Enaknya Tanpa Macet
Masuk kantor pertama sejak kenaikan BBM, ada yang berubah. Jalanan menjadi lebih lengang daripada biasanya. Apa iya, para pemilik kendaraan bermotor, terutama mobil, jadi beralih naik angkutan umum untuk penghematan?
Mungkin mereka juga terkena serangan “shock sesaat” akibat naiknya harga BBM. Mau ngisi bensin, udah antrinya lama, dapetnya sedikit. Tetapi, naik kendaraan umum juga makan hati. Mereka menaikkan tarif sesuai selera sendiri, tanpa bisa kita protes, karena mau nggak mau memang harus naik kendaraan umum tersebut. Sekali berangkat, saya yang biasanya menghabiskan 19.000 jadi 22.000. Sehingga dalam satu hari, biaya perjalanan saya naik 6.000.
Banyak orang mengeluh dengan keadaan sekarang ini, tetapi lebih baik buat kita, jalani saja. Meskipun gaji tidak naik, pendapatan tidak berubah, namun pengeluaran melejit, ada baiknya kita kembali kepada ajaran hidup sederhana.
May 26th, 2008 at 5:30 am
kalo saya sih blom terlalu ngerasain
soalnya biasa lewat jalan tikus
May 26th, 2008 at 7:22 am
Ongkosnya naik jadi 6000. Kok bisa sama dgn harga seliter premium? Memang gara-gara BBM, membuat kita Benar Benar Marah, Bikin Bingung Masyarakat, dan Bisa Bisa makin Melarat.
BBM oh BBM…
May 26th, 2008 at 7:40 am
alhamdulillah kalau ada dampak positip buat bangsa ini tentang kenaikan bbm yg disodorin dr pemerintah ke rakyatnya. mengurangi kemacetan karna malas keluar tanpa tujuan yg jelas karna bensin mahal… wkwkwk.. nah saatnya transportasi massal dirombak total ni biar enak dan nyaman naeknya..
May 26th, 2008 at 9:36 am
ASS.
Sebenarnya pemerintah semestinya harus mengumumkan biaya kenaikan angkutan umum serenatk dengan kenaaikan BBM, kan udah tau BBM mo naek. Kenapa harus ditunggu dulu……akhirnya rakyat juga yg berantem……sopir ama penumpanglah. angkot mogok-lah…,
moga pemeritah bisa belajar dari kejadian2 masa lalu.
May 26th, 2008 at 9:46 am
gimana khabar di senayan mbak nunik ? hak angket jadi bergulir nggak ?
May 26th, 2008 at 10:48 am
katanya di seluruh dunia jg resesi begini, semua harga naik….
May 26th, 2008 at 1:11 pm
mudah2an banyak hikmah yang bisa diambil oleh bangsa ini ketika kemiskinan sudah demikian merajalela, pemerintah tiba2 saja menaikkan BBM. yang jelas, pemandangan di berbagai daerah tak jauh berbeda, mbak. malam sabut kemarin habis dari klaten. sepanjang perjalanan dari semarang ke kendal, antrean para pemburu bensin luar biasa sehingga terpaksa dikawal aparat.
May 26th, 2008 at 1:58 pm
BBM naik, harga-harga naik..
banyak demo, bakar-bakaran ban, jalan ditutup
dag dig dug setiap saat.. tidak ada ketenangan..
May 26th, 2008 at 3:15 pm
sekali berangkat 22rb, naik angkot apa tuh ?
May 26th, 2008 at 3:19 pm
hari ini angkot se surabaya pada mogok massal..alhasil banyak pekerja kantoran yang ngangkot pada gak kerja..
kasihan…
May 26th, 2008 at 3:34 pm
untung saya cuman jalan kaki dari kosan ke tempat kerja… jadi belum kerasa naiknya
May 26th, 2008 at 4:15 pm
bbm naik, membawa peningkatan kok mbak…
peningkatan angka kemiskinan maksud saya
May 27th, 2008 at 1:42 am
mudah2an aja gaji segera naik juga hehehe biar gak makin minus krn kenaikan BBM..
May 27th, 2008 at 2:21 am
syukurlah klo bs d ambl hikmahnya. Hidup BBM naek… *digebugin sopir angkot*
May 27th, 2008 at 5:45 am
Masa siy, waktu sy keluar kemarin, tetep aja macet di depan. Mgkn krn alur di dkt rumah saya itu lbh banyak dilalui angkutan umum, yg gimanapun jg harus narik, biar dpt duit.
May 27th, 2008 at 6:17 am
Mau ngeluh, marah, nangis sekencang2nya, menuduh, mau menjelek2kan, memaki, mengumpat….. percuma! semua gak ada gunanya…Namun, masih ada jalan, :
-Kembali sandarkan, pasrahkan pada kebesarannNya…. Ikhlas Karena Allah… (bukan berarti pangku tangan).
-Mulai hidup hemat misalnya, kalau sebelumnya tiap hari kepasar, jdi seminggu sekali (beli keparluan sekaligus buat seminggu) biar ngirit bensin….
May 31st, 2008 at 1:14 am
kenaikan bbm:
¤di level mhs n sdr2 kita supir angk umum direspon spontan dg demo n mogok, macam kesundut api
¤masy urban nunggu, stl mulai mrs sulit nr reaksi, mis demo UMR, spt makan sambel yg murusnya kmdian
¤masy desa?kesulitan ditahan saja
¤bloger? nuliiiiiis teruus! kayak makan kuaci, asinnya gak dirasa. tau2 bibir dower