti dia dihukum selama umurnya pada saat itu. Kalo dihukum pada saat umur 20 tahun, berarti dia dihukum seumur hidupnya [20 tahun] dan bebas pada umur 40 tahun. Artinya, kalo umur 40 tahun dia masih hidup, ya keluar. Sebaliknya, masuk usia 70 tahun, ya dihukum 70 tahun. [Tapi nggak ada kali ya, manusia mampu hidup 140 tahun…]
Kesimpulannya: kata “seumur hidup” itu tetep saja ada batasannya. Bukan berarti kalo beli Flash disk garansi seumur hidup, diartikan seumur hidup pembelinya… Tapi, seumur hidup flash disknya.
CMIIW.
——
Terimakasih kepada Google, dimana saya bisa mendapatkan banyak informasi.