Kerja Keras Dalam Ngeblog

No, saya bukan sedang ngomongin salah satu kontes SEO yang sudah dalam tahap final yang diselenggarakan oleh Pertamina. Saya benar-benar akan membahas tentang seberapa keras usaha kita dalam ngeblog untuk mencapai tujuan yang kita inginkan.

Bagi blogger profesional yang sudah menghasilkan beberapa digit dalam sebulan [seperti Darren dan Yaro yang mencapai 5 digit per bulan], tentu tidak terjadi dalam waktu sekejab. Jika Anda tanyakan seberapa lama mereka ngeblog saat ini, mungkin jawabannya adalah 10 jam per minggu, tetapi tentu tidak pada saat awal mereka memulai.

Saya membaca salah satu blogger menulis bahwa dia bekerja di kantor 7 jam sehari, dan dilanjutkan dengan 7 jam bekerja [ngeblog] di rumah!

Apa? Pasti mata Anda melotot dan seakan tak percaya dengan kenyataan bahwa dia bekerja sekeras itu untuk bisa mencapai apa yang bisa dinikmatinya sekarang ini.

Okelah, kita tidak harus menirunya. Kita mungkin tidak akan memiliki tenaga yang sama dengannya. Kita juga butuh bersosialisasi dengan lingkungan, butuh jalan-jalan ke Mall, bercengkerama dengan keluarga besar, ngerumpi dengan tetangga sebelah rumah, main games di komputer, menonton televisi [dan sinetron yang berputar-putar ceritanya], dan menikmati segelas kopi di sebuah kedai bersama teman-teman sepulang bekerja.

Lantas, berapa banyak waktu yang bisa kita siapkan untuk blogging? Beberapa dari kita mampu menyediakan waktu lebih dari 15 jam seminggu untuk menonton televisi. Ada juga dari kita yang tidak merasa rugi menghabiskan 10 jam per minggu dengan games. Berapa banyak waktu yang cocok dihabiskan untuk ngeblog?

Jika Anda bercita-cita menjadi blogger profesional suatu saat, tentu usaha keras Anda benar-benar diperlukan. Sebagai contoh adalah seorang petinju yang tanpa lelah dan bosan memukul dengan gerakan yang sama setiap kali berlatih. Atau para pemain bulutangkis di Pelatnas kita yang terpaksa harus putus sekolah di tingkat lanjutan pertama [SMP] demi secara penuh mendedikasikan dirinya berlatih tanpa henti memukul shuttlecocks setiap hari selama berjam-jam. Mereka tidak mengeluh meski melihat remaja lainnya lebih memilih berjalan-jalan ke Mall dan bermain PS berjam-jam.

Secara sadar, mereka tahu harus ada yang dikorbankan, baik dalam jangka waktu panjang atau dalam jangka pendek. Kembali ke pertanyaan, berapa banyak waktu yang pas untuk kerja keras ngeblog? Sepenuhnya berpulang kepada kesadaran dan kebutuhan Anda sendiri.

Sebagai contoh, jawabannya adalah 20 jam seminggu. Sedangkan Anda juga harus bekerja kantoran 8 jam sehari. Anda sudah kehabisan waktu. Bagaimana melakukannya? Diperlukan komitmen dan prioritas dalam hidup Anda. Saran saya, kurangi nonton tivi. 😉

Ijinkan Kupasang Banner Itu

Hari ini, meski dengan akses yang saya lakukan memakai cara yang tak biasa [halah, apaan sih?] akhirnya saya pasang juga banner yang sempat ditanyakan oleh beberapa rekan.

Di Sidebar

Jika Anda melirik di bagian sidebar kiri bawah blog ini, akan ada empat buah banner yang saya pasang. Yang pertama adalah statistik pengunjung blog ini. Kedua adalah penunjuk Page Rank. Yang ketiga adalah punyanya Alexa. Dan yang keempat adalah banner yang saya pasang hari ini.

Rencananya, saya pengen melepas banner-banner saya yang terdahulu. Saya mempertanyakan kegunaannya bagi pengunjung blog ini. Emang ada diantara Anda yang mikirin berapa banyak pengunjung blog saya? Berapa nilai Page Rank halaman blog saya? Berapa nilai Alexa Rank blog saya? Nggak ada kan? 😉

Semua itu berguna buat saya sendiri saja. Termasuk dengan banner yang hari ini saya pasang, gunanya juga untuk saya sendiri saja. Makanya saya sempatkan untuk menulis yang nggak penting ini.

Apa Gunanya?

Banner yang saya pasang hari ini, gunanya buat dapetin $. Berhubung sudah mulai matre, ya saya pasang saja. Saya suka dengan ukurannya yang tidak terlalu menyita tempat. Lagipula, dia nggak berkedip-kedip menyilaukan mata pengunjung.

Dan lagi, satu yang paling penting, tidak ada kata-kata bombastis di dalamnya, yang akan menjerumuskan orang lain ke dalam percobaan.

Gimana Caranya Ikutan?

Nah, buat Anda yang juga matre, nggak ada salahnya buat ikutan mencoba juga. Syaratnya, Anda harus memiliki blog dengan domain sendiri [bukan yang gratisan] dan telah memiliki Page Rank.

Silahkan untuk mendaftar di sini [referral] atau di sini jika tidak mau memakai referral dari saya.

Berapa Yang Akan Didapat?

Mereka menjanjikan $10 per Page Rank yang Anda miliki setiap bulannya. Jadi, karena blog saya memiliki Page Rank 3, ya mudah-mudahan di bayar $30 setiap bulannya.

Saya juga baru pasang hari ini, tetapi berdasarkan pengamatan saya [cieh…] dari teman-teman yang sudah beberapa bulan memasang, mereka membayar.

Diijinkan Kan?

Karena pembaca blog ini baik-baik semua tidak sombong dan rajin menabung, saya yakin, tidak terganggu kan dengan pemasangan banner yang secuil itu?

😉

Mengapa Harus Menulis Blog Setiap Hari?

Tidak ada kewajiban yang mengharuskan Anda mempublish tulisan setiap hari. Juga tidak akan ada yang akan menghalang-halangi Anda untuk menerbitkan puluhan artikel setiap harinya. Lantas, seberapa banyak dan seberapa sering Anda harus menulis di blog Anda?

Tanyakan terlebih dahulu, seberapa banyak pembaca harian blog Anda. Bisa jadi semakin banyak tulisan Anda akan semakin berguna, bisa jadi juga Anda malah membuang tulisan Anda secara percuma.

Jika pembaca blog setiap harinya adalah beberapa puluh sampai dengan ratusan [atau beberapa ratus], ada baiknya jika konsistensi posting adalah dua atau tiga hari sekali. Alasannya sederhana: tulisan yang lama belum dibaca oleh [cukup] banyak orang, ketika tulisan yang lebih baru akan diterbitkan. Jika dipaksakan setiap hari mempublish tulisan baru, seperti ‘menimbun’ tulisan.

Untuk blog yang telah memiliki pengunjung tetap ribuan, atau bahkan puluhan ribu, tentu ‘tuntutan’ untuk menerbitkan sejumlah tulisan baru akan semakin sering lagi. Apalagi jika pengunjung adalah pengunjung yang loyal, jangan sampai mereka menunggu terlalu lama untuk mendapatkan tulisan terbaru, setiap kali datang mengunjungi blog, sudah harus tersaji lagi tulisan yang fresh.

Jika tidak, dapat dipastikan pengunjung blog Anda berkurang. Pada saat berkunjung ulang, mendapati blog Anda masih pada tulisan yang lama, yang sudah pernah mereka baca sebelumnya.

Tentu, tuntutan untuk memproduksi semakin banyak tulisan seiring dengan perkembangan blog, menjadikan semakin sulit pula mempertahankan kualitas tulisan.

Ada yang berpendapat, tidak masalah untuk menerbitkan beberapa tulisan yang memiliki kualitas ‘rata-rata’ saja asalkan masih mampu menulis yang berkualitas ‘penuh’.

Saya sendiri mencoba untuk berusaha konsisten menulis satu hari satu postingan, -soal kualitas Anda yang bisa menilai-, agar blog terlihat fresh setiap saat. Baik pengunjung lama atau pengunjung baru, bisa menikmati tulisan saya hari ini.