Apakah Seorang Blogger Selalu Harus Menulis?

Ya, itu yang menjadi pertanyaan saya selama ini, dikatakan sebagai blogger harus punya blog dan menulis artikel ataupun posting di blog yang dikelolanya.

Seperti yang banyak kita jumpai, adalah tulisan-tulisan berupa :
– Curhat,
– SEO
– Bisnis Online/Offline
– Humor
– Tips ataupun Tutorial
– dll.

Pada intinya 75 persen isi blog adalah tulisan (blog rudyazhar malah 90 persennya berupa tulisan).

Kenapa kita tidak membuat terobosan baru, kalau blog tidak hanya dibuat berupa tulisan ?

Apa saja terobosan baru tersebut ? Berikut beberapa yang bisa menjadi alternatif buat blog kita :

Photoblog
Bagi yang gemar fotografi bisa membuat blog yang isinya foto saja, tentu yang mengandung makna. Sehingga pengunjung penasaran ingin berkomentar.

Videoblog
Kita bisa meng-upload video-video yang kita senangi kedalam blog, selain untuk dokumentasi juga bisa dinikmati oleh pengunjung lain. Kali-kali aja bisa tenar seperti Keong Racun ataupun Briptu Norman tanpa menggunakan layanan Youtube…he..he..he…

Audioblog
Malas menulis ? Kenapa tidak rekam suara kita saja yang merdu, untuk mengganti aktivitas menulis ataupun bernyanyi-nyanyi. Mudah-mudahan ada produser yang dengar.

Kartunisblog
Anda senang menggambar ? Salurkan hobby anda di dalam blog, buat gambar-gambar kartun yang lucu untuk menggantikan artikel tulisan. Banyak aplikasi gambar yang bisa dimanfaatkan tersebar di Internet kok.

Itu saja beberapa yang saya tahu.

Simpulan

Menurut saya menjadi seorang blogger tidak harus selalu bisa menulis, media apa saja bisa kita manfaatkan untuk mengisi artikel kita di blog. Sekarang tergantung dari kreatifitas kita dalam mengelola blog, jangan takut blog kita kehilangan pengunjung. Selama isi blog kita bagus dan dirasa bermanfaat bagi mereka, saya yakin pengunjung akan terus berdatangan.

Ada yang ingin menanggapi ?

~~~

Tulisan ini adalah Guest Blogger dari Rudy Azhar, pemilik blog RudyAzhar.Com. Follow kicauannya di @rudyazhar.

Author: isnuansa

Emak dengan satu anak yang hobi nulis. Memilih tidur kalau ada waktu luang. Follow saya di twitter: @isnuansa

77 thoughts on “Apakah Seorang Blogger Selalu Harus Menulis?”

  1. Menarik untuk membuat blog kita tidak terbatas pada tulisan. Tapi, klo bagi saya pribadi kendalanya ada pada koneksi. Mau unggah video, suara, atau foto yaaa koneksi internet saya lemot begini. Jadi, saya lebih prefer ke tulisan sih. πŸ˜€
    Kimi selesai posting Ingin jadi Guru TK

    1. Ya, kondisi jaringan di indonesia masih menjadi kendala untuk saat ini. Untuk vendor yang sebesar Tel****el saja masih belum bisa sepenuhnya memuaskan pelanggan.
      Tapi saya yakin dua tahun ke depan akan lebih baik. πŸ˜›

    2. Benar sis, untuk photoblog dan video blog memang jadi kendala jaringan yang belum memenuhi… Saya sendiri tertarik membuat photo blog tapi pertimbangannya ya itu, jaringan yang kurang bagus apalagi didaerah saya… saya saja disini pake speedy tapi kecepatan download maksimal hanya 60 kbps πŸ™
      bro eser selesai posting 1000000 Dari Internet- Mau

      1. senasib ya bro… sis… pak… di amerika tumblr adalah blog berbasis gambar dan vidio mulai digemari karena koneksi disana memang menjanjikan untuk sekedar buffering dan melihat koleksi gallery, ya semoga aja di tahun-tahun ke depan koneksi internet kita bisa semakin baik.
        hanif mahaldy selesai posting Monol- Jam Tangan Anak Muda

  2. seorang blogger tidak harus selalu menulis, tapi harus selalu posting πŸ˜€ Kalau dia tidak posting juga ya tidak bisa disebut blogger tentunya πŸ˜€

    EM
    Ikkyu_san selesai posting Hobi Baru

    1. Saya kurang setuju dengan pendapat “seorang blogger harus selalu posting” Mbak, kenapa ?

      blog saya postingannya saja jarang-jarang, kadang seminggu sekali, seminggu 3 kali, bahkan lebih dari satu bulan saya tidak pernah posting.

      Ada beberapa blog yang sampai 5 bulan bahkan 5 tahun tidak pernah posting, apakah mereka tidak layak disebut sebagai blogger?

      1. Wah mas, kalau sudah sampai 5 bulan atau 5 tahun mah kelewatan namanya. Mungkin mereka masih layak disebut sebagai seorang blogger namun bukan sebagai blogger sejati. Kendala yang selama ini menimpa rekan-rekan kita adalah mereka dapat dengan mudahnya membuat sebuah blog namun merasa susah untuk mempertahankannya untuk tetap update. Kalau sampai kelamaan ngga updatenya ya siapa juga bakalan yang mau mengunjunginya mas. Benar ngga? Trims for share…
        Dwi Wahyudi selesai posting Kisah Nyata Menangkap Langsung Penampakan Makhluk Gaib

  3. Helda ada rencana mau buat podcast gituh, Mbak. XD Serasa penyiar radio gituh, sekalian mewujudkan cita-cita yang ngga kesampaian. Hihihi. Anyway, Om DarinHolic.com sering tuh buat kartun-kartun gitu, iyo, memang enak jadinya ngebaca blog-nya.

  4. Bang, yang namanya blogger memang “harus” dan “kudu” bisa menulis. Sekalipun itu photoblog, videoblog, ataupun audioblog, semuanya harus dimulai dengan tulisan. Gimana mau nulis judul atau deskripsi foto, kalau ga harus nulis? πŸ˜›

    Piss ah… πŸ˜€
    rismaka selesai posting Fried Rice and Kerupuk

    1. Ples satu juta!

      Setuju. Ada blogger –pokoknya ada aja– yang bilang “Nggak semua blogger itu penulis”, lha trus isi blognya itu apa kalo bukan tulisan? πŸ˜† Piss ah juga sama blogger yang ada-ada ituh. \m/

    2. Tulisan saya diatas sepertinya sudah jelas Mas, yang saya maksudkan adalah mengganti artikel berupa tulisan dengan alternatif di atas.

      Ini kutipannya :

      menulis artikel ataupun posting di blog yang dikelolanya.

      1. Hihihi, iya, itu Mas Adi ngerti yang dimaksud sih sebenernya. *sepak Mas Adi*

        Cuma kalau mau dibikin rancu, ya judulnya jadi rancu karena biar bagaimanapun isinya, mau video, mau foto, mau kartun, blogger musti harus menulis (walaupun sekedar judulnya saja).

        1. Judul di atas memang berupa pertanyaan dari saya Mbak? kira-kira kalau kita tidak menulis apa layak disebut sebagai seorang blogger.

          Bagaimana kondisinya kita buat seperti ini, isi artikel yang berupa tulisan tidak lebih dari 25 persen, selebihnya adalah format lain selain tulisan ?

      2. Halah halah, gini aja kok diributin. πŸ˜€

        Saya ngerti kok maksudnya, tapi coba nanggepin karena merasa rancu dg judulnya aja πŸ˜†

        Kalau ditanya: “Apakah Seorang Blogger Selalu Harus Menulis?”
        Jawabannya: “IYA, Harus!!!” hehehe

        Nah kalau ditanya: “Apakah Seorang Blogger Selalu Harus pandai menulis”?
        Jawabannya: “Nah, kalau gitu ga harus :)) ”
        rismaka selesai posting Fried Rice and Kerupuk

  5. Eranya sudah beda mbak.. Blog tak lagi menyajikan Tulisan saja. Karena adanya teknologi Blog yang memungkinkan penggunanya untuk mengisi Blognya menggunakan Foto, Video, dan Audio.. Blog berevolusi secara sendirnya.. Dan tak jarang banyak yang menggunakan Engine Blog untuk Engine Website juga.. ^^,

  6. saya udah termasuk blogger blom ya? hahahaha

    seperti saya pun isi blognya akan tulisan semua
    paling klo bosen bisa photoblog
    tapi videoblog? kartunisblog? yeah … alamat ngerepotin suami urusan aplot2 video πŸ˜€ hehehe

    1. Dibilang pengusaha jika dia ada usaha, dibilang karyawan jika dia ada pekerjaan, dibilang mahasiswa jika dia ada kuliah.

      Maka,

      dibilang blogger jika dia ada blog, itu saja.

  7. Menurut saya intinya adalah menyampaikan ide. Kalau nulis bagaimana uneg-uneg si penulis bisa tersampaikan kepada pembaca.
    Videoblog kan ibarat film, yang ada naskahnya, awalnya juga dari tulisan.
    Jadi, menyampaikan ide dalam berbagai bentuk yang penting intisarinya tersampaikan..
    giewahyudi selesai posting Ngeblog Keren dengan LG Smart TV

  8. Kalo sedang posting jalan2 pasti ada photonya..gak afdol dong cerita jalan2 gak ada photonya. Kalo blog yang biasa, juga harus pake photo, minimal ada quote nya…agar ada sesuatu manfaat yg bisa dipetik ketika berkunjung ke blog saya…

    1. Mbak Isti,

      Gimana kalau posting tentang jalan-jalan hanya memuat fotonya saja tanpa kata-kata sedikitpun (kecuali judul tulisan), pasti bakal lebih seru kan? Mengundang banyak pengunjung ingin berkomentar.

    1. blog sauskecap saya rasa salah satu blog yang berkonsep Mas, apa tidak rancu jika ada tulisan yang bersifat keluh kesah di dalamnya?

      Keculai kita memakai nama sendiri sebagai nama blog. :mgreen:

  9. tetep harus menulis walaupun hanya sepatah kata, kalao yang lainya sebagaimana disebutkan diatas menurut saya adalah pelengkap, tetep ada tulisannya

  10. Pada dasarnya, blog itu kan asal katanya WEB LOG (catatan di web), sebenarnya gak melulu harus berupa catatan tulisan. BIsa juga catatan foto, catatan video *emang ada ya… hehehe…

  11. Sama milih nulis aja, Mbak. Tidak bisa nggambar masalahnya. Kalau bikin video juga nggak karena boros di space dan bandwidth. Nah, kalau foto-foto mungkin masih bisa jadi pertimbangan. πŸ™‚

  12. Pada dasarnya, media blog bisa digunakan untuk memposting konten yang berupa apa saja (tulisan, foto, suara, maupun multimedia). Untuk blog khusus video, sepertinya harus bersaing ketat dengan youtube πŸ™‚ Kecuali video-vidoe yang diupload tergolong unik atau langka.

    Kalau yang khusus berupa foto atau gambar, sepertinya sudah banyak juga sih. Namun tetap aja ada sisipan berupa teks/tulisan, setidaknya sebagai pengantar dan penutup.

    Saya sendiri cukup sering menyelipkan gambar/screenshot ke dalam postingan-postingan blog saya. Gunanya untuk lebih mempermudah dan mempercepat pemahaman pembaca. Tentunya deskripsi berupa teks/tulisan tetap dibutuhkan. Kecuali kalau niatnya memang cuma mau posting gambar πŸ™‚
    iskandaria selesai posting Cara Menghapus File Sampah di Ubuntu

    1. Blog darinholic dulu sempat menyisipkan kartun-kartun pada beberapa postingannya, sangat inspiratif juga saya kira. Tapi sekarang karena kekurangan waktu (mungkin) jadi udah kebanyakan tulisan saja. πŸ™

  13. Maaf mbak dan mas Isnuansa, saya merasa rancu dengan sebutan komentator, Harusnya di panggil apa ya? Mbak atau Mas?
    Maaf, saya pernah dengar Isnuansa orang nya cowok. hemm…
    Apa istrinya juga ikutan nulis di blog ini ya?
    hihi… maaf! piss ah.. πŸ˜€

  14. Mungkin lebih jelas bila judulnya adalah:

    “Apakah Seorang blogger selalu harus pintar menulis?”
    “Apakah sebuah blog harus melulu berisikan posting tulisan?”
    “Apakah seorang blogger harus selalu posting artikel?”

    Nah sepertinya judul di atas jelas (tidak rancu) bang πŸ˜€
    rismaka selesai posting Fried Rice and Kerupuk

    1. Iya deh Mas, judulnya memang mesti dibenahi…he..he..he… Mbak Isnuansa tidak melalui proses editing dulu sebelum artikel ini diterbitkan.
      Yang diedit cuma tautan bisnis saya..wkwkwkwkwkwk…….

  15. Iya juga si mbak, seorang Blogger itu emang gak harus selalu menulis.
    Untuk photoblog, kayaknya udah banyak deh yang nerapinnya, tapi gak banyak2 juga sih πŸ˜€
    Mungkin untuk photoblog, orang lebih senang menggunakan Tumblr πŸ˜€
    Zippy selesai posting Suka Duka Si Bungsu

  16. Waaah….komentarnya rame ya…berdebat soal judul sepertinya, dan soal menulis atau tidak menulis.
    Saya sendiri suka “pameran” foto di blog ^^ tapi tetap dengan diserati tulisan juga. Saya rasa kalau memposting foto saja tanpa disertai tulisan haruslah foto-foto yang “kuat” dan punya keunikan dan nilai lebih, bukan hanya foto-foto narsis. Cocok untuk orang yang hobi fotograpi.

  17. Udah banyak juga sih blog yang selain berisi artikel, terdapat banyak foto-foto yang hanya diberi judul dan keterangan gambar aja,tapi kalau untuk audio kayaknya belum banyak
    aan selesai posting Implementasi LPSE

  18. saya sependapat dengan kimi, isi blog dengan postingan foto atau gambar, tapi itu tadi kendala di koneksi, apalagi buat saya yang tinggal didaerah dengan menggunakan koneksi yang katanya tercepat pun seperti S****y teueteup gangguan terus hampir tiap hari….
    susisetya selesai posting Aturan Minum XAMTHONE

  19. Rasanya saya baru saja mendapatkan informasi tambahan sekaligus kritikan. Selama ini saya beranggapan ngeblog itu ya aktifitas menulis ternyata tidak juga ya..

    Saya setuju dengan anda.

  20. Sepakat mba Is, kalo isinya tulisan semua jadi jenuh jg yaa, walaupun sampai saat ini ‘selingan’ saya cuma sekedar menambahkan foto di postingan hihihihi
    Orin selesai posting Chocolate

  21. Terobosannya boleh juga tuh mba, blog bukan hanya buat nulis tapi bisa diisi konten lain yg tak kalah bermanfaat juga πŸ™‚

  22. Betul ! memang blogger itu tidak harus menulis,buktinya sekarang banyak yang sudah menjadi seleb fashion blogger yang mengandalkan foto mereka bergaya dalam berpakaian
    Tapi walaupun tidak mengandalkan tulisan, seorang kartun blogger atau photo blogger haruslah bercerita dalam kartun atau foto mereka
    yoszca selesai posting Menuju Klimaks di Wembley

  23. yang disebutkan diatas itu saya belum kuasai,
    menulis dalam bentuk postingan aja masih belajar tertatih-tatih,
    jadi masih tetap memilih tulisan sebagai media blognya πŸ™‚
    ysalma selesai posting Coklat Persahabatan

  24. saya juga pingin photoblog atau videoblog cuma ada beberapa masalah seperti , saya tidak handal dalam bidang potret-memotret dan untuk video saya lumayan bisa *bukan sombong*
    tapi utk mengupload ke blog harus mempunya koneksi yg cepaat dan saya gak punya πŸ™
    hahaha
    sichandra selesai posting Dilema Menjadi Orang Jelek

  25. Blog itu tempat saya sharing, apapun yang bisa sya critakan ke orang lain saya ceritakan meski hanya sebuah gmbar ato video.

    Lagi blog sya cma nampung catatan harian.

    Heheheheh

  26. namanya jg blog, rugi aja bikin kalo ga diisi hehe
    tapi saya bisanya cuma nulis gitu doang, blm kreatif πŸ˜€

  27. Wah iya ya,. saya gak kepikiran sampai kesitu mas,. maslahnya saya sudah terikat kontrak dengan google India,. tapi memang untuk hiburan emang pas kalo kita membuat blog yang unik. Apalagi kalo blog musik saya seneng banget kalo ada blog musik,. biar rilexs apalagi musicnya musik hasil yang punya blog sendiri (demo). sembari ngedengerin hasil orang sekalian kita bisa menilainya. mantap. maju terus blogger indonesia.
    Imam Sadikin selesai posting How to become a valuable consideration

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge