Cara Mengosongkan Trash WordPress Secara Otomatis

Trash WordPress sebenarnya sama fungsinya seperti Recycle Bin pada Window, yaitu sebagai fitur penyimpanan data yang diasingkan sebelum dihapus secara permanen. Jadi intinya jika ada konten yang terlanjur di remove, masih bisa dikembalikan dengan syarat konten tersebut belum dikosongkan/dihapus dari trash.

Nah, bagian yang sedikit menyebalkan dari fitur trash ini yaitu anda terpaksa harus menyisihkan sedikit waktu untuk mengosongkan trash wordpress, apalagi bagi blogger yang sangat menghargai waktu. Lantas kenapa kita harus rutin menjaga trash agar tetap kosong? Karena jika trash terisi oleh beban konten yang tidak perlu, maka quota space dari host anda akan termakan secara sia-sia.

Dalam pembahasan ini, saya akan menunjukkan kepada anda bagaimana cara mengosongkan trash secara otomatis rutin Β tiap hari, tiap minggu, atau sesuai dengan keinginan anda.

Oke, kita mulai – Yang harus Anda lakukan adalah membuka file wp-config.php Anda. File ini terletak di direktori file teratas.
Tambahkan kode : define(‘EMPTY_TRASH_DAYS’, 1 ); //Integer is the amount of days

Lihat kode diatas! Kode diatas bernilai, 1 (1 hari), itu artinya trash wordpress akan terhapus secara otomatis tiap hari. Jika ingin menghapus trash wordpress tiap minggu, maka isikan dengan nilai 7, dan seterusnya. Jika anda sama sekali tidak menginginkan fitur trash, isikan dengan angka 0. Gampang bukan? Semoga bermanfaat!

~~~

Tulisan ini karya Monza Aulia, pemilik Monzabyte. Jika Anda ingin menulis di Isnuansa.Com, baca ketentuannya di halaman Guest Blogger.

Author: isnuansa

Emak dengan satu anak yang hobi nulis. Memilih tidur kalau ada waktu luang. Follow saya di twitter: @isnuansa

22 thoughts on “Cara Mengosongkan Trash WordPress Secara Otomatis”

    1. sama-sama πŸ˜€

      TAMBAHAN: Bagi anda yang tidak menemukan code diatas, tambahkan saja kode diatas ke bawah define ‘NONCE_SALT’ . Sorry, lupa ditulis hehehe

  1. konten yang dimaksud itu berisi postingan2 yg ngak jadi dipublish kan? plugin juga masuk ngak? atau theme yg didelete? atau ada semacam cache di wordpress sehingga harus diclearkan?

  2. Saya jadi diingatkan dengan tulisan serupa Mas Rismaka setahun yang lalu, hanya saja tidak semua orang perlu fitur ini, manual lebih baik – IMHO.

    1. Iya sih, tergantung situasi, tapi semua teman-teman blogger saya yg di digitalpoint memakai fitur ini, mereka sepertinya orang-orang yang terlalu sibut πŸ˜€

  3. wehehehe… kalau saya karena blog belum ramai masih pakai cara manual πŸ˜€
    trims infonya sangat bermanfaat :mrgreen:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge