Lokasi Hunian Yang Nyata Dekatnya, Meningkatkan Kualitas Hidup

Sudah hampir 10 tahun teman saya tinggal di sebuah cluster di Cimanggis, Depok. Meskipun di KTP tertulis Depok, tapi ini posisinya lebih dekat ke perbatasan Bekasi dan Cibubur sana.

Alasan memutuskan untuk membeli hunian yang sangat jauh dari tempat kerja di Senayan tak lain adalah soal kemampuan. Saat itu, 10 tahun lalu, teman saya ya baru sanggup membayar DP dan cicilan rumah yang di pinggiran kota, yang berjarak puluhan kilometer dari Senayan. Tak apa, memang harus sesuai dengan kemampuan.

Dengan posisi rumah di Cimanggis, teman saya selalu berangkat dari rumah tidak boleh lewat dari jam 7 pagi. Memang di kantor masuknya jam 10, jadi waktu tempuh hampir 3 jam sekali perjalanan, ya. Bisa dibayangkan, sampai rumah paling cepat jam 21, dan anaknya sudah tertidur. Jadi interaksi dengan anak sangat terbatas, hanya bisa dilakukan saat bangun tidur jam 5 sampai dengan si buah hati berangkat sekolah di jam 6.30. Wow, super sekali ya, wajah pekerja kantoran yang ada di kota Jakarta.

Teman saya itu tidak sendiri. Ada ratusan ribu orang sebagai komuter dari kota-kota pinggiran Jakarta, yang berangkat subuh pulang malam demi pekerjaan mereka.

Selain berkorban waktu berinteraksi dengan keluarga yang sangat terbatas, masih juga akan menemui tantangan lain seperti tingkat stres yang tinggi akibat kemacetan. Asap dan polusi udara jalanan adalah kawan sehari-hari, tak heran jika badanpun jadi mudah lelah dan gampang sakit.

Kemarin sewaktu kami cek kesehatan, kawan saya tersebut hasilnya kolesterol tinggi dan asam urat. Waduh, beneran berat ya kalau punya rumah jauh dari tempat kerja. Kualitas hidup berkurang jauh.

Permata Hijau Suites Continue reading “Lokasi Hunian Yang Nyata Dekatnya, Meningkatkan Kualitas Hidup”

Main Ke Perpustakaan Nasional

Hari Sabtu lalu (14 Oktober 2017) kami sekeluarga pergi ke Perpustakaan Nasional yang baru saja diresmikan oleh Presiden Jokowi. Begitu masuk di lobby, Diana langsung minta foto bareng Jokowi.

Jokowi Perpusnas

Di situ juga dipasang semua foto presiden Indonesia, jadi Diana sekalian belajar. Yang sudah kenal banget sih cuma dua, Jokowi dan Ibu Mega, secara fotonya pasti lihat terus di kantor mama. Yang agak kenal dua lagi, papanya Ibu Mega (masih lupa-lupa namanya kalau diminta sebut Sukarno) dan presiden yang bisa buat pesawat terbang, Habibie (lihat di film Sopo Jarwo). Yang lain ntar aja diajarinnya. Hehehe. Continue reading “Main Ke Perpustakaan Nasional”