Gunakan Alat Gratis Ini untuk Riset Kata Kunci

Pernah lihat blog yang memiliki ribuan pengunjung setiap harinya? Blog yang dimiliki pribadi loh bukan yang dimiliki perusahaan. Pasti pernah kan melihatnya. Salah satu cara agar blog memiliki banyak pengunjung yaitu riset kata kunci. Sebelum membuat dan menentukan nama blog atau membuat artikel di blog sobat sebaiknya riset kata kunci terlebih dahulu untuk melihat jumlah pencarian kata kunci tersebut. Apakah banyak yang mencari atau bahkan tidak ada yang mencarinya. Jumlah pencarian penting untuk melihat prediksi kunjungan orang yang akan berkunjung ke blog sobat. Salah satu alat untuk riset kata kunci dengan gratis dan cukup memiliki fitur yang dibutuhkan untuk melihat kompetisi kata kunci tersebut dan siapa saja kompetitor blog sobat nanti yaitu Keyword Revealer. Silahkan menuju ke websitenya di www.keywordrevealer.com.

Cara Menggunakan Keyword Revealer

Ayo, yang penasaran baca lanjutannya. Jangan fast reading ya! šŸ˜‰

Belanja Online Buku Digital dengan Mandiri E-cash

Yang punya sifat kompetitipā„¢ itu nggak cuma antar sesama emak-emak. Biasanya nih, kalau ada satu emak yang punya gadget baru, yang satunya lagi gara-gara lihat doang bisa jadi panas dingin semaleman nggak bisa tidur, dan akhirnya merengek minta dibeliin sama suaminya. Biar nggak kalah gaya sama si ituh, Pa, kata si istri manas-manasin suaminya. Hahaha, itumah sinetron banget ya.

Tapi rasaĀ kompetitipā„¢ itu malah lebih bahaya lagi kalau terjadi antara suami istri, lho. Ciyus. Contohnya saya dan suami. Begitu suami punya mainan baru Mandiri E-cash dan saya tahu, maka buru-buru ikutan bikin juga, biar sama-sama bisa ngabisin duit. Lha nyarinya kan juga bersama, nggak adil dong ya, kalau dia doang yang makek terus buat belanja online, sayapun juga harus punya. Pokoknya hidup kompetitipā„¢.

E-Cash Mandiri
Yuk, diklik baca lanjutannya.

Sarapan Dengan Omelet Cinta

Saatnya kembali ke jalan yang benaaarrr! Hahahaha. Belom bener-bener amat sih, karena makan makanan rumahan ini paling baru 10% dari total makanan yang masuk ke perut, tetapi setidaknya sedikit demi sedikit saya ada kemauan untuk belajar memasak. Biar kantong juga bisa ceria, karena memasak sendiri itu betul-betul bisa menghemat pengeluaran bulanan. Lumayan kan, sisanya bisa buat jalan-jalan, atau sesekali makan enak di restoran yang endeus. *lhoh*

Oke, untuk percobaan pertama ini, saya akan memamerkan keberhasilan saya membuat sarapan sendiri.

Keberhasilan memasak ini nggak bisa dilepaskan dari video memasak yang bertebaran di Youtube. Saya memang masih mengandalkan visual untuk belajar, jadi khusus untuk masak-memasak saya memilih belajar di Youtube dibandingkan di food blogger.

Olive Oil Continue reading “Sarapan Dengan Omelet Cinta”