Sajak Tanya
Senengnya….. Dapet hadiah lagi.
Kali ini dari Master Mister Puisi.
Requestnya udah lama sih, dan katanya juga sudah lama puisinya dibuat. Tapi baru bisa dikirim hari ini, setelah tadi pagi ngobrol ngalor ngidul lewat telpon.
Terimakasih ya Bang, maaf ngrepotin dan setengah maksa untuk dibikinin puisi. Habis saya nggak bisa bikin sendiri, tapi pengen posting puisi, hehe…
Ini nih, hadiahnya:
SAJAK TANYA
apakah aku salah membaca
sajak pada sehelai jiwa
ataukah penyair lupa
bubuhkan tanda titik ataupun koma
saat kucoba meraba kata dalam makna
kuhiraukan logika
tak mengindahkan warna goresan pena
karena ku tertumpu pada kalimat bercetak biru
sajakmu mencambuk sisi sensitifitasku
larik-larik tajam menikam
syair menantang bak sebilah
aku amati.. ini adalah bait-bait sunyi
benarkah sajak adalah ungkapan hati?
atau sekedar tafsir mimpi?
kuulangi lagi…
membaca dengan sepenuh hati
sajakmu masih saja menyentuh harmoni
uhhhhh…
mungkin malam nanti
kembali
pada baris-baris yang telah kuberi tanda
membuka kamus sastra
atau bertanya pada pujangga
dibalik sajak adakah makna..?????