Antisipasi Blog Anda!

Apakah Anda pernah memperhatikan salah satu atau semua hal di bawah ini?

  • Sebuah novel, pada halaman belakang terdapat beberapa gambar cover novel dari pengarang yang sama.
  • Majalah [baik mingguan atau bulanan], memiliki halaman khusus yang menampilkan cuplikan artikel untuk edisi mendatang.
  • Koran selalu menampilkan iklan beberapa judul untuk keesokan harinya.
  • Sinetron, di akhir cerita selalu mencuplikkan sambungan cerita untuk episode mendatang.

Mengapa mereka melakukan hal tersebut?

Karena mereka mengantisipasi keinginan alamiah manusia.

Saya ingin membaca novel dan buku yang di karang oleh orang yang sama, ketika saya puas dengan novel atau buku sebelumnya.

Saya ingin membaca artikel lain dari sebuah majalah yang isinya sangat bermanfaat.

Saya tidak ingin ketinggalan berita yang disuguhkan oleh surat kabar yang informatif.

Saya ingin mengetahui kelanjutan cerita sinetron, ketika melihat ceritanya seru.

Lantas, bagaimana dengan blog? SAMA.

Anda harus mengantisipasi blog Anda. Pembaca yang puas dengan tulisan yang Anda suguhkan, pasti menginginkan membaca postingan Anda yang lain. Dan mereka biasanya akan kembali dan kembali lagi menuju blog Anda sebagai pembaca yang loyal.

Bagaimana caranya mengantisipasi pembaca blog? Saya menggunakan metode yang hampir mirip dengan cara penulis novel melakukannya. Memasang banyak judul tulisan saya pada sidebar sehingga pembaca dapat memilih mana yang mereka akan baca selanjutnya.

Jangan ‘pelit’ dengan hanya memajang sedikit tulisan Anda. Sebagian besar isi sidebar saya adalah ‘iklan’ tulisan saya. Anda bisa menemukannya di daftar Tulisan Terbaru, Top Post, berdasarkan Kategori, dan berdasarkan arsip bulanan.

Adakah cara lainnya? Tentu.

Anda juga bisa meniru ‘cara surat kabar’ dengan menyebutkan judul tulisan di blog Anda esok hari pada postingan hari ini. Atau ‘cara sinetron’ dengan memberikan sedikit rangkuman untuk ‘episode mendatang’.

Dan salah satu antisipasi yang mungkin selama ini telah Anda jalankan tetapi tidak Anda sadari adalah dengan membalas komentar satu per satu. Tidak sedikit komentator yang akan datang kembali ke blog Anda untuk mencari jawaban atas pertanyaan yang mereka ajukan sebelumnya. Jika Anda tidak membalas komentar, Anda telah mengabaikan cara mengantisipasi blog Anda.

Nah, sudahkah Anda mengantisipasi blog Anda?

—————————————————————
Posting Terkait:
1. Mengenal Objek Wisata di Pandeglang, Banten: Apa saja objek wisata di Pandeglang yang Anda tahu?
2. Buat Nyaman Pembaca Blog Anda!: Jika pembaca blog Anda merasa nyaman, mereka pasti akan kembali.
3. Janji Trafik Tinggi!: Lakukan salah satu hal, trafik Anda akan tinggi.

Author: isnuansa

Emak dengan satu anak yang hobi nulis. Memilih tidur kalau ada waktu luang. Follow saya di twitter: @isnuansa

10 thoughts on “Antisipasi Blog Anda!”

  1. saya juga sering coba cara ini, cuman karena saya gak bisa lama-lama ke warnet, jadi kadang sering lupa update linkna, trus banyak dead-link yang gak nyambung yang gak sempet saya periksa.

    itulah nasibna kalau ngeblog hanya mengandalkan warnet.
    .-= dg-studio´s selesai [nulis] .. =-.

    Kan linknya bisa diset dari rumah,jadi nggak usah di update di warnet. Tinggal siap publish aja… 😮

  2. Sudah donk mbak. Di sidebar ada pajangan tulisan mirip punya mbak Nunik, ada kategori, ada arsip dan saya selalu berusaha membalas komentar sahabat dan juga anjangsana ke blog teman.
    Tapi blog saya kan memang sepi pengunjung ( Alhamdulillah), nggak ada komentar yang sampai diatas 60 kok.
    Salam hangat dari Surabaya

    Lebih rame punya PakDhe lho, dari punya saya… 😀

  3. Wah, ini salah satu poin terberat untuk bisa menjaga loyalitas pengunjung blog kita. Salah satu tantangan dalam mengantisipasi blog ialah dengan terus mengupdate konten secara berkala dan konsisten pula mempertahankan kualitasnya.

    Semua itu perlu perencanaan dan strategi yang matang. Thx buat pencerahannya. Saya dapat masukan bagus nih dari tulisan di atas.
    .-= iskandaria´s selesai [nulis] ..Ketika Cinta Bertasbih 2 : Tak Seheboh Seri Sebelumnya =-.

  4. Salam Takzim
    Bertambah lagi wawasan saya untuk terus menarik sahabat blogger, cara jitu menyusun artikel untuk disaji pada hari esok, lusa..
    Terima kasih sahabat tanpa mu blog saya sia
    Salam Takzim Batavusqu

    Kembali kasih bang Isro.

  5. sebelum mbaca ini, blog saya udah memajang tulisan terbaru, paling banyak dilihat (belum tentu dibaca 😛 ), kategori, dan arsip.
    *bisa juga newbie kancut kayak saya sombong* 😎

    mengikuti metode ala sinetron bisa dicoba nih. tapi saya belum tahu siapa yg loyal mbaca blog saya. kayaknya masih superduper amat sangat sepi sekali.
    😥
    tetep semangat deh
    :mrgreen:
    .-= alisnaik´s selesai [nulis] ..Bahasa Indonesia dan burung garuda pancasila =-.

    Tetep semangat dong. Bikin metode sinetron? Saya malah belom…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge