Cerita Mudik Lebaran (2)
Mudik H-4, H-3 dan H-2 merupakan hari-hari puncak arus di jalan raya. Jika kurang beruntung, kami bisa merasakan 24 jam penuh di dalam perjalanan. Padahal di hari biasa dapat kami tempuh dalam 10 jam. Jika sedikit beruntung, kami hanya menemui macet di beberapa titik tertentu, selebihnya kendaraan padat merayap. 12 sd 15 jam adalah waktu yang lebih singkat.
Pengalaman mudik H-1 lain lagi. Kami sempat memaki sepanjang perjalanan, karena sejak awal jalanan begitu padat. Hingga mendekati tujuan, jalanan malah nggak bisa bergerak total karena kami memasuki kota Semarang dan Boyolali tepat pada saat warga lokal melakukan takbiran. Mereka berkeliling kota dengan arak-arakan mobil membawa bedug dan motor. Mengakibatkan mobil-mobil pemudik terpaksa harus menunggu polisi mengatur jalan.
Paling enak adalah mudik berangkat pada hari H. Meskipun masih dalam kategori ramai, tetapi jalanan bisa dibilang lancar. Hanya yang perlu diwaspadai adalah motor milik warga lokal yang menyeberang jalan karena ada tradisi silaturahmi kepada saudaranya pada saat hari raya. Satu lagi: tidak ada pasar tumpah!
Bersambung.
-Nunikyangsudahmembayangkanjalurpanturalancar-
September 23rd, 2008 at 10:20 am
dan saya adalah yang termasuk mudik hari h
September 23rd, 2008 at 10:28 am
Salah satu rempat yang membuat orang stess berat adalah jalanan. Stess dapat mempercepat proses penuaan :-). So sekali-sekali pulkamnya ditunda sampe jalan gak macet lg. hehe 99x
September 23rd, 2008 at 6:46 pm
Tiada kata se-indah Zikir.
Tiada bulan se-indah Ramadhan yang telah lewat
Mohon maaf untuk lisan yang tak terjaga,
janji yang terabaikan
hati yang berprasangka dan
semua sikap yang pernah menyakitkan
Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1429 H
Maaf lahir dan batin
Minal aidin wal faizin.
September 23rd, 2008 at 11:25 pm
Aku gak bisa mudik, anakku baru lahir…
September 24th, 2008 at 1:54 am
klo saya krn mudiknya ke medan, jd h-4 baru pulang….
October 1st, 2008 at 2:55 am
Saya ga mudik taun ini
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1429 H, Jafar Shadiq mengucapkan mohon maaf lahir batin
October 8th, 2008 at 6:09 am
Dalam kerendahan hati, ada ketinggian BUDI, dalam kemiskinan harta ada kekayaan JIWA, dalam kelembutan lidah ada keterlanjuran KATA, dalam gurau senda tentu ada salah dan dosa. Mohon dimaafi segala-galanya, semoga kita dirahmati Allah swt sepanjang masa…Salam Eid Mubarak