Cara Komentar di Blog

Saya termasuk ke dalam kategori bloger yang [mulai mencoba] peduli pada komentar yang ditinggalkan oleh bloger lainnya di blog ini. Ya, memang dulu saya hanya membacanya saja, malas untuk menjawab komentar yang masuk.

Setelah saya pikir, membalas komentar yang masuk, ada gunanya juga. Meskipun sebagian berpikir bahwa usaha tersebut sia-sia saja –karena-komentator-belum-tentu-datang-untuk-kedua-kalinya-hanya-sekedar-melihat-jawaban-terhadap-komentar-yang-mereka-tinggalkan-, tetapi hal itu akan memberikan kesan positif terhadap kita dari komentator selanjutnya, karena merasa dia tidak akan diabaikan oleh kita.

Komentator merasa mendapat sambutan pembukaan dari kita, dan memiliki pemikiran positif terhadap diri kita. Mereka merasa komentar yang akan dituliskannya pun pasti akan kita tanggapi dengan baik, sama seperti komentar sebelumnya.

Berdasarkan pengalaman selama ini, saya agak kurang sreg atau kurang suka dengan komentar seperti di bawah ini:

1. Hanya terdiri kata Pertamax!

Saya tidak alergi terhadap komentar jenis ini, namun merasa kurang puas terhadap pemberi komentar yang hanya sekedar meninggalkan satu kata tersebut. Pertamax!, tentu tidak ada hubungannya dengan isi tulisan kita. Saya tidak tahu pasti asal muasal munculnya Pertamax ini. Yang jelas, memang Pertamax menunjukkan kedekatan hubungan antara pemberi komentar dengan pemilik blog. Sekedar lucu-lucuan antara bloger.

Namun, sebenarnya ada konsep dibalik komentar tersebut. Bukan rahasia lagi, jika kita para bloger, biasanya akan membaca beberapa komentar yang ditinggalkan oleh bloger sebelumnya ketika akan berkomentar terhadap suatu tulisan. Dan yang paling diuntungkan oleh hal itu adalah komentator pertama, karena biasanya ketika kita akan blogwalking, kita mencari blog lainnya yang akan kita baca. Komentator pertama biasanya akan memperoleh trafik dari blog tempat ia meninggalkan komentar.

Nah, demi mengejar posisi pertama yang memang sangat menggiurkan tersebut, bloger akan berebut posisi sebagai komentator pertama. Semakin cepat meninggalkan komentar akan semakin baik. Untuk mempersingkat waktu, maka saya menebak itulah asal muasalnya muncul kebiasaan kata pertamax dalam berkomentar.

Ada baiknya jika kita meninggalkan komentar yang ada hubungannya dengan isi tulisan yang disajikan, meskipun komentarnya hanya pendek saja.

2. Menitipkan lebih dari satu komentar.

Dan yang makin parah adalah jika melakukan hatrick dengan hanya meninggalkan kata: Pertamax!, Keduax!, dan Ketigax!. Doh.
Ini adalah contoh komentator yang meninggalkan komentarnya lebih dari satu kali pada satu tulisan yang sama.

Bukan berarti saya tidak memperbolehkan Anda melakukan hal tersebut, namun saya tidak menyukainya. Saya menghormati hak Anda, namun respect saya berkurang oleh karenanya. Lain halnya jika yang disampaikan masih ada hubungannya dengan isi tulisan, saya masih bisa memakluminya.

Dan terus terang, saya juga pernah melakukan komentar lebih dari satu kali pada tulisan yang sama [maaf], tetapi rasanya memang tidak begitu nyaman saya melakukannya. Biasanya karena sudah terlanjur menekan tombol submit, namun masih ada satu hal yang ingin saya sampaikan berkaitan dengan topik yang mereka tulis.

3. Komentar Spam.

Sering menerima komentar dengan bahasa Inggris, padahal blog kita berbahasa Indonesia? Seperti: Nice post. You’ve done a great job! Dan kata-kata sejenis, atau jka dilakukan dalam bahasa kita akan seperti: Bagus banget infonya, makasih! Biasanya saya otomatis akan mendelete komentar spam yang masuk.

4. Komentar yang ditinggalkan oleh fast reader.

Karena kejar setoran atau memang sudah kebiasaannya, baca judul, satu dua kalimat di paragraf awal, skip the body, trus baca satu dua kalimat terakhir, mikir sejenak kira-kira komentar apa yang cocok diberikan, nulis satu kalimat -yang-biasanya-pendek-, lantas berharap mendapatkan kunjungan balik.
No. Saya jarang mengunjungi balik pemilik blog semacam itu.

5. Menitipkan link di dalam kolom komentar.

Jika akan berkomentar, biasanya ada kolom nama, alamat email dan alamat website yang bisa kita isi sesuai dengan kemauan kita. Ini akan dihitung sebagai linkback terhadap blog pemberi komentar. Dan tentu sangat tidak menyenangkan jika kita masih harus ’membayar’ lebih karena adanya link [lain lagi] yang dititipkan oleh pemberi komentar di blog kita, bukan?

Ok, mungkin bisa timbul perdebatan, bagaimana seandainya jika yang bersangkutan berusaha memberikan informasi sehubungan tulisan sejenis atau bertolak belakang dengan tulisan yang kita buat? Selama itu masuk akal, dan biasanya link yang diberikan berasal dari blog yang lain [pihak ketiga], saya merasa tidak ada masalah sama sekali. Tetapi jika sekedar ’iklan’ tulisan yang ada di blog mereka sendiri, maaf, dengan terpaksa akan saya hapus.

Jika ada yang merasa keberatan dengan sikap saya, saya sudah mencantumkannya di dalam halaman TOS. 😆

Bagaimana dengan kebiasaan Anda meninggalkan komentar, atau memperlakukan komentar yang masuk ke dalam blog Anda?

Dulu, saya memoderasi komentar yang masuk ke blog ini, tetapi berhubung intensitas saya dalam ngeblog tidak bisa dilakukan setiap hari, saya agak kesulitan sendiri jika harus menyortir dan meloloskan komentar satu per satu. Jika dalam waktu 3 hari saya tidak bisa ngeblog, kasihan sekali komentar yang tidak ’dikeluar-keluarkan’ dari dalam daftar moderasi. Saat ini, hanya komentar yang berisi link saja yang saya moderasi. Jadi, jika komentar Anda tidak langsung ’lolos’ dengan sendirinya, pasti Anda sedikit nakal ’menitip’ link di kolom komentar. 😉

~~~

Baca juga tulisan saya yang lain:

Author: isnuansa

Emak dengan satu anak yang hobi nulis. Memilih tidur kalau ada waktu luang. Follow saya di twitter: @isnuansa

128 thoughts on “Cara Komentar di Blog”

  1. saya sendiri merasa sangat tidak suka dengan kata kata pertamax… ditambah lagi kedux dan ketigax….
    ga jelas….
    kalau masalah spam saya serahkan ke askimet…
    hehehehe….
    dan saya sangat jaran menitipkan link pada sebuah komentar kecuali link itu sangat penting atau sebuah request….

  2. 1. Saya agak kurang suka juga dengan pertamax
    2. Yap.. aku mengalami hal serupa. Dulu maleees banget ngebales komen tapi pas komen ke orang liat orang komen diabaikan rasanya aku takut dicuekin juga. jadilah aku rajin membalas komen
    3. Fast Reader. Nggak tau kenapa, bawaannya kalo OL lewat laptop aku suka skip skip aja. Kalau lewat HP, dijamin, aku membaca secara mendetail. Biasanya Fast Reader bertanya atau memberikan tanggapan yang sebenernya udah di tulis di postingan

    Udah, cuma segitu aja yang berani ku komenin.
    Thank’s kak…

  3. Saya suka fast reader juga. Kadang hanya baca judulnya, malah. Tapi kalo gitu, saya nggak meninggalkan komentar. Kadang saya baca semua, dua kali malah, tapi nggak tahu musti komentar apa, ya saya pergi, nggak perlu berkomentar… 😉

  4. 1.Membalas komentar orang lain menurut saya bagus yang berarti menghargai sipemberi komentar.Namun saya agak setuju jika mbak Nunik mengabaikan beberapa bentuk komentar yang kurang berbobot atau hanya sekedar pesan sponsor,komentar spam dan sejenisnya.
    2.Karena saya masih belum begitu sibuk dan tamu saya masih belum begitu banyak,maka setiap komentar saya usahakan untuk saya balas,kecuali jika terlewatkan akibat faktor usia saya(halah..alasan aja ya mbak)
    3.Tadi sore saya masuk ke blog ini,tetapi tak ceklak-ceklik-ceklok kok nggak keluar artikelnya,jadi tak tinggal sebentar untuk nyambangi saghabat-2 yang lain.
    4.Maju terus mbak.

  5. Saya juga masih punya cukup waktu untuk membaca dan membalas satu per satu komentar yang masuk. Ibu Edratna juga selalu membalas komentar yang masuk blog beliau. Saya tertarik mengikuti langkah beliau.

