Archive : Nunik Banget

RSS feed
Makassar, Kebaikan Yang Tak Terhapus #7

Makassar, Kebaikan Yang Tak Terhapus #7

Meski sebenarnya masih ada beberapa objek wisata yang belum saya tuliskan, tapi saya sendiri agak bosan juga nulis tentang Makassar terus. Sekarang saya akan nerusin nulisnya tentang wisata kuliner. Fadly Padi pacar saya idola saya, via twitter menyarankan tiga macam: Mie Titi, Pallu Basa dan Ikang

Makassar, Kebaikan Yang Tak Terhapus #6

Makassar, Kebaikan Yang Tak Terhapus #6

Sebelumnya, maaf dulu ya, karena blog saya terkesan jadi blog ‘jalan-jalan’ belakangan ini. Hehehe, pemiliknya memang lagi jalan mulu nih kerjaannya. Bahkan sampai-sampai ada yang tanya: “Mbak, kerjaan formalnya apaan sih? Kok jalan-jalan mulu?” Hehehe, padahal saya ngantor tiap

Makassar, Kebaikan Yang Tak Terhapus #5

Makassar, Kebaikan Yang Tak Terhapus #5

Objek wisata yang paling pertama saya kunjungi saat jalan-jalan ke Makassar adalah Fort Rotterdam atau Benteng Rotterdam. Terletak tak jauh dari tempat saya menginap, saya berjalan kaki seorang diri ke sana. Hujan masih baru saja berhenti. Sudah saya tungu sejak pagi, ketika masih gerimis saya nekat

Makassar, Kebaikan Yang Tak Terhapus #4

Makassar, Kebaikan Yang Tak Terhapus #4

Leang Leang sebenernya adalah objek wisata yang paling akhir saya kunjungi sebelum akhirnya saya harus ke Bandara dan meninggalkan Makassar hari Minggu malam. Awalnya, jadwal saya hari Minggu itu adalah ke Pelabuhan Paottere dan ke Bantimurung saja. Tetapi karena masih ada waktu tersisa, antara jam 3

Makassar, Kebaikan Yang Tak Terhapus #3

Makassar, Kebaikan Yang Tak Terhapus #3

Kalau dihitung berdasarkan urutan waktu, tulisan ini meloncat jauh. Tapi nggak papa, karena berbeda dari tujuan saya jalan-jalan, ya saya duluin aja deh… Jadi sebenernya saya sudah 3 hari berada di Makassar ketika itu. Memang saya sengaja nggak pernah apdet status facebook, bukannya nggak bisa,

Makassar, Kebaikan Yang Tak Terhapus #2

Makassar, Kebaikan Yang Tak Terhapus #2

Ini cerita ringan soal sinyal. Sepele, tapi sangat penting. Beda dengan saat jalan-jalan ke Bali sebulan yang lalu di mana sinyal GPRS susah didapat, di Makassar hampir di setiap tempat sinyal GPRS sangat lancar. Namun, lancarnya sinyal yang ada malah tak membuat semangat saya ngeblog saat jalan-jalan

Makassar, Kebaikan Yang Tak Terhapus #1

Makassar, Kebaikan Yang Tak Terhapus #1

*Sarapan dan tak lupa nyruput kopi biar lancar nulis* Masih agak-agak ngantuk dikit, karena tidur udah pagi banget, tapi karena harus berangkat kerja, ya terpaksa bangun juga. Diketik di sepanjang perjalanan menuju kantor nih cerita… Pertama, yang ingin saya jelaskan dulu sebelum timbul pertanyaan

Menjadi Bijak

Menjadi Bijak

Betapa ini sangat berarti Membagi gelisah dengan dirimu kawan Kau kepakkan kau terbangkan sayap pikiranku Menembus ruang dan waktuku Membangunkan lelap jiwaku Setelah lama tertidur Ada benarnya ucapan katamu Memang hidup itu harus begini adanya Kau kepakkan kau terbangkan sayap pikiranku Menembus ruang