<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?> <rss
version="2.0"
xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
> <channel><title>isnuansa.com &#187; Menulis</title> <atom:link href="http://isnuansa.com/category/menulis/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" /><link>http://isnuansa.com</link> <description>Tempat Curhatnya Isnuansa</description> <lastBuildDate>Wed, 08 Feb 2012 01:30:10 +0000</lastBuildDate> <language>en</language> <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod> <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency> <item><title>Klaim Username Facebook Page Anda Sebelum Keduluan!</title><link>http://isnuansa.com/klaim-username-facebook-page-anda-sebelum-keduluan/</link> <comments>http://isnuansa.com/klaim-username-facebook-page-anda-sebelum-keduluan/#comments</comments> <pubDate>Fri, 17 Jun 2011 04:41:33 +0000</pubDate> <dc:creator>isnuansa</dc:creator> <category><![CDATA[Menulis]]></category> <category><![CDATA[Cara Klaim Facebook Page]]></category> <category><![CDATA[Facebook Page]]></category> <category><![CDATA[Halaman Facebook]]></category> <category><![CDATA[Vanity URL]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://isnuansa.com/?p=4270</guid> <description><![CDATA[Teman-teman punya akun facebook buat ngapain aja? Hanya update status aja? Sudah daftar Facebook Page untuk blog teman-teman belum? Bagus, jika sudah. Saya sendiri belum punya Facebook Page untuk isnuansa.com. Yang sering lupa dari pemilik Facebook Page adalah mengklaim username atau &#8220;vanity URL&#8221;nya. Tujuannya untuk mempermudah mengarahkan dan mengingat halaman facebook tersebut. Contohnya, halaman Facebook [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Teman-teman punya akun facebook buat ngapain aja? <a
href="http://isnuansa.com/facebook-status-yang-berkualitas/">Hanya update status aja</a>? Sudah daftar <strong>Facebook Page</strong> untuk blog teman-teman belum? Bagus, jika sudah. Saya sendiri belum punya Facebook Page untuk isnuansa.com.</p><p>Yang sering lupa dari pemilik Facebook Page adalah mengklaim <em>username</em> atau <em>&#8220;vanity URL&#8221;</em>nya. Tujuannya untuk mempermudah mengarahkan dan mengingat halaman facebook tersebut. Contohnya, halaman Facebook saya sebelumnya adalah: <span
style="color: #ff0000;">http://www.facebook.com/pages/Jalan-Jalan-Yuk-Travel/172481772768322</span>. Akan sulit mengingatnya bukan? Bandingkan dengan <a
href="http://www.facebook.com/JalanJalanYuk"><span
style="color: #0000ff;">http://www.facebook.com/JalanJalanYuk</span></a>. Mana yang lebih mudah? Tentu yang kedua.</p><p>Nah, buat teman-teman yang belum membuat <a
href="http://www.facebook.com/pages/create.php">Facebook Page, bisa menuju halaman ini</a>. Ikuti saja langkah-langkahnya. <img
src='http://isnuansa.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt="icon lol Klaim Username Facebook Page Anda Sebelum Keduluan!" class='wp-smiley' title="Klaim Username Facebook Page Anda Sebelum Keduluan!" /> Kalau sudah selesai, jangan lupa untuk mengklaim username halaman Facebook anda supaya lebih mudah diingat, dan tentu saja tidak didahului oleh yang lain. <em>Sttt</em>, tapi setidaknya harus punya <strong>25</strong> orang penggemar terlebih dulu, ya!</p><div
class="wp-caption aligncenter" style="width: 548px"><img
style="margin-top: 10px; margin-bottom: 10px;" title="Username Facebook Page" src="https://lh6.googleusercontent.com/-ov36Uz9R9mg/TfrS1MJjTpI/AAAAAAAAA4M/kcL_jVKrbiI/s640/Facebook%252520Page.png" alt="Facebook%252520Page Klaim Username Facebook Page Anda Sebelum Keduluan!" width="538" height="197" /><p
class="wp-caption-text">Klaim Username Facebook Page</p></div><h2>Caranya:</h2><p>1. Buka halaman <a
href="http://facebook.com/username">Facebook Username</a>.</p><p>2. Akan ada <em>dropdown</em> menu. Pilihlah nama halaman yang akan disingkat dengan <em>vanity URL</em>.</p><p>3. Di kolom sebelah kanannya, masukkan nama pengguna yang Anda inginkan. Ingat, nama tersebut hanya untuk satu kali klaim dan berlaku selamanya. Teman-teman nggak akan bisa merubahnya jika sudah diklaim.</p><p>4. Klik tombol biru: Periksa Ketersediaan.</p><p>5. Facebook akan memberitahu jika nama yang Anda inginkan masih tersedia. Jika sudah digunakan oleh orang lain, harus cari lagi nama yang baru ya. Berarti sudah keduluan tuh. <img
