5 Hal Yang Harus Dihindari Saat Memberikan Komentar Di Blog

Guest Blogger
Jika kita ingin menarik perhatian pengunjung atau blogger lain, maka kita harus berkomentar secara cerdas dan dewasa. Dengan berkomentar secara cerdas dan dewasa, kita akan mudah menarik perhatian pemilik blog, pembaca dan juga blogger lain sehingga mereka berkunjung ke blog milik kita.

Agar komentar kita terlihat cerdas dan dewasa, sebaiknya kita menghindari 5 hal berikut saat memberikan komentar di blog orang lain. Berikut adalah 5 hal tersebut: 

  1. Memberikan komentar tanpa membaca isi postingan

Memberikan komentar tanpa membaca isi postingan terlebih dahulu adalah salah satu hal yang harus kita hindari saat memberikan komentar di blog orang lain. Karena pemilik blog atau pengunjung lain akan bingung dengan isi komentar kita, yang tidak nyambung dengan topik yang sedang dibahas.

Sebelum memberikan komentar, sebaiknya kita membaca terlebih dahulu isi postingan tersebut agar tidak salah memberikan komentar atau tanggapan. Dengan membaca terlebih dahulu, kita bisa memberikan komentar yang relevan dengan topik yang sedang dibahas.

Selain itu pemilik blog akan dengan senang hati membalas komentar kita juga mengunjungi kembali blog kita. Pengunjung atau blogger lain yang membaca komentar kita, juga akan tertarik untuk berkunjung ke blog yang kita kelola.

Jika kita memiliki pertanyaan yang tidak terkait dengan topik postingan yang sedang dibahas, sebaiknya kita menghubungi admin blog tersebut melalui kontak mereka. Namun, jika kita tidak menemukan kontak mereka, kita bisa bertanya melalui komentar.

Saat mengajukan pertanyaan yang tidak terkait dengan topik bahasan. Sebaiknya kita mengatakan terlebih dahulu, jika kita memiliki pertanyaan yang tidak terkait dengan isi postingan tersebut. Lalu mengajukan pertanyaanya.

  1. Memberikan komentar yang umum

Selain berkomentar tanpa membaca postingan terlebih dahulu, sebaiknya kita juga menghindari komentar yang bersifat umum. Komentar umum dalam artian komentar tersebut biasa digunakan oleh orang atau blogger lain untuk berkomentar.

Komentar umum contohnya seperti ini:

  • nice post
  • tips yang menarik
  • info yang bermafaat
  • terima kasih
  • dll

Dengan memberikan komentar yang berbeda, maka komentar kita akan terlihat cerdas dan dewasa, tentu akan menarik perhatian pemilik blog, pembaca, dan blogger lainnya. Sehingga mereka dengan senang hati akan berkunjung ke blog kita.

  1. Meminta dikunjungi balik

Disadari atau tidak memberikan komentar dengan cara ini kurang efektif. Baik untuk menarik perhatian pemilik blog, pembaca, dan blogger lain maupun menjalin tali silahturahmi dengan pemilik blog. Cara ini justru akan membuat komentar kita terlihat tidak unik dan tidak menarik.

Salah satu contoh komentar jenis ini adalah:

ditunggu kunjungan baliknya ya”, “mampir donk di blog saya”, “saya tunggu kunjungannya di blog saya, dan komentar sejenisnya.

Sebaiknya kita menghindari komentar jenis ini, karena ada kalanya pemilik blog yang kita komentari sedang sibuk. Sehingga belum bisa berkunjung ke blog kita.

  1. Memberikan komentar copas

Komentar copas (copy paste) biasanya gabungan dari 3 jenis komentar sebelumnya, seperti komentar tanpa membaca isi postingan, komentar umum, dan komentar meminta dikunjungi balik.

Ada baiknya kita menghindari komentar jenis ini. Karena komentar jenis ini bisa di bilang kurang eferktif untuk menarik perhatian pembaca, pemilik, dan blogger lain.  Komentar jenis ini juga kurang efektif untuk membangun tali silahturahmi dengan pemilik blog.

Contoh dari komentar jenis ini adalah:

Nice post gan. tulisannya keren, mengalir dan enak dibaca. Ditunggu  kunjungannya di blog saya ya gan. Dan sejenisnya.

  1. Memberikan komentar dengan kata-kata kasar

Terkadang artikel yang diterbitkan di blog orang lain tidak sepandangan dengan pandangan kita. Meski demikian sebaiknya kita menghindari berkomentar dengan menggunakan kata-kata kasar.

Jika kita ingin mengkritisi atau memberi masukan ada baiknya kita menggunakan kata-kata yang baik sehingga tidak menyinggung perasaan pemilik, pembaca dan blogger lain yang sependapat dengan admin blog tersebut. Kalaupun kita ahli di bidangnya, kita pun harus tetap santun menginformasikannya, sehingga kita menghormati sipemilik blog.

Ada baiknya kita ingat filosofi padi: semakin berisi semakin menunduk.

Jika kita berkomentar menggunakan kata-kata kasar tentu hal ini tidak baik untuk menjalin tali silahturahmi dengan pemilik blog tersebut. Selain itu orang lain justru akan berpikiran negatif tentang diri kita, dan ini kurang baik untuk menarik perhatian dari mereka sehingga mereka enggan berkunjung ke blog kita.

Contoh dari komentar jenis ini adalah “lo salah besar, apa yang lo sampein benar-benar salah dan terlihat bodoh. Itu semuah hanya menguntungi lo dan blog lo.” Dan sejenisnya.

Meski selama ini tidak ada aturan yang melarang 5 hal di atas. Namun, sebaiknya kita menghindari memberikan komentar dengan cara diatas. Karena jika komentar kita cerdas dan dewasa kita akan dengan mudah menarik pehatian pemilik, pembaca dan blogger lain yang membaca komentar kita.

Selain itu, kita juga dapat menjaga tali silahturahmi yang baik dengan pemilik blog. Sehingga teman blogger kita akan bertambah banyak dan tentu pengunjung blog kita akan meningkat. Karena kita mampu menarik perhatian orang lain melalui komentar yang cerdas dan dewasa.

Bagaimana sudah siap menghindari 5 hal di atas dengan memberikan komentar yang cerdas dan dewasa saat berkomentar di blog orang lain? Silahkan tulis jawaban Anda di komentar.

Tentang penulis:

Ipin Lambar adalah seorang penulis dan blogger yang ngeblog di www.ipinlambar.web.id . Di blognya, dia menyalurkan aspirasinya begitu besar, liar dan tidak terkendali.

48 thoughts on “5 Hal Yang Harus Dihindari Saat Memberikan Komentar Di Blog

  1. Komentar blog memang sarana yang terbaik untuk membangun silaturahmi, jadi sayang kalo dibuat cuma sekedar demi backlink atau kunbal “kunjungan balik”.

    Jika kita ngeblog dan berharap orang mau meninggalkan komentar berkualitas di blog sendiri tentu sudah sepantasnya kita memberi komentar berkualitas jika membaca sebuah postingan blog yang menarik minat. Ibarat pepatah : “kita memanen apa yang kita tanam” (pepatahnya bener gak yah? hehe)
    Okto selesai posting Cara Agar Tidak Terlihat Online di Facebook

  2. meningalkan komentar pada blog orang lain memang sebuah upaya untuk mendapatkan backlink yang berkualitas, tetapi banyak para blogger yang komen asal-asalan cuma sekedar bw + komen aja. tidak pernah berpikir akan berefek negatif bagi blog yang dikomen. Seharusnya kan komentar yang relevan dengan artikel yang lagi dibahas itu yang diharapkan. Terimakasih infonya

  3. Komentar yang menarik akan menghipnotis pemilik blog untuk segera mempublish komentar kita.

    Di samping itu tanpa sadar akan membuat pemilik blog dan juga pembaca blog yang kita berikan komentar penasaran untuk mengintip blog kita tanpa di suruh..

    Silahkan di buktikan.

  4. Pertama kali kenal dunia blog hampir semua point diatas pernah saya lakukan , tapi seiring berjalannya waktu sekarang udah jarang berkomentar.

    ulasan yang menarik 😀

  5. Saya setuju dengan point nomer 2 (cerdas dan dewasa). Tapi kalo boleh saya tambahkan, nggak mesti harus nunggu cerdas dan dewasa dulu untuk berkomentar, karena kan nggak semua orang punya tingkat kecerdasan yang baik, apalagi dewasa.

    Asalkan saat berkomentar orang itu niatnya baik: Hati, pikiran dan jari-jarinya (saat ngetik) positif. Karena bisa saja kalo pas komentarnya ngawur mungkin karena dia baru belajar. Atau lagi sakit kepala. Atau karena tadi salah makan.

    “Paham dengan penjelasan saya?” Kalo belum mungkin karena saya belum makan saat nulis komentar ini 🙂
    Yavid selesai posting 5 Bukti Kalau Putra Indonesia Punya Bakat Menjadi Pebalap

  6. Bagus bgt info nya dan sangat membantu kami untuk bisa berkomentar dengan baik dan juga merugikan blog kita jika berkomentar yang tidak layak di tulis, karena memang harus kita ketahui soal cara berkomentar dengan baik

    Trima Kasih atas infonya
    Salam Hangat dari Maca Artikel

  7. Thanks banget mba buat tipsnya, sangat bermanfaat tentunya.
    kayaknya kalau menerapkan 5 hal yang disebutkan diatas bakalan dapet jaminan approve komentarnya deh hehehe…

  8. Saya sempat melakukan komentar yang bertujuan hanya mendapatkan backlink. Mungkin termakan oleh mindset para blogger yang selalu mencari backlink.

    Padahal untuk sekarang ini SEO mulai berubah. Cukup satu atau dua backlink sudah bisa mendongkrak blog…. asalkan content-nya berkualitas.
    Rani Maharani selesai posting 75 Kata Kata Motivasi Cinta Romantis

  9. Memang kadang saya sendiri benci dengan komentar-komentar yang “krik” seperti itu tapi saya sendiri kadang-kadang ngelakuin itu kalo otak lagi error buahahahhahaha

  10. Saya paling senang selain melihat postingan yang berkualitas tapi biasa melihat komentar-komentar yang bagus juga, karena tidak sedikit ilmu yang saya dapat dari komentar yang bagus dan berkaitan dengan tema yang ditulis di postingan webnya.

  11. bener mas,, paling enak emang langsung komentar saja daripada baca artikelnya terlebih dahulu,, sebaiknya jangan di tanggepin tuh komentar kaya gitu

  12. ahahahah bener banget tuh mba rata rata si pada males baca yang penting komen . tuh tuh yang komen di atas si rai sepertinya dia gabaca ya mba -_- bilang keren doang hehehe

  13. Wah… artikelnya menarik banget dah, bisa menambah wawasan Saya mbak. Kebetulan Saya baru saja belajar buat Blog mbak, jadi harus banyak belajar dari para senior serta cari-cari info di internet. Masih banyak yang harus Saya pelajari mbak… supaya bisa membuat artikel yang bermanfaat. Salam kenal mbak 🙂

  14. Kalau buat saya, ngeblog itu juga bagian dari proses kehidupan. Tahap pertama belajar ngeblog mungkin kalau kasih komen di blog orang lain masih standar. Lama-kelamaan seiring berjalannya waktu, kepekaan akan blogwalking yang baik juga akan terasah dengan sendirinya. Apalagi kalau ditambah dengan ilmu yang dibagi oleh para suhu yang sudah lebih berpengalaman. Yang penting konsisten ngeblog dan ngeblog dengan sepenuh hati.

    – my nursing home –
    nurseelvira.blogspot.com

    ” bonding anak terlalu erat: pilih bekerja atau di rumah? “

  15. Ini sering saya lakukan. Yaitu pada waktu saya memberi komentar, saya merujuk kepada salah satu artikel lain dari blog tersebut yang relevan. Misalnya: “Saya melihat Anda tidak konsisten dengan pendapat Anda, pada artikel sebelumnya …………. (cantumkan link-nya) Anda mengatakan sebaliknya ………. “.

    Dengan cara ini, saya mendapatkan perhatian lebih dari penulis, mereka terkesan karena saya memberi perhatian terhadap hasil karya mereka.

    Tidak ada yang lebih menyenangkan dan mengesankan dibanding melihat orang tertarik, memberi perhatian dan menghargai hasil karya kita bukan? Buat penulis terkesan, maka pembaca lain pun akan merasakan hal sama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge