Blogger Jakarta Lebih Banyak Kesempatan?

Beberapa waktu yang lalu, muncul pertanyaan dari beberapa teman, bagaimana caranya bisa mendapatkan undangan untuk menghadiri event-event yang diadakan untuk pers, dan juga blogger? Teman-teman tersebut sepertinya pengen juga merasakan kumpul-kumpul dan ketemuan dengan blogger yang sebelumnya hanya kenal di dunia maya.

Sebenernya sih, nggak ada rahasia khususnya. Semua bisa saja diundang, kok. Hanya, ya memang yang paling utama adalah kebanyakan acara tersebut diselenggarakan di ibukota Jakarta, dan beberapa kota-kota besar lainnya di Indonesia, seperti Surabaya, Yogyakarta, Makassar, Medan, Bandung. Selain itu, masih sangat terbatas, sejauh yang saya tahu. Maka berbahagialah blogger yang bertempat tinggal di kota-kota tersebut, karena bisa mendapatkan undangan untuk menghadiri acara gathering atau launching produk, sekaligus bisa dimanfaatkan untuk kopdar. Nah, yang tinggal di pelosok, meskipun ketika di dunia maya petualangannya bisa tak berbatas, kesempatan berkumpul secara nyata memang lebih sedikit.

Trus, dari mana dapat informasinya?

Rajin-rajin berjejaring. Ngeblog jalan terus, blog tetap diisi dengan tulisan-tulisan baru, sambil aktif juga di sosial media seperti Facebook dan Twitter. Gabung ke dalam komunitas blogger yang ada di kota tempat tinggalnya, minimal. Trus, bisa juga masuk komunitas dengan minat khusus, menjadi anggota group-group di facebook dan follow teman-teman blogger yang memang suka berbagi informasi tentang acara-acara yang lagi nge-hits.

Kita nggak pernah bisa memprediksi secara pasti, dari mana pertama kali bisa mendapatkan sebuah infomasi tentang kegiatan dan undangan, kecuali undangan tersebut adalah sebuah acara yang secara reguler diadakan. Bisa saja muncul di forum, milis, group facebook, bahkan tweet dan retweet-an yang tanpa sengaja bisa kita temukan di timeline. Yang pasti sih, siaga dan pasang mata serta telinga secara awas.

Pentingnya halaman kontak. Ayo, cek blog masing-masing!

Halaman Kontak Blog

Soal pentingnya halaman kontak, mungkin beberapa blogger banyak yang belum menyadari dan memasangnya di blog. Buat apa? Mungkin itu yang ada di pikiran. Lhah, bagaimana mau dapat undangan, kalau alamatnya saja nggak jelas? :mrgreen:

Semua orang yang perlu menghubungi kita, pasti akan mencari halaman kontak, di manakah Anda bisa dihubungi?

Yang sudah memasang halaman kontak, pasti pernah merasakan kejutan-kejutan yang tak terbayangkan sebelumnya. Penawaran “pekerjaan“. Penawaran test produk. Dan lainnya. Meski saya belum pernah ngaku secara detail di blog ini tentang apa saja yang saya dapatkan dari halaman kontak, yakinlah bahwa nggak ada ruginya memasang halaman kontak di blog Anda!

Atau, setidaknya, tulislah di halaman tentang saya, alamat email di mana teman-teman secara personal bisa dihubungi. Atau, akun Facebook dan Twitter. Atau nomer handphone. 😳

Dan saya pernah punya pengalaman khusus. Perlu untuk “mengumpulkan” beberapa blogger dengan “spesifikasi” khusus. Pas saya googling, hampir semua blog yang saya temukan, nggak ada halaman kontaknya. Butuh waktu setengah hingga sejam buat ngubek-ngubek banyak halaman, sampai saya bisa mengontak blogger tersebut. Untung saya baik hati, tidak sombong dan rajin menabung sabar dan mau melakukan pencarian. Kalau seandainya ada brand besar mau menghubungi Anda dan dia nggak bisa menemukan halaman kontak, apa kira-kira mereka mau “berbaik hati” meluangkan waktu mencari. NO! Banyak blogger yang bisa mereka kontak yang menunggu antrian selanjutnya di daftar. 😆

So, sudah ada bayangan? Atau malah makin pusing?

Cara Blogger Menebar Amal Jariyah

Di bulan Ramadhan yang mulia ini, saya ingin berbagi sedikit ilmu tentang amal jariyah. Bagi kita yang telah mendeklarasikan diri sebagai blogger, tentu ingin agar kegiatan ngeblog yang kita lakukan dapat bermanfaat. Baik bermanfaat bagi diri sendiri maupun orang lain.

Apalagi di bulan Ramadhan ini segala amal baik yang kita lakukan akan dilipatgandakan. Tentu saja kesempatan emas ini jangan sampai kita lewatkan begitu saja. Blogger juga bisa beramal untuk akhirat. Melalui artikel-artikel positif yang kita posting, kita dapat menuai pahala dengan potensi unlimited. Saking banyaknya, sampai-sampai kita tidak bisa mencegah Tuhan untuk menghentikan curahan pahalaNya yang terus mengalir 😀

Bagaimana bisa? Izinkan saya menjelaskan dalam beberapa paragraf dibawah. Mari dilanjut membacanya ya…

Artikel-artikel yang kita posting, entah itu motivasi, informasi, atau sekedar tips dan trik, semuanya akan memberikan dampak bagi orang yang membacanya. Tidak jarang sebuah artikel yang baik bisa menyentuh dan menjadi jalan hidayah bagi seseorang, sehingga ia bisa berubah lebih baik.

Sebuah artikel informasi yang benar juga tidak jarang menjadi jalan keluar atas masalah yang ada pada seseorang. Mungkin sebelumnya tidak terbayang di benak kita bahwa di luar sana ada orang-orang yang sangat membutuhkan informasi yang kita posting tersebut.

Pernahkah Anda bayangkan ketika artikel positif yang Anda posting di-share oleh banyak orang, dari sana pahala yang melimpah ruah akan tercurah pada Anda sebagai sang penulis? Demikian juga sebaliknya, jika artikel yang ditulis adalah sebuah fitnah atau bahkan konten maksiat, tentu dosa-dosanya akan mengalir pada penulisnya. Na’udzubillah min dzalik.

Analoginya mirip seperti guru yang mengajarkan ilmu pada murid-muridnya, atau bisa juga diibaratkan sebagai seorang penceramah atau pendakwah yang berceramah di depan khalayak. Bedanya adalah, dalam blogging tidak ada yang bisa membatasi tersebarnya informasi yang kita share pada publik. Inilah kenapa saya katakan potensi pahalanya unlimited.

Lebih dahsyat lagi jika blog yang telah Anda bangun selama bertahun-tahun dengan konten-konten positif, kelak bisa Anda wariskan kepada anak cucu. Publik akan tetap bisa membaca artikel-artikel yang Anda publish. Manfaat yang mereka peroleh akan terus menjadi pahala yang mengalir kepada Anda. Luar biasa bukan?

Tuhan memang Maha Kaya dan Maha Pemurah, so, marilah menebar amal jariyah dengan terus menulis konten positif. Blogger juga bisa! 🙂

By: @Miftahur, pemilik Blog http://miftahur.com
Seorang Muslim, Mahasiswa, & Blogger yang punya passion di dunia IT dan Entrepreneurship

Blog Baru dan Nyobain Barang Baru

Kelamaan ya saya ngilangnya? Hehe, nggak juga, kok. Setiap hari saya masih setia berada di depan komputer. Cuma, bukan buat ngeblog, tapi buat baca-baca saja tulisan tentang kehamilan dan bayi. Belajar itu harus kan ya.. 😀

Nah, berhubung saya juga pengen nulis tentang perkembangan bayi saya nantinya, dan agak bikin ribet kalau saya campur jadi satu di blog ini, makanya saya memutuskan untuk membuat blog baru saja, di Mom.Isnuansa.Com. Sudah diisi beberapa tulisan, meskipun semuanya berupa curcol nggak jelas. :mrgreen:

Lagi ngerasain jadi calon emak-emak, rempong sendiri deh belanja ini itu, belajar ini itu yang semuanya baru tahu, termasuk juga baru tahu [baru ngerasain tepatnya] kalau pengeluaran buat menyambut dedek bayi ini lumayan bikin kening berkerut-kerut. 😳

Semoga saja nantinya saya nggak beralih ke blog yang satu lagi dan malah menelantarkan blog yang ini ya. Soalnya emang lagi seneng-senengnya membaca dan menulis pengalaman selama hamil dan hampir melahirkan. Untuk sementara, nggak ngikutin perkembangan tentang dunia blogging. Jadi, ya emang nggak ada ide dan males nulis soal blogging. 😆

Solusimu Toilet Paper

Nah, kalo cerita soal nyobain barang baru, beberapa hari belakangan ini saya mulai menggunakan solusimu. Bukan apa-apa, tahu sendiri kan gimana busuknya kondisi toilet umum, terutama yang bukan mall-mall besar atau hotel berbintang? Coba saja masuk ke toilet umum, pasti ada aja masalahnya, mulai lantai yang becek, dudukan toilet yang basah, pesing karena nyiramnya nggak bersih, tissue yang bececeran di mana-mana, sampai tissue yang habis dan nggak diisi-isi lagi. :mrgreen:

Kalau dalam kondisi nggak hamil gede gini, bisa aja sih, diakali supaya nggak bersentuhan langsung sama dudukan toilet [plis, jangan dibayangkan]. Tapi kalau perut sudah melembung gede gini, kan susah kalau nggak duduk dengan nyaman di toilet. Nah, makanya kertas dudukan toilet ini penting banget biar urusan buang hajat jadi nyaman. 😳

~~~

Udah maen-maen ke blog baru saya belom, teman? Dan udah punya pengalaman soal kertas penutup toilet belum? Ada yang mau coba?