src='http://isnuansa.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt="icon lol Klaim Username Facebook Page Anda Sebelum Keduluan!" class='wp-smiley' title="Klaim Username Facebook Page Anda Sebelum Keduluan!" /></p><p>6. Klik Konfirmasi. Dan klik Oke. Selesai <em>deh</em>.</p><p>Punya berapa banyak halaman di Facebook? <em>Hayo</em>, buruan diklaim sebelum keduluan nama brandnya dicomot orang!</p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://isnuansa.com/klaim-username-facebook-page-anda-sebelum-keduluan/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>67</slash:comments> </item> <item><title>Perlukah Mendaftar Di Banyak Situs Social Media?</title><link>http://isnuansa.com/perlukah-mendaftar-di-banyak-situs-social-media/</link> <comments>http://isnuansa.com/perlukah-mendaftar-di-banyak-situs-social-media/#comments</comments> <pubDate>Sun, 10 Apr 2011 07:30:54 +0000</pubDate> <dc:creator>isnuansa</dc:creator> <category><![CDATA[Menulis]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://isnuansa.com/?p=3925</guid> <description><![CDATA[Dari keisengan saya berseluncur di internet pas menunggu pesanan makan siang diantar, saya menemukan situs untuk mengetahui, sudah seberapa banyak akun social networking yang kita miliki. Namanya Namechk. Di situs tersebut, kita bisa mengetahui, dari 84 social networking yang ada (atau bisa menampilkan 160 jika Anda mau!), sudah berapa banyakkah yang terdaftar menggunakan username yang [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Dari keisengan saya berseluncur di internet pas menunggu pesanan makan siang diantar, saya menemukan situs untuk mengetahui, sudah seberapa banyak akun <em>social networking</em> yang kita miliki. Namanya <a
href="http://namechk.com/">Namechk</a>. Di situs tersebut, kita bisa mengetahui, dari 84 social networking yang ada (atau bisa menampilkan 160 jika Anda mau!), sudah berapa banyakkah yang terdaftar menggunakan username yang kita sukai.</p><p>Seperti saya, tentu saja saya mengecek keberadaan username <strong>&#8220;isnuansa&#8221;</strong> yang saya gunakan untuk seluruh akun selama ini. Ternyata, baru ada 15 buah seperti <em>screenshot</em> di bawah ini. Memang, untuk aktif di semua <em>social networking</em> yang ada itu sebuah hal yang mustahil, tetapi tidak ada salahnya jika kita mendaftarkan username di situs-situs tersebut sebagai salah satu upaya personal branding diri kita.</p><p
style="text-align: center;"><img
class="aligncenter" style="margin-top: 10px; margin-bottom: 10px;" title="Social Networking" src="https://lh3.googleusercontent.com/_ckHHf1TlT_Q/TZ65msFSsyI/AAAAAAAAArc/3gwsncbyB5w/s800/namechk.com%201.png" alt="namechk.com%201 Perlukah Mendaftar Di Banyak Situs Social Media?" width="560" height="490" /></p><p>Lantas, apa fungsinya? Saya bisa merasakan sendiri belakangan ini. Hal yang tidak pernah saya bayangkan akan mendatangkan keuntungan pada diri saya dan hanya membuang waktu percuma, ternyata mempermudah orang lain menelusuri keberadaan diri saya, apa yang saya telah lakukan, dan membuat orang memberikan apresiasi. Saya memang belum bisa menuliskannya secara gamblang saat ini, tapi beberapa orang yang sudah saya curhati, pasti tau apa yang saya maksud. <img
src='http://isnuansa.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt="icon smile Perlukah Mendaftar Di Banyak Situs Social Media?" class='wp-smiley' title="Perlukah Mendaftar Di Banyak Situs Social Media?" /></p><p>Pencitraan diri yang positif dengan harga yang murah, tentu saja dengan mudah bisa kita dapatkan dengan bergabung di beberapa social networking yang ada, dan berinteraksi secara aktif di dalamnya. Memang, yang paling utama, saya baru aktif di Facebook dan Twitter saja, serta mengelola blog-blog saya.</p><p
style="text-align: center;"><img
class="aligncenter" style="margin-top: 10px; margin-bottom: 10px;" title="Social Networking" src="https://lh6.googleusercontent.com/_ckHHf1TlT_Q/TZ658hbFSYI/AAAAAAAAArg/LIfxCld0VUQ/s800/namechk.com%202.png" alt="namechk.com%202 Perlukah Mendaftar Di Banyak Situs Social Media?" width="560" height="490" /></p><p>Dan siang itu, dalam satu hari, saya mendaftar 18 lagi akun tambahan, seperti yang terlihat di gambar di atas, jumlah username isnuansa sudah menjadi 33 buah di berbagai social networking. Anda sendiri, menganggap penting nggak berinteraksi di jejaring sosial? Apa saja akun yang sudah Anda miliki?</p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://isnuansa.com/perlukah-mendaftar-di-banyak-situs-social-media/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>49</slash:comments> </item> <item><title>Kenapa Carrisa Puteri Menghilang?</title><link>http://isnuansa.com/kenapa-carrisa-puteri-menghilang/</link> <comments>http://isnuansa.com/kenapa-carrisa-puteri-menghilang/#comments</comments> <pubDate>Fri, 08 Apr 2011 16:37:02 +0000</pubDate> <dc:creator>isnuansa</dc:creator> <category><![CDATA[Menulis]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://isnuansa.com/?p=3858</guid> <description><![CDATA[Setiap kali melewati pertigaan dari arah Senayan City menuju ke arah Moestopo (Hang Lekir), saya selalu memperhatikan billboard klinik perawatan dan pelangsingan tubuh yang memajang wajah cantik Carrisa Puteri sebagai model iklannya. Ya, memang saya sih tidak kelebihan berat badan. Dan belum merasa butuh untuk melangsingkan tubuh, tapi jadi tertarik saja dengan sosok Carrisa Puteri [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p
style="text-align: center;"><img
class="aligncenter" style="margin-top: 10px; margin-bottom: 10px;" title="Carrisa Puteri" src="https://lh3.googleusercontent.com/_ckHHf1TlT_Q/TZLC3oXK8MI/AAAAAAAAAo4/DyIlARfMELo/s800/Carisa%20Putri.jpg" alt="Carisa%20Putri Kenapa Carrisa Puteri Menghilang?" width="300" height="227" /></p><p>Setiap kali melewati pertigaan dari arah Senayan City menuju ke arah Moestopo (Hang Lekir), saya selalu memperhatikan billboard klinik perawatan dan pelangsingan tubuh yang memajang wajah cantik Carrisa Puteri sebagai model iklannya. Ya, memang saya sih tidak kelebihan berat badan. Dan belum merasa butuh untuk melangsingkan tubuh, tapi jadi tertarik saja dengan sosok Carrisa Puteri yang dipilih sebagai brand ambassador klinik tersebut, karena biasanya hanya ibu-ibu yang habis melahirkan saja seperti Kris Dayanti dan Alya Rohali yang dipilih untuk modelnya.</p><p>Tak heran Carrisa Puteri terpilih, karena dalam waktu empat bulan, berat badannya turun hingga 9 kilogram, dan sekarang badannya bisa dibilang sangat proporsional. Meskipun bisa dibilang memiliki tubuh yang seksi, Carrisa selalu menuruti pesan mamanya untuk menolak peran buka-bukaan yang ditawarkan padanya.</p><p>Dan kebetulan kemarin saya membeli sebuah majalah wanita edisi 23 Maret sampai dengan 06 April 2011 yang memuat profilnya sekaligus sebagai cover majalah. Carrisa disebutkan sedang deg-degan menunggu film Catatan Si Boy keluar. Film terbaru yang dibintanginya bersama Onky Alexander dan Roy Marten ini merupakan film ketiganya setelah Ayat Ayat Cinta dan The Tarix Jabrix, bakal rilis sebentar lagi.</p><p>Yang bikin penasaran, pastilah kisah cintanya. Karena selama ini, tidak pernah terdengar gosip-gosip seputar cowok yang pernah memacarinya. Carrisa Puteri sendiri selalu bilang kalau dirinya berpacaran dengan orang biasa saja, bukan dari kalangan artis dan sudah mendapat persetujuan orang tuanya karena hubungannya telah berlangsung dua setengah tahun.</p><p
style="text-align: center;"><img
class="aligncenter" style="margin-top: 10px; margin-bottom: 10px;" title="Carrisa Puteri" src="https://lh5.googleusercontent.com/_ckHHf1TlT_Q/TZLDDfJR3nI/AAAAAAAAAo8/BipIga42W4M/s800/Carrisa%20Puteri.jpg" alt="Carrisa%20Puteri Kenapa Carrisa Puteri Menghilang?" width="285" height="300" /></p><p>Tapi kini Carrisa dikabarkan menghilang, dan tidak bisa dihubungi pula dari akun sosial medianya di dunia maya. Hanya nomer handphonenya 089636699999 saja yang masih aktif, namun menolak mengangkat jika dihubungi. SMS singkat yang masuk selalu dibalasnya, meski tak mau menyebutkan lokasi di mana dia berada. Hmm, jadi penasaran, di mana ya Carrisa? Sedang ngapain, dan kenapa musti menghilang?</p><p
style="text-align: center;"><strong><span
style="font-size: x-small;">&#8220;NANTIKAN KEMBALINYA CARISSA PUTERI tanggal 10 APRIL 2011&#8243;</span></strong></p><p>“Kabarnya petunjuk terkini sehubungan dengan   hilangnya Carissa kabarnya dapat ditemukan <a
href="http://goo.gl/UKCCB">disini</a>, namun sejauh ini belum ada   kepastian dimana lokasi sebenarnya dimana ia berada.”</p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://isnuansa.com/kenapa-carrisa-puteri-menghilang/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>39</slash:comments> </item> <item><title>Kerja Keras Dalam Ngeblog</title><link>http://isnuansa.com/kerja-keras-dalam-ngeblog/</link> <comments>http://isnuansa.com/kerja-keras-dalam-ngeblog/#comments</comments> <pubDate>Sat, 30 Jan 2010 17:26:22 +0000</pubDate> <dc:creator>isnuansa</dc:creator> <category><![CDATA[Menulis]]></category> <category><![CDATA[Kerja Keras]]></category> <category><![CDATA[Ngeblog]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://isnuansa.com/kerja-keras-dalam-ngeblog/</guid> <description><![CDATA[No, saya bukan sedang ngomongin salah satu kontes SEO yang sudah dalam tahap final yang diselenggarakan oleh Pertamina. Saya benar-benar akan membahas tentang seberapa keras usaha kita dalam ngeblog untuk mencapai tujuan yang kita inginkan. Bagi blogger profesional yang sudah menghasilkan beberapa digit dalam sebulan [seperti Darren dan Yaro yang mencapai 5 digit per bulan], [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p><em>No</em>, saya bukan sedang ngomongin salah satu kontes SEO yang sudah dalam tahap final yang diselenggarakan oleh Pertamina. Saya benar-benar akan membahas tentang seberapa keras usaha kita dalam ngeblog untuk mencapai tujuan yang kita inginkan.</p><p>Bagi blogger profesional yang sudah menghasilkan beberapa digit dalam sebulan [seperti Darren dan Yaro yang mencapai 5 digit per bulan], tentu tidak terjadi dalam waktu sekejab. Jika Anda tanyakan seberapa lama mereka ngeblog saat ini, mungkin jawabannya adalah 10 jam per minggu, tetapi tentu tidak pada saat awal mereka memulai.</p><p>Saya membaca salah satu <em>blogger</em> menulis bahwa dia bekerja di kantor 7 jam sehari, dan dilanjutkan dengan 7 jam bekerja [ngeblog] di rumah!</p><p>Apa? Pasti mata Anda melotot dan seakan tak percaya dengan kenyataan bahwa dia bekerja sekeras itu untuk bisa mencapai apa yang bisa dinikmatinya sekarang ini.</p><p>Okelah, kita tidak harus menirunya. Kita mungkin tidak akan memiliki tenaga yang sama dengannya. Kita juga butuh bersosialisasi dengan lingkungan, butuh jalan-jalan ke <em>Mall</em>, bercengkerama dengan keluarga besar, ngerumpi dengan tetangga sebelah rumah, main <em>games</em> di komputer, menonton televisi [dan sinetron yang berputar-putar ceritanya], dan menikmati segelas kopi di sebuah kedai bersama teman-teman sepulang bekerja.</p><p>Lantas, berapa banyak waktu yang bisa kita siapkan untuk <em>blogging</em>? Beberapa dari kita mampu menyediakan waktu lebih dari 15 jam seminggu untuk menonton televisi. Ada juga dari kita yang tidak merasa rugi menghabiskan 10 jam per minggu dengan <em>games</em>. Berapa banyak waktu yang cocok dihabiskan untuk ngeblog?</p><p>Jika Anda bercita-cita menjadi blogger profesional suatu saat, tentu usaha keras Anda benar-benar diperlukan. Sebagai contoh adalah seorang petinju yang tanpa lelah dan bosan memukul dengan gerakan yang sama setiap kali berlatih. Atau para pemain bulutangkis di Pelatnas kita yang terpaksa harus putus sekolah di tingkat lanjutan pertama [SMP] demi secara penuh mendedikasikan dirinya berlatih tanpa henti memukul <em>shuttlecocks</em> setiap hari selama berjam-jam. Mereka tidak mengeluh meski melihat remaja lainnya lebih memilih berjalan-jalan ke <em>Mall</em> dan bermain <em>PS</em> berjam-jam.</p><p>Secara sadar, mereka tahu harus ada yang dikorbankan, baik dalam jangka waktu panjang atau dalam jangka pendek. Kembali ke pertanyaan, berapa banyak waktu yang pas untuk kerja keras ngeblog? Sepenuhnya berpulang kepada kesadaran dan kebutuhan Anda sendiri.</p><p>Sebagai contoh, jawabannya adalah 20 jam seminggu. Sedangkan Anda juga harus bekerja kantoran 8 jam sehari. Anda sudah kehabisan waktu. Bagaimana melakukannya? Diperlukan komitmen dan prioritas dalam hidup Anda. Saran saya, kurangi nonton tivi. <img
src='http://isnuansa.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt="icon wink Kerja Keras Dalam Ngeblog" class='wp-smiley' title="Kerja Keras Dalam Ngeblog" /></p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://isnuansa.com/kerja-keras-dalam-ngeblog/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>43</slash:comments> </item> <item><title>Kalah Oleh Blog</title><link>http://isnuansa.com/kalah-oleh-blog/</link> <comments>http://isnuansa.com/kalah-oleh-blog/#comments</comments> <pubDate>Fri, 22 Jan 2010 19:15:31 +0000</pubDate> <dc:creator>isnuansa</dc:creator> <category><![CDATA[Menulis]]></category> <category><![CDATA[Cerita]]></category> <category><![CDATA[Fiksi]]></category> <category><![CDATA[Tulisan]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://isnuansa.com/?p=1472</guid> <description><![CDATA[Dengan suara ogah-ogahan, menjawablah dia: &#8220;Say, lagi maen game nih, telponnya entar aja ya&#8230;&#8221; Campuran yang tepat antara memelas dan menjanjikan prospek lebih bagus di waktu lain. Sama pasnya dengan takaran kopi dan creamer yang biasa aku buat dan bikin ketagihan, sehingga nggak bakalan nolak jika tersaji di depan mata. &#8220;Iya deh, jam berapa?&#8221; aku [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Dengan suara ogah-ogahan, menjawablah dia: &#8220;<em>Say, lagi maen game nih, telponnya entar aja ya&#8230;</em>&#8221;</p><p>Campuran yang tepat antara memelas dan menjanjikan prospek lebih bagus di waktu lain. Sama pasnya dengan takaran kopi dan <em>creamer</em> yang biasa aku buat dan bikin ketagihan, sehingga nggak bakalan nolak jika tersaji di depan mata.</p><p>&#8220;<em>Iya deh, jam berapa</em>?&#8221; aku ngalah juga.</p><p>Lagipula emang nggak ada yang terlalu penting, hanya kangen doang.</p><p>&#8220;<em>Jam 10 ya. Daaah&#8230;</em>&#8221; sahutnya cepat, disusul bunyi tut tut tut.</p><p>Seperti biasa, aku pasrah aja menerima nasib: dikalahkan oleh <strong><em>game</em></strong>.</p><p
style="text-align: center;"><strong>~~~</strong></p><p>Mungkin hanya akan menunggu waktu saja, kamu akan aku kalahkan oleh <strong>blog</strong>. <img
src='http://isnuansa.com/wp-includes/images/smilies/icon_evil.gif' alt="icon evil Kalah Oleh Blog" class='wp-smiley' title="Kalah Oleh Blog" /></p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://isnuansa.com/kalah-oleh-blog/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>22</slash:comments> </item> <item><title>Menulis Dengan Gaya Pribadi</title><link>http://isnuansa.com/menulis-dengan-gaya-pribadi/</link> <comments>http://isnuansa.com/menulis-dengan-gaya-pribadi/#comments</comments> <pubDate>Mon, 04 Jan 2010 03:26:30 +0000</pubDate> <dc:creator>isnuansa</dc:creator> <category><![CDATA[Menulis]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://isnuansa.com/?p=1383</guid> <description><![CDATA[Sebelumnya saya mo minta maaf, karena beberapa hari ini nggak enak badan, jadi ‘tugas’ menulis Same Atau New Tab sesuai janji saya minggu lalu agak terlambat tayang. Masih belum selesai mengedit, karena ternyata, agak lama juga ya, memasang link menuju masing-masing blog pemberi masukan. Oke, saat ini saya mau nulis yang ringan aja dulu. Agak [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Sebelumnya saya mo minta maaf, karena beberapa hari ini nggak enak badan, jadi ‘tugas’ menulis <em>Same</em> Atau <em>New Tab</em> sesuai janji saya minggu lalu agak terlambat tayang. Masih belum selesai mengedit, karena ternyata, agak lama juga ya, memasang link menuju masing-masing blog pemberi masukan.</p><p>Oke, saat ini saya mau nulis yang ringan aja dulu. Agak sedikit berhubungan dengan tulisan saya yang lalu, <a
href="http://isnuansa.com/5-cara-meningkatkan-page-view-blog/" target="_blank">Cara Meningkatkan Page View Blog</a>, dimana Mas Iskandaria memberikan komentar bahwa tulisan tersebut menduduki nomer 1 di <em>SERP</em>, menyalip tulisan Mas Iskandaria sendiri dan Kang Nawar. Jujur, sampai saat ini saya belom ngecek, dan belum tahu kebenarannya. [Anggap saja benar, hehe...]</p><p>Meskipun beberapa waktu lalu saya sempat sering menyinggung soal SEO [<em>Search Engine Optimization</em>], bahkan sempat ikutan kontes segala, tapi saat ini saya tidak begitu tertarik lagi. Tidak tertarik, bukan berarti berhenti belajar soal yang satu itu, tetapi sekedar bacaan saja.</p><p>Dari <em>Google Analytics</em> saya menunjukkan, sekitar 60 sd 70% pembaca blog ini datang dari <em>search engine</em>. Sayangnya, bukan menuju pada tulisan dengan tema <em>blogging</em>, tapi pada tulisan saya yang lain yang bereksperimen dan berbau ‘nembak keyword’. Apa artinya? <strong>Artinya, ketika saya menulis soal <em>blogging</em>, itu berarti saya nggak terlalu memikirkan soal SEOnya.</strong></p><p>Kalo akhirnya saya bisa menduduki posisi yang bagus di SERP, saya juga nggak tahu pasti alasannya. Yang saya pelajari baru-baru ini, bahwa kini <em>search engine</em> lebih tertarik pada <em>unique content</em>. Para pelaku optimasi, biasanya kurang memperhatikan sisi onpage, dimana tulisan yang dibuat, satu sama lain hampir mirip. Nah, kini saya lebih mencoba menulis dengan gaya pribadi. Pake bahasa sehari-hari. Yang membaca blog saya dari waktu ke waktu pasti memperhatikan kalo bahasa saya ‘agak lebih ringan’ dari biasanya.</p><p>Kenapa harus gaya pribadi? Pembaca yang loyal, dan tidak menutup pula kemungkinan pembaca baru, jika sudah menyukai gaya penulisan kita, akan tetap berkunjung dan berkunjung lagi ke blog kita karena merasa <strong>nyaman</strong>. Dengan merasa nyaman, pembaca akan berada di blog kita lebih lama lagi. Buat mereka ‘sibuk’ berada di blog Anda. Saya, <em>kok</em>, cenderung menyetujui ‘aliran’ yang mempercayai bahwa Google memperhatikan banyaknya waktu yang dihabiskan oleh pembaca berada di suatu halaman dalam perhitungan algoritma mereka. Sederhana saja: saya sendiripun akan segera meninggalkan situs yang nggak berguna bagi saya.</p><p>Bagaimana membuat pembaca sibuk di blog kita? Ya dimulai dari awal itu tadi: tulislah unique content. Pakai gaya menulis pribadi. Buat pembaca nyaman. Lakukan cara-cara yang bisa membuat pembaca membuka halaman lain. Jawab komentar yang masuk. <del>Kunjungi balik pemberi komentar</del>. Dan seterusnya. Hehehe&#8230;.</p><p>Koreksi jika saya salah di kolom komentar, ya!</p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://isnuansa.com/menulis-dengan-gaya-pribadi/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>20</slash:comments> </item> <item><title>Niche Vs Umum</title><link>http://isnuansa.com/niche-vs-umum/</link> <comments>http://isnuansa.com/niche-vs-umum/#comments</comments> <pubDate>Wed, 09 Dec 2009 17:07:54 +0000</pubDate> <dc:creator>isnuansa</dc:creator> <category><![CDATA[Menulis]]></category> <category><![CDATA[Blog]]></category> <category><![CDATA[Bloger]]></category> <category><![CDATA[Niche]]></category> <category><![CDATA[Umum]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://isnuansa.com/?p=1277</guid> <description><![CDATA[Menjadi bloger yang menulis topik khusus seperti saya, memiliki tantangan tersendiri yang cukup berat. Karena hanya menulis hal hal yang spesifik, ide tulisan menjadi terbatas. Jadi, meskipun saya menemukan pacar baru, misalnya, saya tidak akan menuliskannya untuk Anda di sini. Nah, karena keterbatasan itulah, mungkin akan ada topik yang diulang ulang, hanya saja cara penyampaiannya [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p><img
class="alignnone" style="margin: 10px 15px;" title="Niche Vs Umum" src="http://farm3.static.flickr.com/2735/4167637235_f521d46796_m.jpg" alt="4167637235 f521d46796 m Niche Vs Umum" width="100" height="150" /></p><p>Menjadi bloger yang menulis topik khusus seperti saya, memiliki tantangan tersendiri yang cukup berat. Karena hanya menulis hal hal yang spesifik, <a
title="5 Sumber Ide Tulisan" href="http://isnuansa.com/5-sumber-ide-tulisan-blog-yang-bisa-diandalkan/" target="_blank">ide tulisan menjadi terbatas</a>. <span
style="text-decoration: line-through;">Jadi, meskipun saya menemukan pacar baru, misalnya, saya tidak akan menuliskannya untuk Anda di sini</span>.</p><p>Nah, karena keterbatasan itulah, mungkin akan ada topik yang diulang ulang, hanya saja cara penyampaiannya yang dimodifikasi menjadi sadikit berbeda.</p><p>Dan juga, saya belajar tentang apa yang disukai pembaca dan apa yang tidak. Jika salah satu topik banyak mendapatkan kunjungan dari search engine dan banyak dikomentari, saya akan berusaha menulis topik di seputaran hal tersebut.</p><p>Blogging dengan niche khusus seperti saya, ibarat seorang petani. Meski mencoba menanam berbagai macam sayuran, harus tetap tahu mana yang panen dan mana yang puso. Yang panen ditanam lagi dan mencoba menanam tanaman lain yang sejenis.</p><p>Untuk blog yang memiliki tema umum, Anda bebas menuliskan apa saja yang Anda inginkan. Selama memiliki kualitas yang bisa Anda jaga, tentu pembaca tidak akan lari dari blog Anda.</p><p>Blog Anda tipe yang mana?</p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://isnuansa.com/niche-vs-umum/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>25</slash:comments> </item> <item><title>Facebook; Aplikasi Yang Pantas Dicoba</title><link>http://isnuansa.com/facebook-aplikasi-yang-pantas-dicoba/</link> <comments>http://isnuansa.com/facebook-aplikasi-yang-pantas-dicoba/#comments</comments> <pubDate>Fri, 04 Dec 2009 17:33:27 +0000</pubDate> <dc:creator>isnuansa</dc:creator> <category><![CDATA[Menulis]]></category> <category><![CDATA[Aplikasi]]></category> <category><![CDATA[Facebook]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://isnuansa.com/?p=1240</guid> <description><![CDATA[Selama ini Anda menggunakan Facebook untuk apa saja? - Berbagi status terbaru, yang bisa saja menceritakan Anda sedang makan, bekerja, jalan-jalan atau bahkan mau berangkat tidur. - Mengupload foto terbaru dan men-tag teman Anda. - Berkomentar pada status teman. - Main kuis berjam-jam. - Membaca postingan blog saya. Aplikasi apa saja yang sudah pernah Anda [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Selama ini Anda menggunakan Facebook untuk apa saja?</p><p>-	Berbagi status terbaru, yang bisa saja menceritakan Anda sedang makan, bekerja, jalan-jalan atau bahkan mau berangkat tidur. <img
src='http://isnuansa.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt="icon razz Facebook; Aplikasi Yang Pantas Dicoba" class='wp-smiley' title="Facebook; Aplikasi Yang Pantas Dicoba" /><br
/> -	Mengupload foto terbaru dan men-tag teman Anda.<br
/> -	Berkomentar pada status teman.<br
/> -	Main kuis berjam-jam.<br
/> -	Membaca postingan blog saya. <img
src='http://isnuansa.com/wp-includes/images/smilies/icon_redface.gif' alt="icon redface Facebook; Aplikasi Yang Pantas Dicoba" class='wp-smiley' title="Facebook; Aplikasi Yang Pantas Dicoba" /></p><p>Aplikasi apa saja yang sudah pernah Anda gunakan? Beberapa waktu yang lalu saya keranjingan mengikuti kuis-kuis seperti 5 Tempat Liburan Favorit, 5 Album Favorit, 5 Film Favorite, dan lain sebagainya.</p><p>Dan ternyata, ada beberapa aplikasi lagi yang cukup menarik untuk dicoba pada Facebook Anda. Apa itu?</p><p><a
href="http://www.thomas-fletcher.com/friendwheel/" target="_blank">Facebook Friend Wheel</a></p><p>Teman Anda di Facebook akan ditampilkan dalam bentuk gambar lingkaran, dan dihubungkan oleh garis-garis berwarna.</p><p><a
href="http://nexus.ludios.net/" target="_blank">Nexus</a></p><p>Nexus dapat digunakan untuk membuat gambaran 3 dimensi yang menggambarkan hubungan pertemanan dalam Facebook Anda. Jika Anda memiliki banyak teman di Facebook, hasilnya bisa sangat mengagumkan menyerupai gugusan bintang yang ada di langit. <img
src='http://isnuansa.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt="icon wink Facebook; Aplikasi Yang Pantas Dicoba" class='wp-smiley' title="Facebook; Aplikasi Yang Pantas Dicoba" /></p><p><a
href="http://www.touchgraph.com/TGFacebookBrowser.html" target="_blank">Facebook Touch Graph</a></p><p>Berdasarkan foto yang Anda miliki, Facebook Touch Graph akan menunjukkan hubungan Anda dengan teman-teman. Di situ Anda dapat melihat siapa saja teman-teman Anda yang pernah berfoto bersama dan melihat hubungannya satu dengan yang lain.</p><p>Caranya cukup mudah. Anda hanya perlu mengklik pada nama teman Anda yang muncul di foto, untuk melihat koneksinya dengan foto yang lainnya.</p><p><a
href="http://www.danielmclaren.net/node/77" target="_blank">Facebook Mutual Friend Network</a></p><p>Grafik yang ditampilkan adalah hubungan mutual dengan salah satu teman Anda di facebook. Warna-warna yang ditampilkan memiliki arti tersendiri.</p><p>Anda mau coba?<br
/> &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</p><p><strong>Posting Terkait: </strong><br
/> 1. <a
title="”Facebook&quot;" href="http://isnuansa.com/pengguna-facebook-bisa-kejam/" target="”_blank&quot;">Pengguna Facebook Bisa Kejam!</a>: Ingin tahu apa kekejaman yang bisa dilakukan oleh pengguna Facebook?<br
/> 2. <a
title="”Haram&quot;" href="http://isnuansa.com/the-master-haram/" target="”_blank&quot;">Mengapa Facebook Haram?</a>: Apa saja di Negeri ini Haram!</p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://isnuansa.com/facebook-aplikasi-yang-pantas-dicoba/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>14</slash:comments> </item> <item><title>10 Rumus Saya Dalam Menulis</title><link>http://isnuansa.com/10-rumus-saya-dalam-menulis/</link> <comments>http://isnuansa.com/10-rumus-saya-dalam-menulis/#comments</comments> <pubDate>Sat, 28 Nov 2009 18:43:35 +0000</pubDate> <dc:creator>isnuansa</dc:creator> <category><![CDATA[Menulis]]></category> <category><![CDATA[Rumus Menulis]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://isnuansa.com/?p=1217</guid> <description><![CDATA[Saya menerbitkan tulisan hampir setiap hari. Dengan kesibukan mengurus pekerjaan sehari-hari yang lumayan menyita waktu, saya membutuhkan rumus-rumus tertentu yang membantu memudahkan saya menghasilkan tulisan dengan tepat. Ini 10 rumus sederhana saya yang selalu menemani ketika menulis blog. 1. Baca, berhayal dan tulis. 2. Judul jangan menipu. 3. Titik koma jangan lupa. 4. Spasi, spasi, [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Saya menerbitkan tulisan hampir setiap hari. Dengan kesibukan mengurus pekerjaan sehari-hari yang lumayan menyita waktu, saya membutuhkan rumus-rumus tertentu yang membantu memudahkan saya menghasilkan tulisan dengan tepat.</p><p>Ini 10 rumus sederhana saya yang selalu menemani ketika menulis blog.</p><p>1. Baca, berhayal dan tulis.<br
/> 2. Judul jangan menipu.<br
/> 3. Titik koma jangan lupa.<br
/> 4. Spasi, spasi, spasi.<br
/> 5. Jangan merasa sayang menghapus beberapa kalimat yang tak perlu.<br
/> 6. Minimalisir tanda titik-titik&#8230;..<br
/> 7. Sebisa mungkin buat daftar dengan angka.<br
/> 8. Bertanyalah.<br
/> 9. Baca sekali lagi.<br
/> 10. Jadwalkan waktu terbit tulisan dengan benar.</p><p>Apakah Anda mempunyai rumus sendiri dalam menulis?</p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://isnuansa.com/10-rumus-saya-dalam-menulis/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>18</slash:comments> </item> <item><title>5 Syarat Ketika Saya Menulis Blog</title><link>http://isnuansa.com/5-syarat-ketika-saya-menulis-blog/</link> <comments>http://isnuansa.com/5-syarat-ketika-saya-menulis-blog/#comments</comments> <pubDate>Thu, 19 Nov 2009 17:38:53 +0000</pubDate> <dc:creator>isnuansa</dc:creator> <category><![CDATA[Menulis]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://isnuansa.com/?p=1194</guid> <description><![CDATA[Tiap orang saya yakin punya kebiasaan sendiri sendiri ketika menulis blog. Ada yang serius karena ngeblog adalah mata pencahariannya, ada pula yang sambil cengengesan karena ngeblog hanya buat gaya gayaan. [saya tipe ke 2] Nah, saya punya 5 kebiasaan yang bisa disebut juga syarat buat menulis blog. Nggak harus selalu begitu sih, tapi sebagian besar [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Tiap orang saya yakin punya kebiasaan sendiri sendiri ketika menulis blog. Ada yang serius karena ngeblog adalah mata pencahariannya, ada pula yang sambil cengengesan karena ngeblog hanya buat gaya gayaan. [saya tipe ke 2]</p><p>Nah, saya punya 5 kebiasaan yang bisa disebut juga syarat buat menulis blog. Nggak harus selalu begitu sih, tapi sebagian besar 5 syarat itu harus terpenuhi, sebelum saya lancar menulis.</p><p>1. Perut Kenyang.<br
/> Saya paling nggak bisa kerja kalo perut saya kosong. Nggak bisa konsentrasi salama pikiran terus terusan  membayangkan paha ayam menunggu di atas meja makan. Jadi, lebih baik makan dulu, baru menulis.</p><p>2. Karpet dan Bantal.<br
/> Punggung saya sudah capek menanggung beban duduk seharian ketika bekerja. Jadi, sedikit memberikan rasa nyaman pada punggung dengan tiduran di atas karpet ditemani sebuah bantal, menjadikan tulisan lebih cepat diselesaikan.</p><p>3. Bacaan.<br
/> Saya nggak bisa menulis tanpa membaca terlebih dahulu. Sering kali ide tulisan muncul begitu saja ketika saya membaca. Bahkan kadang satu baris kalimat bisa saya jadikan satu postingan 300an kata. Sumber tulisan bisa dari Search Engine atau Feed Reader.</p><p>4. Notes dan Pulpen.<br
/> Jadul ya? Tapi buat saya manjur! Kadang sudah stand by di depan kompie buat nulis, ide malah nggak dapet dapet. Mending saya banyak baca. Konsentrasinya buat membaca, bukan menulis. Ada ide, ya tulis di notes, dijabarinnya nanti, kalo sudah waktunya konsentrasi menulis.</p><p>5. Kopi.<br
/> Apapun kerjaannya, kopi minumnya.</p><p>Lalu, Andapun boleh bertanya, apa sih perlunya mengetahui kebiasaan saya menulis? Emang penting ya?</p><p>Ya penting lah, buat apa saya tulis kalau nggak penting, hehe&#8230;</p><p>Tulisan ini sekedar mengingatkan Anda supaya mempelajari juga kebiasaan menulis Anda. Ingat ingat kapan dan bagaimana Anda menulis blog dengan lancar. Apa saja syarat syarat yang harus Anda penuhi supaya ide mengalir dengan lancar dan otak menjadi cemerlang.</p><p>Bisa jadi, selama ini Anda terjebak pada kebuntuan ide dan menjadi malas ngeblog hanya gara gara masalah sepele seperti ketika saya kehilangan Bantal dan Kopi. <img
src='http://isnuansa.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt="icon wink 5 Syarat Ketika Saya Menulis Blog" class='wp-smiley' title="5 Syarat Ketika Saya Menulis Blog" /></p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://isnuansa.com/5-syarat-ketika-saya-menulis-blog/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>32</slash:comments> </item> <item><title>Menulis Dengan Sederhana</title><link>http://isnuansa.com/menulis-dengan-sederhana/</link> <comments>http://isnuansa.com/menulis-dengan-sederhana/#comments</comments> <pubDate>Wed, 18 Nov 2009 17:49:12 +0000</pubDate> <dc:creator>isnuansa</dc:creator> <category><![CDATA[Menulis]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://isnuansa.com/?p=1144</guid> <description><![CDATA[Saya sering membaca sebuah blog yang bahasanya tingkat tinggi. Perlu mengernyitkan kening beberapa kali dan berkedip kedip mata demi memahami apa yang beliau maksudkan. Tetapi tak jarang pula saya membaca sebuah blog yang cara penyampaiannya menggunakan bahasa yang sangat mudah dipahami, padahal apa yang dibahas adalah ilmu tingkat tinggi. Sehingga membantu pembaca untuk lebih mudah [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Saya sering membaca sebuah blog yang bahasanya tingkat tinggi. Perlu mengernyitkan kening beberapa kali dan berkedip kedip mata demi memahami apa yang beliau maksudkan.</p><p>Tetapi tak jarang pula saya membaca sebuah blog yang cara penyampaiannya menggunakan bahasa yang sangat mudah dipahami, padahal apa yang dibahas adalah ilmu tingkat tinggi. Sehingga membantu pembaca untuk lebih mudah memahami.</p><p>Saya sendiri berusaha untuk bisa menjadi seperti yang nomer dua. Yang sebenarnya malah lebih smart, bisa mentransfer ilmu kepada lebih banyak orang. Lebih bermanfaat bagi orang lain. Tidak berputar putar. Tidak complicated. Simple.</p><p>Menulis dengan sederhana.</p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://isnuansa.com/menulis-dengan-sederhana/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>32</slash:comments> </item> <item><title>Modal Menulis Blog</title><link>http://isnuansa.com/modal-menulis-blog/</link> <comments>http://isnuansa.com/modal-menulis-blog/#comments</comments> <pubDate>Sun, 01 Nov 2009 19:15:41 +0000</pubDate> <dc:creator>isnuansa</dc:creator> <category><![CDATA[Menulis]]></category> <category><![CDATA[Blog]]></category> <category><![CDATA[Tulisan]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://isnuansa.com/?p=1096</guid> <description><![CDATA[Apa modal Anda dalam menulis subuah postingan blog? Semua bloger memiliki modal yang sama, tetapi tulisan yang dihasilkan bisa sama sekali berbeda. Setiap harinya, dihasilkan jutaan karya tulis, namun hanya beberapa yang sukses dibaca oleh orang lain. Duapuluh enam huruf, beberapa tanda baca dan halaman create new post, di tangan Anda akan menjelma menjadi tulisan [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p><img
class="alignnone" style="margin: 10px 15px;" title="Menulis Blog" src="http://farm3.static.flickr.com/2523/4045059019_6a3e764f5a_m.jpg" alt="4045059019 6a3e764f5a m Modal Menulis Blog" width="150" height="100" /></p><p>Apa modal Anda dalam menulis subuah postingan blog?</p><p>Semua bloger memiliki modal yang sama, tetapi tulisan yang dihasilkan bisa sama sekali berbeda. Setiap harinya, dihasilkan jutaan karya tulis, namun hanya beberapa yang sukses dibaca oleh orang lain.</p><blockquote><p><strong>Duapuluh enam huruf</strong>, <strong>beberapa tanda baca</strong> dan <strong>halaman create new post</strong>, di tangan Anda akan menjelma menjadi tulisan blog yang spektakuler, kan?</p></blockquote> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://isnuansa.com/modal-menulis-blog/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>19</slash:comments> </item> </channel> </rss>
