Bagaimana Sih Karakteristik Tulisan Blog Yang Oke Itu?

Dari pengalaman pribadi, membaca artikel blog memang berbeda dengan membaca artikel di media cetak. Selain mata cepat lelah karena lama menatap layar monitor, banyaknya distraksi di dunia maya membuat pembaca blog rata-rata menginginkan sesuatu yang langsung dicerna. Jadi tak heran jika teknik fast reading maupun fast scanning menjadi fenomena paling hot sepanjang hayat.

Wajar saja, pembaca blog sebagian besar berkunjung dengan satu tujuan khusus: yang nyasar dari google dengan kata kunci tertentu berharap artikel yang dibaca bersifat up to date dan bisa langsung dipraktekkan; yang datang dari referensi situs lain berharap artikel yang ada bisa memperjelas topik yang ada; dan yang datang dengan maksud nyepam, ya tinggal scroll mouse cepat-cepat ke bawah dan menyerbu kotak komentar *hehe.

Lalu timbul pertanyaan, sebaiknya bagaimana sih karakteristik tulisan blog yang oke itu?

Mungkin jawabannya akan berbeda, tergantung dari mana sudut pandang yang diambil dan faktor pengalaman pembaca juga sedikit banyak berpengaruh.

Untuk itu saya mencoba share tips menulis blog yang saya intip dari buku Creative Blog Writing-nya Ollie (@salsabeela) tentang karakteristik tulisan blog yang sebaiknya Anda tahu (kutipan dari buku saya uraikan dengan bahasa sendiri):

Relatif lebih ringan dan bergaya ala percakapan. Iya dong, artikel blog sebaiknya memang begitu. Saya sendiri lebih menikmati membaca artikel blog model beginian, yang salah satunya seperti artikel-artikel yang ada di blog isnuansa.com ini. Santai, bahasanya ngga njelimet, jadi serasa ngobrol dan ngopi bareng dengan penulisnya deh. πŸ™‚

Pendek dan to the point. Yup, saya kadang langsung berkunang-kunang kalau membaca satu paragraf yang rapat dengan banyak kalimat dan lebih dari satu ide utama. Agar enak dibaca, buku ini menyarankan agar artikel blog maksimal memuat tiga kalimat di satu paragraf, mengingat pembaca blog lebih suka β€˜mengunyah’ artikel layaknya snack, bukan nasi goreng porsi jumbo.

Dapat dibaca cepat. Jadi ngga masalah kalau dibaca dengan teknik fast reading, karena poin-poin pesan tulisan langsung dapat dikenali lewat judul dan paragraf di bagian awal artikel. Dari situ pembaca langsung bisa memutuskan: lanjut baca kagak nih?

Komik di Blog

Dukungan gambar. Ini yang kadang luput dari pengamatan karena blogger sering lupa kalau pembaca blog adalah visual reader. Saya sendiri lebih enjoy melahap artikel dengan sisipan gambar (jangan gambar yang aneh-aneh ya!), apalagi kalau yang dibaca artikel jenis tutorial. Kalaupun melulu isinya berupa tulisan, buku ini menyarankan tulisan dipoles dengan format bold, italic dan semacamnya agar lebih mengena di mata.

Mempertimbangkan SEO (Search Engine Optimization). Jujur saja, untuk masalah ini saya belum begitu menguasai. Jadi untuk lebih jelasnya tanyakan pada blogger-blogger yang lebih ngerti ya?

Dan yang terakhir, adanya sentuhan personal. Bener banget. Ini yang menjadikan satu tema artikel akan berbeda hasil tulisannya jika ditulis oleh blogger yang berlainan, karena masing-masing blogger punya β€˜suara’ dan gaya khas sendiri-sendiri. By the way, sampai disini ada yang tau artikel ini ditulis oleh siapa? *uhuks.

Nah, semoga apa saya jabarkan ini dapat menambah wawasan Anda tentang karakteristik tulisan blog yang oke ya? Dan lebih kurangnya saya mohon maaf bila ada kekurangan, dan minta kembalian jika ada kelebihan (opo iki!).

