<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>isnuansa.com &#187; Page Rank</title>
	<atom:link href="http://isnuansa.com/category/page-rank/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://isnuansa.com</link>
	<description>Tempat Curhatnya Isnuansa</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Sep 2010 17:24:54 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Tukar Link Vs SEO</title>
		<link>http://isnuansa.com/tukar-link-vs-seo/</link>
		<comments>http://isnuansa.com/tukar-link-vs-seo/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Oct 2009 19:54:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>isnuansa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Page Rank]]></category>
		<category><![CDATA[Blogroll]]></category>
		<category><![CDATA[Dofollow]]></category>
		<category><![CDATA[Nofollow]]></category>
		<category><![CDATA[Review]]></category>
		<category><![CDATA[SEO]]></category>
		<category><![CDATA[Tukar Link]]></category>
		<category><![CDATA[Wawancara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://isnuansa.com/?p=1086</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa hari yang lalu saya mendapat &#8216;curhatan&#8217; seputar tukar link dari seorang bloger. Dia diajak untuk bertukar link dengan sesama bloger. Link sudah dipasang di blog, dan dia mencek blog kawan, apakah link sudah dipasang juga. Rupanya teman yang mengajak bertukar link melakukan kecurangan: rellnya nofollow.
Tanpa sengaja, meski saya tidak diberitahu siapa teman yang curang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa hari yang lalu saya mendapat &#8216;curhatan&#8217; seputar tukar link dari seorang bloger. Dia diajak untuk bertukar link dengan sesama bloger. Link sudah dipasang di blog, dan dia mencek blog kawan, apakah link sudah dipasang juga. Rupanya teman yang mengajak bertukar link melakukan kecurangan: rellnya nofollow.</p>
<p>Tanpa sengaja, meski saya tidak diberitahu siapa teman yang curang tersebut, saya justru menemukan blog itu. Saya cek, hanya beberapa dari daftar <a title="Fungsi Blogroll" href="http://isnuansa.com/fungsi-blogroll/" target="_blank">blogroll</a> yang dipasangnya yang memiliki rell nofollow. Artinya, dia membeda-bedakan rell link dalam blogrollnya.</p>
<p>Saya lihat, page rank blog itu sudah 3. Pantas, dia seperti nggak rela mengalirkan link juice kepada blog yang page rank-nya lebih rendah. Ketidakseimbangan page rank antar dua halaman tersebut mungkin yang menjadi alasan untuk memasang rell nofollow.</p>
<p>Ada beberapa bloger yang belum begitu memahami, bahwa tukar link adalah bukan sekedar memasang link blog di side bar masing-masing. Ada beberapa hal yang dapat dijadikan alasan untuk melakukan atau tidak melakukannya.</p>
<p>Yang paling sederhana adalah keterbatasan tempat. Sidebar sebuah blog memiliki keterbatasan dalam menampung banyaknya link yang akan ditambahkan. Jangan sampai dengan tujuan tukar link, tampilan blog menjadi &#8216;melorot&#8217; tidak seimbang antara sidebar dan body blog. Hal ini memang dapat diatasi dengan membuat menu dropdown pada blogroll.</p>
<p>Hal berikutnya yang menjadi pertimbangan adalah link keluar dari blog. Dengan memasang banyak link dalam blogroll, ada kekhawatiran dari pemilik blog akan kehilangan page rank yang dimilikinya. Inilah yang dalam pandangan saya, dijadikan alasan untuk memberikan link rell nofollow. Padahal, saya pikir jauh lebih beretika jika dengan jujur kita menolak ajakan <a title="Tukar Link" href="http://isnuansa.com/tukar-link/" target="_blank">bertukar link</a>, daripada membohongi orang lain. Tidak semua blogger bisa mengetahui rell nofollow ini.</p>
