4 Tips Mendatangkan Komentar di Blog

Menulis Komentar

Kegiatan ngeblog rasanya belum lengkap tanpa blogwalking dan meninggalkan komentar di postingan orang lain. Banyak pelajaran dari para master bloger, bahwa kegiatan mengomentari tulisan orang lain bisa mendatangkan trafik yang tinggi bagi blog kita –disamping-backlink-yang juga-bisa-kita-dapat.

Kenapa kita bisa mendapatkan trafik tinggi hanya dengan meninggalkan komentar? Karena bloger, selain membaca isi postingan, juga membaca beberapa komentar pertama yang ada dalam postingan tersebut. Dan bila dia merasa tertarik dengan isi komentar atau memang sedang menginginkan untuk blogwalking, maka dia akan menuju kepada blog pemberi komentar tersebut, yaitu blog Anda! Tentu ada syaratnya kondisi tersebut dapat dipenuhi. Apa saja?

1. Selalu menjadi yang pertama dalam berkomentar. Ini bukan berarti Anda boleh selalu menuliskan kata semacam ‘PertamaX’ di setiap postingan blog. Memang ada semacam keakraban yang dibangun antar sesama bloger –sehingga-belakangan-muncul-istilah-seleb-bloger-dengan-komentar-amat-banyak-, namun untuk beberapa bloger, menemui kata tersebut dalam postingan –yang-bisa-dibilang-serius- adalah sebuah kekecewaan tersendiri. Bagaimana caranya untuk bisa berkomentar pertama di postingan yang biasanya mempunyai puluhan komentar? Berlanggananlah feed mereka, dan Anda akan selalu dikabari ketika mereka memiliki postingan terbaru. Atau, jika blog tersebut mengupdate dua sampai tiga kali sehari, pelajari kebiasaannya pada jam-jam berapa saja mereka posting, tidak ada salahnya untuk menunggu. 😉

2. Meninggalkan komentar yang berupa pertanyaan relevan dengan isi postingan yang ada. Hal ini akan menarik beberapa pemberi komentar selanjutnya untuk mengetahui lebih jauh tentang Anda.

3. Jangan bertele-tele dalam berkomentar. Menuliskan komentar yang singkat, mudah dimengerti dan sesuai dengan isi postingan. Komentator selanjutnya hanya akan secara sekilas membaca komentar sebelumnya. Mereka tidak memiliki banyak waktu untuk membaca komentar yang panjang dan berbelit. Selera humor yang tinggi dan cerdas juga bisa menarik perhatian komentator untuk membaca blog Anda.

4. Lupakan meninggalkan komentar yang berisi link promosi. Link sebaiknya hanya jika Anda memberikan informasi yang berhubungan [pro] atau kontra dengan isi postingan. Ingat, Anda sudah diijinkan untuk menuliskan alamat website Anda di kolom identitas, tidak perlu menitipkan deep link di kolom komentar. Bisa-bisa, komentar Anda malah dianggap sebagai spam.

Bagaimana kebiasaan Anda berkomentar?

—————————————————————
Nunik yang kadang juga berkomentar PertamaX 😉

Author: isnuansa

Emak dengan satu anak yang hobi nulis. Memilih tidur kalau ada waktu luang. Follow saya di twitter: @isnuansa

99 thoughts on “4 Tips Mendatangkan Komentar di Blog”

  1. Betul sekali mbak Maharani, tetapi bobot komeng “Pertamax” dengan “Komeng panjang sekalipun” kan tetep sama ya? 🙄 Memang lucu bin agak sebel juga kalo komenge hanya “pertamax” Kalau boleh menambahkan, lebih baik dalam berkomeng itu menyapa hostblog dengan kata sapaan yang lebih baik, lebih menghormati, lebih “meninggikan” empunya blog. Terima kasih mbak Isnu, blognya bagus. ^O^

  2. Justru nek ngene malah nambahi komeng to mbak, aku justru lebih seneng ginian daripada chatting. Chatting nggak nambahi traffik kan. ^O^

  3. Selama komenge sopan nggak apa-apa mbak, bulan menjelang UN kemarin aku buat posting tentang bocoran soal UN, waduh, pengunjunge mbludak anyak-anyak ABG, sayange basa kewan alas kabeh metu. Bagiku, sumangkin tambah komeng, apapun itu, sepanjang masih sopan harus kita hormati mbak Is, bisa nambahi trafikkan? 🙄

  4. Iya, saya saya juga seneng aja banyak diberi komen, meskipun ada yang mendebat, dengan semakin banyaknya naroh link di website saya, yang diuntungkan sampeyan 😉 Lha backlinknya dadi akeh, hehehe…

    Tapi nggak papa. Saya malah jadi punya ide postingan lagi 😛

  5. O, bejitu ya mbak masalahnya, aku baru tahu sih, mohon mangap yah, kalo memang kurang berkenan, silakan semua komengku di hapus gak papa, cukup tinggalken satu saja. ^O^ ampun mbak, saya orang baru n masih perawan, sehingga suka nerocos

  6. Terima dan/ kembali kasih mbak, jue nggak sensi kok, paling tidak hari ini aku mendapat tambahan ilmu dari mbak Isnu. ^O^

  7. Begitulah yang saya pelajari dari Webmaster. Mereka tidak terlalu suka orang lain meninggalkan dua komentar di blognya. Karena one way backlink hanya mengarah ke blog komentator.

    Analoginya begini: Bayangkan Anda komentar di dinding facebooknya Mr. President dan komentar Anda selalu dibalas. Orang akan ‘menganggap’ Anda sama pentingnya dengan Mr. President ituh.

    Tapi saya kan bukan orang seterkenal itu, hiks 😉

    Dan terimakasih ya, sudah nongkrong lama di blog saya 😉

    Kapan-kapan kembali menghujani komentar lagi :mrgreen:

  8. nice info mba…
    memang kurang lengkaprasanya klo hanya dikunjungi tetapi ga ninggalin bekas (comen)..
    coz comen nyawa blog…

    tapi ga semua pengunjung bisa memberikan comen, bisa aja mereka gtw mw comen apa or lagi ga mood or mereka ga menemukan isi atau post yg mereka cari…

    so, tetep semangat wat ngeblog…
    lam kenal juga ya mba 😀

  9. Iya, kadangkala saya blogwalking tanpa meninggalkan komentar. Tapi kadang terbengong-bengong juga kalo ada yang meninggalkan komentar sepanjang ini. 😉

    Buat ngetiknya aja lama…

  10. jeng Nunik, caranya biar ada foto di samping komen kita gimana?
    hihi.. ini kurang relevan ya?
    tapi beneran mau dijawab lho

  11. Kalau saya bisanya malah terbalik sama mbak “# 27 Shanty”, mbaca blognya tapi ndak komentar :mrgreen:

    *loh, tapi ini komentar ya*

  12. Yang pasti, Mas Sigid ‘biasa’ baca komentar orang lain di blog. Terbukti kan, lirik-lirik komentar di atasnya, baru ngisi komentar sendiri… 😉

  13. postingan ini Mas Wandi semua isinya… :mrgreen:
    Buat mbaq Isnu sabar ya, sy perhatikan Mas Wandi emang komentator ulung… belum dibales sama yg empunya blog sekali komen langsung 3… 🙂

  14. -weee hla dalah,tips nomor 3 kok kayak nyenggol saya ya karena saya baru aja bilang”Komentarku kepanjangen ya mbak”

    -Teman2 kok bolak-balik ngomong Pertamax itu apa tho sebenarnya? Apa kalau di dekati korek api langsung Bhullll… gitu tah maksudnya?

    -Hla..emangnya ada yang suka tho kalau kita ngasih komentar lebih pada blognya.Lha kalau artikelnya menarik-menarik trus kita kasih komentar kan halal tho mbak…

    -Kalau mbak gak suka ya tak busek deh.

    -salam

    1. Itu kan, kalo bapak pengen orang yang baca komentar bapak di blog lain, tertarik dengan Bapak, sehingga mau mampir. Tetapi, masuk akal juga kalo bapak nulis komentar yang panjang, itu akan berbeda dengan yang lainnya, jadi malah paling menarik diantara yang lain. *Tau purple cow kan?*

  15. syaratnya memang bner-bener gampang (dan saya pun selalu menerapkannya seperti itu), namun selalu saja waktu menjadi penghambatnya hingga saya tidak bisa menerapkannya secara kontinyu (doh)

  16. dalam memberikan komentar saya sll usahakan sesuai tema artikel yg ditulis, sbg apreasiasi kepada mereka yg menulis. seingat saya, belum pernah sekalipun saya menuliskan pertamax di komentar saya. 😀

  17. Maaf Bang Samuel. Saya [bisa dikatakan hampir] nggak pernah chat. Kalopun chat, lewat FB itupun lebih sering di offlinekan. Add FBku aja ya: FB.com/isnuansa 😳

  18. kayaknya aku udah melakukan semua itu deh. hihihi. :mrgreen:
    *ya ampuun, kok aku ga bisa beralih dari blog ini ya*

    Masa sih, Mas? Jadi malu 😳

  19. Dulu rakyat takut dengan pemimpin, pemimpin takut dengan wartawan, sekarang produsen takut dengan blogger, siapa tau dengan saling berkunjung ke blog orang lain, nambah traffic, nambah income, nambah teman dan nambah PERSATUAN..
    .-= imron46´s selesai [nulis] ..MEMBACA KARAKTER ORANG =-.

    Betul Mas Imron…

  20. InsyaAllah, kalau berkomentar saya usahakan tidak menuliskan kata ”pertamax”, walaupun saya kebetulan yg memberikan komentar pertama pd tulisan tsb.
    Saya berusaha utk berkomentar yg berkaitan dgn tulisan, utk menghargai penulisnya.
    Salam.
    .-= bundadontworry´s selesai [nulis] ..Boys will be Boys. =-.