And don’t forget to keep writing! πŸ™‚

~~~

Tulisan ini karya blogger tamu Darin, boleh juga lho follow twitternya @darinholic kalau mau kenal lebih dekat. πŸ˜‰

51 thoughts on “Bagaimana Sih Karakteristik Tulisan Blog Yang Oke Itu?

  1. Horeeee *tepuk pramuka* πŸ˜€

    Sebagai catatan, ini bukan aturan baku lho ya, karena saya juga masih belajar nulis artikel blog yang enak dibaca.
    Thanks a lot mbak nunik *tos* πŸ™‚

    1. aku udah follow mas ini. mana orangnya jarang nongol gitu πŸ˜€
      blognya asik banyak karikaturnya

      kalau postingan blog ku pasti aku banget, yaitu…berantakan :p

  2. Ini yang masih agak sulit saya terapkan… menulis… saya sepertinya harus banyak membaca untuk bisa menulis…hayhayhay… thanks Mas Darin, apa khabarnya selama ini ? πŸ˜€

  3. wuah begitu ngebacanya lgsg mikir *hmmmm postinganku apa uda begitu ya…kecuali unt urusan SEO. hiihihih masi unyu unt ngebahas yg satu ini kalo saya πŸ˜€

  4. Wah, keren nih tulisannya! Iya, bener sih tulisan blog idealnya ngga kepanjangan supaya yang baca ga sakit kepala.. tapi kayaknya ga bisa digeneralisir juga, mba.. soalnya saya sering banget nulis yang panjang-panjang dan lengkap dengan segala opini dan uneg2 di dalamnya, eh tapi malah tulisan model begini yang paling banyak dibaca dan dikomen, hehehe.. aneh ya?

    Saya rasa tulisan panjang pun akan banyak yang baca kalau di dalam tulisan tersebut ada unsur yang memikat pembacanya, entah karena pembaca menemukan kesamaan dari tulisan dengan sesuatu dalam hidupnya atau karena emang tulisannya ngalir dan enak dicerna jadi tanpa terasa pembaca udah kelar melahap tulisan panjang itu deh..

    Tulisan yang menarik nih, Mak Is πŸ™‚
    dearmarintan selesai posting Pengalaman Bikin Teh Horor buat Capt. R

  5. Langsung scroll ke bawah mau nyepam #eh

    Baca tulisannya sambil manggut2, bener banget!
    Terutama poin dapat dibaca cepat, noted.

    Oia, gambar karikaturnya bagus tuh mas *kasih jempol
    Makasiih sharingnya πŸ™‚
    Ika Usfarina selesai posting Ma Ma Ma

  6. Yupp, seo itu justru paling penting buat mendatangkan pengunjung….
    jgn lupa kalo kebanyakan orang itu lebih suka baca gambar drpd tulisan, smakin kreatif visualisasinya smakin bnyk pengunjung
    satu lagi yg plg penting, biar bisa dibaca diseluruh dunia, pakailah bahasa dunia, which is english, klo bhs indo ya yg baca kemungkinan cuma orang indonesia….
    Dedy@Dentist Chef selesai posting Samgyetang Recipe (Korean Chicken Soup with Ginseng & Sticky Rice Stuffing)

  7. sepakat dengan cara tersebut. cuman kadang pada waktu menulis sang penulis terhanyut keasyikan menorehkan apa yang ada dalam pikiran dan perasaannya.

    Sadarnya biasanya setelah dikoreksi dangan prinsip bagaimana tulisan ini jika dibaca orang lain.

    tapi saya masih sering menggunakan dasar suka suka / enjoy bahkan mut dalam menulis artikel tanpa ada batasan teori dan etika penulis profesional. Soale mau nulis saja sukur. hehehe
    efen cahyo selesai posting Komentar di Obatnya sakit gigi alami oleh Bung Cahyo

  8. Memang kebanyakan orang lebih suka artikel yang pendek langsung ke tujuan utama apa yang di cari orang . Hanya saja sebagai blogger kalau nulis artikel dengan kalimat yang pendek, berpengaruh juga di SEO πŸ™‚ .
    Dan saya setuju kalau membuat artikel harus sesuai dengan kemampuan yang di miliki, dan pastinya jangan asal nulis apalagi sampai jiplak artikel orang lain .
    Cuma untuk saat ini kebanyakan orang berkomentar cuma sebaris dua baris gak ada isi sesuai artikel yang di komentari dan terlihat ngawur ngomennya, dengan kata lain cuma mau dapet backlink doank hahaha

  9. Thanks buat tulisannya, sangat bermanfaat tentunya πŸ™‚
    Content is King katanya orang2, jadi harus bisa mbuat konten yang bagus dan disukai pengunjung blog πŸ˜€

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge