Cara Komentar di Blog

Saya termasuk ke dalam kategori bloger yang [mulai mencoba] peduli pada komentar yang ditinggalkan oleh bloger lainnya di blog ini. Ya, memang dulu saya hanya membacanya saja, malas untuk menjawab komentar yang masuk.

Setelah saya pikir, membalas komentar yang masuk, ada gunanya juga. Meskipun sebagian berpikir bahwa usaha tersebut sia-sia saja –karena-komentator-belum-tentu-datang-untuk-kedua-kalinya-hanya-sekedar-melihat-jawaban-terhadap-komentar-yang-mereka-tinggalkan-, tetapi hal itu akan memberikan kesan positif terhadap kita dari komentator selanjutnya, karena merasa dia tidak akan diabaikan oleh kita.

Komentator merasa mendapat sambutan pembukaan dari kita, dan memiliki pemikiran positif terhadap diri kita. Mereka merasa komentar yang akan dituliskannya pun pasti akan kita tanggapi dengan baik, sama seperti komentar sebelumnya.

Berdasarkan pengalaman selama ini, saya agak kurang sreg atau kurang suka dengan komentar seperti di bawah ini:

1. Hanya terdiri kata Pertamax!

Saya tidak alergi terhadap komentar jenis ini, namun merasa kurang puas terhadap pemberi komentar yang hanya sekedar meninggalkan satu kata tersebut. Pertamax!, tentu tidak ada hubungannya dengan isi tulisan kita. Saya tidak tahu pasti asal muasal munculnya Pertamax ini. Yang jelas, memang Pertamax menunjukkan kedekatan hubungan antara pemberi komentar dengan pemilik blog. Sekedar lucu-lucuan antara bloger.

Namun, sebenarnya ada konsep dibalik komentar tersebut. Bukan rahasia lagi, jika kita para bloger, biasanya akan membaca beberapa komentar yang ditinggalkan oleh bloger sebelumnya ketika akan berkomentar terhadap suatu tulisan. Dan yang paling diuntungkan oleh hal itu adalah komentator pertama, karena biasanya ketika kita akan blogwalking, kita mencari blog lainnya yang akan kita baca. Komentator pertama biasanya akan memperoleh trafik dari blog tempat ia meninggalkan komentar.

Nah, demi mengejar posisi pertama yang memang sangat menggiurkan tersebut, bloger akan berebut posisi sebagai komentator pertama. Semakin cepat meninggalkan komentar akan semakin baik. Untuk mempersingkat waktu, maka saya menebak itulah asal muasalnya muncul kebiasaan kata pertamax dalam berkomentar.

Ada baiknya jika kita meninggalkan komentar yang ada hubungannya dengan isi tulisan yang disajikan, meskipun komentarnya hanya pendek saja.

2. Menitipkan lebih dari satu komentar.

Dan yang makin parah adalah jika melakukan hatrick dengan hanya meninggalkan kata: Pertamax!, Keduax!, dan Ketigax!. Doh.
Ini adalah contoh komentator yang meninggalkan komentarnya lebih dari satu kali pada satu tulisan yang sama.

Bukan berarti saya tidak memperbolehkan Anda melakukan hal tersebut, namun saya tidak menyukainya. Saya menghormati hak Anda, namun respect saya berkurang oleh karenanya. Lain halnya jika yang disampaikan masih ada hubungannya dengan isi tulisan, saya masih bisa memakluminya.

Dan terus terang, saya juga pernah melakukan komentar lebih dari satu kali pada tulisan yang sama [maaf], tetapi rasanya memang tidak begitu nyaman saya melakukannya. Biasanya karena sudah terlanjur menekan tombol submit, namun masih ada satu hal yang ingin saya sampaikan berkaitan dengan topik yang mereka tulis.

3. Komentar Spam.

Sering menerima komentar dengan bahasa Inggris, padahal blog kita berbahasa Indonesia? Seperti: Nice post. You’ve done a great job! Dan kata-kata sejenis, atau jka dilakukan dalam bahasa kita akan seperti: Bagus banget infonya, makasih! Biasanya saya otomatis akan mendelete komentar spam yang masuk.

4. Komentar yang ditinggalkan oleh fast reader.

Karena kejar setoran atau memang sudah kebiasaannya, baca judul, satu dua kalimat di paragraf awal, skip the body, trus baca satu dua kalimat terakhir, mikir sejenak kira-kira komentar apa yang cocok diberikan, nulis satu kalimat -yang-biasanya-pendek-, lantas berharap mendapatkan kunjungan balik.
No. Saya jarang mengunjungi balik pemilik blog semacam itu.

5. Menitipkan link di dalam kolom komentar.

Jika akan berkomentar, biasanya ada kolom nama, alamat email dan alamat website yang bisa kita isi sesuai dengan kemauan kita. Ini akan dihitung sebagai linkback terhadap blog pemberi komentar. Dan tentu sangat tidak menyenangkan jika kita masih harus ’membayar’ lebih karena adanya link [lain lagi] yang dititipkan oleh pemberi komentar di blog kita, bukan?

Ok, mungkin bisa timbul perdebatan, bagaimana seandainya jika yang bersangkutan berusaha memberikan informasi sehubungan tulisan sejenis atau bertolak belakang dengan tulisan yang kita buat? Selama itu masuk akal, dan biasanya link yang diberikan berasal dari blog yang lain [pihak ketiga], saya merasa tidak ada masalah sama sekali. Tetapi jika sekedar ’iklan’ tulisan yang ada di blog mereka sendiri, maaf, dengan terpaksa akan saya hapus.

Jika ada yang merasa keberatan dengan sikap saya, saya sudah mencantumkannya di dalam halaman TOS. 😆

Bagaimana dengan kebiasaan Anda meninggalkan komentar, atau memperlakukan komentar yang masuk ke dalam blog Anda?

Dulu, saya memoderasi komentar yang masuk ke blog ini, tetapi berhubung intensitas saya dalam ngeblog tidak bisa dilakukan setiap hari, saya agak kesulitan sendiri jika harus menyortir dan meloloskan komentar satu per satu. Jika dalam waktu 3 hari saya tidak bisa ngeblog, kasihan sekali komentar yang tidak ’dikeluar-keluarkan’ dari dalam daftar moderasi. Saat ini, hanya komentar yang berisi link saja yang saya moderasi. Jadi, jika komentar Anda tidak langsung ’lolos’ dengan sendirinya, pasti Anda sedikit nakal ’menitip’ link di kolom komentar. 😉

~~~

Baca juga tulisan saya yang lain:

Badoer Dot Com, A Personal Blog

Nama lengkapnya Wahyu Triwidhiyanto. Pemilik Badoer.Com ini, bermimpi menjadi problogger suatu saat nanti. Blog pribadinya ini berisi pengalamannya tentang dunia blogging dan make money online. Jika ingin mendapatkan tip-tip dan berbagai hal mengenai make money online, beliau dengan senang hati akan menjawab 😉

Tampilan websitenya sederhana, paduan antara putih dan hijau. Tidak ’ribet’ dengan berbagai macam iklan. Tombol navigasinya juga mudah. Segera ke TKP aja deh jika ingin baca-baca blognya. Tapi, jangan lupa menyimak wawancaranya dengan saya di bawah ini. 😛

Badoer.com

[I]     : Sejak kapan Anda ngeblog?

[WT]    : Serius ngeblog sejak Juni 2008.. Bulan ini tepat 1 tahun saya ngeblog.. **ketahuan masih newbie, hehe**

[I]     : Berapa jumlah blog yang Anda kelola?

[WT]    : Awalnya saya cuman mengelola Badoer.Com, Tapi seiring waktu, saya nambah menjadi sekitar 15an yang aktif.

[I]    : Berapa jam per hari waktu yang Anda habiskan untuk memanage blog?

[WT]    : Soal waktu saya tidak menargetkan berapa jam saya harus online.. Pokoknya ada waktu buat online yah saya pasti ngeblog. Pada saat awal-awal saya ngeblog, koneksi cuma 2-3hari, soalnya masih diwarnet dan memakai uang saku. tapi untuk saat ini bisa pake koneksi pribadi di kos.  Kalo diakumulasi, rata-rata mungkin sekitar 10-12 jam perharinya untuk online, termasuk salah satunya untuk ngeblog. Sedangkan untuk memanage blog saya dibantu asisten pribadi. hehe.. 😀 Karena buat saya kita harus belajar memanage blog menjadi profesional only, karena memang target saya kedepannya mengembangkan Badoer Network dan menjadi full time blogger..

[I]     : Apa kendala terbesar dalam ngeblog?

[WT]    : Kendala mungkin waktu, jenuh dan malas.. belum lagi jika harus menghadapi blogger2 yang usil. Seperti ketika beberapa waktu lalu saat saya harus kehilangan beberapa blog karena email saya yang dicuri.

[I]     : Apa topik favorit Anda?

[WT]    : Pengalaman pribadi belajar blog dan make money online.. banyak trial dan eror yang dilalui, tapi ini yang membuat kita bisa berproses dan terus belajar.

[I]     : Pernah melakukan copy paste content blog lain?

[WT]    : Pernah, Saya punya pengalaman menarik, saat itu saya baru pertama kali ngeblog, saya copas mentah-mentah artikel milik blogger terkenal, tanpa memberikan link ke blognya (Ekonurhuda.com) tapi dengan bijak dia komen di blog agar ngasih link dan dianya tidak marah dan dendam sama saya. Belakangan justru dialah yang membantu saya dalam proses ngeblog. Membelikan domain Badoer.Com yang sekarang saya pakai. Jujur sejak saat itu saya berusaha menulis postingan dengan jari dan ide sendiri. Yah, seperti yang bisa dibaca di blog saya.

[I]     : Berapa page view yang Anda dapatkan per hari?

[WT]    : Berapa yah??.. Wah saya ndak pasang statistik di blog seh, jadi kurang tahu data-datanya secara detail. Mungkin sekitar 200pageview. **ngarang** 😀

[I]     : Berapa kali dalam seminggu rata-rata Anda posting?

[WT]    : Saat masih mengelola 1 blog (Badoer.com) posting rata-rata 3-4 seminggu. kalau sekarang 2 posting dalam seminggu dah bersyukur. Hehe 😀

[I]     : Berapa banyak komentar rata-rata tiap postingan?

[WT]    : Ada yang sampai 200an komen per posting. Tapi rata-rata yah sekitar 50-60

[I]     : Berapa banyak postingan yang Anda komentari rata-rata dalam satu
hari atau satu kali blogwalking?

[WT]    : Mungkin 10 blog. Tidak mesti soalnya.

[I]    : Pendapat tentang komentar: “PertamaX”?

[WT]    : Kadang menyebalkan karena tidak sesuai topik.. Tapi buat saya seh enjoy-enjoy ajah.. Biarlah itu sebagai penghargaan buat pembaca yang sudah bersedia untuk meluangkan waktu berkomentar di blog saya.

[I]     : Mengunjungi balik blog komentator Anda?

[WT]    : Iya, tapi kendalanya kadang soal waktu tadi, kalau kebetulan lagi banyak job dan kerjaan saya prioritaskan komen yang membutuhkan pertanyaan balik.

[I]     : Seberapa banyak pelanggan feed Anda?

[WT]    : Wah saya tidak pasang feed diblog. Mungkin nanti saya pasangkan dulu diblog. Hehe..

[I]     : Apa saja yang Anda lakukan untuk promosi blog?

[WT]    : Paling yah blogwalking, taruh di status YM, social networking seperti Facebook. Sama daftarin ke situs-situs web directory aja.

[I]    : Anda menerapkan SEO?
[WT]    : Kalau untuk Badoer.com saya jarang sekali pake teknik SEO, asalkan bikin post yang orisinal dan topik diminati banyak orang, pasti ada pengunjungnya.. Meskipun akan lebik baik jika dioptimasi. Tapi untuk saat ini saya belum terlalu pake teknik SEO.

[I]     : Apakah Anda memonetasi blog Anda?

[WT]    : Yes.

[I]     : Jika iya, jenis monetasi apa saja yang Anda ikuti?

[WT]    : Saat ini saya fokus ikutan PTR dan text link ads, untuk adsense masih belajar sana-sini jadi belum ada hasil. hehe.. Sedangkan income secara tidak langsung dari blog. Saya bisa mendapat kesempatan kerja dan membikin web/blog company. 😀

[I]     : Berapa lama sejak Anda memonetasi blog Anda, bisa menghasilkan?

[WT]    : Paling lama 3 bulan sejak blog dibuat, sudah siap panen $$$ 😀

[I]     : Penghasilan pertama Anda?
[WT]    : Untuk widraw payment di bulan pertama sekitar $120 (3 bulan sejak ngeblog), mungkin karena pencapaian yang cukup cepat ini saya mendapat penghargaan The rocketter blogger 2008 dari zalukhu.com. Sebuah penghargaan bagi blog yang langsung meroket di tahun awal ngeblog.


[I]     : Penghasilan rata-rata saat ini dari blog?

[WT]    : Wah ndak etis nyebut nominal.. tapi cukuplah untuk bayar biaya koneksi, bayar kuliah, biaya hidup sehari-hari di kos. Sama jajan Motor Idaman, hehe..

[I]     : Apa kesalahan terbesar yang Anda lakukan selama ngeblog?

[WT]    : Kesalahan terbesar saya adalah tidak konsisten dalam nulis, masih malas. Dan kelalaian dalam mengelola email yang mengakibatkan beberapa blog saya hilang

[I]     : Jika Anda bisa memberikan nasehat untuk bloger yang baru memulai
kegiatan mereka, apa nasehat Anda?

[WT]    : Untuk yang buat pertama kali belajar ngeblog, saran saya,

1. Nulislah apa yang pingin Anda tulis, jangan copy paste tulisan orang lain, hargailah mereka.. kalau Anda bingung mencari ide tulisan, tips dari saya, anda bisa “mencuri” ide tulisan orang lain, tapi kemaslah dengan bahasa dan opini anda sendiri.
2. Dalam blog pasti ada trial dan eror, itu yang kudu kalian lalui, karena bagian dari proses. Kalau memang ndak mau bikin tulisan sendiri, mending ndak usah ngeblog!!.
3. Jangan pernah malu untuk belajar dan bertanya pada siapapun. Ngeblog adalah untuk berbagi, berikanlah apa yang kamu punya, jangan pelit-pelit ilmu, tetep share di blog.
4. Terkadang kelemahan blogger yang baru apalagi yang pengin terjun sebagai blogger “matre”, biasanya mereka terlalu terburu-buru untuk bisa langsung sukses,. hingga akhirnya mereka membuat blog yang terkesan asal jadi. Karena pengetahuan untuk belajar blog masih kurang, ketika hasil yang dicapai dalam blog ternyata tidak sesuai apa yang diharapkannya, biasanya mereka menjadi malas untuk ngeblog dan ujung-ujungnya berhenti ngeblog. Ini yang harus dihindari.
5. Silahkan untuk bertanya-tanya atau sekedar share, sejauh saya mampu dan bisa, nanti saya akan jawab. Buat saya tidk ada blogger master ataupun blogger newbie.. semua punya kesempatan yang sama untuk belajar. Silahkan klo kebetulan saya sedang online bisa chat di : badoer85_oslo atau bisa baca-baca tips blogging di badoer.com **promo mode-on**
6. Tetep Semangat Dan Semoga Beruntung


Salam Hangat

Badoer.Com

———————————————————

Nah, udah baca kan? Meskipun termasuk cepat ‘dalam mendapatkan uang’, bukan berarti prosesnya mudah, apalagi dalam beberapa hari sudah membayangkan $$$.

Rasanya, kurang banyak ya, ilmu yang dibagi. Masih kuliah, sudah punya asisten pribadi, beli motor kesayangan, hmmm, menarik bukan?

Bingung Page Rank

Pada postingan kali ini saya hanya akan cerita tentang Page Rank blog saya ini. Bukan seperti biasanya, ada tips-tipsnya atau membahas tentang sedikit ilmu yang saya ketahui.

Memang saya sudah belajar dari banyak sumber tentang apa Page Rank itu sebenarnya. Termasuk dari Google Webmaster sendiri. Blognya Om Matt Cutts juga jadi santapan saya.

Tetapi saya tetep masih bingung dengan penghitungannya. Ya terang aja bingung wong dirimu masih newbie yang lemot. Kenapa bisa Page Rank saya masih tetap bertahan di angka 3.

Mungkin banyak yang berpikir saya jago, karena baru dua bulan ngeblog [dilihat dari arsip blog ini], sudah bisa dapat PR 3.

Waduh, salah besar. Saya bikin blog ini dari tahun 2007. Jadi prosesnya sudah lama. Dan berhubung kemaren sempet hilang, bersama dengan seluruh isinya, dan saya tidak punya back up-nya, maka terlihat seperti blog baru. Padahal sudah dua tahun. 😉

Nah, tentu saja saya sadar, selama dua tahun pastilah sudah ada beberapa blog yang me-link ke isnuansa dot com. Dan itulah juga mengapa alasannya Page Rank blog saya, masih tetep berada di angka 3.

Tetapi saya kemarin melakukan ‘sedikit’ uji coba dengan membuat postingan review, untuk ‘berbagi‘ link kepada blog-blog lain. Sekaligus pengen tahu juga apakah ada pengaruhnya dengan Page Rank blog ini.

Ternyata, setelah saya membuat 13 postingan review, dari total 69 judul postingan saya, [dan itu berarti 19% postingan saya berupa review!] Page Rank blog saya masih tetap 3.

Padahal dalam postingan review tersebut, minimal saya memberikan 2 buah link kepada blog yang saya review. Bahkan bisa sampai 5 link! Jadi, berapa total outbond link yang keluar dari blog saya, pastilah sangat besar bila dibandingkan dengan jumlah blog yang melink kepada blog saya ini. Dalam dua bulan, jika saya tidak salah ingat, hanya Gede Rupawan dan Pak Cholik [ Maaf ya, nggak pake link 😉 ] saja yang memberikan tautan kepada blog saya ini. [CMIIW]

Ilmu yang saya dapatkan, bahkan dari Matt Cutts sendiri, bahwa ‘menjual’ link [dalam review] dapat menyebabkan penalti dari Google berupa penurunan Page Rank. Outbond link saya semua kan termasuk dalam kategori review?

Ya, memang sih, mungkin Google begitu pintar sehingga bisa mendeteksi jika yang saya lakukan tidak mendapatkan bayaran dari pemilik blog. Tetapi kan bisa saja [tetap ada kemungkinan] seandainya saya mendapatkan bayaran langsung dari mereka? [Siapa yang tahu kalau saya dikirimi cek oleh Pak Cholik? -Maaf-Pak-ini-hanya-sebagai-contoh-saja] *siap-siap-terima-cek-beneran-* 😉

Artinya, saya menyimpulkan dengan sendirinya, kalau kita mengikuti paid review-pun, bisa saja Page Rank kita tidak diturunkan asalkan selektif memilih website seperti apa yang akan kita review.

Menghindari website porno, berbau xxx, dan gambling, dalam mengikuti paid review, sepertinya tidak akan berakibat buruk terhadap Page Rank kita. Juga, yang harus selalu diingat, tentu saja tetap membuat postingan yang bukan review. Mungkin itu juga yang menyebabkan Page Rank saya masih selamat hingga saat ini. 19% berarti perbandingan antara review dan non review adalah 1:5. Kata para Master, 1:3 saja sudah cukup bagus.

————————————————-
Nunik [berharap] ada yang mau berbagi cerita soal Page Rank 😉