<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?> <rss
version="2.0"
xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
> <channel><title>isnuansa.com &#187; Guest Blogger</title> <atom:link href="http://isnuansa.com/category/guest-blogger/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" /><link>http://isnuansa.com</link> <description>Tempat Curhatnya Isnuansa</description> <lastBuildDate>Mon, 21 May 2012 03:57:52 +0000</lastBuildDate> <language>en</language> <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod> <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency> <item><title>Olahraga Apa Yang Cocok Untuk Blogger?</title><link>http://isnuansa.com/olahraga-apa-yang-cocok-untuk-blogger/</link> <comments>http://isnuansa.com/olahraga-apa-yang-cocok-untuk-blogger/#comments</comments> <pubDate>Mon, 07 May 2012 01:05:59 +0000</pubDate> <dc:creator>Guest Blogger</dc:creator> <category><![CDATA[Guest Blogger]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://isnuansa.com/?p=5407</guid> <description><![CDATA[Perlukah blogger berolahraga? Pertanyaan tersebut memang mudah untuk dijawab. Dengan jawaban yang hanya dua macam “perlu” dan “tidak”. Tapi anda menjawab yang pertama atau yang kedua tentunya harus dengan alasan karena ini kan bukan soal PG (pilihan ganda) untuk peserta UN  yang cukup menghitamkan jawaban dengan pensil 2B. Sebetulnya olah raga memang merupakan kebutuhan setiap [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Perlukah blogger berolahraga? Pertanyaan tersebut memang mudah untuk dijawab. Dengan jawaban yang hanya dua macam “perlu” dan “tidak”. Tapi anda menjawab yang pertama atau yang kedua tentunya harus dengan alasan karena ini kan bukan soal PG (pilihan ganda) untuk peserta UN  yang cukup menghitamkan jawaban dengan pensil 2B. Sebetulnya olah raga memang merupakan kebutuhan setiap orang, termasuk seorang blogger disela-sela aktivitas kesehariannya duduk berjam-jam di depan komputer, harus pula diselingi dengan berolahraga. Maksud penulis olahraga untuk kesehatan <em>lho</em>, bukan untuk prestasi karena kalau untuk prestasi <em>kan</em> namnya juga atlit bukan blogger.</p><p>Kebanyakan blogger punya aktivitas lain selain <em>ngeblog</em> ada yang pelajar, mahasiswa, pegawai, guru, dosen, ibu rumah tangga, atau pebisnis, tentunya waktu kegiatan sangat padat. Tapi demi kesehatan  maka harus tetap menyempatkan diri atau menyisakan waktunya untuk berolahraga secara rutin, misalnya yang terjadwal minimal 2 kali per minggu. Alasannya selain berolahraga berfungsi sebagai jaga kondisi tubuh tetap prima, maka ketika berolahraga kadang-kadang suka saja mendapat ide untuk menulis blog contohnya ide dari tulisan ini.</p><p><em><strong>Olahraga apa yang cocok buat seorang blogger?</strong></em></p><p>Olahraga bagi siapa pun termasuk blogger tentunya harus disesuaikan dengan situasi dan kondisi, serta keuangan karena dalam berolah raga kita memerlukan biaya juga. Makanya kita harus pandai memilih olah raga yang murah meriah sesuai dengan kebutuhan serta tidak mengganggu kegiatan <em>blogging</em>.</p><p>Misalnya untuk memilih jenis olahraga perlu juga disesuaikan dengan usia:</p><ol><li>Bila anda seorang blogger pelajar atau mahasiswa yang masih muda, maka olahraga yang cocok adalah: basket, main bola, futsal, atau berenang. Karena pada usia ini masih termasuk ke dalam massa pertumbuhan jadi perlu menggerakkan otot-otot besar. Dan secara fisik masih memungkinkan untuk olah raga yang membutuhkan stamina tinggi.</li><li>Bila anda usia 25 sampai 30 tahun kira-kira olah raga yang cocok adalah: bulu tangkis, berenang, fitnes, jogging, tenis, golf (bila keuangan mencukupi). Pada usia ini tubuh manusia sudah mulai lewat masa pertumbuhan dan cenderung stagnan jadi olah raga hanya diperlukan sebagai sarana untuk menjaga kondisi fisik supaya tetap prima. Maka olah raga yang membutuhkan gerak dengan otot-otot besar seperti basket dan main bola sudah kurang cocok.</li><li>Bila usia 36 tahun ke atas jenis olah raga yang cocok kira-kira: tenis, joging, fitnes, dan golf (bila keuangan mencukupi) pada usia ini fungsi otot tubuh sudah mulai menurun sehingga diperlukan olah raga yang tidak terlalu berat. Misalnya tenis lapangan termasuk jenis olah raga segala usia karena sifat dari tenis adalah olah raga yang santai  dalam hal gerakan sehingga aktivitas jantung untuk memompa darah tidak terlalu cepat, tidak seperti, main bola, basket dan  bulu tangkis yang banyak memompa darah ke jantung  karena aktivitas gerakan yang cepat.</li></ol><p>Adakah diantara blogger pembaca yang tidak pernah berolah raga? Nah mulai sekarang sempatkan waktu <em>dech</em>. Biarpun hanya <em>jogging</em> dan jalan kaki keliling lapangan Monas, sekalian melihat keadaan di dunia nyata sebagai salah satu cara untuk mendapatkan ide menulis.</p><p>Demikian sedikit berbagi pengetahuan serta pengalaman dari blogger dalam bentuk tulisan bila ada kekurangan atau kesalahan mohon koreksi di kolom komentar.</p><p
style="text-align: center;"><strong>~~~</strong></p><p
style="text-align: center;">Tulisan ini karya <em><strong>Asep Sanaul Zaman</strong></em>, pemilik <a
href="http://gurubelajar.com/" target="_blank">GuruBelajar.Com</a>.</p><p
style="text-align: center;">Twitternya bisa difollow di <a
href="http://twitter.com/gurubelajar" target="_blank">@gurubelajar</a>.</p><p
style="text-align: center;">Mau menulis juga untuk isnuansa.com? <a
title="Cara menjadi Guest Blogger di Isnuansa.Com." href="http://isnuansa.com/guest-blogger/" target="_blank">Baca caranya di sini</a>.</p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://isnuansa.com/olahraga-apa-yang-cocok-untuk-blogger/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>93</slash:comments> </item> <item><title>Pentingnya Kursi Bersandar Sebagai Sarana Menulis Konten Berkualitas</title><link>http://isnuansa.com/pentingnya-kursi-bersandar-sebagai-sarana-menulis-konten-berkualitas/</link> <comments>http://isnuansa.com/pentingnya-kursi-bersandar-sebagai-sarana-menulis-konten-berkualitas/#comments</comments> <pubDate>Thu, 12 Apr 2012 01:44:13 +0000</pubDate> <dc:creator>isnuansa</dc:creator> <category><![CDATA[Guest Blogger]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://isnuansa.com/?p=5315</guid> <description><![CDATA[Dalam menulis konten yang berkualitas, ternyata masih banyak yang harus dilakukan, diantaranya dalam hal kenyamanan. Kenyamanan? Ya, pastinya. Mungkin sudah seringkali saya bahas mengenai pembuatan konten yang berkualitas, namun hal ini saya kira masih baru terdengar di telinga anda. Yakni masalah kenyamanan. Kebanyakan blogger baru tidak mengetahui hal ini. Padahal, kenyamanan sungguh diperlukan dalam pembuatan [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p><span
style="font-size: small;"><strong></strong>Dalam menulis konten yang berkualitas, ternyata masih banyak yang harus dilakukan, diantaranya dalam hal kenyamanan. Kenyamanan? Ya, pastinya.</span></p><p><span
style="font-size: small;">Mungkin sudah seringkali saya bahas mengenai pembuatan konten yang berkualitas, namun hal ini saya kira masih baru terdengar di telinga anda. Yakni masalah kenyamanan. Kebanyakan blogger baru tidak mengetahui hal ini. Padahal, kenyamanan sungguh diperlukan dalam pembuatan konten. Boleh saya bilang, sekitar 62% kenyamanan mendominasi dalam  pembuatan konten yang benar-benar berkualitas.</span></p><p><span
style="font-size: small;">Coba ingat kembali, apa yang anda gunakan untuk menulis sebuah konten? PC? Laptop? Dan, dimanakah itu? Sebuah meja dengan kursi bersandar? Atau sekedar di lantai maupun tikar?</span></p><p><span
style="font-size: small;">Saya misalkan anda adalah seorang blogger yang sedang menulis konten, dan saat ini anda menulisnya di sebuah laptop milik anda sendiri seraya tiduran di tempat tidur. Setelah 30 menit menulis, apa yang anda rasakan? Tubuh terasa lelah, pegal, sesak napas dan rasa ingin merubah posisi anda, bukan? Ya, hal seperti itu memang akan menyerang anda, dan.. maksud saya di sini bukan menyerang, tapi memang sudah kodrat tubuh kita agar tetap sehat.</span></p><p><span
style="font-size: small;">Kemudian, cobalah untuk menulis di komputer (PC) dengan meja dan kursi bersandar. Setelah beberapa waktu yang sama, cobalah untuk merasakan yang terjadi pada diri anda. Pegal, lelah, apa juga menyerang anda ? Tidak. Saya yakin benar anda tidak akan mengalaminya, mungkin dalam waktu yang lebih lama anda akan merasakan hal yang sama, tapi tidak serumit yang pertama kali anda lakukan. Anda bisa memutar sedikit kepala, tangan dan melakukan beberapa gerakan relaksasi, maka anda akan merasa layaknya saat anda bangun dari tidur anda. Anda akan lebih nyaman, segar, dan pastinya, membuat konten yang anda tulis, benar-benar <a
href="http://kejarduitdariblog.blogspot.com/2012/03/3-tips-membuat-konten-tetap-segar-dan.html">Konten Berkualitas.</a></span></p><p><span
style="font-size: small;">Selain itu, kebiasaan menulis dengan menggunakan kursi bersandar, akan membuat badan menjadi tegap, serta akan memperlancar aliran darah tubuh kita dan akan membuat anda tetap tersenyum terhadap pembaca blog anda. Namun sebaliknya, kebiasaan menulis tanpa menggunakan kursi bersandar hanya akan menyakiti anda, membuat tubuh menjadi bungkuk, dan yang paling penting, akan membuat anda terus cemberut akibat pelampiasan pada kelelahan anda.</span></p><p><span
style="font-size: small;">Dari penjelasan saya diatas, mungkin benar masalah kenyamanan, yakni di mana kita menulis, memang terlihat sepele, namun bila anda juga tidak memperhatikan, mungkin anda juga sudah mengerti akibatnya.</span></p><p><span
style="font-size: small;">Bagaimana? Siap menulis konten yang lebih berkualitas?</span></p><p
style="text-align: center;"><strong>~~~</strong></p><p
style="text-align: center;"><em><strong>Tulisan ini karya blogger tamu Muflich Kamil  &#8211;  Builder of <a
href="http://kejarduitdariblog.blogspot.com/">Kejar Duit Dari Blog</a>. <img
title="Pentingnya Memahami Kondisi Psikologis Pengunjung Blog Anda" src="../wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif" alt="icon wink Pentingnya Kursi Bersandar Sebagai Sarana Menulis Konten Berkualitas"  /> </strong></em></p><p
style="text-align: center;"><em><strong>Ingin menulis di Isnuansa.Com? Baca ketentuannya di halaman <a
href="../guest-blogger/" target="_blank">Guest Blogger</a> ya. Ditunggu!</strong></em></p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://isnuansa.com/pentingnya-kursi-bersandar-sebagai-sarana-menulis-konten-berkualitas/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>60</slash:comments> </item> <item><title>Cara Cerdas Menjadi Blogger Handal</title><link>http://isnuansa.com/cara-cerdas-menjadi-blogger-handal/</link> <comments>http://isnuansa.com/cara-cerdas-menjadi-blogger-handal/#comments</comments> <pubDate>Wed, 21 Mar 2012 00:47:36 +0000</pubDate> <dc:creator>isnuansa</dc:creator> <category><![CDATA[Guest Blogger]]></category> <category><![CDATA[Blogger Handal]]></category> <category><![CDATA[Blogger Sukses]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://isnuansa.com/?p=5220</guid> <description><![CDATA[Menjadi seorang blogger dengan penghasilan lumayan tentu menjadi idaman banyak orang. Jika Anda melihat atau membaca kisah-kisah sukses blogger lain tentu hati kecil Anda tergugah untuk ikut mencobanya. Jangan khawatir, memiliki keinginan seperti itu merupakan hal yang wajar. Sebagai manusia Anda tentu akan terinspirasi atas keberhasilan orang lain. Pertanyaan paling lazim adalah bagaimana caranya? Sebelum [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Menjadi seorang blogger dengan penghasilan lumayan tentu menjadi idaman banyak orang. Jika Anda melihat atau membaca kisah-kisah sukses blogger lain tentu hati kecil Anda tergugah untuk ikut mencobanya. Jangan khawatir, memiliki keinginan seperti itu merupakan hal yang wajar. Sebagai manusia Anda tentu akan terinspirasi atas keberhasilan orang lain.</p><p><strong>Pertanyaan paling lazim adalah bagaimana caranya?</strong></p><p>Sebelum Anda mengetahui jawabannya sangatlah penting untuk mengetahui <a
href="http://isnuansa.com/blog-bloging-blogger-dan-alasannya/" target="_blank">apa yang ada di pikiran Anda pada saat mendengar “<strong>blogger</strong>”</a>? Jawabannya pasti bermacam-macam. Mengapa hal ini penting? Pemahaman Anda akan mempengaruhi karir blog Anda untuk jangka panjang.</p><p>Menjadi seorang blogger <strong>tidak membuat diri Anda berbeda</strong> dengan orang yang bekerja di kantor atau menjalankan bisnis <em>offline </em>pada umumnya. Anda harus berhadapan dengan <em>deadline</em>, jadwal, komitmen, dedikasi dan sebagainya.</p><p>Satu keuntungannya adalah Anda melakukan itu semua dengan senang hati. Jika Anda melakukan apa yang Anda suka tentu hasilnya akan lebih baik.</p><h2>4 Tips Cerdas Menjadi Blogger Yang Handal</h2><p>Untuk menjadi sukses tentu Anda harus tahan banting. Bagaimana agar Anda bisa seperti itu?</p><p><strong>1. Pahami Aturan Mendasar Komersialisasi Blog</strong></p><p>Apapun blog Anda entah itu personal atau bukan Anda perlu memahami hal ini. Mulai dari penentuan nama, topik bahasan, tampilan blog. Jika Anda sudah terlanjur mempunyai blog, maka Anda bisa melanjutkan ke tips no.2.</p><p><strong>Nama yang baik dan mudah diingat tentu dapat mengangkat popularitas blog Anda jangka panjang. Pilihlah topik bahasan yang menjadi hobi Anda, dan buatlah tampilan blog yang sederhana</strong> (jangan terlalu banyak pernak pernik apalagi <em>banne</em>r iklan).</p><p>Terkadang banyak blog personal berubah pikiran di tengah jalan dengan memulai usaha monetasi blog karena tegiur kisah sukses blog lainnya. Tidak ada salahnya Anda mempersiapkan diri sejak awal agar blog Anda komersil.</p><p><strong>2. Buatlah Postingan Artikel Secara Teratur</strong></p><p><strong>Perhatikan kemampuan Anda dalam membuat artikel</strong>. Cara termudah mengukur hal ini adalah dengan melihat berapa banyak artikel orisinil yang dapat Anda hasilkan dalam satu minggu, buatlah rata-rata.</p><p>Jangan membuat postingan dengan perbedaan kuantitas yang mencolok setiap minggunya. Hal ini bermanfaat bagi blogger yang belum begitu ternama untuk memancing pengunjung setia selalu datang. Dengan menerapkan hal ini pengunjung akan mengetahui bahwa setiap minggu Anda pasti akan memuat informasi baru.</p><p>Postingan artikel yang teratur tidak hanya bermanfaat untuk mendapatkan pengunjung setia tapi juga akan membuat blog Anda bersahabat dengan Google, Yahoo atau mesin pencari lainnya.</p><p><strong>3. Banyak Membaca </strong></p><p>Jika Anda ingin selalu maju sebagai blogger mau tidak mau Anda harus banyak membaca. <strong>Membaca merupakan solusi cerdas untuk sumber inspirasi Anda</strong>.</p><p>Semakin banyak Anda membaca semakin banyak hal yang ingin Anda tuliskan melalui blog Anda.</p><p><strong>4. Jangan Lupa Istirahat</strong></p><p>Menjadi blogger merupakan hal yang melelahkan. Apalagi saat ini banyak blogger-blogger baru bermunculan, akibatnya &#8230;. ? Persaingan semakin ketat.</p><p>Jangan terlalu memaksakan diri membangun blog Anda. Pikirkan istirahat, berikan penyegaran pada pikiran Anda untuk memacu motivasi <em>blogging</em> Anda. Ingat kesuksesan tidak terjadi dalam sekejap.</p><p>Selama Anda sudah menerapkan tips no. 1 sampai 3 tetaplah konsisten, jangan terlalu khawatir, Anda hanya <strong>perlu luangkan waktu untuk menyegarkan pikiran Anda</strong>.</p><p>Bagaimana praktiknya?</p><p>Tips yang telah saya sampaikan tersebut merupakan tips mendasar untuk membangun blog jangka panjang. Namun demikian dalam menjalani karir Anda sebagai blogger pasti ada tantangannya.</p><h2>Apa tantangannya dan bagaimana jalan keluarnya ?</h2><p><strong>1. Inspirasi Tidak Datang Setiap Saat</strong></p><p>Dalam satu bulan, terkadang inspirasi banyak sekali datang pada minggu pertama dan tidak demikian pada minggu selanjutnya. Ini wajar. Lalu bagaimana menyiasatinya? <strong>Manfaatkan fasilitas “</strong><em>scheduled publish</em>” yang terdapat pada <em>admin dashboard</em>.</p><p><strong>Kuncinya adalah konsistensi</strong>. Jika Anda dapat menjaga konsistensi, itu merupakan langkah awal <a
href="http://notordinaryblogger.com/teknik-seo-blogger-mencari-uang-di-internet-lewat-blog/" target="_blank"><em>Search Engine Optimization</em></a> yang baik untuk blog Anda.</p><p><strong>2. Sulit Untuk Menjadi Konsisten</strong></p><p><strong>Buatlah rencana tertulis</strong> baik itu di komputer, laptop, atau buku. Jika perlu Anda <em>print </em>rencana tersebut lalu tempelkan di tempat yang mudah terlihat di kamar Anda.</p><p>Percaya atau tidak pengingat jenis ini sangat ampuh untuk menghindari diri Anda keluar jalur rencana <em>blogging</em> Anda.</p><p>Rencana yang Anda buat ibarat “petunjuk arah” yang ada dijalanan. Bisa dibayangkan langkah Anda akan semakin mudah jika Anda tahu apa yang harus Anda lakukan.</p><p>Dengan adanya rencana, Anda dapat<strong> mengukur mana kekuatan dan mana kelemahan Anda sebagai</strong> <em>blogger</em>.</p><p><strong>3. Krisis Percaya Diri</strong></p><p>Ada waktunya Anda menemukan artikel yang akan Anda <em>publish</em> telah dimuat di blog orang lain. Apa yang harus Anda lakukan? Jangan tunda lagi. Ingatlah &#8230; <strong>selama Anda membuat artikel itu atas jerih payah Anda sendiri maka artikel Anda pasti berbeda</strong>.</p><p><strong>4. Blog Anda Sepi Pengunjung</strong></p><p>Saya yakin mayoritas dari Anda sudah memiliki akun <em>Facebook</em> maupun <em>Twitter</em>. Pergunakan kedua media ini dengan baik untuk memperkenalkan diri Anda sebagai blogger. Berikan <em>link</em> artikel blog Anda lewat <em>update</em> status di kedua akun <em>social media</em> tersebut untuk memudahkan pengunjung menjangkau blog Anda. <strong>Siasatilah waktu yang tepat untuk memuat <em>link</em> Anda</strong>. Pilihlah waktu senggang agar pengunjung leluasa membaca artikel Anda.</p><p><a
href="http://isnuansa.com/keuntungan-guest-blogging-dan-tips-mengundang-blogger-tamu-di-blog-anda/" target="_blank"><strong>Gunakan peluang menjadi <em>guest blogger</em></strong></a> sebaik-baiknya. Jika Anda mau jangan tunda-tunda, segera buatlah artikel terbaik Anda dan kirimkan.</p><p>Jika memungkinkan <strong>lakukan wawancara dengan <em>blogger</em> lainnya</strong>. Banyak manfaat yang akan Anda dapatkan melalui wawancara ini dari sekedar meningkatkan jumlah pengunjung atau popularitas blog Anda.</p><p>Terakhir tinggalkan komentar terbaik Anda pada blog lain. Semakin baik komentar Anda semakin baik imbas yang akan Anda terima.</p><p><strong>5. Kurang Motivasi</strong></p><p><strong>Mintalah dukungan pada orang terdekat Anda</strong>. Bisa pacar, suami/istri, atau sahabat. Motivasi sangat diperlukan agar Anda tetap semangat menciptakan artikel yang berkualitas.</p><p><em>Nah sekarang bagaimana dengan rencana blogging Anda ke depan? Ada yang ingin disampaikan? silahkan tinggalkan komentar Anda di kolom yang disediakan.</em></p><p>Tentang penulis :</p><p><strong>Oktorian S Hakim</strong> adalah blogger dari Jakarta, <em>freelance writer</em>, dan pendiri <a
href="http://www.notordinaryblogger.com">notordinaryblogger</a> (blog tentang tips mudah dan cerdas membangun sebuah blog untuk bisnis)</p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://isnuansa.com/cara-cerdas-menjadi-blogger-handal/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>64</slash:comments> </item> <item><title>6 Alasan Kenapa Artikel Tamu Anda Tidak Diterima</title><link>http://isnuansa.com/6-alasan-kenapa-artikel-tamu-anda-tidak-diterima/</link> <comments>http://isnuansa.com/6-alasan-kenapa-artikel-tamu-anda-tidak-diterima/#comments</comments> <pubDate>Sun, 18 Mar 2012 00:55:02 +0000</pubDate> <dc:creator>isnuansa</dc:creator> <category><![CDATA[Guest Blogger]]></category> <category><![CDATA[Guest Blogging. Guest Blogger]]></category> <category><![CDATA[Guest Post]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://isnuansa.com/?p=5202</guid> <description><![CDATA[Apakah Anda pernah mengirim artikel tamu? Jika iya, selamat buat Anda. Guest posting merupakan salah satu cara terbaik untuk membangun traffic blog dan membuat blog kita mendapatkan pengunjung baru. Anda ingin mendapatkannya? Artikel ini akan membantu Anda melakukan guest posting, dengan menjelaskan alasan kenapa artikel tamu Anda tidak diterima. Ya, tidak semua artikel kita diterima. [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Apakah Anda pernah mengirim artikel tamu? Jika iya, selamat buat Anda. <em>Guest posting</em> merupakan salah satu cara terbaik untuk membangun <em>traffic blog</em> dan membuat blog kita mendapatkan pengunjung baru. Anda ingin mendapatkannya?</p><p>Artikel ini akan membantu Anda melakukan <em>guest posting</em>, dengan menjelaskan alasan kenapa artikel tamu Anda tidak diterima.</p><p>Ya, tidak semua artikel kita diterima. Saya sendiri berulangkali mengalaminya, misalnya di postingan tamu saya di blogodolar – blognya Kang Yudiono. Meski pun pada akhirnya diterima, awalnya Kang Yudiono meminta saya memperbaikinya.</p><p>Jika artikel tamu kita ditolak, kita mungkin akan bertanya dalam hati, “Kenapa artikel saya tidak diterima?” Setelah berulangkali melakukan <em>guest posting</em> dan berulangkali ditolak, saya cukup belajar banyak dari sana. Saya ingin berbagi 6 alasan mengapa posting tamu kita ditolak:</p><p><strong>1. Apakah Artikel itu Bermanfaat?</strong></p><p>Ketika kita mengirim sebuah tulisan kepada blogger tertentu, yang selalu memberikan manfaat kepada pembacanya dan terus menjaga <em>performence</em>-nya, salah satu kendala yang kita hadapi adalah nilai kemanfaatan artikel itu kepada pembaca tidak jelas, atau kadang-kadang tidak menarik. Ketika kita ingin menulis artikel tamu, coba bertanya kepada diri Anda, “Apa yang akan saya bagi kepada pembaca? Mengapa mereka butuh membacanya?”</p><p><strong>2. Apakah Posting Kita Terlalu Pendek? (Atau Terlalu Panjang?)</strong></p><p>Ini merupakan masalah yang sering saya alami. <a
href="http://isnuansa.com/guest-blogger/" target="_blank">Bukan karena saya tidak membaca aturan <em>guest blogger</em> mereka</a>, tetapi karena kebiasaan saya ketika menulis adalah tidak memikirkan seberapa panjang dan pendek tulisan itu. Prinsip saya jika ide saya selesai saya jelaskan, maka tulisan itu juga harus diakhiri. Masalahnya beberapa blogger memiki aturan khusus untuk panjang dan pendeknya artikel tamu.</p><p><strong>3. Artikel Anda Tidak Terstruktur</strong></p><p>Struktur di sini berarti artikel itu sistematis dan mudah dipahami. Tidak perlu seperti makalah mahasiswa, <em>loh</em>? Intinya adalah artikel Anda jangan sampai bertele-tele. Saya tahu beberapa dari kita, memiliki kemampuan menulis humor bagus. Tapi jika Anda tidak mempunyai <em>sense</em> humor tinggi, niat kita baik <em>-bercanda-</em> tapi jika tidak mengena apa yang terjadi? Membosankan.</p><p><strong>4. Anda Tidak Memiliki Gaya Menulis</strong></p><p>Saya tahu Anda tidak perlu menjadi penulis hebat. Tetapi jika Anda memiliki pengetahuan yang cukup tentang sastra, saya rasa itu akan banyak membantu. Artikel Anda enak untuk dibaca. Alasan kenapa artikel Anda ditolak, mungkin karena blogger yang kita harapkan meng-<em>aprove guest post</em> kita menganggap dan berkata begini, “<em>Loh</em>, gaya tulisan ini kok kayak blogger itu, ya?”</p><p><strong>5. Anda Membahas Topik Lama Tanpa Memberi Nilai baru</strong></p><p>Ketika Anda membahas topik lama, semisal <em>update alogaritma</em> Google Panda yang anggaplah sudah dibahas habis-habisan oleh sang blogger. Tebak apa yang akan terjadi? Saya yakin mereka akan menolak artikel Anda. Cobalah untuk membaca arsip blog target Anda, dan temukan apa yang belum mereka bahas. Itu cara yang paling mudah. Yang lebih sulit, Anda menulis topik lama tetapi Anda membahasnya dengan menambah atau bahkan mendebatnya. Hal ini sering saya temui di Daily Blog Tips (Blognya Daniel Scocco), beberapa <em>guest post</em> di sana seringkali beradu pendapat.</p><p><strong>6. Anda Menulis Topik yang tidak Anda Kuasai</strong></p><p>Ketika Anda menulis sesuatu yang tidak memiliki banyak pengetahuan di sana, artikel Anda akan kekurangan nilai. Baik dari segi kedalaman pembahasan sampai gaya bahasanya. Tidak masalah jika Anda bukan penulis profesional. Menulis sesuatu berdasarkan pengalaman akan membuat Anda mendapat kepercayaan, kredibilitas dan kepercayaan pembaca.</p><p>Terlepas dari semua itu, <a
href="http://isnuansa.com/cara-menemukan-blog-bagus/" target="_blank">ada banyak blog bagus di Indonesia</a>. Mereka menerima artikel blogger- blogger terkenal, mungkin saja mereka menulis artikel lebih baik dari kita.</p><p>Tapi jangan khawatir dan sedih jika ditolak. Gunakan artikel itu di tempat lain, dengan sebelumnya memberi tahu bahwa artikel kita, kita ambil kembali. Kemudian kirim ke blog lain.</p><p>Atau bisa juga Anda gunakan untuk mengisi konten blog Anda. Apa pendapat Anda? Anda memiliki tips lain bagaimana cara agar posting tamu kita diterima? Beritahu saya di kolom komentar.</p><p
style="text-align: center;">~~~</p><p><strong>Syaiful Bahri</strong>, seorang penulis lepas dan <em>part time blogger</em>. Hari ini dia akan me<em>launching</em> blog barunya: <a
href="http://www.pengunjungblog.com">Pengunjug Blog</a> –yang membahas tentang bagaimana membangun dan meningkatkan lalu lintas blog. <em>Follow</em> juga kicauannya di twitter: <a
href="http://twitter.com/pengunjungblog/" target="_blank">@PengunjungBlog</a>.</p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://isnuansa.com/6-alasan-kenapa-artikel-tamu-anda-tidak-diterima/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>33</slash:comments> </item> <item><title>Mau Ngeblog Tapi Temanya? Tidak Jadi Deh&#8230;</title><link>http://isnuansa.com/mau-ngeblog-tapi-temanya-tidak-jadi-deh/</link> <comments>http://isnuansa.com/mau-ngeblog-tapi-temanya-tidak-jadi-deh/#comments</comments> <pubDate>Thu, 15 Mar 2012 00:03:01 +0000</pubDate> <dc:creator>isnuansa</dc:creator> <category><![CDATA[Guest Blogger]]></category> <category><![CDATA[Tema Blog]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://isnuansa.com/?p=5197</guid> <description><![CDATA[Awal mulai ngeblog biasanya seorang blogger belum memiliki ide khusus mau dibawa kemana blog itu nanti. Tetapi kabar baiknya, bingung itu adalah salah satu proses untuk menemukan jati diri, asalkan tetap melakukan aktifitas blogging jadi bukan bingung lalu sudah selesai masalahnya. Mungkin kebingungan itu juga pernah dirasakan oleh beberapa artis blogger Ada teman yang yang [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Awal mulai ngeblog biasanya seorang blogger belum memiliki ide khusus mau dibawa kemana blog itu nanti. Tetapi kabar baiknya, bingung itu adalah salah satu proses untuk menemukan jati diri, asalkan tetap melakukan aktifitas blogging jadi bukan bingung lalu sudah selesai masalahnya. Mungkin kebingungan itu juga pernah dirasakan oleh beberapa artis blogger</p><p>Ada teman yang yang mulai tertarik ngeblog tetapi dia masih bingung menentukan tema, setelah itu dia membatalkan niatnya untuk ngeblog karena alasan tidak tahu tema yang tepat. Padahal dia itu seorang mahasiswa <em>design</em> yang menurut saya cukup pintar, saya juga menyarankan agar dia fokus kepada teman <em>design</em> saja tetapi dia tidak mau dengan alasan belum profesional.</p><p>Misalkan awalnya tertarik ngeblog karena diajak teman lalu menuliskan apa saja kegiatan yang sudah atau akan dilakukan. Jadilah blog tersebut sebagai diary digital online yang informasi di dalamnya bisa dilihat oleh orang lain. Syukur bisa memberikan manfaat karena pembaca bisa mendapatkan informasi dari kegalauan dalam aktifitas sehari-hari anda sehingga pembaca tersebut tidak terjerumus dalam lembah kegalauan seperti admin blog yang dibacanya.</p><p>Bisa juga blogger yang sangat suka untuk mengunggah (<em>upload</em>) makan siang atau makanan apapun miliknya sebelum dimakan, jadi pembaca mendapatkan referensi siang ini mau makan apa karena memang kenyataan kalau makan siang itu sering kali membingungkan hingga ada teman yang memberikan saran (padahal makananya itu-itu saja tetapi karena diberikan penekanan oleh orang lain untuk makan menu itu maka makanan itulah yang dipilih).</p><p>Seperti blog utama saya saja dulunya (sekarang juga masih begitu) berisi curhat dari kegiatan sehari-hari yang dilakukan, lama-kelamaan mulai menemukan jati diri yaitu sebagai blog yang berisi artikel tentang Inspirasi walaupun belum tentu memotivasi (maklum masih pemula).</p><p>Jadi kesimpulanya adalah asalkan tidak berhenti menulis, suatu saat nanti (semoga tidak lama) akan <a
href="http://isnuansa.com/menentukan-tema-blog/" target="_blank">menemukan tema yang pas untuk blog yang dimiliki</a>. Berdasarkan referensi dari beberapa panduan <em>blogging</em>, seorang blogger yang serius mendalami dunia <em>blogging</em> nantinya akan mendapatkan <em>value</em> (keuntungan) dari blog yang dimilikinya tersebut. Hanya saja kalau sudah berbicara keuntungan, harus ada modal awal yang harus dikeluarkan (minimal materi atau artikel yang bermanfaat untuk pembaca). Jadi modal bukan hanya dalam bentuk uang.</p><p>Mau tema apapun terserah anda, asalkan anda memang benar-benar memahaminya. Jadi kalau ada pembaca yang bertanya dalam komentar, anda bisa menjawab dengan baik dan benar. Mau curhat, teknologi, gosip, pariwisata, kuliner, inspirasi, bisnis dan lain-lainnya yang jelas anda harus memiliki <em>passion</em> (kecintaan) dalam menuliskan artikel (<em>post</em>) pada blog yang dimiliki, agar pembaca juga bisa merasakan semangat dan antusiasme dari blogger yang mengurus blog. Pembaca yang puas dengan kinerja admin blog tersebut biasanya akan mempromosikan blog yang disukainya.</p><p>Jadi tunggu apa lagi, ayo mulai saat ini juga!</p><p
style="text-align: center;">~~~</p><p
style="text-align: center;"><em><strong>Tulisan ini karya blogger tamu <a
href="http://www.optimaks.com/" target="_blank">Fakry Naras Wahidi</a>, boleh juga lho follow twitternya <a
href="http://twitter.com/optimaks/" target="_blank">@optimaks</a> kalau mau kenal lebih dekat. <img
title="Pentingnya Memahami Kondisi Psikologis Pengunjung Blog Anda" src="../wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif" alt="icon wink Mau Ngeblog Tapi Temanya? Tidak Jadi Deh..."  /> </strong></em></p><p
style="text-align: center;"><em><strong>Ingin menulis di Isnuansa.Com? Baca ketentuannya di halaman <a
href="../guest-blogger/" target="_blank">Guest Blogger</a> ya. Ditunggu!</strong></em></p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://isnuansa.com/mau-ngeblog-tapi-temanya-tidak-jadi-deh/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>26</slash:comments> </item> <item><title>Keuntungan Guest Blogging Dan Tips Mengundang Blogger Tamu di Blog Anda</title><link>http://isnuansa.com/keuntungan-guest-blogging-dan-tips-mengundang-blogger-tamu-di-blog-anda/</link> <comments>http://isnuansa.com/keuntungan-guest-blogging-dan-tips-mengundang-blogger-tamu-di-blog-anda/#comments</comments> <pubDate>Thu, 08 Mar 2012 01:03:27 +0000</pubDate> <dc:creator>isnuansa</dc:creator> <category><![CDATA[Guest Blogger]]></category> <category><![CDATA[Guest Blogging]]></category> <category><![CDATA[Guest Post]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://isnuansa.com/?p=5180</guid> <description><![CDATA[Menjadi blogger kini seperti halnya menjadi anggota di jejaring sosial, dan semua orang yang melek internet pasti pernah mendengar kata blog. Yup, karena memang tak ada yang susah dari aktivitas blogging. Tinggal menulis, edit dan publish, semudah itu. Namun setelah beberapa lama, kita pun mulai berfikir lebih jauh. Dapat menulis dan tulisan kita terlihat secara [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Menjadi blogger kini seperti halnya menjadi anggota di jejaring sosial, dan semua orang yang melek internet pasti pernah mendengar kata blog. Yup, karena memang tak ada yang susah dari aktivitas <em>blogging</em>. Tinggal menulis, edit dan <em>publish</em>, semudah itu.</p><p>Namun setelah beberapa lama, kita pun mulai berfikir lebih jauh. Dapat menulis dan tulisan kita terlihat secara online tak lagi cukup. Kita ingin yang membaca blog kita bukan hanya teman dekat, keluarga atau satu-dua blogger. Kita ingin lebih. Lalu apa yang harus diperbuat?</p><p>Dari blogger-blogger senior pasti Anda sering mendengar saran-saran berikut:</p><ul><li>Tulis konten berkualitas</li><li>Pelajari dan terapkan SEO</li><li><em><a
href="http://isnuansa.com/blogwalking-arti-tujuan-manfaat/">Blogwalking</a></em> dan <em>networking</em> dengan blogger-blogger lain</li></ul><p>Ok, saran-saran itu pun kita lakukan. Sebulan, dua bulan, <em>well</em>, ternyata pengaruhnya tak terlalu signifikan.Trafik masih stagnan, dan interaksi dengan blogger-blogger lain – baik lewat komentar, jejaring sosial maupun email &#8211; juga tak menunjukkan hal yang menggembirakan. Apa gerangan yang salah? Adakah cara lain tuk lebih meningkatkan visibilitas blog kita di mata <em>blogosphere</em> dan Google?</p><p>Jawabnya, ada. Ada dua cara tambahan yang jitu dan kadang terlewatkan oleh para blogger, yaitu: <strong>satu</strong>, submit artikel ke portal berita yang menampung tulisan-tulisan blogger, seperti <a
href="http://ureport.vivanews.com/blog" target="_blank">Vlog</a> misalnya; dan <strong>dua</strong>, menulis di blog lain yang memiliki pengunjung loyal cukup banyak.</p><p>Cara pertama – bila Anda cukup beruntung dan pihak portal berita menyukai artikel yang kita <em>submit</em> – akan memberikan trafik yang tak sedikit, bahkan kadang bisa melebihi ekspektasi awal. Itu kelebihannya. Kekurangannya? Artikel Anda takkan berumur panjang, alias lambat-laun akan tenggelam oleh artikel-artikel kiriman blogger lain yang tak kalah mempesonanya, karena memang siklus pemunculan artikel baru di sana sangat padat.</p><p>Bagaimana dengan <em>guest blogging</em>? Ok, mari kita bahas bersama-sama.</p><h2><strong>Ya, mengapa harus guest blogging?</strong></h2><p>Kalau Anda perhatikan di blog Isnuansa.com ini, artikel-artikel yang disajikan tak melulu ditulis oleh sang admin. Ada beberapa artikel hasil tulisan blogger lain yang ikut di-<em>publish</em>, baik itu karena undangan dari admin maupun inisiatif dari pihak si pengirim. Nah, kira-kira kenapa ya adminnya sudi mempublikasikan artikel hasil tulisan orang lain, dan apa pertimbangan-pertimbangan yang mendasarinya?</p><p>Saya melihat dari kacamata saya sendiri, yaitu selaku blogger yang juga membuka kesempatan guest blogging di blog Darinholic.com, membuka kran <em>guest blogging</em> memberi banyak keuntungan. Seperti yang pernah saya singgung di artikel <a
href="http://darinholic.com/manfaat-guest-blogging-dan-mari-kita-memulainya-sekarang-juga.html" target="_blank">Manfaat Guest Blogging Dan Mengapa Kita Harus Memulainya Sekarang Juga</a>, keuntungan guest blogging bagi sang admin adalah:</p><ul><li>Frekuensi <em>update</em> artikel lebih terjaga, karena terbantu dengan adanya artikel hasil kiriman blogger lain.</li><li>Blog akan makin berwarna dengan hadirnya artikel dengan gaya penyajian yang berbeda dari biasanya.</li><li>Mempererat keakraban antara admin dan <em>guest blogger</em>.</li><li>Menunjukkan bahwa admin adalah blogger yang serius dengan blognya. Karena dengan membuka kesempatan <em>guest blogging</em>, secara tak langsung hal tersebut akan menjadi cikal bakal komunitas <em>networking</em> untuk para blogger, walau masih berskala kecil.</li></ul><p>Lalu, adakah keuntungan bagi si blogger tamu? Jangan-jangan ada yang berfikir: lebih enak jadi pihak adminnya<em> dong</em> ketimbang jadi blogger tamunya? <em>Eits</em>, jangan salah. Menjadi blogger tamu di blog lain juga memberikan dampak yang tak kalah <em>mentereng</em>-nya<em> lho</em>, yaitu antara lain:</p><ul><li>Link berkualitas. Ini tak diragukan lagi, karena – seperti sudah menjadi kode etik yang tak tertulis – admin akan memberikan tautan spesial di tubuh artikel yang menuju ke blog blogger tamu.</li><li>Visibilitas, atau penampakan blog blogger tamu akan makin terlihat, karena telah memasuki ranah/segmen pembaca yang baru di blog admin. Begitu juga dari sisi SEO, Google akan memberikan kredit pada blog kita saat menemukan tautan di artikel blog lain.</li><li>Meningkatkan kepercayaan diri dalam menulis. Ini sudah pasti, karena menulis di blog orang lain tantangannya lebih besar daripada menulis di blog sendiri.</li><li>Dan tentu saja, hubungan pertemanan dengan admin akan semakin erat.</li></ul><p><em>Guest blogging</em> memang belum menjadi hal yang sering diprioritaskan, tapi bila melihat keuntungan-keuntungan yang telah ditulis di atas, kegiatan ini sudah seharusnya dipertimbangkan,karena baik dari pihak admin maupun blogger tamu sama-sama diuntungkan, alias <em>win win solution</em>.</p><h2><strong>Hmm, lalu bagaimana ya caranya agar blog saya dapat menerima tulisan blogger lain?</strong></h2><p>Pertama, blog Anda harus memiliki topik yang sering diangkat. Meskipun blog Anda bersifat personal, tapi pasti ada tema bahasan yang menjadi kesukaan, minat dan menjadi ciri khas. Misal, Anda sering menulis tentang <em>gadget</em>, maka Anda berpeluang untuk membuka kesempatan blogger-blogger yang suka menulis tentang <em>gadget</em> tuk ikut menjadi blogger tamu di blog Anda.</p><p>Kemudian umumkan pada khalayak bahwa blog Anda membuka kesempatan <em>guest blogging</em>, baik lewat postingan khusus, jejaring sosial maupun email. Setelah itu, Anda tinggal memadukan cara di tahap berikutnya, yaitu <strong>cara aktif dan pasif</strong>.</p><p><strong>Cara aktif</strong>, yaitu Anda secara aktif menghubungi langsung blogger-blogger yang Anda nilai memiliki kemampuan tuk mengulas tentang satu topik di blog Anda. Tema bahasan dapat ditentukan sendiri oleh Anda atau dapat pula mempercayakan pada blogger yang diundang untuk menentukan tema tulisan sendiri. Misal, saat saya tertarik dan ingin mengetahui tentang bagaimana caranya kegiatan berinternet bisa nyaman dan aman, saya menghubungi Cahya Legawa tuk menulis tentang tema tersebut. Hasilnya bisa Anda baca di artikel <a
href="http://darinholic.com/internet-nyaman-dan-aman-apa-saja-yang-harus-dipertimbangkan.html" target="_blank">Internat Nyaman dan Aman – Apa Saja Yang Harus Dipertimbangkan</a>?</p><p><strong>Cara pasif</strong>, yaitu Anda menunggu tawaran guest blogging yang datang.</p><p>Nah, dari dua cara di atas tentu Anda sudah memperkirakan kelebihan dan kekurangannya, kan?</p><p>Jadi, tunggu apa lagi. Mari ber-<em>guest blogging</em> ria! <img
src='http://isnuansa.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt="icon smile Keuntungan Guest Blogging Dan Tips Mengundang Blogger Tamu di Blog Anda" class='wp-smiley' title="Keuntungan Guest Blogging Dan Tips Mengundang Blogger Tamu di Blog Anda" /></p><p
style="text-align: center;">~~~</p><p
style="text-align: center;"><em><strong>Tulisan ini karya blogger tamu <a
href="http://darinholic.com/" target="_blank">Darin</a>, boleh juga lho follow twitternya<a
href="http://twitter.com/darinholic/" target="_blank"> @darinholic</a> kalau mau kenal lebih dekat. <img
title="Pentingnya Memahami Kondisi Psikologis Pengunjung Blog Anda" src="../wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif" alt="icon wink Keuntungan Guest Blogging Dan Tips Mengundang Blogger Tamu di Blog Anda"  /> </strong></em></p><p
style="text-align: center;"><em><strong>Ingin menulis di Isnuansa.Com? Baca ketentuannya di halaman <a
href="../guest-blogger/" target="_blank">Guest Blogger</a> ya. Ditunggu!</strong></em></p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://isnuansa.com/keuntungan-guest-blogging-dan-tips-mengundang-blogger-tamu-di-blog-anda/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>31</slash:comments> </item> <item><title>7 Cara Memanjakan Mata Pengunjung Blog</title><link>http://isnuansa.com/7-cara-memanjakan-mata-pengunjung-blog/</link> <comments>http://isnuansa.com/7-cara-memanjakan-mata-pengunjung-blog/#comments</comments> <pubDate>Thu, 01 Mar 2012 04:26:34 +0000</pubDate> <dc:creator>isnuansa</dc:creator> <category><![CDATA[Guest Blogger]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://isnuansa.com/?p=5154</guid> <description><![CDATA[Setiap kali membaca sebuah blog entah apapun isinya, kecenderungan manusia adalah mengamati bagaimana bentuk tulisan yang ada di blog tersebut, meskipun saya sendiri kesulitan untuk mengemas bagaimana sebuah blog menjadi menarik dan menawan tetapi tulisan – tulisan yang memberi value, memberi knowledge tanpa terkesan menggurui menjadi menu santapan wajib bagi semua blogger. Menulis merupakan sebuah [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Setiap kali membaca sebuah blog entah apapun isinya, kecenderungan manusia adalah mengamati bagaimana bentuk tulisan yang ada di blog tersebut, meskipun saya sendiri kesulitan untuk mengemas bagaimana sebuah blog menjadi menarik dan menawan tetapi tulisan – tulisan yang memberi <em>value</em>, memberi <em>knowledge</em> tanpa terkesan menggurui menjadi menu santapan wajib bagi semua blogger. Menulis merupakan sebuah seni tersendiri, dibutuhkan penghayatan agar tulisan terbaca dengan nyaman.</p><p>Ada beberapa syarat agar tulisan kita dilirik oleh banyak orang, meskipun sampai saat saya menuliskan postingan ini, pengunjung blog baru ratusan perhari, tidak ada salahnya berbagi pengetahuan dan informasi seputar aktivitas blogging kepada pembaca <a
href="../" target="_blank">isnuansa.com</a></p><p><strong>1.      Penggunaan Font</strong><br
/> Setiap blogger tentu menyukai jenis – jenis font tertentu, tetapi alangkah baiknya gunakan font yang tidak terlalu membuat capek mata, gunakan font yang nyaman dimata, meskipun anda berkeinginan berkreasi tetapi minimal font yang digunakan sangat familiar dengan mata, terlalu artistik terkadang membuat capek mata.</p><p><strong>2.      Tata Bahasa</strong><br
/> Jangan terlalu ilmiah maupun terlalu gaul, bahasa yang baik adalah non formal tetapi juga etis, orang yang membaca merasa gampang mencerna tulisan kita dan makna maupun pesan yang akan disampaikan mudah diterima dengan analisa yang ringan. Penggunaan huruf kapital, penggunaan tanda baca menjadi aksesoris tulisan jika digunakan dengan tepat.</p><p><strong>3.      Pengaturan Jarak Antar Paragraf</strong><br
/> Jarak antar paragraf dibuat tidak terlalu lebar juga tidak terlalu dekat, dengan jarak terlalu lebar terkesan boros dengan jarak terlalu dekat justru terkesan capek dimata.</p><p><strong>4.      Kesinambungan Kata</strong><br
/> Hubungan antar paragraf yang baik membuat sebuah tulisan ibarat serial dalam sinetron, untuk mengetahui pesan di paragraf 2 harus membaca paragraf 1 dulu, sehingga sampai selesai setiap paragraf akan diikuti oleh pembaca.</p><p><strong>5.      Makna</strong><br
/> Ada beberapa blogger yang secara denotatif memberikan makna pada setiap tulisan, ada juga berbentuk kiasan sehingga pembaca diberi kesempatan membentuk persepsi dan membentuk pemahaman sendiri.</p><p><strong>6.      <a
href="http://isnuansa.com/perlukah-cetak-tebal-semua-keyword-di-blog-2/" target="_blank">Pemberian Cetak Tebal Dan Cetak Miring</a></strong><br
/> Jika kata yang anda gunakan mengandung keyword alangkah baiknya diberi huruf tebal, lebih bagus lagi jika dihyperlink dengan artikel lain yang memiliki kedekatan isi dengan artikel yang kita tulis.</p><p><strong>7.      Pemasangan Hyperlink</strong><br
/> Pemasangan hyperlink yang bersifat inbound link membuat pembaca dibuat betah berlama – lama diblog kita karena dengan sekali klik mereka bisa mendapatkan banyak hal.</p><p>Semoga 7 saran tadi menjadi inspirasi bagi semua blogger untuk giat menulis, jika anda mengharapkan memiliki guest blogger, kirimkan email ke <a
href="mailto:tentaralangit46@gmail.com">tentaralangit46@gmail.com</a> dan berikan rincian tulisan apa yang diterima, tanpa memberikan outbond link sekalipun akan penulis terima.</p><p
style="text-align: center;">~~~</p><p
style="text-align: center;"><em><strong>Tulisan ini karya blogger tamu <a
href="http://imron46.blogspot.com/" target="_blank">Imron Rosyidi</a>, Tulisan pertama beliau di blog saya adalah <a
href="http://isnuansa.com/menentukan-tema-blog/" target="_blank">Menentukan Tema Blog</a>. <img
title="Pentingnya Memahami Kondisi Psikologis Pengunjung Blog Anda" src="../wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif" alt="icon wink 7 Cara Memanjakan Mata Pengunjung Blog"  /> </strong></em></p><p
style="text-align: center;"><em><strong>Ingin menulis di Isnuansa.Com? Baca ketentuannya di halaman <a
href="../guest-blogger/" target="_blank">Guest Blogger</a> ya. Ditunggu!</strong></em></p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://isnuansa.com/7-cara-memanjakan-mata-pengunjung-blog/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>54</slash:comments> </item> <item><title>Pentingnya Memahami Kondisi Psikologis Pengunjung Blog Anda</title><link>http://isnuansa.com/pentingnya-memahami-kondisi-psikologis-pengunjung-blog-anda/</link> <comments>http://isnuansa.com/pentingnya-memahami-kondisi-psikologis-pengunjung-blog-anda/#comments</comments> <pubDate>Mon, 27 Feb 2012 01:02:13 +0000</pubDate> <dc:creator>Guest Blogger</dc:creator> <category><![CDATA[Guest Blogger]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://isnuansa.com/?p=5141</guid> <description><![CDATA[Pertama-tama, tarik nafas dalam-dalam dan hembuskan secara perlahan. Sudah? Sekarang bayangkan kita tengah mengunjungi sebuah pameran lukisan yang dihelat besar-besaran. Seluruh seniman dari penjuru negeri berkumpul di satu tempat dan kita berkesempatan melihat-lihat hasil karya mereka di stand-stand yang didesain unik oleh sang seniman masing-masing. Mereka mendekorasi stand seatraktif mungkin tuk memikat pengunjung dan tak [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Pertama-tama, tarik nafas dalam-dalam dan hembuskan secara perlahan.</p><p>Sudah? Sekarang bayangkan kita tengah mengunjungi sebuah pameran lukisan yang dihelat besar-besaran. Seluruh seniman dari penjuru negeri berkumpul di satu tempat dan kita berkesempatan melihat-lihat hasil karya mereka di stand-stand yang didesain unik oleh sang seniman masing-masing. Mereka mendekorasi stand seatraktif mungkin tuk memikat pengunjung dan tak lupa meletakkan brosur katalog hasil karya terbaru mereka untuk dilihat-lihat di pintu masuk.</p><p>Sudah tergambar bayangannya? Ok, berikut adalah laporan pandangan mata yang berhasil diliput oleh DarinHolic TV di acara<em> Blogwalking Hari Ini</em>:</p><p><strong>Stand satu, di sebelah timur:</strong><br
/> Kita melintas dan desain <em>stand</em>-nya cukup representatif. Lalu kita memutuskan tuk singgah sebentar dan sebelum masuk kita melihat-lihat sebentar katalog karyanya. Ups, ini kan karya-karya jaman dulu? Ngga ada karya terbaru <em>tho</em>? So, kita lanjut berjalan ke stand berikutnya.</p><p><strong>Stand dua, beberapa meter ke arah utara:</strong><br
/> Ampun, desain <em>stand</em>-nya berantakan sekali! Banyak pernak-pernik aneh bertebaran dan mengganggu pandangan. Sempat juga melihat katalognya, dan sepertinya hasil-hasil karyanya oke dan <em>up to date</em>. Tapi berhubung dah <em>ill feel</em> duluan dengan tampilan stand yang menghilangkan selera, jadilah kita urung tuk masuk ke dalam.</p><p><strong>Stand tiga, sebelah warung mie ayam:</strong><br
/> Wow, keren! <em>Stand</em>-nya teduh, polos dan sepertinya bergaya minimalis. Tak butuh waktu lama, kita pun terpikat tuk menengok brosur katalog karya2 sang seniman. Hmm, aduh ini lukisannya terlalu berat tuk dicerna. Bisa migren deh kalau lama-lama nongkrong di sini. Lanjut, ah!</p><p><strong>Stand empat, persis di tikungan menuju wahana Kincir Air:</strong><br
/> Kita <em>melongo</em>. <em>Buset</em>, <em>stand</em> ini sepertinya yang membuat adalah seorang maestro. Sangat unik dan <em>ngga</em> biasa. Tapi, lho, gimana cara masuk stand-nya nih? Wah, wah, jangan-jangan stand ini dibuat untuk kesenangan si seniman sendiri kali ya? Kita dibuat puyeng dengan jalan masuk stand-nya yang berliku-liku, dan sebelum varises di kaki menjadi semakin parah, kita pun ngacir menuju stand lainnya.</p><p><strong>Stand lima, bergeser sejengkal ke arah timur:</strong><br
/> Stand apa ini? Kok mirip papan iklan? <em>Sorry</em>, lewat!</p><p><strong>Stand enam, turun sedikit lewat kolam bebek:</strong><br
/> Oh, asyiknya. Kita berdecak kagum dengan desain stand-nya yang oke punya. Ini baru sip. Dengan sukacita, kitapun melihat-lihat katalog hasil karya sang seniman. Yup, oke deh, mari kita masuk ke dalam tuk menikmatinya lebih jauh. Dan persis saat langkah kaki menggantung di pintu masuk,..<em>jreeeng sya lala lala!</em> Kita terlonjak kaget. Musik <em>apaan nih</em>? <em>Oh, please</em>. <em>Get out!</em></p><p><strong>Stand tujuh, beberapa blok ke selatan:</strong><br
/> Hebat, stand-nya ciamik. Koleksi karya-karyanya pun terlihat mengagumkan dan terasa beda banget sama yang lain. Yup, asyik juga nih berlama-lama nongkrong di dalam.  Tapi, hmm.. dimana gerangan yang punya ya? Ngga ada akses tuk mengetahui seniman di belakangnya. Sarana untuk kontak juga nihil. Mendadak semua bulu-bulu mulai merinding, dan sebelum dilanda parno akut, kita bergegas ambil langkah seribu *<em>hiiiiy</em>*</p><p><strong>Stand delapan&#8230;</strong><br
/> Ah, kita sudah capek. Dan tepat sebelum matahari tenggelam di peraduan, kita pun memutuskan tuk menjelajahi stand-stand yang lain di keesokan hari.</p><p><strong>Epilog</strong></p><p>Bagaimana jika pameran itu adalah blogosphere dan stand-stand yang berdiri tuk dikunjungi itu adalah blog Anda? Apakah Anda cukup memahami kondisi psikologis para pengunjung yang datang?</p><p><em>Well</em>, sebagai blogger, tentu kita bebas menentukan tampilan yang pas untuk menampung semua sisi, baik konten, gaya personal maupun ruang untuk berinteraksi dengan pembaca. Namun apakah pas yang kita rasakan itu sama dengan yang dirasakan oleh pengunjung? <em>It&#8217;s okey to be different</em>, tapi jangan sampai membuat pengunjung terkena <a
href="http://darinholic.com/sindrom-blogwalking.html" target="_blank">sindrom blogwalking</a> lho ya <em>*hehe*</em></p><p>Oh ya, bagaimana kesan Anda dengan stand yang sedang Anda lihat sekarang di Isnuansa.com ini? <img
src='http://isnuansa.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt="icon biggrin Pentingnya Memahami Kondisi Psikologis Pengunjung Blog Anda" class='wp-smiley' title="Pentingnya Memahami Kondisi Psikologis Pengunjung Blog Anda" /></p><p
style="text-align: center;">~~~<em><strong></strong></em></p><p
style="text-align: center;"><em><strong>Tulisan ini karya blogger tamu <a
href="http://darinholic.com/" target="_blank">Darin</a>, boleh juga lho follow twitternya<a
href="http://twitter.com/darinholic/" target="_blank"> @darinholic</a> kalau mau kenal lebih dekat. <img
src='http://isnuansa.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt="icon wink Pentingnya Memahami Kondisi Psikologis Pengunjung Blog Anda" class='wp-smiley' title="Pentingnya Memahami Kondisi Psikologis Pengunjung Blog Anda" /> </strong></em></p><p
style="text-align: center;"><em><strong>Ingin menulis di Isnuansa.Com? Baca ketentuannya di halaman <a
href="../guest-blogger/" target="_blank">Guest Blogger</a> ya. Ditunggu!</strong></em></p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://isnuansa.com/pentingnya-memahami-kondisi-psikologis-pengunjung-blog-anda/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>37</slash:comments> </item> <item><title>Belajar Manajemen Ide jadi Artikel Blog</title><link>http://isnuansa.com/belajar-manajemen-ide-jadi-artikel-blog/</link> <comments>http://isnuansa.com/belajar-manajemen-ide-jadi-artikel-blog/#comments</comments> <pubDate>Thu, 16 Feb 2012 09:34:57 +0000</pubDate> <dc:creator>Guest Blogger</dc:creator> <category><![CDATA[Guest Blogger]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://isnuansa.com/?p=5104</guid> <description><![CDATA[Manajemen atau mengelola ide jadi artikel Blog perlu dilatih agar kita terbisa mencurahkan ide menjadi sesuatu yang sangat berharga, menjadi sebuah tulisan yang bermanfaat untuk dibaca orang. Karena sebagus apa pun ide kita kalau tidak bisa diolah dengan baik tidak akan ada gunanya ide hanya tersimpan dalam pemikiran dan angan-angan. Segala sesuatu perlu belajar dan [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Manajemen</strong> atau mengelola <strong>ide jadi artikel Blog</strong> perlu dilatih agar kita terbisa mencurahkan ide menjadi sesuatu yang sangat berharga, menjadi sebuah tulisan yang bermanfaat untuk dibaca orang. Karena sebagus apa pun ide kita kalau tidak bisa diolah dengan baik tidak akan ada gunanya ide hanya tersimpan dalam pemikiran dan angan-angan. Segala sesuatu perlu belajar dan berlatih karena tidak ada orang yang lahir langsung pintar semua ilmu atau keterampilan. Termasuk keahlian menulis dalam kegiatan <em>bloging</em> kita perlu <strong>belajar manajemen ide jadi artikel Blog.</strong></p><p>Semua artikel baik yang ada di koran, majalah atau Internet berawal dari ide yang diolah sedemikian rupa sehingga menjadi suatu bacaan yang menarik. Pada awal kita belajar membuat blog dituntut untuk terbisa menulis artikel karena kalau tidak menulis sendiri artikel, berarti kita sebagai <em>blogger <a
href="http://isnuansa.com/ketika-tulisan-di-salin-tempel/" target="_blank">copy paste</a></em><a
href="http://isnuansa.com/ketika-tulisan-di-salin-tempel/" target="_blank"> yang tentu melanggar peraturan</a>. Walau kita sudah minta izin sama yang punya maka blog kita jadi tidak punya ciri khas atau tulisan kita di blog hanya sebagai duplikat saja. Tulisan para pakar baik di dunia nyata atau <em>online</em> berasal dari  ide yang sangat berharga. Tapi ide saja tidak cukup jadi harus dikelola menjadi sebuah artikel yang menarik. Kita mesti belajar manajemen ide jadi artikel blog.</p><p>Sekarang dengan didukungnya bahasa Indonesia sebagai penayang <a
title="5 Hal yang Saya Lakukan Saat Belum Berhasil di Google Adsense" href="http://isnuansa.com/5-hal-yang-saya-lakukan-saat-belum-berhasil-di-google-adsense/" target="_blank"><em>adsense google</em></a> maka artikel Bahasa Indonesia sudah menjadi bahasa komersial di dunia <em>online</em>. Konten Bahasa Indonesia dipercaya untuk ikut memajang ektensinya <em>google adword</em>. Disejajarkan dengan bahasa-bahasa lain yang ada di Asia misalnya China, Jepang serta Korea. Maka para blogger harus lebih giat untuk berlatih mengasah kemampuan menulis agar  konten blog berbahasa Indonesia tetap <em>exist</em> di dunia maya.  Dengan konten yang diharapkan berkualitas tinggi jadi <strong>perlu manajemen ide jadi artikel blog</strong>.</p><p>Adakah jurus atau strategi <strong>menajemen ide agar jadi artikel blog</strong>?</p><p>Berikut yang saya lakukan  untuk manajemen ide jadi artikel blog menjadi tujuh langkah berdasarkan kepada  pengalaman:</p><ol><li>Bila ada ide langsung tuliskan, bila tidak memungkinkan tulis saja dulu di catatan kecil, atau memo <em>handphone</em> dengan tujuan supaya tidak lupa lagi.</li><li>Kembangkan ide dengan cara merenung kira-kira tujuan tulisan kita untuk apa? Siapa yang dituju (pembacanya)?</li><li>Perkuat ide-ide dengan referensi baik dari internet, majalah atau buku-buku bisa perpustakaan atau koleksi pribadi makanya seorang blogger harus punya perpustakaan pribadi dengan sejumlah buku yang di rawat<span
style="text-decoration: underline;">.</span></li><li>Tuliskan, ketik di <em>Word</em> dan kalau lagi tidak ada <em>mood</em> nulis tunggu saja dulu atau selingi kegiatan lain misalnya olah raga, nonton TV atau membaca, tidur juga kalau memungkinkan boleh.</li><li>Bila sudah selesai baca ulang sambil <em>edit</em> untuk menyempurnakan ejaan dan kalimat yang salah.</li><li>Baca kembali.</li><li>Langkah terakhir <em>posting</em>.</li></ol><p>Demikian cara untuk <strong>belajar manajemen ide jadi artikel blog</strong> , bagaimana dengan pembaca? Kalau ada cara lain saya minta masukan dan saran?</p><p
style="text-align: center;">~~~</p><p
style="text-align: center;">Tulisan ini karya <em><strong>Asep Sanaul Zaman</strong></em>, pemilik <a
href="http://gurubelajar.com/" target="_blank">GuruBelajar.Com</a>.</p><p
style="text-align: center;">Twitternya bisa difollow di <a
href="http://twitter.com/gurubelajar" target="_blank">@gurubelajar</a>.</p><p
style="text-align: center;">Mau menulis juga untuk isnuansa.com? <a
title="Cara menjadi Guest Blogger di Isnuansa.Com." href="http://isnuansa.com/guest-blogger/" target="_blank">Baca caranya di sini</a>.</p><p
style="text-align: center;">~</p><p>&nbsp;</p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://isnuansa.com/belajar-manajemen-ide-jadi-artikel-blog/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>41</slash:comments> </item> <item><title>[Komik] Apa Sih Asyiknya Ngeblog?</title><link>http://isnuansa.com/komik-apa-sih-asyiknya-ngeblog/</link> <comments>http://isnuansa.com/komik-apa-sih-asyiknya-ngeblog/#comments</comments> <pubDate>Wed, 08 Feb 2012 01:30:10 +0000</pubDate> <dc:creator>Guest Blogger</dc:creator> <category><![CDATA[Guest Blogger]]></category> <category><![CDATA[Blogging]]></category> <category><![CDATA[Komik]]></category> <category><![CDATA[Ngeblog]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://isnuansa.com/?p=5086</guid> <description><![CDATA[Iya, apa sih asyiknya ngeblog? Pertanyaan itu bukan hanya sering datang dari teman-teman kita yang belum mengenal apa itu blog, bahkan bagi kita yang sudah dibilang uzur di dunia blogging pun kadang secara tak sadar kerap menanyakan hal yang serupa: apa sih ya asyiknya ngeblog? Jawabannya pasti tak selalu sama, karena memang masing-masing blogger memiliki [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Iya, apa sih asyiknya ngeblog?</p><p>Pertanyaan itu bukan hanya sering datang dari teman-teman kita yang belum mengenal apa itu blog, bahkan bagi kita yang sudah dibilang uzur di dunia blogging pun kadang secara tak sadar kerap menanyakan hal yang serupa: <em>apa sih ya asyiknya ngeblog?</em></p><p>Jawabannya pasti tak selalu sama, karena memang masing-masing blogger memiliki sudut pandang dan <em>passion</em> sendiri mengenai dimana letak keasyikan blog. Nah, mungkin komik sederhana berikut bisa menjelaskannya, <em>check it out!</em></p><p><img
class="alignnone" title="Asyiknya Ngeblog" src="https://lh6.googleusercontent.com/-cTvuOqTR008/TzHLJIXwJKI/AAAAAAAACH0/ynXoheZepU4/s800/asyik%252520blog.jpg" alt="asyik%252520blog [Komik] Apa Sih Asyiknya Ngeblog?" width="600" height="768" /></p><p>Sudah jelas?</p><p>Belum? Kalau begitu segera buka dahsboard blog Anda dan publish tulisan sekarang juga. Eits, bukan hanya sekarang. Besok, lusa, esoknya lagi, esoknya lagi, pokoknya menulis dan publish setiap hari.. dan – seperti bapak yang satu itu selalu bilang &#8211; perhatikan apa yang terjadi.</p><p><em>Happy blogging!</em> <img
src='http://isnuansa.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt="icon smile [Komik] Apa Sih Asyiknya Ngeblog?" class='wp-smiley' title="[Komik] Apa Sih Asyiknya Ngeblog?" /></p><p
style="text-align: center;"><strong>~~~</strong></p><p
style="text-align: center;"><em><strong>Komik ini karya blogger tamu <a
href="http://darinholic.com/" target="_blank">Darin</a>, boleh juga lho follow twitternya <a
href="http://twitter.com/darinholic/" target="_blank">@darinholic</a> kalau mau kenal lebih dekat. <img
src='http://isnuansa.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt="icon wink [Komik] Apa Sih Asyiknya Ngeblog?" class='wp-smiley' title="[Komik] Apa Sih Asyiknya Ngeblog?" /> </strong></em></p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://isnuansa.com/komik-apa-sih-asyiknya-ngeblog/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>50</slash:comments> </item> <item><title>Cara Menambah Profil Twitter di Komentar</title><link>http://isnuansa.com/cara-menambah-profil-twitter-di-komentar/</link> <comments>http://isnuansa.com/cara-menambah-profil-twitter-di-komentar/#comments</comments> <pubDate>Thu, 26 Jan 2012 01:13:02 +0000</pubDate> <dc:creator>Guest Blogger</dc:creator> <category><![CDATA[Guest Blogger]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://isnuansa.com/?p=5020</guid> <description><![CDATA[My first post on isnuansa.com. Makasih mbak Nunik atas ruang yang diberikan untuk menulis. Setelah menyimak tulisan mas Darin tentang alasan mengapa beliau enggan berkomentar di blog, saya ingin membahas tema serupa juga yaitu masih di ranah berkomentar di blog. Selain posting yang berkala, menurut saya komentar dalam sebuah blog juga bisa dijadikan parameter bahwa [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p><em>My first post on</em> <a
href="http://isnuansa.com">isnuansa.com</a>. Makasih mbak <a
href="http://isnuansa.com/tentang-saya/" target="_blank">Nunik</a> atas ruang yang diberikan untuk menulis. Setelah menyimak tulisan mas Darin tentang alasan mengapa beliau <a
href="http://isnuansa.com/ingin-sekali-berkomentar-di-blog-anda-tapi" target="_blank">enggan berkomentar di blog</a>, saya ingin membahas tema serupa juga yaitu masih di ranah berkomentar di blog.</p><p>Selain posting yang berkala, menurut saya komentar dalam sebuah blog juga bisa dijadikan parameter bahwa blog tersebut hidup dan terhidupi. Apalagi para komentator sangat antusias mendiskusikan tema yang diangkat oleh narablog/ pemilik blog menjadi diskusi panjang. Pasti akan timbul semangat untuk menulis kembali konten-konten yang lebih berkualitas bukan? Jika sang narablog malah mempersulit akses feed back dari pembaca, bisa jadi komunikasi hanya terjalin satu arah saja.</p><p>Dari sisi pembaca, berkomentar dapat digunakan sebagai ajang menjalin silaturahmi sesama narablog. Ini loh saya (dengan mejeng <a
href="http://isnuansa.com/apa-yang-menghalangi-anda-memiliki-gravatar/">gravatar</a> terganteng yang pernah ditangkap kameranya), saya blogger juga lohh..<em> Nanti dingin lohh</em>&#8230; <img
src='http://isnuansa.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt="icon biggrin Cara Menambah Profil Twitter di Komentar" class='wp-smiley' title="Cara Menambah Profil Twitter di Komentar" /></p><p>Dengan meninggalkan komentar yang berkualitas pasti akan meningkatkan value kita di depan pemilik blog atau komentator yang lain. Oleh karenanya komentar juga bisa menjadi ajang narsis bukan?</p><h2>Menambahkan Profil <a
href="http://isnuansa.com/akun-twitter-saya-kena-suspend/" target="_blank">Twitter</a> di Komentar WordPress</h2><p>Tak jarang sesama narablog melanjutkan interaksinya ke media lain seperti socmed semacam Facebook dan Twitter. Siapa sih yang tidak punya akun twitter?</p><p>Nah bagaimana jika saat berkomentar di blog kita bisa meninggalkan username twitter kita. Besar kemungkinan narablog lain follow twiiter kita dan menjadi teman baru kita. Asyik bukan?</p><p>Saat ini kita bisa menambahkan fitur baru berupa form twitter di kolom komentar blog WordPress. Form komentar default di wordpress terdiri dari Nama, Email, Website dan Form isian komentar. Disini kita akan menambahkan satu form lagi yaitu form Twitter dimana nantinya pengunjung tinggal memasukkan username / ID twitternya. Nantinya tautan menuju profil twitter kita akan terpajang dibawah Nama kita.</p><h2>Bagaimana Caranya?</h2><p>Cara untuk menambahkan form twitter ini sangat simpel karena hanya dengan menginstal plugin <strong><a
href="http://wordpress.org/extend/plugins/twitterlink-comments/" target="_blank">TwitterLink Comment</a> </strong>saudara sepupunya <a
href="http://comluv.com/download/twitterlink-comments/" target="_blank">CommentLuv</a>. Jadi setelah plugin ini dikatifkan di halaman setting plugin, maka akan muncul form twitter di bawah form<br
/> isian komentar. Jika Anda juga menginstal plugin CommentLuv, maka secara otomatis akan berada dibawah CommentLuv. Screenshootnya seperti gambar di bawah ini.</p><div
class="wp-caption aligncenter" style="width: 447px"><a
href="http://danisetiyawan.com/"><img
title="Demo Tampilan Form Twitter" src="http://cdn.comluv.com/wp-content/uploads/2009/09/screenshot-2.jpg" alt="screenshot 2 Cara Menambah Profil Twitter di Komentar" width="437" height="401" /></a><p
class="wp-caption-text">Demo Tampilan Form Twitter</p></div><p><strong>Fitur Twitterlink</strong></p><ul><li><em>Completely automatic, no configuring required.</em></li><li><em>Any HTML is filtered through kses using a custom array of allowed tags.</em></li><li><em>Set the link as nofollow and open in a new window</em></li><li><em>Fully compatible with Mu and Multi-db plugin.</em></li><li><em>Twitter link is shown on all comments for a user as long as they comment at least once with their username.</em></li><li><em>Localization support</em></li><li><em>Multiple translation files included</em></li></ul><div
class="wp-caption aligncenter" style="width: 594px"><a
href="http://danisetiyawan.com/"><img
title="Halaman Setting TwitterLink" src="http://austinpassy.frostywebdesigns.netdna-cdn.com/wp-content/uploads/2010/05/twitterlink-comments-options.png" alt="twitterlink comments options Cara Menambah Profil Twitter di Komentar" width="584" height="409" /></a><p
class="wp-caption-text">Halaman Setting TwitterLink</p></div><p>Setelah plugin terinstal dan aktif, silahkan masuk ke pengaturan plugin di <em>Setting &gt; Twitter Setting</em>.</p><p><strong>Add Twitter Field Automatically?</strong> Pilih <strong>Yes</strong> (untuk mengaktifkan)</p><p><strong>Field Description</strong> pada form <label
for="field_description"><em>Text describing the added field (added before the input field)</em> merupakan teks yang tampil sebelum form twitter. Silahkan edit jika perlu. Jelaskan bahwa pengomentar cukup menuliskan username / ID twitternya saja. Tidak perlu memakai @ atau http.</label></p><p>Tertarik menambahkan form twitter di blog WordPress Anda? Anda bisa lihat demonya di komentar blog saya. Anda bisa mencobanya.</p><p>Semoga ngeblog menjadi lebih menyenangkan.</p><p
style="text-align: center;"><strong>~~~</strong></p><p>Tulisan ini karya <a
title="Tips WordPress" href="http://danisetiyawan.com" target="_blank">Dani Setiyawan</a> / <span
class="removed_link" title="http://twitter.com/dhanz_ztya">@dhanz_ztya</span>. Pengen nulis juga di sini? Baca ketentuannya di halaman <a
href="http://isnuansa.com/guest-blogger/" target="_blank">Guest Blogger</a> ya!</p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://isnuansa.com/cara-menambah-profil-twitter-di-komentar/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>43</slash:comments> </item> <item><title>Ingin Sekali Berkomentar di Blog Anda. Tapi&#8230;</title><link>http://isnuansa.com/ingin-sekali-berkomentar-di-blog-anda-tapi/</link> <comments>http://isnuansa.com/ingin-sekali-berkomentar-di-blog-anda-tapi/#comments</comments> <pubDate>Mon, 23 Jan 2012 01:17:37 +0000</pubDate> <dc:creator>Guest Blogger</dc:creator> <category><![CDATA[Guest Blogger]]></category> <category><![CDATA[Blog]]></category> <category><![CDATA[Komentar]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://isnuansa.com/?p=4973</guid> <description><![CDATA[Artikel ini ditulis oleh blogger tamu Darin, follow twitternya untuk mengenal Darin lebih dekat @darinholic ~~~ Bayangkan kita sedang menelusuri sebuah pasar yang penuh sesak, kemudian ada satu toko kue yang mengundang minat kita tuk berkunjung. Sampel-sampel kue yang ditampilkan di etalase depan begitu menggiurkan dan &#8211; ooh &#8211; ada papan yang bertuliskan &#8216;gratis tuk [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p><em>Artikel ini ditulis oleh blogger tamu <a
href="http://darinholic.com/" target="_blank">Darin</a>, follow twitternya untuk mengenal Darin lebih dekat <a
href="http://twitter.com/harinholic/" target="_blank">@darinholic</a></em></p><p
style="text-align: center;"><strong>~~~</strong></p><p>Bayangkan kita sedang menelusuri sebuah pasar yang penuh sesak, kemudian ada satu toko kue yang mengundang minat kita tuk berkunjung. Sampel-sampel kue yang ditampilkan di etalase depan begitu menggiurkan dan &#8211; <em>ooh</em> &#8211; ada papan yang bertuliskan &#8216;<em>gratis tuk mencicipi</em>&#8216; tergantung di atasnya! Syahdan, dengan air liur yang nyaris menetes, kita pun masuk lewat pintu utama.</p><p><em>Ting, tong!</em></p><p>Tak dinyana, pintunya susah sekali dibuka! Ok, itu tak jadi soal. Demi bisa mencicipi kue gratisan, setelah beberapa lama mencoba dan dengan semangat gigih pantang menyerah, akhirnya pintu terbuka juga dengan sukses.</p><p>Selesai? Belum. Ternyata kita langsung berhadapan dengan resepsionis yang menyuruh kita mengisi data-data identitas pengunjung. Nama, tanggal lahir, nama <em>gebetan</em>, tempat <em>nongkrong</em> favorit, dan sebagainya, dan seterusnya. Rampung, masih ada tes cap jempol, proyeksi retina mata dan terakhir, melewati satpam berkumis <em>baplang</em> yang memegang alat deteksi logam didampingi pemilik toko yang bertampang <em>judes</em>.</p><p><em>Fiuh</em>. Begitu ruwetnya kah untuk sekedar mencicipi kue gratis?</p><p>Dan kabar buruknya adalah&#8230;</p><h2>Itu bisa saja terjadi pada pengunjung blog Anda.</h2><p><em>Kok</em> bisa? Ya, pengunjung blog yang telah jauh-jauh datang dan sudi membaca artikel blog Anda tentu ingin sekali mencicipi nikmatnya perasaan narsis saat avatarnya ikut mejeng di bawah artikel. Tapi alangkah kecewanya ia saat melihat <em>form</em> komentar yang jauh dari kata umum, dan ia mengalami hal-hal yang traumatis seperti:</p><p>•    Tidak adanya pilihan tuk mengisi <em>Name</em> dan <em>URL</em> blog (Biasanya untuk blog ber-<em>platform</em> blogspot)<br
/> •    <em>Captcha</em> yang sangat sulit sekali ditebak bentuk hurufnya.<br
/> •    Form komentar hanya untuk kaum eksklusif di barisan <em>Disqus</em> atau <em>Intense Debate</em>.<br
/> •    <a
href="http://isnuansa.com/7-kenyataan-tentang-komentar-blog-akuilah/" target="_blank">Moderasi yang akan menjadikan komentarnya muncul beberapa tahun kemudian</a>.<br
/> •    Pemilik blog ternyata tak merespon komentar-komentar sebelumnya (Mungkin pemilik blog sedang piknik entah kemana).<br
/> •    Komentar diblok oleh Akismet (Ini sih salah sendiri!)<br
/> •    Dan tiba-tiba ada iklan atau apapun itu yang menutupi layar (<em>What</em>? Ini blog atau layar <em>tancep</em>?)</p><p>Kira-kira bagaimana perasaan si pengunjung? Jangan ditanya. Sudah untung ia mau membaca artikel blog Anda kalau tak keburu mengklik tombol <em>close</em>.</p><h2>Jadi gimana dong?</h2><p>Terserah Anda. Blog Anda adalah tanggung jawab Anda sepenuhnya. Tanya kepada diri Anda sendiri, apakah blog Anda itu hanya untuk kepuasan pribadi atau untuk konsumsi umum dan bisa dinikmati oleh sebanyak mungkin pengunjung?</p><p>Kalau pilihan Anda adalah yang pertama, silahkan buat <em>form</em> komentar yang sesulit mungkin untuk ditembus dan jangan pedulikan mereka-mereka yang langsung <em>ngacir</em> ke apotik terdekat untuk membeli obat sakit kepala.</p><p>Tapi kalau Anda memilih yang kedua, <em>well</em>, jadilah tuan rumah yang baik dan ramah bagi pengunjungnya. Sikat gigi Anda bersih-bersih agar nafas Anda wangi saat tersenyum penuh kasih sayang kepada mereka yang datang. Dan jangan lupa, suguhkan cemilan <a
href="http://isnuansa.com/kualitas-tulisan-blog/" target="_blank">berkualitas tinggi</a> dari kulkas yang Anda beli tempo hari di Pasar Senen.</p><p>Sekarang ganti posisi, Anda yang jadi tamunya, jadi <em>monggo</em> silahkan duduk manis dan berkomentar sepuasnya. Gratis! <img
src='http://isnuansa.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt="icon smile Ingin Sekali Berkomentar di Blog Anda. Tapi..." class='wp-smiley' title="Ingin Sekali Berkomentar di Blog Anda. Tapi..." /></p><p
style="text-align: center;"><strong>~~~</strong></p><p
style="text-align: center;"><em><strong>Ingin menulis di Isnuansa.Com? Baca ketentuannya di halaman <a
href="http://isnuansa.com/guest-blogger/" target="_blank">Guest Blogger</a> ya. Ditunggu!</strong></em></p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://isnuansa.com/ingin-sekali-berkomentar-di-blog-anda-tapi/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>78</slash:comments> </item> </channel> </rss>
