Cara Cerdas Menjadi Blogger Handal

Menjadi seorang blogger dengan penghasilan lumayan tentu menjadi idaman banyak orang. Jika Anda melihat atau membaca kisah-kisah sukses blogger lain tentu hati kecil Anda tergugah untuk ikut mencobanya. Jangan khawatir, memiliki keinginan seperti itu merupakan hal yang wajar. Sebagai manusia Anda tentu akan terinspirasi atas keberhasilan orang lain.

Pertanyaan paling lazim adalah bagaimana caranya?

Sebelum Anda mengetahui jawabannya sangatlah penting untuk mengetahui apa yang ada di pikiran Anda pada saat mendengar “blogger? Jawabannya pasti bermacam-macam. Mengapa hal ini penting? Pemahaman Anda akan mempengaruhi karir blog Anda untuk jangka panjang.

Menjadi seorang blogger tidak membuat diri Anda berbeda dengan orang yang bekerja di kantor atau menjalankan bisnis offline pada umumnya. Anda harus berhadapan dengan deadline, jadwal, komitmen, dedikasi dan sebagainya.

Satu keuntungannya adalah Anda melakukan itu semua dengan senang hati. Jika Anda melakukan apa yang Anda suka tentu hasilnya akan lebih baik.

4 Tips Cerdas Menjadi Blogger Yang Handal

Untuk menjadi sukses tentu Anda harus tahan banting. Bagaimana agar Anda bisa seperti itu?

1. Pahami Aturan Mendasar Komersialisasi Blog

Apapun blog Anda entah itu personal atau bukan Anda perlu memahami hal ini. Mulai dari penentuan nama, topik bahasan, tampilan blog. Jika Anda sudah terlanjur mempunyai blog, maka Anda bisa melanjutkan ke tips no.2.

Nama yang baik dan mudah diingat tentu dapat mengangkat popularitas blog Anda jangka panjang. Pilihlah topik bahasan yang menjadi hobi Anda, dan buatlah tampilan blog yang sederhana (jangan terlalu banyak pernak pernik apalagi banner iklan).

Terkadang banyak blog personal berubah pikiran di tengah jalan dengan memulai usaha monetasi blog karena tegiur kisah sukses blog lainnya. Tidak ada salahnya Anda mempersiapkan diri sejak awal agar blog Anda komersil.

2. Buatlah Postingan Artikel Secara Teratur

Perhatikan kemampuan Anda dalam membuat artikel. Cara termudah mengukur hal ini adalah dengan melihat berapa banyak artikel orisinil yang dapat Anda hasilkan dalam satu minggu, buatlah rata-rata.

Jangan membuat postingan dengan perbedaan kuantitas yang mencolok setiap minggunya. Hal ini bermanfaat bagi blogger yang belum begitu ternama untuk memancing pengunjung setia selalu datang. Dengan menerapkan hal ini pengunjung akan mengetahui bahwa setiap minggu Anda pasti akan memuat informasi baru.

Postingan artikel yang teratur tidak hanya bermanfaat untuk mendapatkan pengunjung setia tapi juga akan membuat blog Anda bersahabat dengan Google, Yahoo atau mesin pencari lainnya.

3. Banyak Membaca

Jika Anda ingin selalu maju sebagai blogger mau tidak mau Anda harus banyak membaca. Membaca merupakan solusi cerdas untuk sumber inspirasi Anda.

Semakin banyak Anda membaca semakin banyak hal yang ingin Anda tuliskan melalui blog Anda.

4. Jangan Lupa Istirahat

Menjadi blogger merupakan hal yang melelahkan. Apalagi saat ini banyak blogger-blogger baru bermunculan, akibatnya …. ? Persaingan semakin ketat.

Jangan terlalu memaksakan diri membangun blog Anda. Pikirkan istirahat, berikan penyegaran pada pikiran Anda untuk memacu motivasi blogging Anda. Ingat kesuksesan tidak terjadi dalam sekejap.

Selama Anda sudah menerapkan tips no. 1 sampai 3 tetaplah konsisten, jangan terlalu khawatir, Anda hanya perlu luangkan waktu untuk menyegarkan pikiran Anda.

Bagaimana praktiknya?

Tips yang telah saya sampaikan tersebut merupakan tips mendasar untuk membangun blog jangka panjang. Namun demikian dalam menjalani karir Anda sebagai blogger pasti ada tantangannya.

Apa tantangannya dan bagaimana jalan keluarnya ?

1. Inspirasi Tidak Datang Setiap Saat

Dalam satu bulan, terkadang inspirasi banyak sekali datang pada minggu pertama dan tidak demikian pada minggu selanjutnya. Ini wajar. Lalu bagaimana menyiasatinya? Manfaatkan fasilitas “scheduled publish” yang terdapat pada admin dashboard.

Kuncinya adalah konsistensi. Jika Anda dapat menjaga konsistensi, itu merupakan langkah awal Search Engine Optimization yang baik untuk blog Anda.

2. Sulit Untuk Menjadi Konsisten

Buatlah rencana tertulis baik itu di komputer, laptop, atau buku. Jika perlu Anda print rencana tersebut lalu tempelkan di tempat yang mudah terlihat di kamar Anda.

Percaya atau tidak pengingat jenis ini sangat ampuh untuk menghindari diri Anda keluar jalur rencana blogging Anda.

Rencana yang Anda buat ibarat “petunjuk arah” yang ada dijalanan. Bisa dibayangkan langkah Anda akan semakin mudah jika Anda tahu apa yang harus Anda lakukan.

Dengan adanya rencana, Anda dapat mengukur mana kekuatan dan mana kelemahan Anda sebagai blogger.

3. Krisis Percaya Diri

Ada waktunya Anda menemukan artikel yang akan Anda publish telah dimuat di blog orang lain. Apa yang harus Anda lakukan? Jangan tunda lagi. Ingatlah … selama Anda membuat artikel itu atas jerih payah Anda sendiri maka artikel Anda pasti berbeda.

4. Blog Anda Sepi Pengunjung

Saya yakin mayoritas dari Anda sudah memiliki akun Facebook maupun Twitter. Pergunakan kedua media ini dengan baik untuk memperkenalkan diri Anda sebagai blogger. Berikan link artikel blog Anda lewat update status di kedua akun social media tersebut untuk memudahkan pengunjung menjangkau blog Anda. Siasatilah waktu yang tepat untuk memuat link Anda. Pilihlah waktu senggang agar pengunjung leluasa membaca artikel Anda.

Gunakan peluang menjadi guest blogger sebaik-baiknya. Jika Anda mau jangan tunda-tunda, segera buatlah artikel terbaik Anda dan kirimkan.

Jika memungkinkan lakukan wawancara dengan blogger lainnya. Banyak manfaat yang akan Anda dapatkan melalui wawancara ini dari sekedar meningkatkan jumlah pengunjung atau popularitas blog Anda.

Terakhir tinggalkan komentar terbaik Anda pada blog lain. Semakin baik komentar Anda semakin baik imbas yang akan Anda terima.

5. Kurang Motivasi

Mintalah dukungan pada orang terdekat Anda. Bisa pacar, suami/istri, atau sahabat. Motivasi sangat diperlukan agar Anda tetap semangat menciptakan artikel yang berkualitas.

Nah sekarang bagaimana dengan rencana blogging Anda ke depan? Ada yang ingin disampaikan? silahkan tinggalkan komentar Anda di kolom yang disediakan.

Tentang penulis :

Oktorian S Hakim adalah blogger dari Jakarta, freelance writer, dan pendiri notordinaryblogger (blog tentang tips mudah dan cerdas membangun sebuah blog untuk bisnis)

6 Alasan Kenapa Artikel Tamu Anda Tidak Diterima

Apakah Anda pernah mengirim artikel tamu? Jika iya, selamat buat Anda. Guest posting merupakan salah satu cara terbaik untuk membangun traffic blog dan membuat blog kita mendapatkan pengunjung baru. Anda ingin mendapatkannya?

Artikel ini akan membantu Anda melakukan guest posting, dengan menjelaskan alasan kenapa artikel tamu Anda tidak diterima.

Ya, tidak semua artikel kita diterima. Saya sendiri berulangkali mengalaminya, misalnya di postingan tamu saya di blogodolar – blognya Kang Yudiono. Meski pun pada akhirnya diterima, awalnya Kang Yudiono meminta saya memperbaikinya.

Jika artikel tamu kita ditolak, kita mungkin akan bertanya dalam hati, “Kenapa artikel saya tidak diterima?” Setelah berulangkali melakukan guest posting dan berulangkali ditolak, saya cukup belajar banyak dari sana. Saya ingin berbagi 6 alasan mengapa posting tamu kita ditolak:

1. Apakah Artikel itu Bermanfaat?

Ketika kita mengirim sebuah tulisan kepada blogger tertentu, yang selalu memberikan manfaat kepada pembacanya dan terus menjaga performence-nya, salah satu kendala yang kita hadapi adalah nilai kemanfaatan artikel itu kepada pembaca tidak jelas, atau kadang-kadang tidak menarik. Ketika kita ingin menulis artikel tamu, coba bertanya kepada diri Anda, “Apa yang akan saya bagi kepada pembaca? Mengapa mereka butuh membacanya?”

2. Apakah Posting Kita Terlalu Pendek? (Atau Terlalu Panjang?)

Ini merupakan masalah yang sering saya alami. Bukan karena saya tidak membaca aturan guest blogger mereka, tetapi karena kebiasaan saya ketika menulis adalah tidak memikirkan seberapa panjang dan pendek tulisan itu. Prinsip saya jika ide saya selesai saya jelaskan, maka tulisan itu juga harus diakhiri. Masalahnya beberapa blogger memiki aturan khusus untuk panjang dan pendeknya artikel tamu.

3. Artikel Anda Tidak Terstruktur

Struktur di sini berarti artikel itu sistematis dan mudah dipahami. Tidak perlu seperti makalah mahasiswa, loh? Intinya adalah artikel Anda jangan sampai bertele-tele. Saya tahu beberapa dari kita, memiliki kemampuan menulis humor bagus. Tapi jika Anda tidak mempunyai sense humor tinggi, niat kita baik -bercanda- tapi jika tidak mengena apa yang terjadi? Membosankan.

4. Anda Tidak Memiliki Gaya Menulis

Saya tahu Anda tidak perlu menjadi penulis hebat. Tetapi jika Anda memiliki pengetahuan yang cukup tentang sastra, saya rasa itu akan banyak membantu. Artikel Anda enak untuk dibaca. Alasan kenapa artikel Anda ditolak, mungkin karena blogger yang kita harapkan meng-aprove guest post kita menganggap dan berkata begini, “Loh, gaya tulisan ini kok kayak blogger itu, ya?”

5. Anda Membahas Topik Lama Tanpa Memberi Nilai baru

Ketika Anda membahas topik lama, semisal update alogaritma Google Panda yang anggaplah sudah dibahas habis-habisan oleh sang blogger. Tebak apa yang akan terjadi? Saya yakin mereka akan menolak artikel Anda. Cobalah untuk membaca arsip blog target Anda, dan temukan apa yang belum mereka bahas. Itu cara yang paling mudah. Yang lebih sulit, Anda menulis topik lama tetapi Anda membahasnya dengan menambah atau bahkan mendebatnya. Hal ini sering saya temui di Daily Blog Tips (Blognya Daniel Scocco), beberapa guest post di sana seringkali beradu pendapat.

6. Anda Menulis Topik yang tidak Anda Kuasai

Ketika Anda menulis sesuatu yang tidak memiliki banyak pengetahuan di sana, artikel Anda akan kekurangan nilai. Baik dari segi kedalaman pembahasan sampai gaya bahasanya. Tidak masalah jika Anda bukan penulis profesional. Menulis sesuatu berdasarkan pengalaman akan membuat Anda mendapat kepercayaan, kredibilitas dan kepercayaan pembaca.

Terlepas dari semua itu, ada banyak blog bagus di Indonesia. Mereka menerima artikel blogger- blogger terkenal, mungkin saja mereka menulis artikel lebih baik dari kita.

Tapi jangan khawatir dan sedih jika ditolak. Gunakan artikel itu di tempat lain, dengan sebelumnya memberi tahu bahwa artikel kita, kita ambil kembali. Kemudian kirim ke blog lain.

Atau bisa juga Anda gunakan untuk mengisi konten blog Anda. Apa pendapat Anda? Anda memiliki tips lain bagaimana cara agar posting tamu kita diterima? Beritahu saya di kolom komentar.

~~~

Syaiful Bahri, seorang penulis lepas dan part time blogger. Hari ini dia akan melaunching blog barunya: Pengunjug Blog –yang membahas tentang bagaimana membangun dan meningkatkan lalu lintas blog. Follow juga kicauannya di twitter: @PengunjungBlog.

Mau Ngeblog Tapi Temanya? Tidak Jadi Deh…

Awal mulai ngeblog biasanya seorang blogger belum memiliki ide khusus mau dibawa kemana blog itu nanti. Tetapi kabar baiknya, bingung itu adalah salah satu proses untuk menemukan jati diri, asalkan tetap melakukan aktifitas blogging jadi bukan bingung lalu sudah selesai masalahnya. Mungkin kebingungan itu juga pernah dirasakan oleh beberapa artis blogger

Ada teman yang yang mulai tertarik ngeblog tetapi dia masih bingung menentukan tema, setelah itu dia membatalkan niatnya untuk ngeblog karena alasan tidak tahu tema yang tepat. Padahal dia itu seorang mahasiswa design yang menurut saya cukup pintar, saya juga menyarankan agar dia fokus kepada teman design saja tetapi dia tidak mau dengan alasan belum profesional.

Misalkan awalnya tertarik ngeblog karena diajak teman lalu menuliskan apa saja kegiatan yang sudah atau akan dilakukan. Jadilah blog tersebut sebagai diary digital online yang informasi di dalamnya bisa dilihat oleh orang lain. Syukur bisa memberikan manfaat karena pembaca bisa mendapatkan informasi dari kegalauan dalam aktifitas sehari-hari anda sehingga pembaca tersebut tidak terjerumus dalam lembah kegalauan seperti admin blog yang dibacanya.

Bisa juga blogger yang sangat suka untuk mengunggah (upload) makan siang atau makanan apapun miliknya sebelum dimakan, jadi pembaca mendapatkan referensi siang ini mau makan apa karena memang kenyataan kalau makan siang itu sering kali membingungkan hingga ada teman yang memberikan saran (padahal makananya itu-itu saja tetapi karena diberikan penekanan oleh orang lain untuk makan menu itu maka makanan itulah yang dipilih).

Seperti blog utama saya saja dulunya (sekarang juga masih begitu) berisi curhat dari kegiatan sehari-hari yang dilakukan, lama-kelamaan mulai menemukan jati diri yaitu sebagai blog yang berisi artikel tentang Inspirasi walaupun belum tentu memotivasi (maklum masih pemula).

Jadi kesimpulanya adalah asalkan tidak berhenti menulis, suatu saat nanti (semoga tidak lama) akan menemukan tema yang pas untuk blog yang dimiliki. Berdasarkan referensi dari beberapa panduan blogging, seorang blogger yang serius mendalami dunia blogging nantinya akan mendapatkan value (keuntungan) dari blog yang dimilikinya tersebut. Hanya saja kalau sudah berbicara keuntungan, harus ada modal awal yang harus dikeluarkan (minimal materi atau artikel yang bermanfaat untuk pembaca). Jadi modal bukan hanya dalam bentuk uang.

Mau tema apapun terserah anda, asalkan anda memang benar-benar memahaminya. Jadi kalau ada pembaca yang bertanya dalam komentar, anda bisa menjawab dengan baik dan benar. Mau curhat, teknologi, gosip, pariwisata, kuliner, inspirasi, bisnis dan lain-lainnya yang jelas anda harus memiliki passion (kecintaan) dalam menuliskan artikel (post) pada blog yang dimiliki, agar pembaca juga bisa merasakan semangat dan antusiasme dari blogger yang mengurus blog. Pembaca yang puas dengan kinerja admin blog tersebut biasanya akan mempromosikan blog yang disukainya.

Jadi tunggu apa lagi, ayo mulai saat ini juga!

~~~

Tulisan ini karya blogger tamu Fakry Naras Wahidi, boleh juga lho follow twitternya @optimaks kalau mau kenal lebih dekat. icon wink Pentingnya Memahami Kondisi Psikologis Pengunjung Blog Anda

Ingin menulis di Isnuansa.Com? Baca ketentuannya di halaman Guest Blogger ya. Ditunggu!