Cara Membuat Komentar Tampil Beda

Anda pernah menemui blog yang komentarnya hampir selalu bisa dipastikan berjumlah diatas 100?

Jujur, Saya terkadang menjadi malas untuk berkomentar karena merasa siapa yang akan berkunjung ke blog saya dari link di komentar tersebut, selain pemilik blog -tentunya jika baik hati-.

Ya. Memang nggak ada ruginya karena meninggalkan komentar, karena  berarti ada backlink untuk blog kita -meski nofollow-. Tetapi sebagai bloger biasanya saya ingin sekali dayung dua tiga pulau terlampaui. Sekali meninggalkan komentar ratusan banyak yang klik.

“Mencari perhatian” di antara ratusan komentar yang ada tentu bukan hal yang mudah untuk dilakukan. Malah mungkin cara yang kita lakukan justru salah.

Menjadi pertama bisa jadi yang paling efektif. Pandangan mata bloger yang berniat mengincar mencari blog baru untuk dikunjungi dalam blogwalking, bisa dipastikan langsung tertuju pada komentar nomer satu. Asal dilakukan dengan baik tentu komentar nomer satu dapat menjadikan blog kita mendapat keuntungan trafik tinggi.

Meski pertama tetapi jika komentar anda asal-asalan ya hasilnya mungkin asal-asalan pula. Contoh komentar asal-asalan adalah ‘nice post’, ‘great post’, ‘nice tips’ dan sebangsanya setanahairnya.

Jauh lebih baik jika komentar anda menyatakan ketidaksetujuan satu yang pasti jika anda tidak setuju dengan isi tulisan bisa dipastikan anda membaca dengan benar !

Ketidaksetujuan atas tulisan yang disampaikan dapat membuat komentar anda berbeda dengan yang lain. Biasanya bloger “mencari aman” dengan selalu sepakat terhadap apa yang ditulis oleh bloger lainnya.

Menjadi berbeda dengan yang lain dan mengungkapkan ketidaksetujuan akan memancing keingin tahuan bloger yang lain untuk mengetahui lebih jauh tentang anda dan berkunjung ke blog anda.

Saya pribadi belakangan ini memiliki cara tersendiri yang mulai saya praktekkan untuk menjadi berbeda. Membuat komentar berbeda dangan html code [jika blog mensuport kolom komentar dengan hal tersebut] seperti strong em dan del. Mungkin blog quotes juga bisa anda gunakan.

Apa yang anda lakukan untuk tampil beda?

Author: isnuansa

Emak dengan satu anak yang hobi nulis. Memilih tidur kalau ada waktu luang. Follow saya di twitter: @isnuansa

46 thoughts on “Cara Membuat Komentar Tampil Beda”

  1. cara membuat komentar apa memberikan komentar neeh mba *judulnya* (doh)

    oia, memang komentator pertama medapatkan keuntungan lebih (traffic contohnya seperti yang mba katakan) dibandingkan dengan komentator laennya. so, apakah komentar saya disini pun akan mendulang traffic untuk weblog saya (thinking)
    .-= katakataku´s selesai [nulis] ..Pesta Blogger 2009 is the Real Party =-.

    Memberikan komentar dengan membuatnya berbeda dari yang lain…

  2. ehm, nunik.. bundo kurang setuju sama nunik… hihihi benerrr klo ada yang nulis “saya setuju dengan anda” kemungkinan besar kaga baca dulu 🙂

    bundo ndak melakukan apapun, yang ditulis apa yang terlintas saja..

    Bundo baca dulu tulisan Nunik kan?

  3. saya suka berkomentar dengan gaya sendiri. tapi kadang menyesuaikan dengan karakter tulisan dari blognya. kadang kalo lagi iseng juga memberikan kosakata yg agak vulgar / kurang sopan.

    kalo sudah berkali-kali berkunjung ke blog itu (contohnya blog ini), sedikit bercanda juga nggak apa apa kan 😮 hehe

    postingan isnuansa.com yg judulnya “motivasi komentar di blog” saya dapat pertamax nih, apakah nantinya blog saya akan banyak dikunjungi karena hal ini ?

    kita tunggu saja tanggal mainya 😎
    .-= alisnaik´s selesai [nulis] ..alasan saya menggunakan theme Mistylook =-.

    Sepertinya nggak akan banyak pengunjungnya. Tanya kenapa? Karena saya salah setting tanggalnya, dipublish pada hari yang sama. jadi hanya sedikit pengunjung yang mengeklik judul itu dan memberikan komentarnya, otomatis nggak akan ada banyak yang baca postingan itu. Maaf yaaaa…

    Soal sedikit vulgar, gapapa, saya juga kadang dengan sengaja memakai kosakata seperti itu. 😮

  4. @alisnaik:
    banyak ato ngga nya itu mungkin tergantung kali yah (lol) tapi mungkin saya yang akan menjadi visitor pertamax dari komennya mas yang pertamax di postingan mba isnuansa ini (dance)
    .-= katakataku´s selesai [nulis] ..Award Persahabatan =-.

    Ya udah, sonoh…

  5. ehm, komeng ya komeng saja kalau saya Mba Nunik. soal mendapat perhatian dan kunjungan balik, bagi saya belakangan lah. saya sepakat dengan komeng itu dengan memberi pertanyaan, bantahan pendapat, solusi, pengalaman pribadi, hal ini akan jauh lebih bermanfaat bagi pemilik postingan. saya kira ini komeng yang semestinya di lakukan Mba. bukan asal Beda. buat apa asal beda.

    jika komeng di lakukan dengan serius, apalagi sampai komengtatornya 100 lebih. uih, berapa banyak duit yang kita keluarkan kalau itu acara seminar atau diskusi. pemilik blog secara otomatis jadi moderator, malah jadi pembicara dalam seminar di dunia maya ini. ini jauh lebih penting untuk di pertimbangkan. bhw memberi komeng semestinya seolah-olah seperti menanggapi seseorang di dunia nyata. tentu, tidak hanya sekedar meninggalkan jejak.

    Bagaimana Mba?

    Betul, diskusi yang dilakukan dari tempat terpisah. Saya senang dengan kondisi komentar yang ada di blog saya, hampir semuanya membangun dan memberikan manfaat. Hanya sedikit yang asal-asalan.

    terimakasih Mas Badrus masukannya.

  6. Maaf Mba Nunik sambil memberi saran, kemarin saya lihat komengnya mba Nunik di blog saya ketangkep Aki ismet, coba kalau nulis URLnya jangan pakai http mba, tapi langsung saja www, tanpa http. semoga bermanfaat mba. ini sudah saya praktekkan mba.

    Sayang juga, komeng saya di sini nggak tampil LUVnya, masih gratongan kali ya Mba.., he

    Hehehe, ketangkep Akismet ya? Si Luv itu memang sering tidak membagikan LUVnya…

  7. Maklum udah tua malam ngetiknya, saya nggak proof reading. Setelah saya baca ulang pagi ini di jalan pake opera mini, kok blog quotes ya 😆 seharusnya blockquotes [tanpa spasi]. Dengan ini kesalahan ketik saya perbaiki ya, sebelum diprotes.

  8. saya beLum bisa ‘beda’ mBa :((
    yang penting terus menuLis (masa siy?)
    “..siapa yang akan berkunjung ke blog saya dari link di komentar tersebut, selain pemilik blog -tentunya jika baik hati-.”
    mudah2an mBa Nunik baek hati… 😆
    .-= Hari Mulya´s selesai [nulis] ..asd =-.

    Tadi aku udah baik hati kan? 😉

  9. Kalo saya biasanya pake teknik komentar lebih panjang dari yang lain :mrgreen:

    Tentunya dengan isi yang nyambung dan melengkapi isi postingan. Hasilnya, 3 bulan berturut-turut saya berhasil menjadi Komentator Terbaik di blogodolar-nya Kang Yudiono. Tentunya saya memperoleh manfaat ganda berupa backlink dari award yang diberikan.

    Tapi untuk di blog yang selalu banjir komentar, kayaknya saya masih jarang komen. Abisnya juga males 😀

    Oya, saya punya kebiasaan suka mengunjungi blog sang komentator yang komentarnya saya anggap menarik atau berbobot.
    .-= iskandaria´s selesai [nulis] ..4 Cara Membangun Kredibilitas Anda sebagai Blogger =-.

    Aha! Ternyata malas juga berkomentar di blog yang banyak komentarnya. Karena menjadi beda memang susah.

    Ya, lebih panjang memang lebih enak lebih beda. Biasanya bloger sering pendek-pendek aja.

  10. dengan nama mandor tempe pun sudah menjadi trade mark untuk menarik pengunjung ke tempat saya. Pasti ada sesuatu di balik nama mandor dan tempe yang ternyata tidak ada kesamaan sedikitpun.
    .-= mandor tempe´s selesai [nulis] ..Dioda =-.

    Nama yang aneh juga bisa jadi alasan komentar tampil beda ya… Bener!

  11. Hmmm ini benar sekali (ya komentar persetujuan nih)

    Yang jelas …
    Saya biasa melakukan cara yang “personalized”
    i.e dengan cara memanggil yang bersangkutan dengan “agak beda” …
    and yes … jujur saja … ini supaya lebih diperhatikan …

    Plus tentu saja komentar yang santun dan sesuai dengan isi … (tidak asal komentar …)

    Demikian Mbak Is … (lho ya beda kan ???)

    Yap. Komentar Anda beda Pak Naher…

  12. mau bagaimanapun juga komentar gw tetep beda, hehe
    la wong namanya saja “yos beda” (tp sekerang sering ngisi nama cuma “yos” doang di kolom komentar), emainya yos beda, blognya yos beda juga…. 😀
    ——————————-
    wah komntar postingan yang bnyak bikin malas pengunjung lain untuk komen ya,,,
    waduh… padahal yang gw kejar di blog gue kn ntu..
    biar seakan2 jadi seleb blogger, ckikikiki 😀
    ——————————–
    teh komentar apa bisa disharing ke postingan lainya?
    kok kemren gw nemuain sebuah postingan,
    20 komentar pertamanya tanggalnya tertera sebelum postingan itu dibuat, cek aj teh di sini ….
    teh nunik sebagai pakarnya blog,
    mohon bimbinganya… 😀
    hehehe…

    Bener-bener beda dengan GARIS-GARIS pembaginya ituh… Soal komentar yang lebih dahulu dari postingannya kan semua komentar bisa diedit tanggalnya oleh admin sesukanya. Baca lagi postingan lama saya, semua komentar saya balas tepat dibawahnya. Nggak mungkin kan saya pantengin blog 24 jam untuk memastikan komentar dibalas beberapa saat setelah masuk.

    Untung WP memudahkan kita menseting tanggal yang diinginkan. Tau caranya kan? 😉

  13. Saya pernah beberapa kali komentar tentang ketidak setujuan isi posting, karena memang saya tahu persis materi postingannya. Tapi ternyata tanggapannya bisa beda (tersinggung kali ya?) dan jadi jarang mampir lagi.

    Tapi ketika itu saya lakukan kepada blogger senior ternyata yang tadinya nggak pernah berkunjung, eee… ini langsung kunjungan balik.

    Jadi sekarang mesti pilih-pilih pada siapa dulu deh kasih komentar ketidak setujuan.

    Ketidaksetujuan lebih baik jika diungkapkan dengan terus terang dan bukannya dengan sindiran, Mas. Saya lebih suka yang terus terang disertai alasan jelas. 😀

  14. Wow!!!

    aku kagum tulisan mba sangat efektif…
    desain biasa tapi culas kata…
    yang seperti ini benar2 mengefektifkan waktu aku dalan input data otak
    maklum, blogger baru biasanya culun seperti aku

    top….

    keep creative… pasti aku mampir lagi
    .-= Wiwied´s selesai [nulis] ..‘Met Ulang Tahun Eka ’09 ini =-.

    Terimakasih Wiwied sudah mampir. Gaya saya menulis memang begini, nggak tahu harus menulis dengan cara orang lain.

  15. sepertinya bunda hampir tdk melakukan apa2 utk tampil beda,
    karena memang menuliskan apa yg dirasa saja .
    Salam.
    .-= bundadontworry´s selesai [nulis] ..Tali Asih dari Surabaya. =-.

    Bunda udah terlihat beda kok, soalnya jarang yang seumuran Bunda masih ngeblog. Maaf ya Bund, bukan bermaksud ngatain Bunda sudah tuwa….

  16. @mbak nunik: ah sial 😥
    @katakataku: makasih atas kunjungannya, bung :mrgreen:
    .-= alisnaik´s selesai [nulis] ..puisi tidak puitis tentang kumis =-.

    Cari lagi pertamax lain kali. Stttt, saya biasa posting jam 00 sampai dengan jam 03 pagi. Jadi siapa bangun lebih dahulu, dia yang dapat.

  17. biasanya jargon utama pada komengtator ke-1 sampai ke-5 adalah pertamaaaxxs, keduaaaxxs, ketigaaaxxs, keempaaaxxs, kelimaaaxxs sebelum memberikan komentar aslinya [bukan maksud hati untuk menyindir loh]

    Tapi kadang2 jargon wajib tersebut juga bisa membuat sebuah kelucuan dan ciri khas tersendiri dalam dunia blogging.
    .-= cah ndeso´s selesai [nulis] ..Block SPAM dengan RECAPTCHA =-.

    Hiyah, bener banget, dengan Pertamaxx, Keduaxx sampe Kelimaxxs, bikin beda dengan yang lain kalo di sini, jarang yang begitu sih…

  18. apa yang anda lakukan untuk tampil beda:

    1. berusaha tetap memberi komentar meski nomor seratus satu
    2. Berkomentar sesuai topik yang dibahas dalam posting
    3. berusaha memberi komentar yang panjang;
    4. Membaca posting dulu, baru komentar

    saya yakin itu umum sifatnya, jadi mohon maaf jika belum bisa tampil beda. Mengapa? Karena semata-mata beda tampilan saja.
    .-= munawar am´s selesai [nulis] ..Mystique Theme Dari Digitalnature =-.

    Ini juga contoh nyata Kang, Beda dengan BULLET.

  19. iya tuh mbak, kalo sy bkunjung k suatu blog n komentarnya udah lebih dari 30, kok jadi males gtu… ntar dibaca gaa komengnya selain si mpunya blog…. ngemeng2 mbak baca komeng saya ini kaan?? (loh??*.^)
    .-= sunflo´s selesai [nulis] ..Kunjungan Balasan =-.

    Ya terang saya baca, kan setiap komentar selalu saya balas. Hahahaha, ini malah lebih kecil lagi angkanya. 30 udah malas…

  20. @mbak nunik: walah. saya juga sering online dini hari. saya pake hape modem provider Smart. paling cepat loading ya pas dini hari, sembari menemani insomnia saya. semoga bisa mendulang pertamax 😮

    Tapi, untuk sementara waktu, saya tidak akan update dulu. Biasa, karena masih dalam Kontes Mode: On, jadi ya, tunggu sampe tanggal 20. 😮 Lama dong… Iya lah…

  21. Belum ada usaha untuk tampil beda…. Next mungkin akan dilakukan…. hehe… Trims tips nya Mbaq…
    .-= casrudi´s selesai [nulis] ..Buatku Punya Rumah Adalah Prioritas Utama =-.

    Kembali kasih Mas. Makasih juga karena komentarnya rapelan, beberapa tulisan sekaligus, hehehe…

  22. Dengan berkomentar memakai alamat url berbeda, gravatar berbeda, bisa dikatakan perbeda engga Mbaq?… Itu yang sedang saya lakukan, belakangan memang saya aktifkan kembali blog lama…. 🙂
    .-= casrudi´s selesai [nulis] ..Menanti Akhir Kontes Pandeglang =-.

    Owh, jadi ini blog lama toh? Saya nggak terlalu perhatiin, wong waktu itu OLnya kalo nggak salah pake hape… Kalo sekarang kelihatan, pake komputer bisa dihover.

    Meski avatar dan blog beda, tapi yang punya blog tetep tahu orangnya sama: karena IPnya sama.

  23. Selain memberikan komentar-saya juga sengaja menampilkan foto saya yang gede-blengah-blengah kayak sapi ha ha ha. Dari jauh dah kelihatan kumisnya yang jarang tuh mbak.

    Berkomentar memang sebaiknya berisi, bukan hanya mengejar target pertamax atau jumlah komentar.

    Sudah nggak sibuk ya mbak, soalnya ada kerinduan dalam kalbu deh.

    Salam hangat dari Surabaya
    .-= Pakde Cholik´s selesai [nulis] ..Mudahnya Bilang Gampang =-.

    Masak guantenge puol gitu dibilang sapi tho PakDhe…

  24. cara yang paling ideal tentu saja dengan membaca seluruh tulisan lalu memberikan komentar yang spesifik dan pemilik blog tahu bahwa kita benar2 membaca tulisannya 🙂
    .-= wira´s selesai [nulis] ..Blog Baru Semangat Baru =-.

    Setelah dibaca, bikin bedanya dengan dikasih warna biru atau merah yang menyeramkan, trus digaris bawahi, di bold, dan lainnya, gitu, Bli.. Hahahaha…..

  25. Karena keterbatasan waktu, saya mencoba blogwalking pada siapa yang berkunjung ke blog saya, dan mencoba mencari tulisan yang kira2 dapat saya beri komentar. Sedihnya jika saya hanya mampu baca tulisan tsb, namun tak bisa beri komentar karena kompetensi yang beda.

    Jadi, saya memberi komentar karena memang saya memahami isi tulisan….
    .-= edratna´s selesai [nulis] ..Musim hujan telah tiba? =-.

    Iya bu, daripada memberikan komentar asal bunyi, memang lebih baik “memilih” tulisan mana yang bisa dikomentari.

    Terimakasih sudah berkunjung balik ke blog saya. Salam.

  26. Saya tidak punya trik apa-apa mbak Isnu, kecuali membiasakan menggunakan “kata sebutan” kepada empunya blog, karena itu lebih masuk hati pemiliknya. 😆
    .-= Wandi thok´s selesai [nulis] ..Tiada hari tanpa ngeblog =-.

    Ok, Pak Guru Wandi dari kendal… 😆

  27. kalau saya menyukai artikel tersebut dan ingin mengomentarinya maka saya akan coba berkomentar se relevan mungkin. andaikan saya memiliki pembahasan sama, maka akan saya tautkan link saya ke blog tersebut……

    yah, kira-kira seperti itu mungkin… btw salam kenal!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge