Bagaimana Jika Tulisan Di Salin Tempel?

Hallo, saya hanya ingin mengajukan pertanyaan singkat, sebelum meneruskan kembali seri jalan-jalan ke Makassar.

Apa yang akan Anda lakukan jika tulisan Anda tiba-tiba berada di sebuah blog terkenal, blogger sukses, dan mendapatkan lebih 300 komentar di sana?

Seperti biasa, jangan asal-asalan ya, siapa tahu dapet backlink nanti dari saya. ๐Ÿ˜‰

Makasiiihhh… :p

45 thoughts on “Bagaimana Jika Tulisan Di Salin Tempel?

  1. Wah, saya mungkin sedikit kesal. Tapi mau diapakan lagi, toh dalam islam tidak ada yg namanya copyright. Jadikan sbg motivasi aja supaya kita hrs meningkatkan traffic blog kita lebih dari blog yg telah copas artikel kita itu.
    .-= Dheny Gnasher selesai posting keabadianku =-.

  2. Maaf, mbak Nunik. Ini maksudnya tanpa link sama sekali ke blog kita? Bagaimanapun yang namanya copas tanpa ngasitau, ya jelas kesel juga, mbak.

    Tapi di sisi lain ada bangganya juga, karena artikel kita dicopas oleh narablog selebritis [meskipun kebanggaannya cuma dirasakan sendiri]. Kalau komentarnya belum ditutup, maka saya akan komentar di sana, “Terima kasih telah memuat artikel saya di sini.”
    .-= budiastawa selesai posting Mengamankan File dalam Partisi Rahasia Flashdisk =-.

  3. Mengenai tulisan yg dicopas oleh blog terkenal, kita kembalikan lagi kepada penulis, apakah ia menerapkan ada copyright pada tulisannya atau tidak. Jika tidak menerapkannya -semata2 hanya ingin berbagi manfaat-, maka sebaiknya ya ikhlaskanlah, dan banggalah dalam hati karena tulisan anda disukai oleh blogger yg terkenal tsb,

    Beda halnya jika kita menerapkan copyright pada setiap tulisan kita. Maka yang sebaiknya dilakukan adalah:

    1). sebelumnya kita mempunyai semacam halaman disclaimer yang menyebutkan bahwa setiap tulisan yg ada di blog ini tidak diperkenankan disalin kecuali menyertakan sumber langsung (deep linking).

    2). Jika sudah ada disclaimer, sebaiknya menghubungi sang pengutip secara baik-baik. Mengenai masalah copas ini, jangan hubungi melalui komentar yang akan dilihat oleh orang banyak, karena dapat membuat malu sang blogger. Hubungi melalui alamat emailnya langsung dan bicara baik-baik sebagai sahabat blogger.

    3). Tunjukkan bahwa anda memiliki respek kepadanya (ga cuma protes aja), dengan cara memujinya terlebih dulu (efek psikologis utk menjalin persahabatan), terus berkomentarlah di beberapa postingan dia yg berupa opini (bukan tutorial ataupun lainnya).

    4). Tunggu hingga ia membalas protes anda. Jika ternyata sang blogger tidak mempunyai itikad baik (alias tidak merespon apapun), maka anda lebih mengerti apa yang sebaiknya anda lakukan.

    5). Tidak usah memandang ia adalah blogger terkenal ataupun master. Bagi saya blogger hanya ada dua jenis: Blogger jujur dan blogger penipu. Saya pernah mendapati seorang blogger terkenal tapi ternyata ia penipu juga. Atau seorang master adsense, tapi ia malah berbuat tak selayaknya seorang master.

    6). Hajar aja bleh….!!! ๐Ÿ˜† ๐Ÿ˜† ๐Ÿ˜†

    BTW Saya berkomentar bukannya pengen nyari backlink, tapi karena tulisan ini pantas utk dikomentari.

    1. Tumben nih belakangan mas Adi sengaja nggak ninggalin url blognya? Di satu sisi, sikap ini sangat mencerminkan kerendahan hati dan tidak mau dikenal. Namun di sisi lain, itu bisa menutup pintu bagi masuknya ilmu-ilmu yang bermanfaat bagi para pengunjung yang tertarik dengan blog mas Adi (terutama mereka yang sebelumnya gak pernah berkunjung ke blog mas Adi).

      Kenapa gak ninggalin url aja mas Adi? Biar lebih banyak blogger yang bisa menikmati sajian-sajian posting yang bermanfaat plus unik dari blog mas Adi ๐Ÿ™‚ Mereka kan juga berhak atas informasi yang unik/langka kayak posting-posting di blog mas Adi.
      .-= iskandaria selesai posting 5 Penyebab Broken Link pada Blog =-.

    2. bukannya copyright itu sudah melekat di tiap karya tanpa menuliskannya?
      .-= dani selesai posting Special Web Pages for Spesific Visitors-Users =-.

  4. *sungkem sama Mas Adi*

    Hahaha, soal backlink, taulah, itu bukan buat blogger ‘sejenis’ Anda. ๐Ÿ˜†

    Saya sudah pasang tos jauh-jauh hari. Dan memang tulisan tersebut tidak diakui sebagai milik saya. Jika disalin tempel blogger yang sekedar ‘pengen’ tulisan kita (biasanya belom sadar adanya etika) saya nggak ada masalah sama sekali. Beberapa saya tau tulisan saya di tempat lain.

    Makasih Mas. Semoga Mas Adi makin sukses aja deh jadi blogger seleb, eh… ๐Ÿ˜‰

  5. Sy sependapat dgn Mas Rismaka, tp mungkin kalo boleh nambahin, Budaya Copas Artikel NaraBlog di Indonesia sdh sangat menjamur sekali dan sulit dibendung, Bagi Sy jika Artikel yg dicopas adalah sejenis Tutorial dan sejenisnya, mungkin Sah2 aja diCopas sesuka hati, toh pencipta CMS-WP pun berkata demikian, tp jika artikel itu adalah Sebuah tulisan menyangkut Pengalaman pribadi sang penulis orisinil, mungkin Ada baiknya minta ijin terlebih dahulu, tp jika memang tdk pun ya apa mau dikata, kalo Sy ya serahkan saja semuanya kpd seleksi alam, Siapa yg berbuat dia yg tanggung sendiri akibatnya(ini sdh terbukti dlm bisnis Offline yg gw jalanin) Tp semua kembali kpd masing2 individu yaa. Sekali lg Komen ini Hanya Opini pribadi, bagi yg berbeda pendapat Absah2 aja
    .-= 2R selesai posting Inilah Beberapa Kekonyolan Wanita Disitus Facebook Yang Belum Disadari Banyak Orang =-.

  6. di dalam disklaimer saya sudah saya tulis ” … Penulis tidak bertanggung jawab jika terdapat keuntungan dan kerugian di kemudian hari yang didasarkan atas penggunaan tulisan yang ada pada blog ini …”
    Dalam hal ini termasuk salin tempel, monggo silakan. Cuman untuk salin tempel ini saya menyelipkan hal-hal yang berkarakter, bersifat pribadi, keseharian, dll yang tidak mungkin sama dengan orang lain. Jadi kalau mau salin tempel tulisan saya monggo, tapi yang saya harapkan adalah “salin cerdas” untuk memajukan keilmuan.
    .-= mandor tempe selesai posting Gage R&R =-.

  7. Kejadian begini lagi ya? ๐Ÿ˜†

    Jawabanku sih tetap sama. Kalo menemukan hal demikian, pasti ku umumin di blog ku, dan kemudian rame2 ngelabrak blog tersebut bersama mereka yang peduli ๐Ÿ˜ฎ

    Selain menumpahkan rasa kesal, asik aja bikin keramaian ๐Ÿ˜†
    .-= Dewa Bantal selesai posting Makin Miskin Makin Mantab Man! (MMMMM) =-.

  8. Haruskah selalu mengacu pada disclaimer atau copyright untuk mengopy-paste sebuah tulisan dari media lain? Hari gini kok masih nggak nyadar etika jurnalistik ya Mbak. Tanpa adanya copyright/disclaimer pada suatu blog pun, harusnya seorang narablog tetap menjunjung etika dan tidak main comot begitu saja tanpa menyebutkan sumber secara lengkap.

    Tapi saran Mas Adi mungkin sebagai antisipasi dan penguat saja ketika kita ingin melakukan complain.

    Kalau menimpa saya, biasanya saya akan langsung menegur lewat kolom komentar (lebih praktis dan nyolot aja) ..hehehe
    .-= iskandaria selesai posting 5 Penyebab Broken Link pada Blog =-.

  9. itu dia yg susah, malah kejadian seperti itu sering kali terjadi. Terutama untuk mereka yang share-share tips.. Rata-rata hanya co-paste saja… ๐Ÿ™
    .-= NoRLaNd selesai posting Drama Jepang Vs Sinetron ?! =-.

  10. Kalau saya mungkin hanya jengkel tanpa bisa apa2 Mbak.
    Habis, mau gimana lagi?
    Mau somasi, somasi dimana?
    Mau saya tulis di blog saya, kayaknya juga nggak efektif.
    Satu2nya pilihan (mestinya bukan pilihan ya, lha wong cuman satu2nya) ya jengkel sendiri.
    .-= marsudiyanto selesai posting Bando Bundo =-.

  11. Karena saya masih bloger-blogeran enggak mengapa di kopas toh tulisan tidak bermutu..dan kalaupun umpama saya penulis ternama, sok aja dikopas kalau dia tidak punya perasaan malu dihatinya dan asalkan jangan untuk komersil.

  12. Kalo gue langsung lapor ke mahkamah internasional. Itu mah namanya pelanggaran hak cipta. Biarpun blog terkenal, kalo gag minta izin dulu, tetap aja dosa namanya

  13. tergantung tujuan si pengopas itu…

    untuk memanjangkan lidah sehingga ilmu bisa lebih tersebar, atau untuk tujuan pribadi (meningkatkan traffic dan sebagainya). kalo tujuannya oportunis sih, labrak aja, setuju sama Dewa Bantal..

    haha,, skali-sekali gapapa loh bergaya barbar :p
    .-= rime selesai posting Robin Hood Kini Brewokan =-.

  14. Saya juga pernah digituin juga, terus saya liat linknya n saya komen disana (tulisan itu nggak dikasih link), sebelkan,Mbak.Si empu site pun berkunjung n minta maaf sama saya….Dari semula saya tidak marah, malah suka klo tulisan kita bermanfaat, tapi seharusnya penulis aslinya pun dicantumkan….

  15. Saya gk bisa komentar karna sy gk tau apa yg harus di lakukan,
    ada beberapa tulisan saya yg di copas blogger lain, tapi yang paling menyakitkan hati ketika tulisan dgn judul “auto readmore plus thumbnile di wordpress” yg sy muat di http://id.haryantoblog.com sakit hati karna sy buat ini ampe gk tidur smalaman mau pecah kepala,. Belum satu hari tiba2 tulisannya ada di blog lain dan bahkan menempati no urut lebih tinggi di SERP, untung saja ada beberapa kesalahan penulisan kode waktu pertama kali di muat, sehingga auto readmore plus thumbnailnya baru bisa berhasil menggunakan kode yang sudah sy update, dan tidak akan berhasil menggunakan kode yg di kopas itu…
    Moga2 ada blogger yang tau caranya agar tulisan tak di copas, atau paling tidak kasih link lah… Sy tunggu ya.

  16. Jika tulisan saya di-copas, yang saya lakukan adalah:

    1. Protes di komentar postingan tersebut.Biar semua pembaca tahu bahwa tulisan itu milik saya.

    2. Tidak mau berkunjung ke blog tersebut karena isinya hanya copas.

    3. Kecewa karena jerih payah saya “dicuri” orang lain.

    4. Curhat sama teman-teman.

    5. Mengikhlaskannya karena copas sudah membudaya di Indonesia, terlebih bila kita mengambil tema entertainmen. Mudah-mudahan tulisan saya yang dicopas itu membawa manfaat bagi yang membacanya.

    Cheers…
    .-= Kang Yudiono selesai posting 10 Istilah Dasar Hosting yang Perlu Anda Ketahui =-.

      1. Betul kata Kang Yudiono. Topik entertainment juga rawan banget dicopas. Kayak di blogspot saya (banyak juga yang disalin tempel). Tapi biarlah, yg penting trafiknya tetep asyik n stabil ๐Ÿ˜†
        .-= iskandaria selesai posting 5 Penyebab Broken Link pada Blog =-.

  17. Sukses ama attitude itu gk ada hubungannya…
    Ada blogger sukses bisa di bilang pakar di indonesia tapi jualan script auto content, gara2 itu blog indonesia di jejali ama blog2 auto content.. Sangat merugikan buat kita2 pencari informasi, karna internet di jejali dengan blog sampah..

  18. Loh kok OOT sih.. Kalau kopas manual itu masih jaman dulu.. Sekarang blogger2 itu main copas otomatis,.. Pake script auto content, cara kerjanya mengcopas dari sembarang bloger dengan kata kunci tertentu.. Lebih parah.. Tuh..*gak terima di bilang out of topic.. He he…

    1. Owh, maksudnya begituuu…. ๐Ÿ˜› Iya sih, auto content lebih parah…

      Tapi maksud saya OOT itu, wong pertanyaan saya: Apa yang akan Anda lakukan? ๐Ÿ˜†

      Emang di atas sudah menjawab ya?

      Hayooo, belom kan?

      Jawab dulu dong pertanyaannya, hehehe…

  19. Iya ya..
    yang saya lakukan… berdoa pada tuhan.. karna hanya itu yang paling efektif sementara ini.. jangankan tulisan di blog la wong lagu yang jelas-jelas di jual aja banyak di bajak…. lucunya kita gak merasa berdosa saat dengar ceramah agama melalui CD Bajakan… atau dengarkan lagu Rohani lewat cd bajakan…. nah yang ini baru OOT.. heheheheee

    1. ๐Ÿ˜† Embeeeerrrr…

      Etapi, etapi, sepertinya saya tahu siapa ini Mr. Enggan Sebut Nama. Google pinter lho memisahkan komentar dari orang yang sama, hehehe…

      Makasih Kang. ๐Ÿ˜‰

  20. yup saya juga tau pasti mba nunik tau… lewan no IP nya kan?? hehehe bukan menyembunyikan diri dari mbak nunik tapi dari orang lain… hihihihii takut ada yang kesindir trus ngambek deh ama saya…

  21. tergantung dulu, apakah si penulis menyebutkan sumbernya dari blog saya atau tidak..

    kalau iya, wah saya pasti senang bukan kepalang, tapi kalau tidak, hmmm… kesuksesan blogger tersebut patut dipertanyakan, mungkin mental blogger tersebut kurang baik, jadi di mata saya dia bukanlah blogger terkenal lagi.
    .-= imadewira selesai posting Tips Bijak Mencari Kunjungan Balik =-.

  22. hhmmmm….
    ga masalah sih buat saya selama tidak mengaku bahwa itu benar tulisan pemilik blog alias tidak mencantumkan siapa penulis dan dari mana dapatnya.

    soalnya aku sering juga begitu…
    tapi, pake kata si anu dari blog ituh.. dll
    .-= Bungzhu Zyraith selesai posting Prinsip Kehidupan =-.

  23. Walau ketinggalan, sepertinya topik ini senada dengan pencantuman kredit foto di tulisan Mas Anis Fahrunisa-Jabarview.com. ๐Ÿ™‚

    Tindakan yang dilakukan? Tergantung bagaimana definisi operasional salin tempelnya.

    Jawaban pasrahnya: kan ada hukum sejenis karma. Entah itu karma bagi diri kita sendiri atau bagi orang lain itu.

    Dibiarkan=membiarkan jatuh korban berikutnya?

    Di atas ada yang menyinggung tentang komersialisasi. Lisensi terkait komersialisasi pun masih debatable. Yang bagaimana disebut komersialisasi? Disalin tempel di blog yang tidak memajang iklan–yakin pemiliknya tidak jualan/mendapat profit dari kondisi tanpa iklan tersebut? Disalin tempel di blog yang banyak memasang iklan?
    .-= dani selesai posting Special Web Pages for Spesific Visitors-Users =-.

  24. Bila demikian, berarti tulisan kita adalah tulisan yang bermanfaat, berkwalitas, sehingga muncul di blog yang sudah terkenal. Cerpen saya pernah diaku oleh orang, setelah saya telusuri, ternyata suami oknum pengupload yang mengakuinya. saya ambil hikmanya, dan saya merasa bangga, bahwa karya saya bisa diakui orang lain, dan otomatis diterima oleh orang lain ๐Ÿ˜€

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge