Blog Atau Bulutangkis?

“Pilih mana, ngeblog atau menonton pertandingan bulutangkis?”

Jika saya diajukan pertanyaan seperti itu, maka saya akan menjawab pilih nonton Bulutangkis. Ya, diantara banyaknya tayangan televisi, Bulutangkis adalah salah satu yang menjadi favorit saya.

Sejak masih di bangku sekolah, saya menggemari pertandingan Bulutangkis di televisi. Terlebih, dahulu masih banyak sekali pertandingan olahraga yang disiarkan oleh televisi, dimana sekarang sudah berubah menjadi tayangan sinetron dengan rating tinggi –namun-sama-sekali-tidak-mendidik-seperti-tentang-alam-ghaib-dan-anak-sekolah-yang-rebutan-pacar-.

Dalam bulan ini saja, ada dua pertandingan bulutangkis yang disiarkan oleh televisi kita, yaitu Singapura Terbuka dan Indonesia Terbuka. Di Singapura Terbuka kemarin, semua atlet bulutangkis kita pulang dengan tangan hampa. Di Indonesia Terbuka hanya Taufik Hidayat saja yang masuk sampai ke final, meski akhirnya kalah. Markis Kido dan Hendra Setiawan terhenti langkahnya di babak semifinal.

Pertandingan bulutangkis Indonesia terbuka kali ini berbeda dari biasanya. Banyak artis yang menyaksikan secara langsung, termasuk Agnes Monica yang datang bersama rombongan penari latarnya, memberikan support kepada Taufik Hidayat. Pasangan Ari Sihasale dan Nia Zulkarnaen juga turut menyaksikan pertandingan di lapangan, mungkin karena mereka barusaja meluncurkan film KING, tentang maestro bulutangkis Indonesia, Lim Swie King. Lim Swie King juga terlihat nampak menyaksikan Indonesia Open secara langsung.

——————————————————————-

Pilih Bulutangkis aja deh, ngeblognya libur dulu 😉

2 thoughts on “Blog Atau Bulutangkis?

  1. Sayang ya mbak,bulu tangkis sekarang agak terseok-seok prestasinya.Dulu kita begitu moncer,hampir selalu menjadi juara dberbagai event.Tampaknya pembibitan perlu digalakkan dan pelatihan diintensifkan serta semangat para atlit untuk menjunjung nama Indonesia terus dikobarkan agar muncul Rudy Hartono dan King2 lagi.
    Salam

  2. ya, tentu nonton bulutangkis dulu lah..
    klo ngeblog bisa kapan2, tapi klo bulutangkis, cuma sekali doang..

    ya, tontonan sekarang emang nggak mendidik.
    padahal umur saya baru 18 th, tapi saya ngk tertarik sm skali dg ton2an yg katanya untuk teen, wanita, atau siapalah itu. sinetron tidak mendidik itu seharusnya di persedikit saja jumlahnya.

    menonton pertandingan olahraga yg berprestasi spt bulutangkis dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air pada generasi muda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge