<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?> <rss
version="2.0"
xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
> <channel><title>isnuansa.com &#187; Blog</title> <atom:link href="http://isnuansa.com/category/blog/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" /><link>http://isnuansa.com</link> <description>Tempat Curhatnya Isnuansa</description> <lastBuildDate>Wed, 08 Feb 2012 01:30:10 +0000</lastBuildDate> <language>en</language> <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod> <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency> <item><title>Semua Ciri Blogger Sombong Ada Di Saya</title><link>http://isnuansa.com/semua-ciri-blogger-sombong-ada-di-saya/</link> <comments>http://isnuansa.com/semua-ciri-blogger-sombong-ada-di-saya/#comments</comments> <pubDate>Thu, 02 Feb 2012 10:32:48 +0000</pubDate> <dc:creator>isnuansa</dc:creator> <category><![CDATA[Blog]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://isnuansa.com/?p=5065</guid> <description><![CDATA[Iseng, saya cari di Google tentang berbagai alasan yang membuat seorang blogger memberi label &#8220;Blogger Sombong&#8221; kepada blogger lainnya. Dan dhuaarrr, ternyata [meski alasannya ya itu-itu doang] saya memiliki semua ciri yang dituduhkan terhadap blogger sombong itu: Menolak Tukar Link Tuduhannya selalu pada Page Rank yang lebih tinggi, sehingga menolak yang masih nol. Meski memang [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Iseng, saya cari di Google tentang berbagai alasan yang membuat seorang blogger memberi label <em><strong>&#8220;Blogger Sombong&#8221;</strong></em> kepada blogger lainnya. Dan <em>dhuaarrr</em>, ternyata [meski alasannya ya itu-itu doang] saya memiliki semua ciri yang dituduhkan terhadap blogger sombong itu:</p><h2>Menolak Tukar Link</h2><p>Tuduhannya selalu pada <a
href="http://isnuansa.com/pentingnya-page-rank/" target="_blank">Page Rank yang lebih tinggi</a>, sehingga menolak yang masih nol. Meski memang bisa jadi benar itu salah satunya, tapi masih banyak alasan lain. Ada karena memang tidak menerima seperti saya. Diajak oleh Om Priyadi yang page rank-nya 7 pun saya juga tetep nggak mau. <img
src='http://isnuansa.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt="icon mrgreen Semua Ciri Blogger Sombong Ada Di Saya" class='wp-smiley' title="Semua Ciri Blogger Sombong Ada Di Saya" /> <em>*dilempar lensa sama Om Pri*</em> Ada juga yang mempertimbangkan halaman blog yang menjadi tidak sesuai panjang sidebar-nya jika terus ditambah dengan daftar blog yang makin banyak. Atau, dia mengambil kebijakan hanya mau tukar link dengan tema blog yang sejenis. Sila dilihat dulu, kalau blog update tiap hari nembak keyword-keyword panas, ya jangan ngajak yang nulis resep masakan. <img
src='http://isnuansa.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt="icon lol Semua Ciri Blogger Sombong Ada Di Saya" class='wp-smiley' title="Semua Ciri Blogger Sombong Ada Di Saya" /> Ada juga yang trauma dengan tukar link karena setelah beberapa saat, toh akhirnya link blog diturunkan juga.</p><p>Cap blogger sombong ini paling banyak ya diberikan pada blogger yang menolak tukar link. Tapi <em>nggak</em> perlu khawatir kok, karena mungkin jumlahnya seimbang antara yang suka memberi cap, dan yang ada di pihak lainnya. <img
src='http://isnuansa.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt="icon lol Semua Ciri Blogger Sombong Ada Di Saya" class='wp-smiley' title="Semua Ciri Blogger Sombong Ada Di Saya" /></p><h2>Nggak Balas / Pilih-pilih Jawab Komentar</h2><p>Entah kalau <em>temen-temen</em> semua melihatnya <em>gimana</em>, tapi saya percaya tidak semua komentar itu sama. Ada yang diberikan tanpa membaca, memberi komentar, ada yang cuma nanya kabar, ada yang serius, ada juga pertanyaan yang wajib dijawab. Buat yang komentarnya cuma satu dua, mungkin bisa meluangkan waktu menjawab satu persatu, meski itu komentar yang hanya nanya kabar, nggak nyambung dengan tulisan karena nggak baca dan tujuannya nyebar link blog saja.</p><p>Meskipun nggak dijawab satu per satu, saya sih percaya semua komentar yang masuk ke blog manapun pasti dibaca sama pemilik blognya. Sampai saat ini, nggak pernah lebih dari 50 komentar yang saya terima setiap harinya dari 600 tulisan yang sudah ada, jadi masih ada lah waktu buat baca satu per satu. Masalah menjawab, ya hanya dipilih saja sesuai dengan kebutuhan mana yang perlu dijawab, mana yang tidak. Sombong? <img
src='http://isnuansa.com/wp-includes/images/smilies/icon_redface.gif' alt="icon redface Semua Ciri Blogger Sombong Ada Di Saya" class='wp-smiley' title="Semua Ciri Blogger Sombong Ada Di Saya" /></p><h2>Tidak Mau Berkunjung Balik</h2><p>Sampai saat ini saya bertanya-tanya, dari mana sih kita bisa mengecek si pemilik blog itu sudah melakukan kunjungan balik atau tidak? Kalau tidak komentar balik, lantas tidak dianggap berkunjung balik? Satu paket <em>gitu</em>, ya?</p><p>Jujur, meski berkunjung balik, saya jarang mau meneruskan membaca salah satu tulisannya dan berkomentar pada blog dengan latar belakang warna hitam, dan blog yang sehari update lebih dari 5 artikel tapi isinya keyword semua. Saya akan coba cari <em>&#8220;tulisan normal&#8221;</em> yang kira-kira bisa dikomentari, kalau nggak ada ya kabur. Mau gimana lagi? <img
src='http://isnuansa.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt="icon lol Semua Ciri Blogger Sombong Ada Di Saya" class='wp-smiley' title="Semua Ciri Blogger Sombong Ada Di Saya" /></p><p>Oiya, <a
href="http://isnuansa.com/ingin-sekali-berkomentar-di-blog-anda-tapi/" target="_blank">saya juga mau komentar di blog Anda, tapi&#8230;</a></p><p>Ada lagi yang terlewat dari ciri blogger sombong? Buat yang sering kopdar, mungkin <em><strong>&#8220;Nggak Mau Nyapa Duluan&#8221;</strong></em> bisa dimasukkan ke dalam list. <em><strong>#EH</strong></em></p><p><em><strong>Menurut teman-teman?</strong></em></p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://isnuansa.com/semua-ciri-blogger-sombong-ada-di-saya/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>59</slash:comments> </item> <item><title>Halaman Tentang Saya Yang Baru</title><link>http://isnuansa.com/halaman-tentang-saya-yang-baru/</link> <comments>http://isnuansa.com/halaman-tentang-saya-yang-baru/#comments</comments> <pubDate>Sat, 21 Jan 2012 03:49:35 +0000</pubDate> <dc:creator>isnuansa</dc:creator> <category><![CDATA[Blog]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://isnuansa.com/?p=4966</guid> <description><![CDATA[Saya barusaja mengubah halaman Tentang Saya yang semula berbunyi: Isnuansa Maharani, Female, 31, Jakarta &#8211; Bekasi &#8211; Klaten, Menulis segala hal yang terlintas di kepala. Berbicara dalam takaran yang berlebih. Berjalan pagi dengan hak sepatu tinggi yang mulai menipis. Mengejar bis kota yang penuh sesak dan berbau khas. Minum kopi jenis tertentu setiap ada waktu. [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Saya barusaja mengubah halaman <a
href="http://isnuansa.com/tentang-saya/" target="_blank">Tentang Saya</a> yang semula berbunyi:</p><p><img
class="size-medium wp-image-1019 alignnone" style="margin: 10px;" title="isnuansa" src="http://isnuansa.com/wp-content/uploads/2009/05/isnuansa-199x300.jpg" alt="isnuansa 199x300 Halaman Tentang Saya Yang Baru" width="100" height="150" /></p><p>Isnuansa Maharani,</p><p>Female,</p><p>31,</p><p>Jakarta &#8211; Bekasi &#8211; Klaten,</p><p>Menulis segala hal yang terlintas di kepala. Berbicara dalam takaran yang berlebih. Berjalan pagi dengan hak sepatu tinggi yang mulai menipis. Mengejar bis kota yang penuh sesak dan berbau khas. Minum kopi jenis tertentu setiap ada waktu. Pengen bisa naik vespa sendiri keliling kota. Telah menemukan <em>soulmate</em> yang selama ini dicari. <img
src='http://isnuansa.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt="icon wink Halaman Tentang Saya Yang Baru" class='wp-smiley' title="Halaman Tentang Saya Yang Baru" /></p><p>Kenal lebih dekat? <a
href="http://twitter.com/isnuansa/">Follow twitter saya ya</a>.</p><p>&#8212;&#8211;</p><p><strong>Detail.</strong></p><p>Beberapa waktu yang lalu saya memang agak ’pelit’ berbagi informasi tentang diri saya. Hanya menulis sangat singkat, yang mungkin buat beberapa orang tidak akan mendapatkan gambaran yang nyata tentang saya.</p><p>Sampai saya menyadari bahwa kolom komentar di bawah masih tetap kosong melompong, padahal dalam satu bulan terakhir, lebih dari 100 orang telah mengakses halaman ini. Dan mereka berada cukup lama di halaman ini, sekitar 1 menit 30 detik rata-rata.</p><p>Apa yang dapat saya pelajari?</p><p>Blogger ingin tahu tentang pribadi pemilik sebuah blog. Bagaimana orangnya, apakah kegiatannya, dan sebanyak mungkin informasi lainnya yang bisa mereka peroleh.</p><p>Terinspirasi oleh dua orang pendahulu saya dan beberapa blogger lain yang juga membuat halaman <em>Tentang Saya</em> milik mereka secara spektakuler, saya kemudian duduk selama satu hari khusus untuk menuliskan halaman ini dan berharap pembaca dapat mengetahui siapa saya sebenarnya.</p><p>Doh, terlalu serius ya gaya penulisannya? Terbawa saat saya menulis postingan nih&#8230;</p><p><strong>Masa Kecil. </strong></p><p>Nama lengkap saya Isnuansa Maharani, tetapi orang biasa memanggil saya dengan Nunik. Nunik adalah nama pemberian Kakek, awalnya orang tua akan memanggil dengan Iis, tetapi karena Oom saya [Alm] bernama Isworo dan dipanggil Is, maka saya dicarikan nama panggilan yang lain.</p><p>Nu diambil dari <strong>isNUansa</strong>. Ni diambil dari <strong>maharaNI</strong>. <strong>NUNI + K</strong>.</p><p>Nunik dilahirkan di Klaten, kota asal usul kedua orang tua saya. Di sebuah Rumah Sakit yang tidak jauh dari rumah [jalan kaki 3 menit doang], 30 tahun yang lalu, tepatnya 25 Maret 1980. Dari 11 bayi yang lahir pada hari yang sama di rumah sakit tersebut, saya satu-satunya perempuan. Mungkin itulah yang menyebabkan saya sedikit tomboi. <img
src='http://isnuansa.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt="icon wink Halaman Tentang Saya Yang Baru" class='wp-smiley' title="Halaman Tentang Saya Yang Baru" /></p><p>Sejak kecil saya memilih hidup mandiri bersama Simbah, daripada berpindah-pindah mengikuti orang tua mencari nafkah. Terbiasa menentukan pilihan sendiri, mengurus diri sendiri.</p><p><strong> Kini.</strong></p><p>Saat SMP, meskipun meraih peringkat di kelas, saya masih belum begitu PD. Masuk ke SMA pun, saya bukan siapa-siapa. Nggak terlalu menonjol. Sampai dengan SMA, saya masih bersekolah di Klaten.</p><p>5 tahun berikutnya saya habiskan di Bandung untuk menimba ilmu di Perguruan Tinggi. Dan setelah lulus, bekerja hingga kini di Jakarta.</p><p><strong>Aktifitas Ngeblog. </strong></p><p>Memiliki sebuah blog sejak <strong>2005</strong>, dan sangat menikmati menjadi seorang blogger. Beberapa kali sempat mengikuti Kopdar dengan beberapa blogger Jakarta, namun selalu ’gagal’ hadir di Pesta Blogger.</p><p>Sampai sekarang saya memang tidak aktif di komunitas tertentu, tetapi tidak menutup kemungkinan untuk sesekali mengikuti Kopdar jika diundang. <img
src='http://isnuansa.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt="icon wink Halaman Tentang Saya Yang Baru" class='wp-smiley' title="Halaman Tentang Saya Yang Baru" /></p><p>Tipe tulisan saya beberapa kali berubah haluan. Dari awal membuat blog, tagline yang saya gunakan adalah: Murni Curhatan Isnuansa. Awalnya mengisahkan cerita kehidupan saya sehari-hari. Dan kelamaan agak berbau politik. Namun akhirnya berganti topik lebih kepada tema blogging.</p><p>Saya suka menulis. Jika ditanyakan kepada mantan pacar saya <img
src='http://isnuansa.com/wp-includes/images/smilies/icon_redface.gif' alt="icon redface Halaman Tentang Saya Yang Baru" class='wp-smiley' title="Halaman Tentang Saya Yang Baru" /> pasti mereka pernah menerima surat cinta. Ya! Meskipun jaman sudah canggih, media internet [email, chat], komunikasi [handphone, SMS, MMS] dan lainnya bisa digunakan, saya tetap bisa menulis dengan tangan dan menyatakan cinta lewat surat!</p><p>Hingga hari ini masih menyukai hidup sendiri, sedang berusaha menemukan pasangan hidup yang tepat.</p><p><strong>Suka Vs. Tidak Suka. </strong></p><p>Lebih suka memakai celana panjang dan sepatu keds daripada harus memakai rok dan bersepatu high heels. Jarang mandi, terutama ketika libur, dan suka tidur di rumah daripada kelayapan jalan ke Mall.</p><p>Pekerjaan rumah yang paling sering dilakukan adalah mencuci pakaian, daripada memasak atau menyetrika. Panas!</p><p>Menghabiskan beberapa cangkir kopi dalam sehari, tetapi tidak merokok. Papa dan adik laki-laki saya juga nggak ngrokok. Jadi, rumah bebas asap.</p><h2>Menjadi:</h2><p>Isnuansa Maharani, 31 tahun, saat ini tinggal di Jakarta. Panggil saja saya Nunik. Suami saya juga seorang blogger yang menulis di <a
href="http://giewahyudi.com/" target="_blank">GieWahyudi.Com</a>. Kami berdua memiliki hobi jalan-jalan, dan menuliskannya di <a
href="http://www.jalanjalanyuk.com/" target="_blank">JalanJalanYuk.Com</a>.</p><p>Saya ngeblog sejak 2005 di blogspot, dan kemudian pindah ke Isnuansa.Com ini sejak Desember 2007. Tulisan di blog ini sudah berjumlah 600 judul, dengan tema blogging dan cerita kehidupan sehari-hari, termasuk tulisan tentang jalan-jalan juga. Daftar semua tulisan saya bisa dilihat di halaman <a
href="http://isnuansa.com/arsip-tulisan/" target="_blank">Arsip</a>, dan berusaha menulis minimal dua tulisan dalam satu minggu.</p><p>Menjadi blogger, bisa membawa saya jalan-jalan gratis ke <a
href="http://isnuansa.com/pantai-kuta-tujuan-wisata-utama-bali/" target="_blank">Bali</a>, <a
href="http://isnuansa.com/simpatizone-friday-movie-mania-singapore-nobar-harry-potter-7/" target="_blank">Singapore</a>, bahkan <a
href="http://isnuansa.com/jalan-jalan-di-hongkong-disneyland-pengalaman-tak-terlupa/" target="_blank">Hongkong</a>. Ada yang mau nawarin saya jalan-jalan gratis lagi? <img
src='http://isnuansa.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt="icon lol Halaman Tentang Saya Yang Baru" class='wp-smiley' title="Halaman Tentang Saya Yang Baru" /> Saya bisa dihubungi melalui halaman Kontak blog ini, melalui email ke saya[at]isnuansa[dot]com, atau menambahkan saya sebagai teman di <a
href="http://www.facebook.com/isnuansa" target="_blank">Facebook</a>, dan follow <a
href="http://www.twitter.com/isnuansa/" target="_blank">Twitter</a>.</p><p>Sekilas tentang saya juga bisa dibaca di:<br
/> <a
href="http://www.blogodolar.com/saling-berhadapan-6-isnuansa-maharani-vs-iskandaria/" target="_blank">Saling Berhadapan: Isnuansa Maharani Vs Iskandaria</a><br
/> <a
href="http://darinholic.com/blogger-interview-isnuansa.html" target="_blank">Blogger Interview: Isnuansa</a></p><p
style="text-align: center;">~~~</p><p
style="text-align: center;"><em><strong>Ayo dikomentari, lebih bagus yang mana ya?</strong></em></p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://isnuansa.com/halaman-tentang-saya-yang-baru/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>28</slash:comments> </item> <item><title>Cara Mengubah Author Di Blog WordPress</title><link>http://isnuansa.com/cara-mengubah-author-di-blog-wordpress/</link> <comments>http://isnuansa.com/cara-mengubah-author-di-blog-wordpress/#comments</comments> <pubDate>Sun, 08 Jan 2012 07:34:22 +0000</pubDate> <dc:creator>isnuansa</dc:creator> <category><![CDATA[Blog]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://isnuansa.com/?p=4874</guid> <description><![CDATA[Blog saya kan menerima Guest Blogger. Sampai saat ini sudah ada 28 tulisan yang masuk dalam kategori tersebut. Pas saya cek Author di setiap tulisan tersebut, hanya 1 orang yang Author-nya berbeda, yaitu Satrya. Diam-diam [karena bisa masuk ke blog ini, haha] dia membuat Author baru untuk dirinya sendiri, Satrya sebagai kontributor saat menulis Guest [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Blog saya kan menerima <a
href="http://isnuansa.com/guest-blogger/"><em>Guest Blogger</em></a>. Sampai saat ini sudah ada <strong>28</strong> tulisan yang masuk dalam kategori tersebut. Pas saya cek <em>Author</em> di setiap tulisan tersebut, hanya <strong>1</strong> orang yang <em>Author</em>-nya berbeda, yaitu <a
href="http://margasatrya.com/" target="_blank">Satrya</a>. Diam-diam [<em>karena bisa masuk ke blog ini, haha</em>] dia membuat <em>Author</em> baru untuk dirinya sendiri, Satrya sebagai kontributor saat menulis <em>Guest Post</em> untuk isnuansa.com.</p><p><img
class="alignnone" style="border: 2px solid black;" title="Satrya Sebagai Author" src="https://lh5.googleusercontent.com/-YORMYk2Gr3A/TwQFADogKSI/AAAAAAAAB-w/a8Kp_91hf28/s800/Kerjaan%252520Satrya.png" alt="Kerjaan%252520Satrya Cara Mengubah Author Di Blog Wordpress" width="570" height="83" /></p><p>Meskipun di setiap tulisan yang ditulis oleh orang lain saya akan menjelaskan pada awal atau akhir tulisan bahwa itu bukan saya yang buat, tetapi <em>Author</em> di bawah judul selama ini tertulis: <em><strong>by: Isnuansa</strong></em>.</p><p><img
class="alignnone" style="border: 2px solid black;" title="Guest Blogger Salah Author" src="https://lh5.googleusercontent.com/-t6-yt8j0aCw/TwQE9qc2L6I/AAAAAAAAB-g/DxVrF5G09DU/s640/Guest%252520Blogger.png" alt="Guest%252520Blogger Cara Mengubah Author Di Blog Wordpress" width="576" height="150" /></p><p>Setelah sadar, saya berencana untuk <strong>mengubah <em>Author</em> yang semula <em>Isnuansa</em> menjadi <em>Guest Blogger</em></strong> khusus di tulisan yang dibuat oleh orang lain.</p><p>Caranya?</p><p><img
class="alignnone" style="border: 2px solid black;" title="Mengubah Author Blog WordPress" src="https://lh6.googleusercontent.com/-J0ysT8wTX_s/TwQE9t9bNeI/AAAAAAAAB-k/P6W4khq0440/s640/Ubah%252520Author%252520Blog.png" alt="Ubah%252520Author%252520Blog Cara Mengubah Author Di Blog Wordpress" width="576" height="392" /></p><p>Gampang. Perhatikan gambar di atas. Langkah pertama adalah menambahkan <em><strong>User</strong></em> pada blog Anda. Dalam kasus saya, saya menambahkan nama &#8220;<em><strong>Guest Blogger</strong></em>&#8221; pada <em>user</em> saya, dengan status kontributor. Idealnya memang membuatkan masing-masing <em>Guest Blogger</em> sebuah nama <em>user</em> sendiri, seperti Satrya pada contoh gambar paling atas. Tetapi berhubung sudah lumayan banyak yang menulis di sini, dan membutuhkan waktu lebih lama untuk membuat banyak <em>user</em> dan kemudian mencocokan satu per satu antara <em>user</em> dan judul tulisannya, maka saya memilih menggunakan <em>Guest Blogger</em> saja untuk mewakili mereka semua. <img
src='http://isnuansa.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt="icon lol Cara Mengubah Author Di Blog Wordpress" class='wp-smiley' title="Cara Mengubah Author Di Blog Wordpress" /></p><p>Langkah kedua, buka <em>Post</em> berdasarkan Kategori. Bersyukur, saya cukup tertib untuk memasukkan tulisan orang lain dalam satu kategori yang sama, yaitu <em>Guest Blogger</em>. Akan terlihat deretan judul tulisan yang masuk dalam kategori terpilih. Selanjutnya ya tinggal gampang. Klik <em>Quick Edit</em>, pilih menu <em>drop down</em> pada bagian <em>Author</em>, sesuaikan dengan <em>User</em> yang baru.</p><p><em><strong>Ada masalah atau masih belum paham? Silakan meninggalkan komentar. <img
src='http://isnuansa.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt="icon wink Cara Mengubah Author Di Blog Wordpress" class='wp-smiley' title="Cara Mengubah Author Di Blog Wordpress" /> </strong></em></p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://isnuansa.com/cara-mengubah-author-di-blog-wordpress/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>17</slash:comments> </item> <item><title>Kenapa Halaman Blog Tidak Ditemukan?</title><link>http://isnuansa.com/kenapa-halaman-blog-tidak-ditemukan/</link> <comments>http://isnuansa.com/kenapa-halaman-blog-tidak-ditemukan/#comments</comments> <pubDate>Mon, 02 Jan 2012 10:10:50 +0000</pubDate> <dc:creator>isnuansa</dc:creator> <category><![CDATA[Blog]]></category> <category><![CDATA[Broken Link Checker]]></category> <category><![CDATA[CommentLuv]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://isnuansa.com/?p=4857</guid> <description><![CDATA[Pernah blogwalking ke rumah teman-teman blogger dan mendapati blog mereka hilang dari tempatnya? Atau hanya sekedar nggak bisa dibuka? Saya sering. Makanya saya pasang plugin Broken Link Checker agar segera tahu jika ada tautan atau link yang rusak dan langsung menghapusnya.  Kenapa halaman blog bisa tidak ditemukan? Berikut beberapa diantaranya. Disuspend Buat yang ngeblognya di [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Pernah <a
href="http://isnuansa.com/blogwalking-arti-tujuan-manfaat/" target="_blank">blogwalking</a> ke rumah teman-teman blogger dan mendapati blog mereka hilang dari tempatnya? Atau hanya sekedar nggak bisa dibuka? Saya sering. Makanya saya pasang plugin <em>Broken Link Checker</em> agar <a
href="http://isnuansa.com/hapus-tautan-yang-rusak-di-blog-anda/" target="_blank">segera tahu jika ada tautan atau link yang rusak dan langsung menghapusnya</a>.  Kenapa halaman blog bisa tidak ditemukan? Berikut beberapa diantaranya.</p><h2>Disuspend</h2><p><img
class="alignnone" title="Blog Disuspend" src="https://lh5.googleusercontent.com/-QeBkE06YUL8/TwFxcAWHjFI/AAAAAAAAB9c/3PxA6QXztQQ/s640/disuspend.png" alt="disuspend Kenapa Halaman Blog Tidak Ditemukan?" width="576" height="99" /></p><p>Buat yang ngeblognya di wordpress dot com, memang harus lebih hati-hati karena ketidaktahuan bisa menyebabkan akun di<em>suspend</em>. Biasanya karena dipakai jualan, ikut kontes <a
href="http://isnuansa.com/tukar-link-vs-seo/" target="_blank">SEO</a>, atau punya banyak link afiliasi. Hal itu melanggar TOS dan bisa mengakibatkan blog di<em>suspend</em>.</p><h2>Blognya Dihapus</h2><p><img
class="alignnone" title="Blog Dihapus" src="https://lh3.googleusercontent.com/-rov4UJ1YWg8/TwFxbsCLf7I/AAAAAAAAB9U/ksL6Zo6XKik/s640/dihapus%252520blognya.png" alt="dihapus%252520blognya Kenapa Halaman Blog Tidak Ditemukan?" width="576" height="225" /></p><p>Kalau ini saya nggak ngerti alasannya. Apa karena sudah bosan ngeblog? Atau, karena frustasi akunnya di<em>banned</em> sama <em>Google Adsense</em>? Pernah melakukan kesalahan, isi blognya kopi paste semua, dan sadar lalu memulai lagi ngeblog di tempat yang baru? Entahlah. Hanya blogger tersebut dan Tuhan yang tahu. <img
src='http://isnuansa.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt="icon lol Kenapa Halaman Blog Tidak Ditemukan?" class='wp-smiley' title="Kenapa Halaman Blog Tidak Ditemukan?" /></p><h2>Hanya Beberapa Tulisannya Yang Dihapus</h2><p><img
class="alignnone" title="Tulisannya saja yang dihapus dari blog" src="https://lh6.googleusercontent.com/-z5VFGgfpins/TwFxbpd2BpI/AAAAAAAAB9Y/qV2hv34S4D0/s640/dihapus%2525202.png" alt="dihapus%2525202 Kenapa Halaman Blog Tidak Ditemukan?" width="576" height="452" /></p><p><img
class="alignnone" title="Tulisan blog dihapus" src="https://lh3.googleusercontent.com/-KZ3wnKSjSVs/TwFxcKbViPI/AAAAAAAAB9g/nGO-CibhHHE/s640/dihapus%2525201.png" alt="dihapus%2525201 Kenapa Halaman Blog Tidak Ditemukan?" width="576" height="423" /></p><p>Dari <em>Broken Link Checker</em>, saya paling sering menemukan jenis yang ini. Blognya masih ada dan aktif <em>update</em>, hanya beberapa tulisannya saja yang dihapus. Blog saya kan memasang plugin <em>CommentLuv</em> juga, sehingga selain link blog, juga di<em>index</em> tulisan terbaru blogger tersebut <a
href="http://isnuansa.com/7-alasan-tetap-berkomentar-meski-tidak-ingin/" target="_blank">ketika meninggalkan komentar</a>. Nah, selang beberapa waktu, ada saja tulisan-tulisan yang kemudian menghilang dari blog teman-teman saya. Saya juga nggak mau menduga-duga apa penyebabnya sehingga yang bersangkutan merasa perlu membersihkan blognya dari tulisan-tulisan lama, yang seharusnya bisa menjadi arsip.</p><h2>Semua Arsipnya Menghilang</h2><p><img
class="alignnone" title="Arsip Blog Hilang" src="https://lh3.googleusercontent.com/-O0AY7r_Uzn4/TwF3JYk8OfI/AAAAAAAAB98/VM1TeQFnRfg/s640/arsip%252520hilang.png" alt="arsip%252520hilang Kenapa Halaman Blog Tidak Ditemukan?" width="576" height="257" /></p><p>Saya pernah mengalaminya. Tulisan dari 2005 hingga 2009 hilang. Kalau selama ini saya pernah berkomentar di blog orang lain, dan plugin <em>CommentLuv</em> sudah pernah menangkap <em>feed</em>nya, bisa dibayangkan betapa banyak link rusak yang harus dibersihkan blogger lain dari kerusakan blog saya. Dan rupanya, ada teman juga yang mengalaminya. Tulisan bertahun-tahunnya menghilang. Jadilah saya harus menghapus puluhan link yang rusak.</p><h2>Servernya Down</h2><p><img
class="alignnone" title="Server Down" src="https://lh3.googleusercontent.com/-uEP5wP3-38I/TwF3JCp12WI/AAAAAAAAB94/EqSgKlYuaJU/s640/server%252520down.png" alt="server%252520down Kenapa Halaman Blog Tidak Ditemukan?" width="576" height="270" /></p><p>Buat yang ngeblog pakai <em>hosting</em> berbayar, salah satu yang bisa membuat jengkel dan uring-uringan adalah masalah <em>server</em> yang kadang-kadang suka <em>down</em>. Ketika <em>server down</em> dan plugin <em>Broken Link Checker</em> sedang bekerja, jadilah link-link menuju blog tersebut menjadi putus.</p><h2>Salah Ketik Alamat Blog</h2><p><img
class="alignnone" title="Salah Ketik Alamat Blog" src="https://lh5.googleusercontent.com/-jdCIrvXCl2w/TwF3JSj-NtI/AAAAAAAAB-A/VOr8F-7dGb4/s640/salah%252520ketik.png" alt="salah%252520ketik Kenapa Halaman Blog Tidak Ditemukan?" width="576" height="275" /></p><p>Yang ini sih bisa dibilang agak keterlaluan. Jangan-jangan karena kejar setoran harus berkunjung balik ke banyak blog, sampai ngetik nama blog sendiri aja salah di kolom komentar. Jadinya, ya akan seperti ini kalau diakses: gagal! Lihat gambar, sejak kapan ada <em><strong>Glogspot</strong></em> dan <em><strong>Adnanture</strong></em>? <img
src='http://isnuansa.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt="icon lol Kenapa Halaman Blog Tidak Ditemukan?" class='wp-smiley' title="Kenapa Halaman Blog Tidak Ditemukan?" /></p><p>Sebenernya masih ada satu lagi kasus yang saya temukan. Hanya saja saya nggak ngerti penjelasannya ini kenapa. Jika dibuka, selalu terhubung ke <em><strong>OpenDNS Guide</strong></em>. Apa ini masuk ke kategori <em>server</em> yang <em>down</em> juga? Ada yang bisa bantu jawab?</p><p><img
class="alignnone" title="Open DNS Guide" src="https://lh5.googleusercontent.com/-2jAn6_UmPEE/TwF7w3SIPeI/AAAAAAAAB-U/nXWfj2YiTs4/s640/Open%252520DNS%252520Guide.png" alt="Open%252520DNS%252520Guide Kenapa Halaman Blog Tidak Ditemukan?" width="576" height="221" /></p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://isnuansa.com/kenapa-halaman-blog-tidak-ditemukan/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>45</slash:comments> </item> <item><title>Blog Suami Memberi Banyak Pengunjung</title><link>http://isnuansa.com/blog-suami-memberi-banyak-pengunjung/</link> <comments>http://isnuansa.com/blog-suami-memberi-banyak-pengunjung/#comments</comments> <pubDate>Fri, 04 Nov 2011 05:23:41 +0000</pubDate> <dc:creator>isnuansa</dc:creator> <category><![CDATA[Blog]]></category> <category><![CDATA[Kunjungan]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://isnuansa.com/?p=4687</guid> <description><![CDATA[Membaca sumber kunjungan ke blog Isnuansa.Com di Google Analytics, saya baru menyadari jika situs perujuk (Referring Sites) yang selama ini, sudah banyak berbeda. Salah satunya adalah muncul Giewahyudi.Com di nomer 4 setelah google.co.id, Indonesia Matters dan Facebook. Situs perujuk hanya memberikan 10,09% pengunjung dari jumlah total pengunjung blog ini. Tak begitu banyak memang. Meski begitu, [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Membaca sumber kunjungan ke blog <a
href="http://isnuansa.com/" target="_blank">Isnuansa.Com</a> di Google Analytics, saya baru menyadari jika situs perujuk (<em>Referring Sites</em>) yang selama ini, sudah banyak berbeda. Salah satunya adalah muncul <a
href="http://giewahyudi.com/" target="_blank">Giewahyudi.Com</a> di nomer <strong>4</strong> setelah google.co.id, Indonesia Matters dan Facebook.</p><p><img
class="alignnone" title="Situs Perujuk dibaca dari Google Analitycs" src="https://lh5.googleusercontent.com/-6ZXAor4j8mU/TrNpsjVDsmI/AAAAAAAABpc/zfOuLFFvP0Y/s640/Analytics%252520Google.png" alt="Analytics%252520Google Blog Suami Memberi Banyak Pengunjung" width="608" height="212" /></p><p>Situs perujuk hanya memberikan <strong>10,09%</strong> pengunjung dari jumlah total pengunjung blog ini. Tak begitu banyak memang. Meski begitu, tetaplah harus mengucap terima kasih kepada situs-situs yang &#8220;membawa&#8221; pengunjung nyasar ke blog saya.</p><h2>Ya pantas, namanya juga blog milik suami.</h2><p>Eits, tunggu dulu. Meski blog suami, tak satupun tautan menuju blog saya ada di halaman berandanya. Oke, saya lantas cari di halaman <a
href="http://goo.gl/H0rtd" target="_blank">Tentang Gie</a>.Tetap nggak ada. Di tulisan-tulisannya pun, seingat saya baru beberapa kali memberi tautan menuju blog ini. Kalaupun ada, tentu susah ditemukan.</p><p>Jadi, satu-satunya kemungkinan adalah dari komentar yang saya tinggalkan di blog suami saya itu.</p><h2>Jadi, komentar bisa mendatangkan banyak kunjungan ya?</h2><p>Tentu. <a
href="http://goo.gl/yhBPO" target="_blank">Blogwalking</a>, memberikan banyak manfaat. Selain biasanya akan dikunjungi balik oleh si pemilik blog di mana kita meninggalkan komentar di sana, kita juga bisa mendapatkan kunjungan dari blogger lain yang membaca komentar kita di blog tersebut. Syaratnya tentu saja, <a
href="http://goo.gl/pumlz" target="_blank">komentar harus unik</a>, jangan asal komentar yang hanya akan <a
href="http://goo.gl/vLOSQ" target="_blank">dianggap sebagai spam</a>.</p><p>~~~<br
/> <em><strong>Masihkah teman-teman rajin berkomentar di blog lain?</strong></em></p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://isnuansa.com/blog-suami-memberi-banyak-pengunjung/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>63</slash:comments> </item> <item><title>Mengapa Memakai Kategori Blog Tanpa Kategori?</title><link>http://isnuansa.com/mengapa-memakai-kategori-blog-tanpa-kategori/</link> <comments>http://isnuansa.com/mengapa-memakai-kategori-blog-tanpa-kategori/#comments</comments> <pubDate>Thu, 15 Sep 2011 15:30:26 +0000</pubDate> <dc:creator>isnuansa</dc:creator> <category><![CDATA[Blog]]></category> <category><![CDATA[Kategori Blog]]></category> <category><![CDATA[Kategorisasi Blog]]></category> <category><![CDATA[Tanpa Kategori]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://isnuansa.com/?p=4564</guid> <description><![CDATA[Jujur, saya sendiri nggak konsisten dalam mengorganisir kategori blog saya ini. Mau merampingkannya menjadi beberapa kategori saja, ya kok masih malas. Membiarkannya seperti yang ada, kok menemukan &#8220;kejanggalan&#8221; tersendiri dengan kategori &#8220;lainnya&#8221; yang merupakan pengganti &#8220;tanpa berkatagori&#8221;. Iseng, saya mencari blog-blog lain yang juga memiliki kategori bawaan jika kita membuat blog: Tanpa Kategori. Menemukan sebuah [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Jujur, saya sendiri nggak konsisten dalam mengorganisir <a
href="http://isnuansa.com/kategori-tulisan-blog-perlukah/">kategori blog</a> saya ini. Mau merampingkannya menjadi beberapa kategori saja, ya kok masih malas. Membiarkannya seperti yang ada, kok menemukan &#8220;kejanggalan&#8221; tersendiri dengan kategori &#8220;<strong>lainnya</strong>&#8221; yang merupakan pengganti &#8220;tanpa berkatagori&#8221;.</p><p
style="text-align: center;"><img
class="aligncenter" title="Tanpa Kategori" src="https://lh6.googleusercontent.com/-rC6QGbc4KXU/TnHWxtXCGwI/AAAAAAAABZ8/LzFf3WzvYcA/s800/Kategori%252520Blog%252520Tanpa%252520Kategori.png" alt="Kategori%252520Blog%252520Tanpa%252520Kategori Mengapa Memakai Kategori Blog Tanpa Kategori?" width="199" height="661" /></p><p>Iseng, saya mencari blog-blog lain yang juga memiliki kategori bawaan jika kita membuat blog: <strong>Tanpa Kategori</strong>. Menemukan sebuah blog yang memiliki jumlah tulisan sangat banyak yang masuk di &#8220;tanpa kategori&#8221;, padahal dia memiliki banyak kategori di blognya. Apakah memang blogger yang sering memasukkan tulisannya ke dalam &#8220;tanpa kategori&#8221; adalah yang sering menyimpang dari tema utama blognya?</p><p>Seperti saya ini, sesungguhnya bingung juga mau dibawa ke mana arah blog ini. <img
src='http://isnuansa.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt="icon lol Mengapa Memakai Kategori Blog Tanpa Kategori?" class='wp-smiley' title="Mengapa Memakai Kategori Blog Tanpa Kategori?" /> #malahcurhat</p><p>Kalau antar kategori yang ada di blog saling tidak berhubungan, memangnya ada masalah? Kan lebih baik kalau dibuatkan kategori baru saja, daripada banyak sekali tulisan yang masuk ke dalam &#8220;tanpa kategori&#8221;. Tapi, kebanyakkan kategori juga terlihat seperti bukan mengorganisir blog.</p><p>Bagaimana menurut teman-teman?</p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://isnuansa.com/mengapa-memakai-kategori-blog-tanpa-kategori/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>53</slash:comments> </item> <item><title>Hari Gini Masih Ada Yang Nggak Tahu Blog?</title><link>http://isnuansa.com/hari-gini-masih-ada-yang-nggak-tahu-blog/</link> <comments>http://isnuansa.com/hari-gini-masih-ada-yang-nggak-tahu-blog/#comments</comments> <pubDate>Sun, 07 Aug 2011 07:43:57 +0000</pubDate> <dc:creator>isnuansa</dc:creator> <category><![CDATA[Blog]]></category> <category><![CDATA[Blogger]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://isnuansa.com/?p=4492</guid> <description><![CDATA[Dahulu, awal-awal tahun 2005 saya mulai mengenal blog. Setiap kali mengetikkan sesuatu di mesin pencari, muncul website-website yang ketika saya klik, isinya adalah cerita pribadi pemiliknya. Saya akhirnya menyadari, bahwa pemilik website tidak hanya sebuah perusahaan (dengan banyak karyawan dan dana besar), tetapi bisa dimiliki juga oleh perorangan. Dengan rasa penasaran yang besar, bagaimana caranya [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Dahulu, awal-awal tahun 2005 saya mulai mengenal blog. Setiap kali mengetikkan sesuatu di mesin pencari, muncul website-website yang ketika saya klik, isinya adalah cerita pribadi pemiliknya. Saya akhirnya menyadari, bahwa pemilik website tidak hanya sebuah perusahaan (dengan banyak karyawan dan dana besar), tetapi bisa dimiliki juga oleh perorangan.</p><p>Dengan rasa penasaran yang besar, bagaimana caranya seorang <em>&#8220;manusia biasa&#8221;</em> *hayyah* bisa memiliki website, saya terus mencari dan mencari jawabannya. <del>Kan, saya pengen juga majang foto-foto narsis dan bisa dikomentari teman-teman. Saya pengen setiap jalan ke mana, makan apa, sama siapa, semua orang bisa tau&#8230;</del> Pada akhirnya, saya tau bahwa website-website pribadi itu namanya <strong>blog</strong>, dan bisa dimiliki secara <strong>gratis</strong>!</p><p>Dari hasil membaca sana sini, akhirnya saya berhasil punya juga sebuah blog gratisan. Meskipun setelah itu jadi bingung sendiri, mau ditulisi apa ya? <img
src='http://isnuansa.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt="icon lol Hari Gini Masih Ada Yang Nggak Tahu Blog?" class='wp-smiley' title="Hari Gini Masih Ada Yang Nggak Tahu Blog?" /></p><p>Proses yang panjang, akhirnya lancar juga menulis satu demi satu pengalaman yang tertuang di blog <strong>&#8220;<a
href="http://isnuansa.com/">Murni Curhatannya Isnuansa</a>&#8220;</strong> ini. Dan dengan bangga juga menyebut diri sendiri seorang <strong>blogger</strong>. Pemilik Blog.</p><p><a
rel="bookmark" href="http://blaugh.com/2006/10/05/what-is-it-boy/"><img
class="comic" title="What is it Boy?" src="http://blaugh.com/cartoons/061005_blog_blog_blog_blog.gif" alt="061005 blog blog blog blog Hari Gini Masih Ada Yang Nggak Tahu Blog?" width="536" height="300" /></a></p><p>Kini, blog sudah bukan barang yang aneh lagi. Jumlah blogger yang mencapai 4 juta (Sumber: <a
href="http://isnuansa.com/blogilicious-milad-jakarta/">Pak Nukman di acara Blogilicious Jakarta</a>) menunjukkan angka yang cukup tinggi, mengingat pengakses internet di Indonesia juga masih terbatas.</p><p>Yang saya geram, sampai saat ini masih banyak juga yang nggak tahu blog itu mahluk apa. Karena ada saja email-email yang masuk via <span
class="removed_link" title="http://isnuansa.com/kontak">kontak saya</span> yang sangat menggelikan.</p><blockquote><p>Bisa pesan yang ukuran 38? Kalau beli 4 harganya jadi berapa ya?</p></blockquote><p>Ini pasti habis membaca tulisan saya tentang <a
href="http://isnuansa.com/joger-oleh-oleh-sendal-dari-bali/">sendal Joger</a>. <del>Untung nggak pernah curcol tentang Bra, jangan-jangan itu ketuker sama ukuran&#8230; *PLAAAKK*</del></p><blockquote><p>Lebaran besok masih melayani untuk ke Pulau Tidung?</p></blockquote><p>Saya dipikir adalah agen tour and travel, padahal <a
href="http://isnuansa.com/pulau-tidung-liburan-sangat-menyenangkan/">hanya berbagi pengalaman saja ke Pulau Tidung</a>.</p><p>Blog itu tempat berbagi informasi, tapi bukan berarti si blogger itu tahu semuanya. Jangan sampai <del>menuduh</del> mengira blogger itu juga otomatis menjual dan menyediakan barang dan jasa yang ditulisnya. <img
src='http://isnuansa.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt="icon lol Hari Gini Masih Ada Yang Nggak Tahu Blog?" class='wp-smiley' title="Hari Gini Masih Ada Yang Nggak Tahu Blog?" /> Mungkin juga pertanyaan-pertanyaan aneh itu muncul karena kebiasaan kita (ya, kita semua para pencari di <em>search engine</em>) yang hanya <em>scanning</em>, bukan <em>reading</em> informasi.</p><p>Teman-teman pernah punya pengalaman juga dengan orang yang nggak ngerti apa itu blog, padahal dia adalah pengakses internet?</p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://isnuansa.com/hari-gini-masih-ada-yang-nggak-tahu-blog/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>48</slash:comments> </item> <item><title>Buku 100 Ide Kreatif Blog</title><link>http://isnuansa.com/buku-100-ide-kreatif-blog/</link> <comments>http://isnuansa.com/buku-100-ide-kreatif-blog/#comments</comments> <pubDate>Mon, 18 Jul 2011 12:31:55 +0000</pubDate> <dc:creator>isnuansa</dc:creator> <category><![CDATA[Blog]]></category> <category><![CDATA[Buku Tentang Blog]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://isnuansa.com/?p=4405</guid> <description><![CDATA[Yang jelas, saya belum pernah nerbitin buku. Tapi saat jalan-jalan ke toko buku hari Minggu kemarin, saya lihat ada buku tentang &#8220;100 Ide Kreatif Blog&#8221; yang menarik perhatian saya. Perasaan dulu udah pernah nimang-nimang, tapi urung beli. Ndilalah, kemarin itu merhatiin dengan teliti. Ada sesuatu yang kayaknya pernah saya lihat. Ini dia sampul bukunya. Saya [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Yang jelas, saya belum pernah nerbitin buku. Tapi saat jalan-jalan ke toko buku hari Minggu kemarin, saya lihat ada buku tentang &#8220;<strong>100 Ide Kreatif Blog</strong>&#8221; yang menarik perhatian saya. Perasaan dulu udah pernah nimang-nimang, tapi urung beli. <em>Ndilalah</em>, kemarin itu <em>merhatiin</em> dengan teliti. Ada sesuatu yang kayaknya pernah saya lihat. Ini dia sampul bukunya.</p><p><img
class="alignnone" title="Buku 100 Ide Kreatif Blog" src="https://lh3.googleusercontent.com/-Vk1uyXHefzI/TiQZtI0yuDI/AAAAAAAABIA/je0Zi6WNrbg/s800/buku.jpg" alt="buku Buku 100 Ide Kreatif Blog" width="600" height="337" /></p><p>Saya <em>perhatiin</em> gambarnya. Apa ya yang aneh? Saya lantas ambil hand phone saya. Mengetikkan sebuah URL, <em>enter</em>. Sekedar memastikan bahwa yang ada di sampul buku itu adalah sesuatu yang saya maksudkan. Maklum, udah nggak pernah dirawat lagi.</p><p><img
class="alignnone" title="Blogku" src="https://lh3.googleusercontent.com/-89j5Mgg3qqw/TiQazkPk1II/AAAAAAAABII/EUe41qmRoLU/s800/isnuansa.png" alt="isnuansa Buku 100 Ide Kreatif Blog" width="608" height="553" /></p><p>Dan ternyata bener. Blog saya masuk di dalam buku <strong>&#8220;100 Ide Kreatif Blog&#8221;</strong>. Tapi saya urung beli bukunya. Kalau ide sih, udah banyak. Yang susah adalah bikin blognya. Ngurus 1 blog aja udah pusing. <img
src='http://isnuansa.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt="icon lol Buku 100 Ide Kreatif Blog" class='wp-smiley' title="Buku 100 Ide Kreatif Blog" /></p><p><img
class="alignnone" title="isi Buku 100 Ide Kreatif Tentang Blog" src="https://lh3.googleusercontent.com/-KYvVL3ZArO8/TiQbdkXoO3I/AAAAAAAABIM/SSIEFB-4CKc/s800/buku%252520%2525282%252529.jpg" alt="buku%252520%2525282%252529 Buku 100 Ide Kreatif Blog" width="600" height="337" /></p><p>Buku itu cocok buat yang baru mau mulai bikin blog dan bingung mau nulis blog tentang apa. Demikian. <img
src='http://isnuansa.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt="icon mrgreen Buku 100 Ide Kreatif Blog" class='wp-smiley' title="Buku 100 Ide Kreatif Blog" /></p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://isnuansa.com/buku-100-ide-kreatif-blog/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>56</slash:comments> </item> <item><title>Komentar Di Tulisan Terbaru Saja, Ya!</title><link>http://isnuansa.com/komentar-di-tulisan-terbaru-saja-ya/</link> <comments>http://isnuansa.com/komentar-di-tulisan-terbaru-saja-ya/#comments</comments> <pubDate>Fri, 15 Jul 2011 10:48:50 +0000</pubDate> <dc:creator>isnuansa</dc:creator> <category><![CDATA[Blog]]></category> <category><![CDATA[Cara Komentar]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://isnuansa.com/?p=4399</guid> <description><![CDATA[Hari ini saya mampir ke sebuah blog. Terasa sepi. Padahal biasanya selalu disesaki oleh komentar. Kebetulan juga, saya iseng berkunjung ke sebuah blog yang sudah hampir setahun tidak saya kunjungi lagi, padahal dulu tulisannya selalu  saya suka. Selalu mengagumi caranya bercerita yang begitu personal. Seperti biasa, blognya juga sepi komentar. Tetapi, rupanya dia masih rajin [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Hari ini saya mampir ke sebuah blog. Terasa sepi. Padahal biasanya selalu disesaki oleh komentar. Kebetulan juga, saya iseng berkunjung ke sebuah blog yang sudah hampir setahun tidak saya kunjungi lagi, padahal dulu tulisannya selalu  saya suka. Selalu mengagumi caranya bercerita yang begitu personal. Seperti biasa, blognya juga sepi komentar. Tetapi, rupanya dia masih rajin menulis. Baguslah, kalau masih banyak yang menulis blog tidak sekedar uang, uang dan uang di benaknya. <img
src='http://isnuansa.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt="icon lol Komentar Di Tulisan Terbaru Saja, Ya!" class='wp-smiley' title="Komentar Di Tulisan Terbaru Saja, Ya!" /></p><p>Komentar di tulisan kita, bagaimanapun juga mempengaruhi cara kita ngeblog. <em>-Baiklah, selalu saja ada pengecualian. Dan saya acungi jempol buat yang tidak terpengaruh.-</em> Komentar itu seperti beban. Kewajiban untuk berkomentar balik ini rupanya tak jauh beda tingkatannya dengan kewajiban kita menulis yang berguna untuk orang banyak. <span
style="text-decoration: underline;">Sama-sama penting</span>. Yang susah adalah mengalokasikan waktunya, apalagi jika komentar yang kita dapat sudah mulai banyak.</p><p>Dan saya mendapat teguran teman blogger karena <a
href="http://isnuansa.com/cara-komentar-di-blog/">aturan komentar di blog saya</a> semakin longgar sehingga banyak <a
href="http://isnuansa.com/komentar-spam-2/"><em>spam</em></a> yang masuk. Tapi saya juga sempat dihubungi melalui email saat saya menutup <em>form</em> komentar di tulisan lama. Bingung sebenernya, mau pilih resiko yang mana. Beberapa waktu lalu saya memang mengaktifkan &#8220;<em>Automatically close comments on articles older than</p> <input
id="close_comments_days_old" name="close_comments_days_old" type="text" value="15" /> days</em>&#8220;. Dan demi mengurangi banyaknya komentar yang tak perlu, saya berencana mengaktifkannya lagi. Maaf.</p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://isnuansa.com/komentar-di-tulisan-terbaru-saja-ya/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>68</slash:comments> </item> <item><title>Cara Menghapus Crawl Error Di Google Webmaster</title><link>http://isnuansa.com/cara-menghapus-crawl-error-di-google-webmaster/</link> <comments>http://isnuansa.com/cara-menghapus-crawl-error-di-google-webmaster/#comments</comments> <pubDate>Mon, 11 Jul 2011 03:00:22 +0000</pubDate> <dc:creator>isnuansa</dc:creator> <category><![CDATA[Blog]]></category> <category><![CDATA[Google Webmasters]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://isnuansa.com/?p=4356</guid> <description><![CDATA[Hayo ngaku, siapa yang pernah menghapus satu atau beberapa judul tulisan di blog? Setelah dihapus, trus ngapain? Padahal, tulisan yang sudah dihapus tersebut terlanjur dicrawl oleh search engine seperti Google. Oleh Google sudah dicatat bahwa halaman tersebut sudah pernah ada. Dan ketika crawler-nya datang lagi buat ngecek halaman tersebut, kehilangan deh dia karena sudah dihapus [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Hayo ngaku, siapa yang pernah menghapus satu atau beberapa judul tulisan di blog? Setelah dihapus, trus ngapain?</p><p>Padahal, tulisan yang sudah dihapus tersebut terlanjur di<em>crawl</em> oleh <em>search engine</em> seperti Google. Oleh Google sudah dicatat bahwa halaman tersebut sudah pernah ada. Dan ketika <em>crawler</em>-nya datang lagi buat ngecek halaman tersebut, kehilangan deh dia karena sudah dihapus sama pemiliknya.</p><p>Kalau hanya ada satu sih, mungkin nggak ada masalah yang begitu berarti. <strong>Tapi kalau banyak?</strong> Ada juga kan blogger <del>ababil</del> yang gonta ganti <em>niche</em> blognya, tapi karena terlalu jauh menyimpangnya, tulisan lamanya dihapus dulu <del>buat menghilangkan jejak</del>. <img
src='http://isnuansa.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt="icon lol Cara Menghapus Crawl Error Di Google Webmaster" class='wp-smiley' title="Cara Menghapus Crawl Error Di Google Webmaster" /></p><p>Biar <em>search engine</em> gampang meng<em>crawl</em> blog kita, ya jangan sampai dia berputar-putar nggak jelas di dalam blog kita. Kita aja kalo jalan trus nemu jalan buntu, nggak suka juga kan? Lha katanya pengen <a
href="http://isnuansa.com/pentingnya-page-rank/"><strong>Page Rank</strong></a>-nya tinggi. Ya harus dicek dong kondisi daleman blog kita sendiri, banyak penyakitnya atau baik-baik saja? <img
src='http://isnuansa.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt="icon mrgreen Cara Menghapus Crawl Error Di Google Webmaster" class='wp-smiley' title="Cara Menghapus Crawl Error Di Google Webmaster" /></p><p>Saya juga bisa dibilang agak malas sih ngecek-ngecek, jadinya pas sekalinya ngecek, udah ada <strong><em>302 crawl errors</em></strong> yang ada di <a
href="http://www.google.com/webmasters/">Google Webmaster</a> saya. Ayo, yang belum pernah nyoba ngecek, buruan <em>check up</em> sendiri!</p><p><img
class="alignnone" title="Google Webmasters" src="https://lh6.googleusercontent.com/-6vro5yykRuw/ThWF7P2oBCI/AAAAAAAABGc/W2cIAEUFUp8/s640/Google%252520Webmaster.png" alt="Google%252520Webmaster Cara Menghapus Crawl Error Di Google Webmaster" width="607" height="274" /></p><p>Klik <strong><em>Diagnostics</em></strong>, lalu klik <strong><em>Crawl Errors</em></strong>. Di situ nanti akan ada data jumlah link yang <strong><em>not found (404)</em></strong>. Untuk menghapusnya, biar cepet, buka di tab yang baru halaman <strong><em>Site Configuration</em></strong>, trus klik <strong><em>Crawler Access</em></strong>, trus klik <strong><em>Remove Url</em></strong>, lanjut klik <strong><em>New Removal Request</em></strong>.</p><p><img
class="alignnone" title="Google Webmaster" src="https://lh5.googleusercontent.com/-yWx6sylWgBo/ThWKccb-3AI/AAAAAAAABGk/n3O20E3Xsgk/s640/Google%252520Webmasters.png" alt="Google%252520Webmasters Cara Menghapus Crawl Error Di Google Webmaster" width="607" height="274" /></p><p>Setelah di<em>paste</em>, akan muncul <em>dropdown</em> dan jangan diubah, biarkan saja pilih <strong><em>Remove Page From Search Result and Cache</em></strong>. Habis itu, <strong><em>Submit Request</em></strong>, selesai. Mudah-mudahan pada saat di<em>crawl</em> selanjutnya, Google sudah nggak bingung lagi menelusuri arsip tulisan di blog teman-teman, dan menghadiahi Page Rank tinggi pada saat update selanjutnya. <img
src='http://isnuansa.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt="icon mrgreen Cara Menghapus Crawl Error Di Google Webmaster" class='wp-smiley' title="Cara Menghapus Crawl Error Di Google Webmaster" /></p><p>Kalau nasib Anda lagi jelek kayak saya, jangan kaget harus <em>copy paste</em> satu per satu link yang <strong><em>not found (404)</em></strong> di halaman <strong><em>New Removal Request</em></strong> tadi. Selamat bekerja! <img
src='http://isnuansa.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt="icon lol Cara Menghapus Crawl Error Di Google Webmaster" class='wp-smiley' title="Cara Menghapus Crawl Error Di Google Webmaster" /></p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://isnuansa.com/cara-menghapus-crawl-error-di-google-webmaster/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>63</slash:comments> </item> <item><title>Notifikasi Komentar Telah Dibalas, Perlukah?</title><link>http://isnuansa.com/notifikasi-komentar-telah-dibalas-perlukah/</link> <comments>http://isnuansa.com/notifikasi-komentar-telah-dibalas-perlukah/#comments</comments> <pubDate>Wed, 15 Jun 2011 02:09:26 +0000</pubDate> <dc:creator>Guest Blogger</dc:creator> <category><![CDATA[Blog]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://isnuansa.com/?p=4255</guid> <description><![CDATA[Oleh : Arief Maulana Halo semua pembaca Isnuansa.com. Ini pertama kalinya saya menulis disini sebagai Guest Blogger. Sudah lama saya ingin menulis disini, hanya saja baru sekarang menemukan ide yang pas. Itupun karena ada beberapa kejadian yang saya alami bersama Mbak Nunik. Semula berawal dari aktivitas blogwalking saya ke blog ini. Terus terang, blognya Mbak [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oleh : <em><a
title="Arief Maulana" href="http://ariefmaulana.com" target="_blank">Arief Maulana</a></em></strong></p><p><a
title="Arief Maulana" href="http://ariefmaulana.com/about-me" target="_blank"><img
style="margin: 0px 10px 4px 0px; display: inline; float: left;" src="http://i383.photobucket.com/albums/oo279/ariefmaulana/AloneIsCool.jpg" alt="AloneIsCool Notifikasi Komentar Telah Dibalas, Perlukah?" align="left" title="Notifikasi Komentar Telah Dibalas, Perlukah?" /></a>Halo semua pembaca Isnuansa.com. Ini pertama kalinya saya menulis disini sebagai Guest Blogger. Sudah lama saya ingin menulis disini, hanya saja baru sekarang menemukan ide yang pas. Itupun karena ada beberapa kejadian yang saya alami bersama Mbak Nunik.</p><p>Semula berawal dari aktivitas blogwalking saya ke blog ini. Terus terang, blognya Mbak Nunik ini salah satu blog fave yang senantiasa saya kunjungi meski tidak rutin. Hasilnya, sekali main ke blog ini saya pasti rapelan baca artikel-artikel disini.</p><p>Saya tergelitik ketika membaca tulisan Mbak Nunik yang berjudul “<a
title="Memancing Lebih Banyak Komentar Di Blog" href="http://isnuansa.com/memancing-lebih-banyak-komentar-di-blog/" target="_blank">Memancing Lebih Banyak Komentar Di Blog</a>”, khususnya pada point 5 (nih saya lampirkan screen shotnya) :</p><p><img
src="http://i383.photobucket.com/albums/oo279/ariefmaulana/01-ImageIsnuansacom.jpg" alt="01 ImageIsnuansacom Notifikasi Komentar Telah Dibalas, Perlukah?" width="500" height="160" title="Notifikasi Komentar Telah Dibalas, Perlukah?" /></p><p><span
id="more-4255"></span></p><p>Saya sendiri senantiasa membalas komentar-komentar yang memang layak untuk dibalas (kalau cuma sekedar komentar “pertamax”, buang-buang waktu saja). Demi menghargai pengunjung blog saya yang sudah meluangkan waktu untuk mampir, membaca, dan meninggalkan jejak dalam bentuk komentar (persis, alasan yang sama dengan Mbak Nunik).</p><p>Maka tentu yang menjadi pertanyaan berikutnya adalah :</p><blockquote><p><strong>“Apakah orang yang kita balas komentarnya tahu?”</strong></p></blockquote><p>Jangan-jangan dia sedang menanti balasan dari kita, tapi tidak tahu apakah komentarnya sudah dibalas atau belum karena <strong>tidak ada notifikasi</strong> atau pemberitahuan apapun. Kemudian dengan banyaknya aktivitas yang dilakukan akhirnya dia malah lupa pernah memberikan komentar.</p><p>Iya kalau kemudian dilupakan dan selesai sampai disini. Bagaimana kalau ternyata komentator ini tipikal orang ‘sensian’. Karena merasa komentar tidak dibalas <span
style="text-decoration: line-through;">padahal sudah</span> akhirnya malah mengganggap kita tidak menghargai dia yang sudah meluangkan waktu untuk mampir di blog kita. Belum lagi pakai bonus cerita yang jelek-jelek kepada orang lain. Repot toh.</p><p>Untuk mengatasi masalah tersebut, saya menggunakan sebuah plugin wordpress (mungkin teman-teman pengguna <em>wordpress self hosting</em> sudah pernah mendengarnya) yang khusus untuk mengelola komentar dan menyediakan <strong>fitur</strong> <strong>notifikasi via email kepada pemberi komentar, apabila komentar mereka di blog kita di balas</strong>. Pluginnya bernama <a
title="Plugin WordPressThread Comment" href="http://wordpress.org/extend/plugins/wordpress-thread-comment/" target="_blank">WordPress Thread Comment</a>.</p><p>Ini salah satu screen shot settingan yang saya gunakan di plugin tersebut :</p><p><img
src="http://i383.photobucket.com/albums/oo279/ariefmaulana/02-ImageIsnuansacom.jpg" alt="02 ImageIsnuansacom Notifikasi Komentar Telah Dibalas, Perlukah?" width="519" height="303" title="Notifikasi Komentar Telah Dibalas, Perlukah?" /></p><p>Ketika ada orang lain yang membalas komentar dari si “A”, maka otomatis “A” akan menerima email seperti ini :</p><blockquote><p><strong>Subyek</strong> : <em>Komentar Anda di AriefMaulana.com telah dibalas, silahkan Anda cek!</em></p><p><strong>Isi Message</strong> :</p><p>Komentar Anda di artikel “……… (Judul Artikel)” telah dibalas. Silahkan Anda Cek!</p><p>Berikut komentar yang telah Anda tulis :</p><p>“…………………….(isi komentar si komentator)”</p><p>Berikut adalah balasannya :</p><p>“…………………….(balasan komentar dari orang lain)”</p><p>Anda bisa melihat informasi selengkapnya untuk komentar di artikel ini dengan mengklik link berikut :</p><p>………………………(link artikel)</p></blockquote><p>Dengan demikian komentator di blog kita akan tahu saat komentar mereka dibalas, baik oleh orang lain ataupun kita sendiri selaku admin blog.</p><p>Anda tidak harus menggunakan plugin seperti yang saya pakai, tapi paling tidak gunakan plugin atau fitur pengelola komentar apapun <strong>yang memberikan notifikasi</strong> saat komentarnya dibalas.</p><h3><span
style="color: #ff0000;">KEUNTUNGAN LAIN</span></h3><p>Ada satu keuntungan lagi ketika Anda menggunakan fitur komentar yang memiliki notifikasi ini. Apa itu? Anda bisa tahu orang yang membutuhkan jawaban / tanggapan itu benar-benar butuh dan peduli atau cuma sekedar ngetes doang.</p><p>Saya pernah mendapatkan komentar seperti itu. Menyudutkan dengan pertanyaan yang menjatuhkan. Ketika saya merespon agar diskusi berjalan kondusif dan memberi sebuah pertanyaan di akhir untuk ditanggapi, ternyata tidak ada tanggapan lebih lanjut. Sehingga diskusi positif dalam ranah komentar pun tidak berjalan.</p><p>Saya kira ini dulu sharing ala kadarnya di blognya Mbak Nunik. Maaf masih awam ini, butuh bimbingan lebih lanjut dari kakak kakak sekalian. Main-main yah ke blog saya <img
class="wlEmoticon wlEmoticon-smile" style="border-style: none;" src="$wlEmoticon-smile[2].png" alt="$wlEmoticon smile[2] Notifikasi Komentar Telah Dibalas, Perlukah?"  title="Notifikasi Komentar Telah Dibalas, Perlukah?" /></p><p><em>Hasta La Vista…</em></p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://isnuansa.com/notifikasi-komentar-telah-dibalas-perlukah/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>69</slash:comments> </item> <item><title>Apakah Seorang Blogger Selalu Harus Menulis?</title><link>http://isnuansa.com/apakah-seorang-blogger-selalu-harus-menulis/</link> <comments>http://isnuansa.com/apakah-seorang-blogger-selalu-harus-menulis/#comments</comments> <pubDate>Tue, 24 May 2011 02:58:11 +0000</pubDate> <dc:creator>isnuansa</dc:creator> <category><![CDATA[Blog]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://isnuansa.com/?p=4122</guid> <description><![CDATA[Ya, itu yang menjadi pertanyaan saya selama ini, dikatakan sebagai blogger harus punya blog dan menulis artikel ataupun posting di blog yang dikelolanya. Seperti yang banyak kita jumpai, adalah tulisan-tulisan berupa : - Curhat, - SEO - Bisnis Online/Offline - Humor - Tips ataupun Tutorial - dll. Pada intinya 75 persen isi blog adalah tulisan [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Ya, itu yang menjadi pertanyaan saya selama ini, dikatakan sebagai blogger harus punya blog dan menulis artikel ataupun <em>posting</em> di blog yang dikelolanya.</p><p>Seperti yang banyak kita jumpai, adalah tulisan-tulisan berupa :<br
/> - Curhat,<br
/> - SEO<br
/> - Bisnis <em>Online/Offline</em><br
/> - Humor<br
/> - Tips ataupun Tutorial<br
/> - dll.</p><p>Pada intinya 75 persen isi blog adalah tulisan (blog rudyazhar malah 90 persennya berupa tulisan).</p><h3>Kenapa kita tidak membuat terobosan baru, kalau blog tidak hanya dibuat berupa tulisan ?</h3><p>Apa saja terobosan baru tersebut ? Berikut beberapa yang bisa menjadi alternatif buat blog kita :</p><p><strong>Photoblog</strong><br
/> Bagi yang gemar fotografi bisa membuat blog yang isinya foto saja, tentu yang mengandung makna. Sehingga pengunjung penasaran ingin berkomentar.</p><p><strong>Videoblog</strong><br
/> Kita bisa meng-<em>upload</em> video-video yang kita senangi kedalam blog, selain untuk dokumentasi juga bisa dinikmati oleh pengunjung lain. Kali-kali aja bisa tenar seperti Keong Racun ataupun Briptu Norman tanpa menggunakan layanan Youtube&#8230;he..he..he&#8230;</p><p><strong>Audioblog</strong><br
/> Malas menulis ? Kenapa tidak rekam suara kita saja yang merdu, untuk mengganti aktivitas menulis ataupun bernyanyi-nyanyi. Mudah-mudahan ada produser yang dengar.</p><p><strong>Kartunisblog</strong><br
/> Anda senang menggambar ? Salurkan hobby anda di dalam blog, buat gambar-gambar kartun yang lucu untuk menggantikan artikel tulisan. Banyak aplikasi gambar yang bisa dimanfaatkan tersebar di Internet kok.</p><p>Itu saja beberapa yang saya tahu.</p><h3>Simpulan</h3><p>Menurut saya menjadi seorang blogger tidak harus selalu bisa menulis, media apa saja bisa kita manfaatkan untuk mengisi artikel kita di blog. Sekarang tergantung dari kreatifitas kita dalam mengelola blog, jangan takut blog kita kehilangan pengunjung. Selama isi blog kita bagus dan dirasa bermanfaat bagi mereka, saya yakin pengunjung akan terus berdatangan.</p><p>Ada yang ingin menanggapi ?</p><p
style="text-align: center;">~~~</p><p
style="text-align: center;">Tulisan ini adalah Guest Blogger dari <strong>Rudy Azhar</strong>, pemilik blog <a
href="http://rudyazhar.com"><strong>RudyAzhar.Com</strong></a>. Follow kicauannya di <a
href="http://twiiter.com/rudyazhar"><strong>@rudyazhar</strong></a>.</p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://isnuansa.com/apakah-seorang-blogger-selalu-harus-menulis/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>76</slash:comments> </item> </channel> </rss>
