Asyiknya Test Drive Mazda2

Bulan puasa hampir tiba. Itu tandanya, buat keluarga saya yang masih menjunjung tinggi tradisi mudik lebaran, harus menyiapkan kendaraan dalam kondisi prima. Apapun mobilnya, kalau sudah mulai awal puasa kondisinya harus fit. *halah, kayak orang aja*

Nggak selalu sama sih, mobil yang pernah saya dan keluarga pakai buat mudik Lebaran selama ini. Bukaaan, bukan karena tajir trus nyimpen dan koleksi banyak merk mobil, tapi lebih ke kebiasaan Papa dan Adik yang suka ngotak ngatik mobil. Hampir semua merk pernah dicoba. Kesukaan mbongkar pasang mesin itulah yang akhirnya menjadikan adik saya akhirnya buka bengkel.

Kalo cuma bongkar mesin ringan sih masih bisa dikerjain sendiri. Tapi kalo udah masalah spesifik, yang biasanya hanya bisa ditangani spesialis merk tertentu, ya harus dibawa juga ke ahlinya.

Terakhir, mobil yang akan dibawa mudik tahun ini Mersi. Jangan ngebayangin yang mewah dan mulus ya, karena punya Papa yang keluaran tahun tua. Eh, kalo catnya sih mulus juga, karena bulan lalu baru selesai dicat ulang.

Tapiiii, itu kan mobil orang tua. Bentar lagi udah mau pisah rumah, boleh dong ya, punya mimpi beli mobil sendiri, disamping juga harus mikirin punya rumah sendiri juga.

Nah, kebetulan hari Kamis lalu saya jalan-jalan ke IIMS (Indonesia International Motor Show). Pameran tahunan ini sudah 19 kali diadakan. Biasalah, niat awalnya ya cuma lihat lihat aja, wong duitnya juga belom punya kalo harus beli. ­čść

Saya mampir di booth-nya Mazda. Keren. Enak, karena bisa dapat secangkir kopi Starbucks gratis. #eaaa #mentalgratisan. Di Zoom Zoom Lounge-nya Mazda ini staf penjualannya stylish banget. Tiap mau difoto, langsung action deh.

Nggak afdol dong ya, jalan-jalan kalo nggak sekalian berburu brosur. Ayo, pasti juga pada sama kan? Siapa yang hobinya ngumpulin brosur dan daftar harga doang, tapi ujung-ujungnya bingung mau beli yang mana?

Dari sekian banyak produk Mazda yang ada, dari mulai Mazda8 seharga Rp. 498 juta (yang kabarnya laris manis), Mazda MX-5 seharga Rp. 590 juta, hanya Mazda2 lah yang harganya paling masuk akal buat saya. Yah, masih harus nabung lama sih, tapi ini yang paling murah dari semua keluarga Mazda. Mulai Rp. 179 juta hingga Rp. 230 juta, tergantung manual, automatic atau yang Limited Edition.

Kalo soal teknis sih saya juga nggak ngerti banyak ya, tapi setidaknya sudah ada pengalamanlah pakek mobil Mazda, dan nggak pernah ada masalah. Dulu cukup lama juga di rumah ada Mazda Capella 626. Sekarang sih udah dijual. Tadi saya sempet tanya ke Adik, pasaran Mazda Capella 626 sekarang ini sekitar Rp. 30 jutaan.

Saya ngobrol lumayan lama di booth-nya Mazda Zoom Zoom Lounge, dengan Pak Ristian Dwi Karsanto, technical support-nya PT. Mazda Motor Indonesia. Sempet tuker kartu nama juga, maklum, blogger di manapun juga nggak bisa lihat peluang nganggur. ­čść Dari situ malah dapat kesempatan buat nyobain test drive Mazda2. Yeay!

Rasanya? Enak. Mobilnya nggak terlalu besar, muat buat 5 penumpang tapi masih tetap nyaman. Cocok buat di dalam kota karena lebih lincah, apalagi Jakarta yang tiada hari tanpa macet. Dan soal bensin, irit. Menurut Pak Ristian, sudah ditest dari Jakarta – Puncak – Bandung -Jakarta, dengan kombinasi kondisi jalan lancar, macet dan jalan jelek, perbandingannya 1:15. Hmmm, lumayanlah. Ke kantor sekali jalan nggak habis bensin 1 liter. Irit kan?

Trus, selanjutnya kalo ditanya kapan belinya? Nunggu mecah celengan babi dulu ya…. #disetrum

Kenali Website Anonymous Sebelum Submit URL

Setiap blogger pasti menginginkan yang namanya dapat SEO dan menjadi Top Rank di sebagian besar Search Engine. Dengan melakukan berbagai cara mulai dari Submit di Google Webmaster sampai yang tidak masuk akal dengan menggunakan software backlink. Dan yang menjadi tujuannya tidak lain adalah SEO dan Backlink. Biasanya dalam memulai membuat blog sebagian besar blogger mensubmitkan alamat url-nya lewat Search Engine terkenal, seperti Google, Bing, dan Yahoo. Tidak hanya itu biasanya ada juga website yang menawarkan backlink dan optimisasi SEO dengan cepat. Biasanya website ini bersifat Anonymous, jika Anda pernah mengenal IP Anonymous pasti mengerti. Istilah ini biasa digunakan untuk menyatakan bahwa suatu situs atau IP tingkat kredibilitasnya  rendah (istilah lainnya website terselubung). Biasanya pada sebuah website cenderung menjadi web spam. Lantas seperti apakah dampak website anonymous dan bagaimana cara kita mengetahui bahwa website tersebut anonymous?

Cara mengenali suatu website anonymous sangatlah mudah. Pertama, kita melihat dari desain. Biasanya jika suatu website yang kredible mencantumkan logo dan desain yang tidak membingungkan. Maksudny, jika suatu website dari segi desain, khususnya pada menu, kita dibuat bingung. Biasanya tujuannya agar kita berlama-lama dan bisa menaikkan page view dari website tersebut. Yang patut dilihat adalah propagandanya yang dilakukan. Seperti misalnya disubmit ke 2500 backlink dalam sekejap. Sedangkan search engine sekelas Google tidak pernah menjelaskan akan hal itu. Banyak sekali website yang akhir-akhir ini menjamur dan mengatasnamakan sebagai website submit ke search engine.

Setelah kita submit dampak negatif lebih banyak daripada dampak positif bagi blog kita.

Pertama, Anda akan mendapat kerugian dengan banyaknya spam yang masuk pada Email Anda. Lho kok bisa, inilah yang tanpa disadari ketika Anda submit maka disitu email Anda dicantumkan maka secara otomatis email Anda tercantum dalam database mereka. Dan ahirnya Email Anda digunakan sebagai ajang  promosi gratisan bagi produk mereka.

Kedua, Anda tidak akan bisa mengecek apakah website tersebut benar-benar bekerja apa tidak karena sulit menemukan cara untuk melacakya. Ya kalau itu disubmit benar ke search engine popular seperti Google kalau yang lain mana kita tahu?. Dan kalau dimasukkan ke website yang bersifat negatif dengan perlahan website Anda akan turun drastis dari segi SEO maupun backlink.

Ketiga, Link Blog Anda akan dibanjiri link spam/sampah di search engine. Link ini biasanya berada di blog yang menggunakan AGC.

Keempat, Anda akan mendapatkan email yang kadangkala berupa virus atau malware yang bisa menyerang komputer Anda dan ini pernah saya alami di komputer sekolah. Ketika membuka email tiba tiba langsung banyak program yang error.

Sebenarnya tips untuk mengatasi ini sangat mudah jangan sembarangan mensubmit url dan memberikan email Anda. Dan yang terpenting jika Anda ingin mem-bookmark artikel gunakan situs popular seperti link.in, stuble upon, tehnorati, maupun del.icio.us.

Sekian semoga sedikit tips dapat menambah wawasan blogging.

~~~

Tulisan ini karya Kodok Kampus, pemilik Kondok Kampus. Jika Anda ingin menulis di Isnuansa.Com, baca ketentuannya di halaman Guest Blogger.

Blogger Wajib Narsis

Kalo nggak narsis, nggak dapet bahan postingan. Itu semboyan saya, karena blog ini sebagian besar isinya ya hanya curhatan nggak penting pemilik blog. Pas kemarin dapat kesempatan jalan-jalan ke Singapore nonton Bareng Harry Potter 7, ini nih sebagian foto-foto narsis saya.

Changi, Singapore
Foto bareng seluruh rombongan begitu tiba di Changi.
Di Changi Airport
Salah satu peserta nobar, @harrismaul
Kia Hiang, Bukit Merah Singapore
Makan Siang di Kia Hiang, nyaaammm...
Di Singapore Flyer
Narsis di atas ketinggian 165 meter di Singapore Flyer
Singapore Flyer
Di depan Singapore Flyer, nunggu peserta yang lain
Merlion
Meski nggak sampai 30 menit di Merlion, yang penting pose!
Universal Studio Singapore
Piss... 5 Blogger beraksi.
Universal Studio Singapore
Ulang, ulang, ulang, bloggernya pada teriak

 

Naaah, seperti janji kemarin mau nampilin foto sama karakter Universal Studio,┬á monggo…

Bettlejuice
Nggrook, nggrook, suaranya si Beetlejuice
Kung Fu Panda
Pundakku berat bener digencet tangannya si Panda.
Frankenstein
Udah mau keluar USS, lihat Frankenstein, foto dulu aahhh…

Salah satu hal yang bisa saya amati selama di Singapore kemarin adalah kotanya yang bersih. Bersih bukan hanya karena dedikasi yang amat tinggi dari para petugas kebersihannya, tetapi juga didukung kesadaran masyarakatnya yang tertib pada peraturan. Membuang sampah pada tempatnya. Tidak merokok di sembarang tempat.

Hmmm, habis ini diajak ke mana lagi sama brand apa lagi ya? *disambit*

~~~

Terimakasih @simPati yang udah ngajak jalan-jalan, dan @KevinWinsonata buat kiriman foto-fotonya. :-*