Apakah Membalas Komentar Memiliki Manfaat?

Membalas atau merespon setiap komentar yang masuk di setiap posting di blog bisa dikatakan merupakan “kewajiban” bagi pemilik blog. Karena dengan menyediakan form komentar berarti kita telah memberikan kesempatan seorang pengunjung / pembaca meninggalkan komentar. Jenis komentar bermacam-macam dan bisa jadi merupakan sebuah pertanyaan yang perlu di balas / di respon. Ya walaupun pada kenyataannya tidak semua blogger membalas setiap komentar yang masuk di blog mereka. Khususnya blogger yang memiliki waktu terbatas untuk mengurus blognya.

Saya yakin setiap blogger mengetahui bahwa membalas komentar memiliki cukup banyak manfaat, namun seringkali waktu menjadi kendala. Saya sendiri jika merasa kekurangan waktu maka saya memilah beberapa komentar yang tidak perlu ditanggapi pada blog saya.

Lalu, apa manfaat membalas komentar? Menurut saya ada beberapa manfaat membalas komentar yaitu sebagai berikut :

1. Menghargai Komentator

Seorang pembaca telah meluangkan waktunya untuk berkomentar terhadap apa yang kita tuliskan di blog dan saya rasa tidak ada salahnya kita balas / respon komentar yang diberikan. Dengan begitu komentator tersebut akan merasa dihargai dan tidak akan sungkan untuk kembali lagi membaca tulisan-tulisan yang lainnya.

2. Meyakinkan Calon Komentator

Dengan membalas komentar sebelumnya, kita juga secara tidak langsung meyakinkan kepada pengunjung yang ingin berkomentar bahwa pemilik blog membaca komentar yang masuk dan akan merespon jika pengunjung tersebut juga berkomentar.

3. Meningkatkan Kualitas Tulisan

Seringkali komentar yang masuk berupa pertanyaan atau tambahan informasi dari pengunjung / pembaca. Dan jika kita menyempatkan diri untuk menjawab komentar yang berupa pertanyaan, itu akan menjadi nilai lebih tulisan yang kita buat. Artinya juga kita meningkatkan kualitas tulisan karena isinya semakin lengkap.

4. Memunculkan Ide Untuk Tulisan Baru

Ini mungkin yang paling bermanfaat dari kegiatan membalas komentar. Seringkali muncul ide untuk sebuah tulisan baru dari komentar yang masuk karena bisa saja pembaca menanyakan sesuatu yang masih berhubungan dengan tulisan tersebut dan memungkinkan untuk dibahas dalam sebuah tulisan tersendiri.

Itulah 4 manfaat yang bisa saya rangkum dari kegiatan membalas komentar. Ada yang ingin menambahkan? Silahkan tulis di form komentar di bawah atau mungkin sekalian dibuat dalam artikel / tulisan tersendiri di blog anda.

~~~

Tulisan ini karya I Gusti Agung Made Wirautama, S.Kom, pemilik IMadeWira.Com

Mau menulis juga untuk isnuansa.com? Baca caranya di sini.

Siapa Mau Ikutan LG Home Appliances Design Competition? [Updated]

Waduh, saya telat tahu informasinya. 6 hari lagi sudah ditutup LG Home Appliances Design Competition ini. Waktunya cukup mepet ya…

Tapi kalau tahu hadiahnya sebanyak ini:

3 Pemenang dari masing-masing kategori produk (Refrigerator, Washing Machine & Air Conditioner) akan mendapatkan uang tunai sebesar:

  • Juara 1 : Rp 15, 000,000-
  • Juara 2 : Rp 10, 000,000-
  • Juara 3 : Rp 5, 000,000-
  • Pemenang dengan design terfavorit akan mendapatkan produk Home Appliance dari LG.
  • 6 lucky voters masing-masing akan mendapatkan voucher belanja senilai Rp. 500.000,-

Pastinya buat yang mempunyai kemampuan mendesain akan sekuat tenaga mengerahkan segala daya upaya memenangkan kompetisi ini.

LG Home Appliances Design Competition

Gimana ya caranya?

Tema desain yang dapat dipilih :

  • Floral with a touch of Indonesia untuk produk Refrigerator.
  • Retro with a touch of Indonesia untuk produk Air Conditioner.
  • Pop art with a touch of Indonesia untuk produk Washing Machine.

Peserta tinggal mendownload template dan formulir pendaftarannya, lalu dapat mengirimkan lebih dari satu desain! Info lengkap di sini ya

Kapan batas waktunya?

Itu dia, pengiriman desain paling akhir tanggal 17 Juni 2012 minggu depan. [Makanya, buruan, ngebut bikin desainnya mulai sekarang!] — Ternyata, pendaftarannya diperpanjang sampai dengan 21 Juni 2012 lhoo, ayo, buruan, masih ada waktu! — [updated 18 Juni 2012 jam 09.30 wib]

Dan juga perhatikan tanggal-tanggal berikut:

  • Pengumuman 10 desain terbaik dari masing-masing kategori produk akan diumumkan pada Fan-page LG Smart & Healthy Living dan twitter @LG_Home yang selanjutnya memasuki proses penjurian untuk juara 1, 2, dan 3.
  • Pemenang 1, 2, dan 3 akan diumumkan tanggal 7 Juli 2012.
  • 10 finalis desain terfavorit diumumkan tanggal 7 Juli 2012.
  • Pemenang favorit akan dipilih berdasarkan voting. Periode voting pemenang favorit oleh fans dari Fan-page LG Smart & Healthy Living dimulai 7 – 12 Juli 2012 s.d pukul 23:59 WIB.
  • Pengumuman pemenang favorit dilakukan tanggal 16 Juli 2012.
  • Implementasi desain pemenang akan dilakukan pada tanggal 16-28 Juli 2012.
  • Produk akan dipamerkan selama exhibition LG Home Sweet Home pada 1-5 Agustus 2012 di Senayan City, Jakarta.
  • Serah terima hadiah pemenang akan dilakukan pada tanggal 1 Agustus 2012.

Oiya, kalau sudah ada yang ikutan lomba, tolong share link-nya di tulisan ini ya. Soalnya saya kan nggak ikutan, jadi nanti saya bantuin vote aja, sambil berdoa bisa jadi salah satu lucky voter dan bawa pulang voucher belanja Rp. 500.000,- :mrgreen:

Oke, oke? 😳

3 Hal Esensial Dalam Membuat eBook Yang Dicari Pembaca

eBook merupakan suatu produk digital yang menjadi tren di dunia online. Banyak alasan bagi seseorang membuat eBook, mulai dari alasan promosi sampai jualan.

Saya sendiri termasuk dalam kategori itu, saya menggunakan eBook sebagai sarana promosi diri sendiri, blog sampai rencana menghasilkan sesuatu darinya. Menurut saya sah-sah saja karena itu hasil jerih payah sendiri.

Membuat sebuah eBook perlu kerja keras, terlebih jika kita seorang blogger. Kita perlu pintar-pintar dalam membagi waktu, blogwalking, update artikel blog, sampai menulis eBook itu sendiri. Lebih parah jika kita adalah seorang part-time blogger, waktu yang tersedia semakin sempit.

Namun terlepas dari kesulitan membagi waktu, ada 3 hal esensial lainnya yang tidak kalah penting dalam membuat sebuah eBook. Ketiga hal tersebut adalah Riset, Topik, dan Harga. Mari kita bahas bersama.

1. Riset (data dan masalah)

Ini merupakan masalah standar, apalagi jika membicarakan soal riset data. Sebagai sebuah karya tulis tentu kita perlu data pendukung agar isi eBook dapat dipertanggungjawabkan. Maka dari itu riset data sangat diperlukan.

Tidak kalah penting dari riset data adalah riset masalah. Ini yang membuat rasa ketertarikan saya semakin meningkat.

Saya yakin setiap penulis pasti menginginkan buku (eBook) yang ditulisnya diterima pembaca

Sebagai tahap awal, riset masalah bisa menjadi solusi memperbesar peluang sebuah eBook diterima pembaca. Untuk melakukan riset masalah tentu kita memerlukan usaha ekstra, dan cara yang paling efisien adalah melalui survey atau blogwalking.

*Plus Minus Survey dan Blogwalking untuk Riset Masalah

Jika blog kita memiliki trafik yang kurang baik sepertinya survey tidak akan maksimal. Solusinya kita perlu bekerja sama dengan blog lain yang memiliki trafik lebih baik.

Melakukan survey untuk menemukan masalah yang menarik sebagai pembahasan topik eBook akan mempersingkat waktu kita selama kegiatan blogging. Namun pada kenyataannya kendala lain selain trafik adalah kemauan pemilik blog lain untuk membantu kita melakukan survey.

Alternatif lain selain survey adalah blogwalking. Cara ini yang sudah saya pergunakan.

Blogwalking lebih fleksibel karena dapat dilakukan kapan pun pada saat kita bisa melakukannya. Satu-satunya kekurangan riset masalah dengan blogwalking adalah waktu. Riset masalah melalui kegiatan ini sangat menyita waktu, pikiran dan tenaga.

Kita perlu melakukan scanning dari sekian banyak komentar yang ada, mencatat hal-hal penting dan hingga pada akhirnya terkumpul data yang dibutuhkan.

Meskipun demikian, blogwalkinglah yang saya tempuh untuk riset masalah eBook saya, dan hasilnya cukup memuaskan.

2. Bahas Topik Khusus

Tentu topik sangat penting, tidak hanya untuk eBook tapi juga untuk sebuah tulisan. Pada dasarnya eBook dan sebuah artikel blog tidak jauh berbeda karena berupa tulisan. Oleh karena itu topik yang jelas akan membantu pembaca memprediksi manfaat apa yang akan mereka dapat setelah membaca eBook yang kita buat.

Topik khusus akan memberikan dampak yang lebih baik dibandingkan topik umum. Tujuannya adalah untuk mempertajam target pembaca kita.

Jika kita sudah memiliki perkiraan sendiri mengenai siapa calon pembaca eBook kita, tentu pengembangan eBook selanjutnya akan semakin baik.

Misal :

Jika kita ingin membuat suatu eBook untuk mereka yang hobi nge-blog maka buatlah eBook tentang SEO, atau Trafik Blog, atau Monetisasi Blog dan sebagainya.

Janganlah semua topik itu digabungkan dalam satu eBook. Mengapa? Suatu eBook dengan pembahasan secara khusus akan memberikan pemahaman yang lebih baik kepada pembaca atas masalah yang dibahasnya.

Selain itu, penulis juga memiliki kesempatan untuk menulis eBook lain yang berbeda topik pembahasan. Dengan begitu peluang penulis untuk mendapatkan keuntungan finansial semakin besar … hehe. Sah-sah saja kan, eBook kan suatu karya jerih payah penulis, wajar jika penulis mendapatkan manfaat finansial darinya.

3. Tentukan Harga

Harga merupakan hal yang sensitif, khususnya dalam menentukan harga jual eBook. Tentu jika eBook yang dijual laku dipasaran, penulis akan semangat menulis eBook selanjutnya dan mungkin semakin banyak order menulis.

Hal paling ampuh dalam menentukan harga ya … melalui survey namun hal ini bisa memakan biaya tinggi. Tentu seorang blogger akan berpikir panjang sebelum menghabiskan uang untuk survey.

Seperti saya bilang sebelumnya, harga bisa menjadi suatu keputusan dilematis. Namun demikian jika kita seorang blogger dan baru pertama kali membuahkan hasil karya berupa eBook, sebaiknya kita memberikan eBook itu secara gratis. Ya, GRATIS.

semua jerih payang, begadang mengetik, mendesain, dan segala macam kegiatan pembuatan eBook, …. berikanlah secara gratis untuk produk pertama”.

Alasannya? Kembali lagi … survey. Lihatlah bagaimana respon pembaca atas eBook kita. Dari situ kita bisa membuat rencana lanjutan untuk eBook berikutnya.

Apa yang Sebaiknya Dilakukan?

Hal tersulit menurut saya adalah penentuan harga.

Jika Anda dalam proses pengerjaan sebuah eBook untuk pertama kalinya, ikutilah kata hati Anda apakah akan diedarkan secara gratis atau tidak.

Sebenarnya membuat eBook itu tidak semahal yang kita bayangkan. Bahkan eBook pertama saya memiliki ongkos produksi sangat minim. Bagaimana caranya? Saya tidak akan membahasnya di sini karena saya akan membahas soal ini di eBook saya selanjutnya 😀

Dari awal artikel saya sudah berbicara panjang lebar mengenai bagaimana membuat eBook. Saya berpikir tips saya akan menjadi sia-sia jika omongan itu hanya pepesan kosong. Oleh karena itu saya menawarkan sebuah eBook gratis tentang Tips Mudah Menguasai SEO Artikel dengan Reverse SEO Method.

Nah, sekarang bagaimana pendapat Anda mengenai tips membuat eBook ini, sudah pernah mencoba membuatnya? Jangan lupa tinggalkan pendapat/komentar di kolom yang tersedia ya

 

Penulis : Oktorian S Hakim adalah seorang part-time blogger, freelance writer, dan pendiri notordinaryblogger (sebuah blog dua bahasa yang berisi tips mudah membangun sebuah blog untuk bisnis)