<p>Alasan lain sudah pernah saya tulis dalam postingan khusus: <a href="http://isnuansa.com/alasan-tidak-arisan-link/" target="_blank">Tidak Mengikuti Arisan Link</a>. Karena Matt Cutts pernah menulis, dengan tukar link, kita bisa terhubung dengan situs-situs yang tidak kita inginkan. Termasuk situs spam. Saya kenal dengan seorang Guru yang blognya memasang link menuju blog ini, dan rupanya kini blog beliau memasang banyak link menuju situs poker dan konten dewasa. Jika saya memasang link menuju kawan tersebut, Anda hanya membutuhkan DUA klik untuk menuju situs-situs yang dibenci Google tersebut. Jika dilakukan, ini akan menyebabkan blog saya tidak sehat di mata Google.</p>
<p>Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkan link dengan cara selain &#8216;tukar link&#8217; konvensional. Dan beberapa cara saya lihat cukup berhasil dilakukan beberapa blogger Indonesia.</p>
<p>Yang paling sering saya temui adalah Award. Pemberian <a title="Untuk Persahabatan" href="http://isnuansa.com/untuk-persahabatan/" target="_blank">award dari teman</a> bloger untuk diteruskan kepada yang lainnya, akan mendatangkan link kepada blog pemberi award dari blogger penerima award. Selain itu juga akan meningkatkan keakraban dan hubungan persahabatan.</p>
<p>Cara lain adalah menyelenggarakan kontes. Dengan menyiapkan hadiah tertentu, dan mensyaratkan link menuju blog Anda, akan ada blogger yang dengan senang hati mengikutinya. [Tentu saja, latar belakangnya jangan sekedar link. Lakukan juga dengan tulus jikapun link tidak didapat. <img src='http://isnuansa.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';-)' class='wp-smiley' />  ]</p>
<p><strong>Tukar Link, Sebegitu Pentingkah?</strong></p>
<p>Menurut Anda, sampai sejauh mana pentingnya Anda bertukar link dengan blog lain? Apa motivasi Anda bertukar link? Untuk mendapatkan Page Rank kah? [<strong>Sttt, kabarnya Google akan segera menghilangkan Page Rank!</strong>]</p>
<p>Saya barusaja menyadari, blog saya -yang lain- yang isinya full copas -dengan menuliskan sumbernya dan semuanya link menuju blog lain-, tanpa pernah saya promosikan kemanapun dengan meninggalkan komentar atas nama blog tersebut, Page Ranknya malah sudah 1.</p>
<p>Blog tersebut pengunjungnya baru 2.000 orang, tidak memasang blogroll, tidak pula memperoleh backlink dari manapun. Tetapi 2.000 itu tentunya datang dari search engine. Maka timbul dibenak saya pertanyaan: &#8220;Lebih penting mana sebenarnya antara <strong>mendapatkan link</strong> dibandingkan <strong>SEO</strong>?&#8221;</p>
<p>Satu lagi data pendukung, salah satu halaman blog saya di isnuansa dot com juga memperoleh PR 1 hanya karena hampir seluruh pengunjungnya datang dari search engine. Malah tulisan saya yang lain <strong>yang di link</strong> <del datetime="2009-10-28T10:55:51+00:00">dan dipuji-puji orang</del>, page rank nya tetep saja 0.</p>
<p>Sekaligus dalam tulisan ini, sekali lagi saya ungkapkan, saya tidak memiliki blogroll, saya menambahkan blog-blog yang saya suka dan saya rasa bagus ke dalam feed reader saya. Dan berbagi link saya lakukan dengan cara lain: link dari dalam postingan, <a title="Review Blog" href="http://isnuansa.com/category/review/" target="_blank">review blog</a> ataupun <a title="Wawancara Bloger" href="http://isnuansa.com/category/wawancara/" target="_blank">wawancara</a>.</p>
<p>Jadi, masih mau bertukar link? <img src='http://isnuansa.com/wp-includes/images/smilies/icon_rolleyes.gif' alt=':roll:' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: center;">~~~</p>
<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: left;">Terimaksih pada:</p>
<p style="text-align: left;"><a href="http://badruznucultural.wordpress.com/" target="_blank">Badruz</a>, <a href="http://alamendah.wordpress.com/" target="_blank">Alamendah</a>, <a href="http://nakjadimande.com/" target="_blank">Nakjadimande</a>, <a href="http://hadi-7.blogspot.com/" target="_blank">Hadi</a>, <a href="http://harimulya.com/" target="_blank">HariMulya</a>, <a href="http://wempi.nokspi.com/" target="_blank">Wempi</a>, <a href="http://fotograferjurnal.blogspot.com/" target="_blank">TukangPoto</a>, <a href="http://casrudi.com/" target="_blank">Casrudi</a>, <a href="http://wirautama.net/" target="_blank">Wira</a>, <a href="http://boyindra.com/" target="_blank">Boyin</a>, <a href="http://pabriktempe.wordpress.com/" target="_blank">Mandor Tempe</a>, <a href="http://galuharya.com/" target="_blank">Pakne Galuh</a>, <a href="http://hattasyamsuddin.blogspot.com/" target="_blank">Hattasy</a>, <a href="http://mbahgendeng.com/" target="_blank">Mbah Gendeng</a>, <a href="http://grubik.wordpress.com/" target="_blank">Grubik</a>, <a href="http://kafe28.blogspot.com/" target="_blank">Iskandaria</a>, <a href="http://duadua.blogdetik.com/" target="_blank">DuaDua</a>, <a href="http://m4rp4un6.wordpress.com/" target="_blank">Jack</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://isnuansa.com/tukar-link-vs-seo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>53</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hubungan Page Rank Dan Sinetron</title>
		<link>http://isnuansa.com/hubungan-page-rank-dan-sinetron/</link>
		<comments>http://isnuansa.com/hubungan-page-rank-dan-sinetron/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Sep 2009 01:59:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>isnuansa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Page Rank]]></category>
		<category><![CDATA[Sinetron]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://isnuansa.com/?p=783</guid>
		<description><![CDATA[
Jika Anda bukan penggemar sinetron, mungkin agak kesulitan untuk membayangkan cerita yang akan saya tulis supaya tergambar mirip adegan di dalam sinetron. Coba membayangkan ala sinetron ya&#8230;
Di kelas ada seorang murid baru pindahan dari sebuah kota kecil. Rambutnya agak sedikit acak-acakan, trend terbaru sih, tapi mukanya ‘nggak banget deh’. Namanya Rio. Pake kacamata tebel lagi. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-medium wp-image-784" style="margin: 10px 5px;" title="2-page-rank" src="http://isnuansa.com/wp-content/uploads/2009/09/2-page-rank-274x300.gif" alt="page rank" width="164" height="180" /></p>
<p>Jika Anda bukan penggemar sinetron, mungkin agak kesulitan untuk membayangkan cerita yang akan saya tulis supaya tergambar mirip <a href="http://isnuansa.com/kenali-dan-kunjungi-objek-wisata-di-pandeglang/" target="”_blank"><strong>adegan di dalam sinetron</strong></a>. Coba membayangkan ala sinetron ya&#8230;</p>
<p>Di kelas ada seorang murid baru pindahan dari sebuah kota kecil. Rambutnya agak sedikit acak-acakan, trend terbaru sih, tapi mukanya ‘nggak banget deh’. Namanya Rio. Pake kacamata tebel lagi. Anaknya pendiem, pokoknya yang keliatan bagus cuma namanya doang, yang laen bikin sakit mata ngeliatnya.</p>
<p>Rio nggak punya banyak teman meski anaknya baik hati dan suka menolong. Yang ada malahan sering dikerjan sama anak-anak yang lainnya.</p>
<p>Setelah selama dua bulan pindah ke sekolah baru tersebut, secara nggak sengaja Rio ketemu dengan Matt, cowok paling keren, paling ganteng, paling pinter, jago maen basket, banyak banget penggemarnya di sekolah itu.</p>
<p>Dan ternyata, mereka pernah satu sekolah di Malaysia selama satu tahun ketika orang tua mereka sama-sama tugas di sana. Matt orangnya nggak jahat seperti teman-teman yang mengucilkan Rio hanya karena penampilannya. Matt lalu kembali akrab dengan Rio. Kemana-mana berdua.</p>
<p>Apa yang lantas terjadi?</p>
<p>Ya, semua orang di sekolah itu langsung ‘berubah pikiran’ tentang Rio. Padahal, Rionya masih tetep Rio yang sama. Hanya cara pandang orang saja yang beda terhadapnya.</p>
<p>Trus, hubungannya dengan Page Rank?</p>
<p>Anda bisa hubungkan sendiri dong, masa harus diterangin juga?</p>
<p>Oke, oke.</p>
<p>Berteman dengan orang yang tepat [seperti Rio menemukan Matt], juga perlu Anda terapkan agar Google memberikan Page Rank-nya untuk Anda.</p>
<p>Berteman dalam kosakata sinetron, berarti ‘mendapatkan link’ dalam kosakata Google.</p>
<p>Diantara banyaknya blog, pasti sudah ada yang dianggap ‘cowok paling keren’, ‘paling ganteng’, ‘paling pinter’,  dan ‘jago main basket’ oleh Google.</p>
<p>Mereka adalah yang telah memiliki Page Rank yang tinggi dengan <strong>niche</strong> yang sejenis dengan blog Anda.</p>
<p>[Ingat bahwa jika blog Anda tentang <strong>resep makanan</strong>, hindari mencari link dari blog <strong>penjual peti mati</strong>.] <img src='http://isnuansa.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Temukan blog-blog yang bisa Anda jadikan teman dan buktikan kepada Google bahwa Anda dekat dengan teman Anda!</p>
<p>No Related Post.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://isnuansa.com/hubungan-page-rank-dan-sinetron/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>23</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pentingnya Page Rank</title>
		<link>http://isnuansa.com/pentingnya-page-rank/</link>
		<comments>http://isnuansa.com/pentingnya-page-rank/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Sep 2009 19:35:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>isnuansa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Page Rank]]></category>
		<category><![CDATA[PR]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://isnuansa.com/?p=671</guid>
		<description><![CDATA[Seberapa penting sih, Page Rank dimata Anda?
Penting, jika Anda ingin memperoleh pengunjung yang diantarkan oleh Search Engine menuju blog Anda. Tidak terlalu penting, jika Anda merasa cukup puas bahwa pembaca blog Anda datang dari teman-teman yang blognya pernah Anda kunjungi saja, dan mereka mengunjungi balik melihat-lihat apa yang Anda punya.
Search Engine akan menyuguhkan hasil pencarian [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-medium wp-image-672" style="border: 2px solid black; margin: 5px 10px;" title="page-rank" src="http://isnuansa.com/wp-content/uploads/2009/08/page-rank-300x200.jpg" alt="page-rank" width="207" height="138" />Seberapa penting sih, <em>Page Rank</em> dimata Anda?</p>
<p>Penting, jika Anda ingin memperoleh pengunjung yang diantarkan oleh <em>Search Engine</em> menuju blog Anda. Tidak terlalu penting, jika Anda merasa cukup puas bahwa pembaca blog Anda datang dari teman-teman yang blognya pernah Anda kunjungi saja, dan mereka mengunjungi balik melihat-lihat apa yang Anda punya.</p>
<p><em>Search Engine</em> akan menyuguhkan hasil pencarian dimulai dari situs-situs yang memiliki nilai kepercayaan tinggi di mata mereka.</p>
<p>Kita akan langsung membahas Google, karena dia yang paling berkuasa saat ini. Google memberikan nilai antara <strong>0</strong> sd <strong>10</strong> kepada setiap halaman situs untuk menentukan tingkat kepercayaan Google yang diberi nama Page Rank.</p>
<p>Google sendiri memiliki nilai Page Rank <strong>10</strong>. Situs lain yang memiliki tingkat kepercayaan tinggi antara lain The New York Times dan Nasa.gov. Jika situs-situs yang memiliki tingkat kepercayaan tinggi tersebut memberikan sebuah link-nya menuju blog Anda, maka blog Anda juga dianggap memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi pula.</p>
<p>Beberapa orang yang bekerja di Google mendapatkan kesempatan Page Rank 6+ dengan cara sederhana: memperoleh 1 link dari Google!</p>
<p>Maka, yang bisa Anda lakukan adalah mencari link sebanyak-banyaknya dari situs-situs yang telah terlebih dahulu memiliki Page Rank tinggi. <strong>Jangan membuang waktu dengan mengoleksi ribuan link dari situs ber Page Rank 0 menuju blog Anda, karena 1 link dari situs ber Page Rank 4 sama artinya dengan 10 link dari situs ber Page Rank 3! Dan 1 link dari situs ber Page Rank 5 nilainya sama dengan 100 link dari situs ber Page Rank 3! </strong></p>
<p>Kualitas link yang Anda peroleh lebih penting daripada kuantitas [banyaknya] link yang Anda dapat.</p>
<p>Anda hanya perlu meyakinkan bahwa blog Anda berkompeten untuk memperoleh link dari situs-situs yang memiliki nilai Page Rank tinggi tersebut.</p>
<p>Satu lagi yang perlu diingat, bahwa link tersebut harus dalam topik yang sama. Jika blog Anda adalah tentang <em>‘Menurunkan Berat Badan’</em>, jangan mencari link dari situs tentang <em>‘Jual Beli Properti’</em>. Google akan mempertanyakan kredibilitas Anda.</p>
<p>Nah, bicara tentang Page Rank, blog saya telah memiliki Page Rank 3. Selama ini saya ‘berbagi’ link melalui postingan <strong>review</strong> dan <strong>wawancara</strong>, di mana blog yang akan saya link saya tentukan sendiri kriterianya.</p>
<p>Tetapi akhirnya saya menyadari ada sedikit kelemahan yang saya hadapi. Butuh waktu lumayan banyak untuk mengerjakannya.</p>
<p>Berhubung waktu saya semakin terbatas dalam melakukan aktifitas ngeblog, ditambah beberapa kawan yang menginginkan bertukar link dengan saya -padahal saya tidak memiliki blogroll di sidebar- maka saya mulai berpikir untuk merubah cara ‘berbagi’ link yang selama ini dilakukan.</p>
<p>Saya berencana untuk menerima <strong>‘Guest Post’</strong> atau postingan tamu: Artikel yang ditulis oleh blogger lain untuk diposting di blog saya, dengan menyertakan link menuju blog penulis.</p>
<p>Anda semua bisa menulis sebanyak-banyaknya untuk blog saya ini, sepanjang memenuhi ketentuan yang saya ajukan. Tentang persyaratannya akan segera menyusul.</p>
<p>Segera saya akan membuat Halaman Khusus tentang Tata Cara menjadi Guest Poster di blog saya ini. Tunggu ya!</p>
<p>Satu hal yang pasti: tulisan yang saya inginkan adalah tentang dunia Blog, tips dan trik blogging, menulis artikel dan sejenisnya yang temanya mirip dengan tulisan-tulisan saya sebelumnya di blog ini.</p>
<p>Ada yang tertarik? Kira-kira apa saran yang Anda berikan untuk saya agar persyaratan menjadi sebuah <strong>win-win solution</strong> untuk kita?</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
<strong>Posting Terkait: </strong><br />
1.	<a title="”Guru”" href="http://isnuansa.com/perlukah-guru-blogger/" target="”_blank”">Guru Blogger</a>: Memangnya Anda siapa? Mengajari blogger lain tentang apa yang ’harus dilakukan’ dan apa yang ’tidak boleh dilakukan’?<br />
2.	<a title="”Ide”" href="http://isnuansa.com/5-sumber-ide-tulisan-blog-yang-bisa-diandalkan/" target="”_blank”">Sumber Ide Tulisan</a>: Tenang. Ada 5 sumber yang bisa Anda andalkan untuk memperoleh ide segar menghasilkan tulisan blog Anda.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://isnuansa.com/pentingnya-page-rank/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>29</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
