Seberapa banyak bacaan yang mengajarkan kepada blogger untuk fokus, fokus dan fokus? Ngeblog itu harus punya tujuan, katanya. Menulis itu harus konsisten. Fokus pada satu tema tertentu. Dan masih banyak nasehat yang lain, yang mungkin diantaranya pernah teman-teman temukan di blog saya juga. Tapi, lama-lama,
Saya ini kok sering iseng ya? Semalam, dengan mata yang udah setengah terpejam, ngantuk berat, tapi kerongkongan haus dan gerah, saya mampir di minimarket yang berada di depan terminal. Jam 23.00, sudah pasti sepi. Langsung menuju refrigerator untuk mengambil minuman dingin kesukaan saya. Nggak sebut
Punya kenalan baru lagi! Kali ini ketemunya lewat twitter. Sama-sama orang Klaten yang di Jakarta. Namanya? Ah, apalah arti sebuah nama. Sebut saja teman. Minggu lalu, saya diajak lesehan di angkringan yang ada di jalan Fatmawati. Tapi berhubung sore harinya hujan deras, malam itu tiker belum digelar,
Akhirnya, blog saya pasangi iklan banner juga dari Telkom Fleksi. Setelah dari dulu tidak minat memasang iklan jenis banner tersebut. Kenapa nggak minat? Sederhana: saya nggak mau iklan yang kebanyakan bombastis dan menjual mimpi. Tiba-tiba, melalui twitter, saya mendapat link informasi sebuah situs
12 September, 23:38 wib. Saya belum terlelap tidur. Masih mendengarkan lagu-lagu di iPod. Tiba-tiba rumah bergetar hebat. Gempa! Saya langsung bangun dan membuka pintu. Seluruh anggota keluarga ikut keluar rumah. Kentongan mulai dipukul dari sudut-sudut desa. Dikasih kesempatan juga saya akhirnya merasakan
Siapa sih dulu ya yang paling pertama memulai tradisi mudik? Ada yang tau asal usul atau cerita sejarahnya? Kenapa sekarang ini seolah menjadi hal yang wajib untuk balik ke kampung halaman ketika merayakan Idul Fitri? Saya sendiri, merasakan berbagai macam duka cita sepanjang perjalanan pulang ke Klaten