Enaknya Tanpa Macet
Masuk kantor pertama sejak kenaikan BBM, ada yang berubah. Jalanan menjadi lebih lengang daripada biasanya. Apa iya, para pemilik kendaraan bermotor, terutama mobil, jadi beralih naik angkutan umum untuk penghematan?
Mungkin mereka juga terkena serangan “shock sesaat” akibat naiknya harga BBM. Mau ngisi bensin, udah antrinya lama, dapetnya sedikit. Tetapi, naik kendaraan umum juga makan hati. Mereka menaikkan tarif sesuai selera sendiri, tanpa bisa kita protes, karena mau nggak mau memang harus naik kendaraan umum tersebut. Sekali berangkat, saya yang biasanya menghabiskan 19.000 jadi 22.000. Sehingga dalam satu hari, biaya perjalanan saya naik 6.000.
Banyak orang mengeluh dengan keadaan sekarang ini, tetapi lebih baik buat kita, jalani saja. Meskipun gaji tidak naik, pendapatan tidak berubah, namun pengeluaran melejit, ada baiknya kita kembali kepada ajaran hidup sederhana.