  6. komentar sekedar untuk meninggalkan jejak?
    kl komentar untuk mempererat tali silahturahmi?

    tumben ya saya bisa komentar gini??

    *kaburrrr

  7. Saya tidak sering-sering amat menulis komentar d blog orang. Itulah kenapa blog saya sepi. Maklum, untuk mengomentari blog orang dari HP tak semudah seperti di Pc. Kalo ada waktu saja, saya berkomentar. Ini jika saya sedang d depan komputer macam di warnet. weheheheheh

  8. saya sih nggak pernah pertamax-pertamaxan. nggak pernah bisa selalu keduluan hehehe…karena memang juga nggak bisa ngeblog tiap hari, jadi jarang blogwalking sekarang.
    masalah pertamax dan hetrix saya mungkin lebih moderat karena mereka yang mau komen begitu saya biarkan saja, ya buat lucu-lucuan.
    nitip link kalo nggak yang porno-porno dan nggak jelas sih boleh saja apalagi kalau informasi. ini yang bahaya. makanya komentar selalu saya moderasi biar aman.

  9. Memang memoderasi komentar adalah cara aman. Tetapi karena tidak bisa online setiap hari, saya kasihan komentator ‘terperangkap’ terlalu lama di blog saya…

  10. wadoooohhhh kalo begitu blog sayah paling banyak dibenci ya… karena semua kategorinya ada semua 😆
    gpp lah… Tulisannya sangat bagus dan mendidik… but.. I’ll go on my own way

    untuk poin nomer 5, tidak semua link yg ada pada profile itu dihitung sebagai linkback, karena tidak semua blog menerapkan atribut dofollow…

    seperti halnya blog ini yg menerapkan atribut nofollow. link yg ada di komentar tidak akan dihitung sebagai linkback oleh crawler search engine.

    secara keseluruhan, saya tetap sependapat dengan isnuansa. terus semangat menulis ya…

  11. Terimakasih ya, sudah mampir dan meninggalkan komentar –yang lain dari pada yang saya sempat perhatikan diberikan di blog tertentu–. Usaha yang bagus untuk menghormati tuan rumah. 😉

    Iya, buat yang Nofollow, nggak ada pengaruhnya untuk berbagi link dari komentar ya?

    Kalo yang di dalam postingan review saya gimana? Mungkin itu ya yang mengakibatkan page rank saya nggak turun?

    Satu lagi yang saya masih agak bingung, perhatiin deh Alexa bagde saya: Links in 166! Saya cek, itu dari komentar saya di blog-blog yang juga Nofollow…

  12. saya mampir lagi :mrgreen: *jadi ketagihan begini*

    buat link di komentar yg nofollow tidak akan mempengaruhi jumlah backlink…

    buat yg di dalam postingan review tergantung, secara default wordpress mendofollowkan link yg ada di dalam postingan dan blogroll. kecuali jika kita mengubahnya menjadi dofollow.

    links yg ada dalam postingan dianggap sebagai links “berkualitas”. dan itu sangat menguntungkan pihak yg di-link.

    terakhir…. metode penghitungan linkback yg dilakukan alexa dan google itu sepertinya berbeda, sy tidak tau persis seperti apa. karena memang banyak faktor yg mempengaruhinya.

    jika isnuansa mau ngecek linkback di mata google, bisa mengetikan link:isnuansa.com pada search engine google. dan lihat hasilnya… pasti berbeda dg hasil alexa.

    jikalau dari hasil tersebut memang terdapat links dari blog dg hosting wp.com yg notabenenya NOFOLLOW mungkin karena link isnuansa nangkringnya di blogroll atau bahkan ada terselip dalam postingan dari blog yg bersangkutan.

    saya sendiri juga masih samar2 dengan wp.com, karena pernah saya temukan beberapa theme yg digunakan pada wp.com tanpa atribut nofollow… padahal mayoritas dari para master mengatakan bahwa wp.com komentarnya 100% nofollow… entahlah.. saya sendiri masih mencari tau kebenarannya…

    koq jadi kepanjangan begini y is komennya 😉

  13. Memang, ada beberapa link ke blog ini dari blogroll dan postingan kawan-kawan. Oleh sebab itulah, saya membuat postingan review beberapa blog [sudah ada 10an] untuk berbagi link, karena saya tidak memasang blogroll.

    Soal Nofollow atau Dofollow, saya pernah membaca di Problogger [kalo nggak salah ingat], obsesi yang berlebihan pada blog-blog Dofollow itu nggak sehat 😉

    Saya sih mengambil sikap, tidak pernah memikirkan apakah blog tersebut Do/No. Berkomentar jika memang ingin komentar. Tidak berkomentar jika memang tidak tahu apa yang harus saya katakan 😉

    Terimakasih ya, sudah mampir lagi. Lebih sering lebih bae… *Logat JK mode: ON*

  14. kalo saya sih gak papa dikasih komen apapun juga asal gak berbau sara. hehehe. pasti saya bales komennya. walaupun emang seperti yang dibilang, belum tentu orang yang komen masuk lagi untuk ngebaca jawaban saya ya…

    yah tapi just in case mereka balik lagi kan biar gak kecele ya… jadi ya saya bales aja… 🙂

    kecuali emang yang bersifat spam, ya pasti langsung dihapus… 🙂

  15. Keuntungan menjawab komentar yang masuk memang tidak dikhususkan untuk si pemberi komentar saja. Komentar yang masuk bisa saja berupa pertanyaan yang belum mereka ketahui dari isi postingan. Pembaca berikutnya yang sekaligus membaca komentar yang ada, akan lebih jelas lagi dengan isi tulisan yang kita buat 😉

  16. Salam, met pagi mbak nunik.
    saya kok koment susah sekali di posting terakhir nya mbak? selalu terbaca double comment. Bagus banget nih ada TOS buat comment setidaknya biar yang mau koment ngasal bisa mikir lagi.

  17. Sebenarnya, nggak masalah juga komen OOT atau ngasal di blog ini. Hanya saja, jangan berharap saya akan mengunjungi balik blog pemberi komentator.

    Untuk yang fast reader, skip-skip bacanya, komentar seadanya, ya tidak akan saya hapus sih… 😉 Tapi cukup dibalas seadanya juga 😛

  18. Hahaha… Keren sudah ada TOSnya… 😀

    Kelima kriteria itu saya setuju Mbak… Biasanya, kalau ada yang begitu, langsung aja saya hapus. Atau paling nggak, tidak akan saya pedulikan. Hahaha…

  19. Beuh..Mbak nunik jago banget..
    even blognya rame gini visitornya tapi masih sempat aja ngasi respon ke setiap komen yg masuk..Saluuut!!^^

    Trus terang saya sendiri juga ga suka komen2 yang ga berisi feedback Mbak..,buat saya sih ga masalah komennya pro atau kontra, tapi yg terpenting yang saya harapkan ya itu tadi..opini balik atau mungkin fakta lainnya tentang artikel yang saya tulis..

    Btw,salam kenal ya Mbak..

  20. Saya bukan termasuk kategori bloger sibuk, jadi, masih sempat lah ngasih jawaban… 😉

    Betul, nggak masalah untuk kontra. Justru kita jadi tahu sisi lain dari hal yang kita bahas, melalui pemikiran blogger pemberi komentar.

    Salam kenal juga ya, Mas 😀

  21. Duapuluh Enamxxxxxxxxxxxxxx

    #16 Kang saka
    tumben niy kasih komen panjgan banget, ada apakah gerangan kekekekeekekkk

    *yang punya risih nggak yah* he2

  22. Duapuluh Tujuxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

    para komentator memang memiliki khas dan kebiasaan masing2, yang kadang aneh, lucu, serius, gila, sinting, kalem. pokoknya macem2 deh. tapi justru yang gitu2lah yang bikin ngakak sendiri. salah satu dari keseruan dalam ngeblog adalah komen yang aneh2

  23. duapuluh delapanxxxxxxxxxxxx

    komen saiah yg no 26 di atas, yang dikasih tanda bintang bukan untuk kang saka, tapi pertanyaan atas tulisan duapuluh tujuhxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

  24. tigapuluhxxxxxxxxxxxxxx

    komentar komentar itu alangkah baiknya di tanggapi
    selain sebagai ucapan terimakasih telah mampir, sekalian buat bales2an nantinya. karena yang komen suka balik lagi, nah begitu ngeliat belum ada postingan baru, secara otomatis akan cek2 balesan komen. walaupun nggak semua, tpai kebanyakan seperti itu!!!

    cukup ah, dah banyaka, dah 30 he2

    selamat sore dan salam sinting!!!

  25. oh ya, kurang satu
    nggak ada yang keberatan kok
    ngeblog itu kan membutuhkan kebebasan dan kemerdekaan. semua tergantung si pemilik blog, memilih A apa B.memilih dekat dengan pembaca atau nggak. semua itu pilihan. kalo yg baca, dapat wawasan dan sharingan baru, tinggalkan komen, yaudah!!!

    tapi yang lebih baik adalah menanggapi, karena salah satu tujuan blog adalah memperbanya teman. jadi, penulis merasa dekat dengan pembaca, pembaca merasa dekat dengan penulis, dan itulah yang dikatakan keberhasilan *sok tau* he2

    salam,
    Zulhaq Sinting

  26. Jawabnya dirapel aja ya, soalnya kalo satu-satu nanti yang ke 27 jadi 28 deh.. 😉

    Buat Zulhaq, nggak risih… Habis, emang dari sananya sudah sinting. 😆

    Ketangkep SPAM soalnya nggak bawa SIM *ngarang*

    Hmm. Saya juga merasa dekat dengan pembaca. termasuk Zulhaq… *kedip-kedip genit*

    😆

  27. Yg paling males kalo nanya tapi ga baca dulu, kalo lagi rajin gua bales “baca diatas..” aja. Kalo yg isinya iklan atau memicu keributan sih gua apusss…
    Hahaha..

    Salam kenal ya. 😉

  28. bagus.. saya setuju… tapi kalo fast reader.. kalo postnya ga menarik saya juga fast reading =.=”… tapi kalo masalah titip link.. kadang2 di blog wordpress kalau klik namanya gak ada hyperlink yang nyampe ke blog pengomentar… malah hyperlink ke komentar no berapa… jadi saya juga sering naruh link wekekeke

  29. Saya selama ini masih tergolong yang aga males klo bales komen…hihihi9 klo waktunya aga longgar, baru deh dibales…

    Oy, klo yang pertamax2 gitu, setaunya c awalnya tu dari member2 forum..baru deh ketularan ke blogger..

    Saya pernah, beberapa kli dapet komentar yang isinya malah promosiin produk/web nya. yang download gratis lah, ini lah, itu lah…langsung deh q hapus…hihihi9

  30. Duh, saya ikut baca aja… ada dua teman saya disini…. Zul sama Saka, sinting dan virus… Tapi cukup membawa angin segar buat nambah-nambah wawasan ngeblog…

    ***seperti inilah saya berkomentar… Hehehe…

  31. namanya juga komentar. berarti orang berhak untuk berkomentar apa saja. kita ga bisa menyalahkan orang yang berkomentar. terserah mao nulis apa. orang, dia mao berkunjung ke blog kita saja, sudah bersyukur…
    jangan sampe kita jadi sombong, sombong karena orang udah datang bersilahturahmi, eh kitanya cuek2 aja..
    hmm…

  32. Saya nggak cuek lho… Hampir semua [jika tak terlewatkan tanpa sengaja] komentar yang masuk saya balas satu per satu.

    Terimakasih sudah berkunjung.. Kapan-kapan maen ke sini lagi ya…

    😉

  33. Waw, mbak Nunik bener-bener blogger cerdas dan teliti sekali yah. Mohon maaf mbak jika yang pernah kulakukan di sini kurang berkenan dan malah menjadi empati, namun untuk menjaga privasi, mohon pic poto nyang di atas di hapus/ditutupi mbak, jue jadi malu, maklum masih pemula mbak. ini kalau berkenan aja. TQ.

  34. 😀 jadi pengen ketawa… tau ga Mbak gara-gara postingan ini saya baca mulai dari awal posting sampe komentar yang panjang banget ini (nganggur…:D) saya lihat banyak yang jadi instropeksi diri (mungkin ya…) atas komentar-komentar mereka… begitupun saya kok… terkadang saya cuma ikut-ikutan seperti no 1 saya mikir apa itu memang bahasa blogger :D. No 2 memang bukan hanya sang pemilik blog aja yang risih, kadang saya juga risih membacanya…. No 3 Alhamdulillah jarang menemui seperti ini. tapi di Askimet banyak juga…. No 4 pernah saya lakukan jika postingannya agak (maaf) udah terlalu sering baca but its ok ada beberapa yang dapat dipelajari…. No 5 Ini sudah saya kurangi pada awal saya ngeblog selalu saya titipkan link sebagai promosi aja tapi kan sudah ada di kolom komentar…
    Itulah beberapa pengakuan saya :D… terima kasih Mbak atas postingannya yang bermanfaat

  35. Iya, Mas. Untuk awal-awal promosi, biasanya blogger memang suka menitipkan alamat blognya di bawah komentar, padahal kan di atas sudah ada…

    Terimakasih atas komentarnya yang panjang juga. Menandakan Anda membaca dengan sempurna 😆

  36. Alhamdulillah. Setiap saya ke sini baca semua kalimatnya sampai titik koma termasuk seluruh komenge tak baca mbak Isnu, tapi kalo hostblog jadi sebaris dengan komentator kok kayak tamu menamui diri sendiri yah. 😀 ^O^

  37. blog saya malah sepi, krik..krik..krik..
    maksud mas wandi photo mana,yak???
    .-= nasir´s selesai [nulis] ..Web Portable =-.

  38. ini saya mau kirim komen dalam bentuk puisi tentang kebanggaan akan Indonesia
    semoga berkenan

    Berdua…
    tancapkan bendera di ketinggian
    kibarkan cinta dan kerinduan
    Bersama…
    sematkan bara di dada
    panas menyakitkan
    damba menggairahkan
    Ya..
    cinta kita bukan tali kekang yang mencederai perbedaan
    cinta kita bukan petikan gitar yang mengharap syair biduan
    cinta kita adalah cangkul di tangan petani
    tetes keringat kuli
    gemericik air di kali
    Bersatu…
    jiwa kita titisan Garuda
    membubung tinggi mendobrak batasan cakrawala
    hasrat adalah guntur
    gelegar mengoyak tirani dogma
    dekap erat mengerjap
    bibirmu di bibirku memercik api
    ledakkan gairahnya
    satukan dalam warna
    MERAH.. PUTIH..
    ..terbakar aku oleh merahmu
    ..kulebur kau dalam putihku
    MERAH PUTIH
    .-= tomy´s selesai [nulis] ..APAKAH CINTA ITU? =-.

  39. kok masalah beginian dibahas sih, mba? :mrgreen:

    Blog saya kan menulis seputar masalah blogging. bagi yang sudah terbiasa ngeblog, mungkin hal yang seperti ini terkesan ‘remeh-temeh’, tetapi bagi yang baru memulai aktifitas ngeblognya, pengetahuan semacam yang saya tulis mungkin sedikit berguna bagi mereka.

    Saya memang menulis hal-hal dasar seputar dunia tulis menulis blog. Dan maaf bagi teman-teman yang sudah pro atau malang melintang di dunia blog, memang tulisan saya sejatinya bukan diperuntukkan untuk Anda yang sudah di level tersebut.

    Maksud saya menulis hal seperti itu terutama untuk blogger yang datang dari search engine dan memang mencari informasi yang mereka butuhkan. 😳

  40. Saya biasanya coment pertamaxxx hanya kepada sahabat saya yang memang sudah saling kenal dan akrab..soalnya mereka juiga sih yang sering ghitu.
    Tapi setelah kata pertamaxx itu..ada lagi koq lanjutannya…

    Untung dech belum cukup 100 komen diatas saya..sehingga tidak cukup 1 jam baca komennya baru bisa komen hehe.

    Iya, pertamax memang menandakan keakraban diantara pemberi komentar dan blog yang dikomentari. Tidak masalah besar bagi saya, namun sebaiknya dihindari 😛

  41. bundo termasuk yang lelet klo mau komen.. baca sekali aja kadang belum ngerti.. kudu ngulang lagi.

    makaciy sharingnya yaa, nunik pinter cantik.. 😀
    .-= nakjaDimande´s selesai [nulis] ..Taufik Ismail: kerendahan hati =-.

    Wah, ayik dong, Bundo. Bacanya diulang dua kali baru ngerti. Makasih Bundo, sudah berkunjung ke blog saya…

  42. hahaha… Anda pasti lebih gak suka lagi kalo ada orang komen yang ke 73 tetep bilang 😆 ke-tujuh puluh tigax 😆 …. Wakwakwak…

    Silahkeun… KetujuhpuluhtigaX juga boleh, kok… 😆

  43. jujur blognya bagus bgt… TEOPE BEGETE dah,,
    tp sayang mpunya blog terlalu idealis(menurut pndapat aq saja lo ya)…
    salam knal dari yos….
    ciau…
    .-= yos iskariot´s selesai [nulis] ..cewek, ngomong A artinya B =-.

    Idealis, tapi bagus kan? 😉

  44. weleh2…, bener mas, saya juga gak suka dgn komentar yg kek gituan telebih kalo gak nyambung.

    diblogku jg banyak komentar spam pake b.inggris tp gak kedetek dateng darimana, mungkin pake software kali, ya? kadang komentar kek gitu sehari bisa nyampe 5.
    .-= Ghufron´s selesai [nulis] ..PayPal: Your account access is limited =-.

    😥 Saya perempuan…

  45. Saya setuju dengan tulisan Mbak. Saya sampai saat ini masih kesulitan dalam menulis, tapi rasanya akan senang sekali kalau ada yang menaggapi tulisan saya. Apakah kritik atau memberikan tambahan info, atau juga memberikan bantahan yang dapat dimengerti. Hal ini akan sangat berguna untuk mengetahui tulisan saya ini bermanfaat atau tidak.

    OK maju terus Mbak.
    Terima kasih atas kunjungannya.
    Salam.
    .-= Abdul Aziz´s selesai [nulis] ..Halal Bihalal dan Silaturahim =-.

    Terimakasih Pak Abdul Aziz sudah mampir di blog saya.

  46. kadang2 saya melakukan fast reader juga Mbak, namun begitu dlm berkomentar saya selalu usahakan utk tetap berkaitan dgn tulisan yg dibuat.
    Ini saya lakukan utk menghargai si penulis.
    Salam.
    .-= bundadontworry´s selesai [nulis] ..Boys will be Boys. =-.

    Mantep, Bund. Teruskan! 😆

  47. kalo posting itu menarik buat saya, biasanya saya meninggalkan komentar, dan terserah saja mau dikunjungin balik atau enggak, karena blog saya memang tidak bagus.

    saya juga tidak memoderasi komentar, biar saja orang berkomentar, kalo komentar berbau sara, spam, tinggal delete aja.
    .-= deltapapa´s selesai [nulis] ..Tujuan Provokasi Malaysia =-.

    Kalo SPAM, ya saya delete… 😆

  48. Alhamdulillah mbak, kebetulan selama ini pengunjung saya sopan, santun dan belum ada yang “nganyelke”

    Tapi yang nomer tiga itu kenapa mbak ya.. bisa saja lho kita kedapatan tamu “turis” ?

    Pengunjung saya 100% dari Indonesia. Bisa di cek dari Alexa. Kecuali kalo Alexa menyajikan data ngawur ya…

    You know what i mean, lah… 😆

  49. di flag counter saya sering diidentifikasi berkebangsaan norwegia 😀

    Soal komentar Nice Post, meskipun berbahasa Indonesia, tetap saja saya masukkan kategori SPAM jika hanya bilang: Terimakasih, Artikel Yang Bagus.

    Karena, 1000 websitepun dia kunjungi, dia bisa kopi paste tulisan yang sama, tanpa harus membaca terlebih dahulu. Saya suka 1 komentar tetapi dia baca dulu, daripada 100 komentar NICE POST semua. Itu intinya dari point ke tiga.

    Bukan bermaksud bahwa blogger asing nggak boleh berkomentar seperti itu.

    Lagipula, bagaimana blogger asing itu bisa mengerti arti tulisan saya, JIKA bahasa yang saya gunakan adalah INDONESIA?

    Ya, memang ada alat PENERJEMAH. Tetapi hasilnya nggak bagus-bagus amat hasil terjemahannya. Dan jarang pulak ada blogger yang kurang kerjaan sampe menerjemahkan hasil tulisan saya ke dalam bahasa mereka.

    Jadi, ya, sori saja…

    Gitu, Mas, penjelasan saya soal point ke tiga itu. Sepertinya memang harus dibikin posting khusus ya? :mrgreen:

  50. ini kan post yang paLing populer..
    nah, kebetuLan nama saya ga ada di daftar komentator..
    jadi saya mau mencatatkan nama saya di sini..
    😀
    .-= Hari Mulya´s selesai [nulis] ..Cirque Du Freak : The Vampire’s Assistant =-.

    Ayo-ayo silahkan. Hanya mencatatkan nama aja kan? Nggak minta duit kan?

  51. memang susah untuk berkomentar secara arif dan bijak. Kembali lagi, semua itu bukan sebuah kesalahan, hanya sekedar keisengan dari sobat2 blogger yang salah penempatan saja.

    kira2 nyambung ndah yah komeng saiya ini ? maklum cah ndeso yang perlu belajar nih 😀

    Salam kenal dari Lereng Muria
    .-= cah ndeso´s selesai [nulis] ..Excerpt post lebih rapi dengan Limit Post =-.

    Sayah maklumi kok… 😆

  52. Mba saya ijin memasukkan link ini dalam blog saya, banyak yang bisa saya ambil dari tulisan-tulisan yang ada di blog ini, terutama dalam menambah wawasan dan sebagai proses pembelajaran menuju kedewasaan

  53. Wikikik… Lucu juga, bener banget tuh, tapi yang lebih parah malah gak komen ketika masuk blog orang, padahal kan buat silaturahim juga (sok baek mod on)
    ok, lam kenal aja ya dari aku.

  54. Saya setuju dengan pendapat anda dalam hal komentar ini, membaca artikel anda, Kita sebagai tamu tentunya bertamu yang baik melalui komentar yang baik dan nyambung dengan makna sebuah artikel. Saya selalu memberi jawaban bila ada yang berkomentar di blog saya, terkadang minta dikirimi lewat email, dan itu saya lakukan karena menyangkut materi yang dia komentari dan bertanya apa maksudnya. Salam kenal sobat dari saya.
    .-= M. KHOLIL selesai posting Link Print This utk Blogspot =-.

  55. Salam
    ko ngga ada tip2 buat bales komentar nya si’ padahal udah 3 alamat yang aku kunjungi, tapi yang 2 berat banget buat masuknya, jadi aku tinggalin… Punya mba cepet, tapi sayang… Saya ga dapet apa yang saya cari..
    Salam kenal aja dah
    Kecewa 🙁

  56. Yah…..memang seharusnya memberi komentar yang berhubungan.
    Tapi gemana caranya komentar spam ini bisa masuk, apa mereka pake software, atau copas manual ya

  57. Semoga saja banyak yang baca posting tentang ini supaya banyak komentator yang tau dan mengerti betul tentang sopan santun dalam mengomentari sebuah posting pada sebuah blog dengan baik.

  58. Saya punya kebiasaan menikmati hasil tulisan di blog sampai titik darah penghabisan, tapi seringkali nggak meninggalkan komentar. Piye Mbak? Kurang etis ya?

  59. Suatu pelajaran yang berharga tuk saya yang emang notabene nya seorang Blogger pemula. semoga kita semua bukan hanya sekedar meninggalkan komentar tuk di kunjungi balik. tapi lebih dari itu semoga terjalin suatu hubungan yang baik diantara sesama Blogger.
    hudaesce selesai posting Makna Cinta Sejati

  60. saya setuju gan dengan tulisannya, kadang2 memang ada juga blogger yg sekedar koment tanpa membaca apa yg yg tulis. Yg lebih parah malahan copy dari artikel utk dijadikan komentar.

  61. kadang juga saya sering menemukan komentar sekilas panjang n kelihatan valuable tetapi isinya g karuan mas grammarnya. yg seperti itu apa pake robot ya mas kok sy seing nemuin. thx

  62. Hello! This is kind of off topic but I need some guidance
    from an established blog. Is it hard to set up your own blog?
    I’m not very techincal but I can figure things out pretty quick. I’m thinking about creating my own but I’m not sure where to begin. Do you have any ideas or suggestions? Cheers
    elektrykwarszawaielektrykrykiorazelektryklublin.pl selesai posting elektrykwarszawaielektrykrykiorazelektryklublin.pl

  63. salam kenal yah…
    Jujur ngak saya ngak terlalu memahami istilah pertamax diatas, tapi setelah membaca satu persatu komentar diatas disayangkan aja kalau harus seperti itu…
    postingan sudah bagus” apasalahnya kalau memberikan tanggapan yang bs membangun

    so… satu kata dari saya Tetap semangat dan maju terus
    Bong Firman selesai posting PURI MANSION APARTEMEN DIJAKARTA

  64. kalau meninggalkan link masa tidak diperblohkan, kenapa kita harus membamatasi orang untuk komentar selama komentar itu jelas dan sedikit meninggalkan link untuk promosi website/blognya kenapa tidak boleh, tohh dengan kita membebeaskan mereka untuk meninggalkanm link dapat membantu para blogger pemula untuk eksis di dalam membuat blog. asal bukan spam

  65. Benar Juga Sieh.
    bloger juga perlu saran dan kritikan bukan hanya ingin dengar pertamax atau pertalite kayak mau ngisi bbm aja.

  66. Hai kak.
    Gua tadinya coba carik cara comment yang baik dari google dan jadinya malah singgah di blog kakak.
    Entah kenapa gua ngerasa susah banget buat comment postingan di blog yg lain walaupun memang ada yang ingin gua komentarin.
    Rasanya gua takut aja mikirin apa yang ada di pikiran penulis blognya kalo baca comment gua.
    Gmn yah kak..?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge