Pak Surono Danu di pematang sawah yang ditanami padi MSP.
Padi MSP [yang pada awalnya dinamai Sertani 1] temuan Pak Surono Danu dibandingkan dengan jenis padi yang lain.
Pak Surono Danu [kaos hitam], MS [kaos coklat, topi putih], dan salah satu pejabat Departemen Pertanian [berkemeja dan bertopi hitam] di lokasi penanaman padi MSP.
Salah satu pejabat teras Departemen Pertanian berfoto dengan padi MSP
MS [bertopi putih di belakang] mengajak para pejabat Departemen Pertanian untuk sama-sama menghitung bulir padi MSP per malai [per satu tangkai] dimana jumlahnya bisa mencapai 400. Padi lain paling hanya sekitar 250 bulir.
Saya di rumah Pak Surono Danu di Lampung, sehari sebelum kunjungan Mega ke rumah ini.
Mega [memakai jins], MS [baju hitam], Surono Danu [batik coklat] dan Nunik [kaos putih yang kegedean tapi tetep dipake juga biar dikenali paspampres] di kediaman Pak Surono.
Pak Surono, MS, MSP, dan Gubernur Lampung Syahrudin [yang memegang hidung], di samping rumah Pak Surono, tempat beliau menangkarkan padi MSP.
Setelah bertamu di rumah Pak Surono, Mega menemui konstituennya. Saya moto MS yang ada di atas panggung [berdiri].
Gantian MS yang moto saya dari atas panggung. Saya duduk paling depan dengan kaos putih. Kompak ya bos sama anak buah saling moto, hehe..
Ini tambahan foto supaya bisa liat muka saya dari depan, haha…