    Ini kebetulan di nomer 55, Bund. jadi nggak bisa pertamaX. Hehehe… 😆

  21. lebih mantab lagi kalo komentarnya tuh yang nyenengin and bisa bikin ngakak…

    😛 🙄

    Kalo bukan komedian, susah juga bikin ketawa orang…

  22. 😉 tipsnya ok,… tp kadang2 suka males nulis commment… jdnya gmn donk?

    Ini kan tips biar dapet komentar, bukan tips caranya menulis komentar. 😉

  23. loading blog ini cepet. bagaimana caranya ya? bisa kasih tips? tq
    .-= deltapapa´s selesai [nulis] ..Tujuan Provokasi Malaysia =-.

    Weleh, blog ini sih kadang saking lemotnya nggak bisa dibuka. 😆 Satu tips paling sederhana, ya pake gambar ukuran kecil dan pasang sedikit widget yang benar-benar diperluin aja.

  24. aduh… sampe juga, mantap mbak yg comment banyak banget… tapi saya pernah mampir di blognya bro taufik yg nulis tentang motor minerva, commentnya udah nembus 1000… 🙄 loadingnya sampe lama banget… ternyata kalo blogwalking bagusnya ngasih comment ya.. saya baru ‘ngeh’ sekarang… biasanya cuma baca aja… tanpa ngasi comment..
    .-= rahman´s selesai [nulis] ..Akhwatxx is really a good keyword =-.

    Yap, sebaiknya sih meninggalkan jejak. Supaya dapet backlink…

  25. wah.
    udah terlanjur memberi komentar2 panjang lebar dan agak vulgar.

    jadi merasa berdosa nih 😥
    .-= alisnaik´s selesai [nulis] ..Bahasa Indonesia dan burung garuda pancasila =-.

    Saya menerima komentar apapun kok, tapi orang juga harus terima apapun perlakuan saya terhadap komentar yang masuk ke blog saya… 😆

  26. betul sob. tapi mungkin ada yang lebih penting untuk meningkatkan komentar. membuat isi posting menarik pembaca (unik) sehingga banyak yang tertarik untuk berkomentar. mungkin membuat koment terbanyak dan terbaru. tentunya akan memacu par komentator untuk berkomentar. apalagi blognya dofollow. otomatis para komentar membuat backlink selain berkomentar..
    sori, menggurui sob… 😉 😉
    .-= rina´s selesai [nulis] ..Trend Model Rambut 2010… (bagian 1) =-.

    Setuju, membuat kolom komentar dofollow juga bisa mengakibatkan blog kebanjiran komentar…

  27. Malem bos, newbie niih…singkat ajah…very interesting dgn yg bos tulis diatas, jadinya saya tau cara mendatangkan comment yaitu hrs ber-comment terlebih dahulu…tp yg aneh bos, di blog saya tidak bs di-comment….:( caranya gimana ya bos supaya ada kolom comment)

    Masak blog nggak bisa dikomen… Yang bener nih? 😉 😆

  28. Ow gt ya caranya..trus kalo jadi yg terakhir ngasih koment kayak aku gni,gak dibls ato dibaca dnk!?

    Mudah-mudahan saya selalu membaca dan membalas semua komentar yang masuk ke blog ini. Jika ada satu dua terlewati, itu wajar, karena mata terkadang nggak lihat. Sebisa mungkin saya akan membaca, Mas Yudho. 😉

  29. saya suka merasa dihargai kalau komen yang muncul nyambung sama postingan. itu berarti artikel kita dibaca. 😀

    nice post.

    Ya, memang begitu, Den.

  30. aq nubie ne di blog.. mohon saran dan kritik ya.. thanks
    .-= vanjoel_69´s selesai [nulis] ..Semuanya Berawal Dari Sini =-.

    Kritik dan saran dibidang apa, neh?

  31. untuk seorang pemula memang paling ampuh blogwalkiing, saya setuju tidak menaruh link di komentar karena udah ada kolom untuk nulis alamat blog

  32. Setahu saya yang lewat Feed, contoh feedburner itu banyak telatnya. Mending mengikuti atau jadi follower bloggernya di Twitter. Begitu bloggernya membroadcast ke Twitter kita langsung meluncur sehingga kita bisa sukses jadi komentator pertama. Boleh nanya, Mbak Nunik Feed apa kira-kira yang bagus, cepat dan nggak suka pakai lama 😀

    *Tips kedua sekalian saya praktekkan di komentar ini. He He

  33. tapi kadang mereka hanya berkunjung saja tanpa berkomentar. Ada cara yang lain mbak, saya pernah kedatangan ratusan trafik, tanpa ada yang meninggalkan komentar sedikitpun, hiks hiks

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge