Lemari Baju Untuk Diana

Seperti yang saya ceritakan sebelumnya di sini, satu-satunya lemari pakaian yang saya miliki makin penuh. Baju saya tergusur baju Diana yang semakin banyak. Biasalah ya, kalau sudah jadi emak-emak, nalurinya kebanyakan ‘buat anak‘. Ya tetep beli baju buat diri sendiri juga, tapi nggak sebanyak baju anak -yang-semuanya-terlihat-lucu-tak-peduli-apapun-warna-dan-modelnya.

Baju-baju anak yang semula cuma menempati satu bagian lemari, lama-lama menggusur bagian emaknya. Awalnya baju emaknya dipaksa empet-empetan masuk ke dalam lemari. Lama-lama bajunya nggak dimasukin lagi, tapi ditumpuk di keranjang cucian bersih, sekaligus sebagai alasan buat berlama-lama nggak setrika baju. :mrgreen:

EQUI MOKU Dressing Table

Akhirnya: bawa pulang MOKU Dressing Table dari EQUI Furniture!

Di rumah, dressing table ini saya jadikan lemari baju Diana. Yang semula bajunya umpel-umpelan di dalam lemari baju saya, udah bisa bernafas lega deh di dalam lemari baju barunya. Jadi, meskipun dressing table, sama sekali nggak saya gunakan buat dandan dan narok segala macam perintilan make-up (yang memang saya nggak punya) hahahaha.

EQUI Furniture

Diana seneng banget sama lemari barunya, dan sekarang sudah bisa memilih sendiri baju yang akan dipakainya sehabis mandi. Sama sekali nggak mau dipilihin lagi sama mamanya. Jadi anak juga sudah bisa belajar mandiri. 😉

Dan sebagai risiko dari lemari pendek untuk anak-anak batita bisa memilih pakaiannya sendiri, tentunya baju jadi lebih sering jadi acak-acakan lagi. Nggak papa. Yang penting anak punya kesempatan belajar. Sering sih, pilihannya Diana enggak banget. Atau, maunya baju yang itu-itu lagi. Kadang saya minta tukar, tetapi seringnya ngotot mau yang itu. Ya sudah, karena saya baca-baca bahwa anak yang belajar membuat keputusan sendiri itu bila besar nanti akan tumbuh kepercayaan dirinya, saya ikuti saja kemauannya. Toh, cuma baju.

EQUI Furniture Keren!

Tinggi MOKU Dressing Table ini kan 75 cm, jadi dalam jangkauan Diana yang tingginya sekitar 95 cm. Bagian yang paling sering dibuka adalah yang bagian atas, makanya baju-bajunya sering kali saya rotasi. Baju yang sudah sering dipakai, saya pindahkan ke bagian bawah, yang lebih jarang dibuka.

Salah satu yang bikin seneng dari MOKU Dressing Table ini adalah bagian pegangannya, karena memudahkan anak buat membuka dan menutup lemari, tanpa terjepit jari tangannya. Berarti tepat pilihan saya. Awalnya saya udah ketar-ketir aja karena Diana ini nggak berhenti-henti buka tutup lemari dari pertama barangnya datang. Sampai sekarang belom pernah kejadian anaknya nangis karena kejepit.

Moku Dressing Table EQUI

Oiya, kalau pengen lihat-lihat furniture yang berkualitas kayak MOKU Dressing Table punya saya, bisa ke EQUI ya. Semua ready stock dan free ongkir + free pemasangan untuk area Surabaya dan Jabodetabek. Intip instagramnya di sini juga boleh. 😉

18 thoughts on “Lemari Baju Untuk Diana

    1. Doain ada terus rejekinya ya, Mbak. Biar bisa ganti lemari yang lebih besar lagi kalau suatu saat butuh. Kalau sekarang ini masih cukup banget kok pakai yang ini. 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge