Blogger Belajar Ikhlas

Membaca curhatan rekan blogger jangan seperti cinta monyet saya menjadi instropeksi diri juga.

Sebelumnya saya tidak pernah secara serius memikirkan teman-teman yang dahulu sering berkunjung ke blog ini, kini sudah tidak pernah terlihat lagi, begitu pula saya sebaliknya, kadang merasa sangat dekat dengan seseorang, tetapi bisa juga tiba-tiba nggak pernah main-main ke blog teman tersebut.

Semua saya pikir berjalan alamiah saja. Tetapi masuk akal jika blogger pun berharap lebih pada diri kita. Seperti soal award dan bertukar link. Saya memiliki ketentuan dan pendirian pribadi, tetapi saya juga menghormati pilihan orang lain.

Jika sampai kedua hal sensitif tersebut menjadikan renggangnya persahabatan, saya berharap hal tersebut tidak terjadi. Saya belajar menjadi blogger ikhlas. Meskipun [mungkin] akan dikritik karena tidak memasang blogroll, tetapi saya tetap berbagi link melalui review dan isi postingan. Soal award, bukan masalah besar buat saya jika yang saya beri award tidak mengambilnya. [Berarti kesempatan saya mendapatkan backlink hilang]

Tetapi saya sepenuhnya sadar jika saya tidak bisa berharap blogger lain memiliki pemikiran yang sama. Kita tidak bisa menghindari jika ada blogger yang kecewa dengan pilihan pendirian kita. Saran saya sih, kita janganlah terlalu menganggap serius hal-hal seperti itu. Jika memang memiliki kesibukan di dunia offline, wajar jika kunjungan menjadi jarang dilakukan.

Ada beberapa teman yang dulunya seriiiing nongol di blog ini, sekarang jarang-jarang lagi main, kenapa ya? 😆 Saya menduga alasan utamanya adalah karena blog ini berat dan sering tidak bisa dibuka! Hayooo, ngaku….

Atau, jangan-jangan, mereka juga kecewa pada saya karena sudah berkali-kali meninggalkan komentar di blog ini, tetapi saya tak kunjung datang ke blog mereka, ya? 😆

Aduh, maafkeun rekan-rekan kalo ada yang merasa seperti itu. Saya mengaku salah karena memang masih jarang melakukan blogwalking mengunjungi satu per satu. Anda pasti nggak percaya kalo saya tetep baca tulisan Anda meski hanya melalui feed reader. Sumprit, kok. :mrgreen:

Catatan: Ini bukan postingan tanggapan atas artikel di atas, hanya sekedar curhatan pribadi saya yang mendapatkan ide dari tulisan tersebut. Senang rasanya membaca blogger lain curhat tentang blogging. Meski saya nggak terlalu ngeh Anda siapa, soalnya saya hanya baca lewat feed reader offline. Terimakasih sudah membuat saya memiliki ide postingan. 😉

27 thoughts on “Blogger Belajar Ikhlas

  1. tergantung niat.. kalo saya sih ga masalah jk yg q tinggali komen ga balik ke blog saya.. saya lebih seneng jalan2 drpd cm bc feedreader.. mumpung masih bs jalan2 ya jalan2.. tr kl tiba saatny 1-2 bulan ga bs jalan2 ya ga jalan2.. gda yg prlu dkhawatirkn.. btw tumben postingany ga pake nanya?

    Kan ini curhatan… Jadi kadang nggak nanya juga

  2. Saya sih lebih ikhlas kalau nge-blog di kantor, GRATIS… 😀 😀 😀 😀
    .-= Infos´s selesai [nulis] ..Menu Pisang Selanjutnya =-.

    Kayak saya dong…

  3. Kita memang harus menyadari jika blogger yang kita kunjungi tidak mengadakan kunjungan balasan, mungkin sibuk atau terlalu banyak yang harus dikunjungi sehingga pas giliran kita bensin habis.
    Ya pokoknya kita buat santai saja ya mbak, biar nggak kusut.
    Saya kadang nggak bisa selesai sekaligus mbales komentar kok, kadang koneksi lelet kayak waktu di bolmong kemarin.
    Salam hangat dari Surabaya ( baru datang nich)

    Bener PakDhe, positif thinking aja ya, baru balik dari Bolmong trus sakit gigi kan? 😉

  4. Semangat dan ikhlas memang penting dilakukan untuk memberikan yang terbaik bagi pengunjung… Hmmm info yang menarik…
    .-= Desain Lansekap´s selesai [nulis] ..Pemilihan Pot untuk Tanaman Indoor =-.

    Makasih Mas Adit.

  5. 🙂 Saya sih nggak terlalu mentingin mah… BLOGGER yang saya kunjungi mau berkunjung balik atau tidak…

    Pokok nya asal saya suka dengan content anda… so i will be there lah pokoknya 🙂

    Mantep!

  6. free and easy aja…kalo nggak ikhlas mungkin ngeblognya buat cari duit kali…saya kayak wempi kok justru buang2 duit…hee

    Buang ke kantong saya dong…

  7. pernah denger yang namanya adipati kademangan mbak ? diulas di sini
    Komentator blog tapi ndak tahu punya blog apa ndak. sepertinya dia yang penting komentar ikhlas 🙂
    .-= mandor tempe´s selesai [nulis] ..5S =-.

    Belom pernah denger nih. Tapi saya tahu ada temen yang suka komentar di sini dan nggak punya blog. Masih numpang di Guskar.

  8. waLau postingan yang saLah jadwaL..
    tetep masih banyak pengunjungnya kok… 😆
    .-= Hari Mulya´s selesai [nulis] ..Hasil Google Suggestions yang Mencengangkan =-.

    Yah, ngeluarin bocoran neeehhh…

  9. positif thingking aja lah…
    mungkin temen tersebut, sedang sibuk atau sesautu hal lainnya, jadi jarang kelihatan. saiah juga merasakan hal seperti itu. yang gak akarab jadi tiba tiba akrab, begitu pula dengan sebaliknya…

    blogroll bukanlah suatu ukuran, tanpa itu pun, yang penting masih bisa saling mengisi 🙂
    .-= zulhaq´s selesai [nulis] ..Electone Sinting =-.

    😎

  10. kalau saya, yang penting bisa ambil pelajaran dan hikmah dari tulisan yang saya baca dari webs, blog siapapun itu. saya tidak berharap, mereka yang saya kunjungi akan berkunjung balik ke rumahku, mungkin tulisanku memang belum layak untuk di tinggali jejak. yang penting bisa ambil ilmu disamping hiburan.

    Asyiklah, kalo gitu…

  11. nunik, bundo setuju untuk tidak terlalu menganggap serius semua itu, buat bundo silaturrahim di dunia maya ini bermanfaat untuk menambah ilmu dan melepas kepenatan, sayang sekali klo harus diwarnai tuntutan ini dan itu.. 😀

    Makasih, Bundo bijak nian… 😆

  12. hehehehhe..mbak, saya baru sekarang ini mampir ke blog mbak,
    saya soalnya agak baru dalam dunia per blog-an ini (kemana aje lu?!?!)
    😯

    sama kaya saya, saya juga jarang buka blog, suka jadi gak enak kalo gak ngebales in kunjungan…

    ibarat adatnya kampung bapak saya, kalau kita sudah dikunjungi, kita wajib ngunjungin balik.
    .-= ais ariani´s selesai [nulis] ..membuat janji sama diri sendiri… =-.

    Jadi, ini kunjungan balik kan? 😉 Makasih ya…

  13. Saya sendiri gak terlalu ambil pusing apakah blogger yang saya klunjungi mengadakan kunjungan balik ke blog saya atau enggak. Yang penting bloghicking (saya lebih suka dengan istilah BH ketimbang BW)

    Ya, Mas, lanjutkan jalan-jalannya hickingnya. 😆

  14. Kalo buat saya ngeblog itu harus enjoy, jadi jangan terlalu pusing memikirkan aturan yang segudang. ada 1001 alasan orang nulis dan punya blog jadi kalo ada perbedaan jadikanlah itu untuk ajang kita melatih sikap tenggang rasa kita. yang penting tetap jaga persahabatan diantara kita.. 😀

    salam
    .-= septa´s selesai [nulis] ..Aku Kau Dan Ibumu =-.

    Sepakat Mas Septa! Kita bersahabat kan? 😉

  15. bisa aja ini mbak nunik, gaya tulisannya khas blogger.
    kalau menurut saya sih dianggap kayak kita bersosialisasi di tetangga aja mbak, kayak karang taruna misalnya… (masih ada yang aktif gak ya di karang taruna?) kadang banyak teman-teman yang nongkrong di tempat kita, tapi kita jarang main ke tempat mereka, atau bahkan teman yang sering nelfon menanyakan kabar tapi kita jarang menelfon tman tersebut.
    masing-masing orang punya prioritas, selama tidak merasa terganggu ya… Wenjoy aja..
    .-= hafiid´s selesai [nulis] ..Braindump Method =-.

    Saya selalu enjoy…

  16. Bener bgt mbaq, harus ikhlas… sudah jadi hukum blogging kalau tidak dikunjungi maka tidak akan mengunjungi… atau sebaliknya, tidak akan mengunjungi kalau tidak dikunjungi… 😀 Terkecuali blog2 tertentu ya, yg inpo terbarunya selalu ditunggu2… 😛
    .-= casrudi´s selesai [nulis] ..Coba Menaikan Traffik Pengunjung Dengan Konsep Simbiosis Mutualisme =-.

    Blog saya masuk yang mana? 🙄

  17. setiap blogger tentu memiliki aturan dan cara main sendiri-sendiri, dan kita memang harus menghormatinya
    .-= wira´s selesai [nulis] ..Review Film Star Trek =-.

    Siap grak…

  18. Hihi jadi malu ternyata ini to yang kasih link ke tulisan sy, makasih mba.

    Memang itu pengalaman pribadi si atau sy terlalu sensitif hihi, tujuannya si cuma menegaskan aja jangan terlalu berpikir negatif dan menjauhi teman blogger lain yg awalnya akrab sampai bertukar link dan saling berkunjung, sampai suatu ketika ilang begitu saja dan enggan datang lagi walau sudah dikunjungi balik, saya cuma bertanya2 apa yang salah ya ? ko jadi gini kaya ABG yang lagi cinta monyet , begitu ceritanya si.
    Karena kadang ada juga bloger yang terlalu sensitif dan pilih2 tapi ya itu hak mereka si, ngapain pusing kan tujuannya cuma ngeblog ya mba
    .-= Irvan selesai posting Jangan Asal Pilih Hosting =-.
    ~~~
    Yap, betol. Kalo terlalu sensitif, nanti mirip pantat bayi, hehehe… Mudah iritasi. 😆
    Semua dibawa relaks aja. Nggak berkunjung ya siapa tahu memang lagi sibuk. Kalo perlu disapa, kalo udah disapa nggak ada jawaban ya cari kesibukan dengan teman yang lain. Blogwalking lagi, ketemu teman baru lagi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge