Hiatus Tapi Tetap Update Blog

Mana bisa? Namanya juga hiatus, rehat sejenak ngeblognya. Ya berarti blog kita nggak bakalan diapdet dong dalam kurun waktu tertentu.

Eits, tunggu dulu.

Mungkin memang benar kalo kita nggak selamanya bisa online dan terhubung ke internet. Bisa jadi kesibukan offline, atau sakit, atau ke luar kota. Dan saya pikir hampir semua blogger pernah mengalaminya.

Nah, apa solusinya, supaya kita bisa hiatus, tapi blog tetap apdet seperti biasanya?

Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan, mulai yang gampang-gampang saja, sampai yang berbayar tentunya.

Apa aja itu? Ini nih:

1. Cari di Google dan Kopas.

Tentu nggak harus ditelan bulet-bulet ajakan ini. Anda bisa tetap apdet dengan mencari sumber tulisan di Google. Bisa digabungkan beberapa sumber, dirangkum jadi tulisan baru, dengan mencantumkan sumbernya (backlink). Tinggal meramu, dapet deh postingan baru. Jumlahnya disesuaikan dengan lamanya rencana hiatus. πŸ˜‰

2. Buat beberapa tulisan dan jadwalkan.

Ini agak membutuhkan usaha yang lebih besar daripada cara pertama. Hitung berapa hari Anda akan hiatus, dan buat postingan sebanyak itu pula. Jadwalkan tulisan tersebut pada waktu-waktu tertentu, sehingga dia akan muncul otomatis meskipun Anda tak online sama sekali.

Buat Anda yang belum terbiasa menulis banyak dalam sekali waktu, ya memang agak berat.

Tapi silahkan dicek dulu di daftar draft Anda. Siapa tahu ada tulisan yang belum sempat diaplot. Atau ada tema-tema tertentu yang sudah sempat kepikiran, tapi belum sempat ditulis. Nah, ayuk tulis sekarang juga.

3. Memanfaatkan Guest Blogger.

Bukan memanfaatkan sih sebenarnya. Lebih tepat jika disebut meminta tolong pada guest blogger.

Seperti yang sudah saya lakukan. Menerima tulisan blogger lain untuk diaplot di blog ini. Termasuk Anda juga yang baru tahu informasi ini, silahkan, blog ini terbuka jika Anda berniat menulis di sini.

Trik guest blogger ini sangat membantu jika Anda sedang hiatus. Terima saja blogger lain menulis untuk Anda, Anda tinggal aplot. Mudah, bukan?

4. Bayar Ghost Writer

Apaan tuh?

Singkatnya, Anda membayar orang lain untuk menulis di blog Anda.

Memangnya ada?

Ya adalah. Siapa juga yang tak mau dibayar untuk sekedar menulis sesuatu di blog. Sayapun akan menawarkan diri jika ada yang sanggup membayar saya buat mengapdet blognya. πŸ˜†

Nah, sudahkah Anda merencanakan diri untuk hiatus?

Pernahkah Anda hiatus, tetapi blog Anda tetap apdet seperti biasa? Cara mana yang Anda tempuh?

Atau, masih ada cara lain yang belum saya ketahui? Silahkan berbagi pengalaman di kolom komentar.

Author: isnuansa

Emak dengan satu anak yang hobi nulis. Memilih tidur kalau ada waktu luang. Follow saya di twitter: @isnuansa

29 thoughts on “Hiatus Tapi Tetap Update Blog”

  1. Untuk point 2 memang belum se-mahir itu saya menulis bahkan bisa di buat draft.Satu artikel saja saya sudah berpikir sangat keras apalagi beberapa artikel untuk draft :mrgreen:
    Selama ini saya belum mengalami hiatus mba, jadi bisa saya update setiap hari atau 2 hari sekali blognya.
    Kalo untuk guest blogger, saya juga menwarkan diri nih mba πŸ˜† :mrgreen:
    .-= satrya selesai posting Mencoba Plugins Ciptaan Anak Bangsa Anti Plagiarism =-.

  2. Aku ngga pernah pake schedule post soalnya selalu terasa basi kalau aku simpan terlalu lama. Maksimal cuman 2 hari, dan harus dipublish setelahnya.

    Kalo masalah hiatus mah… aku kalau harus liburan ya liburan πŸ™‚ — nggak terlalu pusing sih masalah update. Gak mau terlalu pusing mikirin sesuatu yang sebenarnya hobi yang tujuannya for fun. Ya itu kalo aku lho, lain halnya sama yang blognya dedicated hehehe.
    .-= Dewa Bantal selesai posting Pertanyaanmu Dan Kegoblokanmu =-.

  3. Saya belum pernah menerapkan tips-tips di atas mbak (ketika akan hiatus). Selama ini saya hiatus lebih karena gak ada ide tulisan aja. Tapi tips modifikasi artikel kayaknya bagus juga tuh. Ga ada salahnya juga sih. Yang penting bukan copas mentah tanpa mencantumkan sumber.

  4. Saya belum genap setahun ngeblog. Jadi belum berminat buat hiatus. Juga ada target yg belum tercapai “2000 pengunjung per hari”.

    Mudah2 an aja, bulan Agustus (ultah Blog) lebih cepat dari biasanya :mrgreen: atau cepat dapet memenuhi tartget….

  5. saya cuma dpt berterimakasih utk tips yg ini,Mba.
    Tdk bisa komentar,cuma berharap saya dpt melakukannya dgn baik,agar blog tdk ditinggalkan pengunjung.

  6. Saya belum pernah hiatus secara resmi di deklarasikan.
    Saya juga jarang membuat postingan terjadwal, kecuali kalau keluar negeri/daerah mbak.
    Salam hangat dari Surabaya
    .-= BlogCamp selesai posting Kopdar Hari Minggu =-.

  7. Hmmm….Boleh juga tuh dipake Triknya, khususnya kalo lagi sibuk ngurusin Bisnis Offline. Thanks utk tipsnya yaa bu
    .-= 2R selesai posting Kondisi Itu Bernama Zona Nyaman =-.

  8. Karena blog saya lebih dominan tentang IT, Komputer, Gadgets, WordPress, Blogspot, Game dll, untuk mengatasi pas hiatus, saya punya referensi pilihan yang cukup banyak untuk ide sumber postingan yang cepat dan praktis seperti, BBC, Techradar, techarp, CNN, WordPress.org, Microsoft, Nokia, Symbian, dll. Untuk lokal ya detik, okezone, Vivanews, forum2 dll. Dan gak hiatuspun kadang masih pakai itu, dengan keadaan waktu yang sangat2 terbatas, Senin-Jum’at pagi siang sore kerja kadang juga sering sampai malam, Sabtu-Minggu lebih sibuk lagi untuk tugas lapangan kadang sampai sore. Walapun pembaca bisa aja cari di sumber itu tapi banyak juga yg tidak melakukannya, kadang taunya justru dari postingan kita, tapi isi/kontent yang disajikan yang betul2 masih baru dan diusahakan tidak Copas Murni.

    selain itu belum pernah baik lewat postingan terjadwal, posting lewat email, posting lewat ponsel baik dengan browser ponsel atau lewat aplikasi seperti LifeBlog (bisa import SMS jadi sebuah postingan), MoPress (posting/update via ponsel) dll. karena agak repot untuk memasukkan gambar, link dll.

    Kalau betul2 gak memungkinkan untuk posting yaaa dibiarin aja gak posting, ngeblog masih sebatas hoby gak terlalu dipaksakan, dampaknya paling Alexa Rank agak gemuk dikit …… walaupun lagi hiatus saya masih sering baca postingan dari temen2 via ponsel, kadang juga menyempatkan berkomentar walau gak panjang (pegel jempolnya ngetik di keypad).
    .-= Alwi selesai posting Cara Mengganti Font Dalam Postingan =-.

  9. Saya tertarik dengan pembahaasan mengenai guest blogger di blog ini. Tadinya mau cari (search), tapi tidak menemukan adanya form komentar, terpaksa deh nulis sendiri di address bar (isnuansa.com/?s=guest+blogger). » Sekaligus saran buat pemilik blog utk menampilkan form pencarian.

    *Kok jadi muter2 yah.

    Intinya adalah, mengingat blog ini tidak menerima pertukaran link, maka bisa saja saya melamar jadi blogger tamu. Saya cukup menuliskan 1 buah artikel. Dengan kemampuan menulis yg saya miliki, tentunya 1 buah artikel bukan hal yang sulit, 5 menit ketak-ketik langsung jadi. Lalu kirim ke isnuansa[at]gmail.com. Kalau bagus ya pasti diterima, betul ga mbak nunik? πŸ˜€

    So, dengan demikian link saya pasti akan dipasang di sidebar, tanpa perlu minta tukeran link dari mbak nunik. Cukup 1 buah artikel saja saya bisa dapet backlink πŸ˜† (jahat mode ON)

    Well, tentunya bukan itu maksud komentar saya. Saya hanya kepikiran saja, dan bela-belain komentar di sini (artinya saya perhatian sama blog ini 😳 )

    *sengaja ga pake alamat URL dan gravatar. Biar ga dikenali blogger lain :mrgreen:

  10. Komentar saya masuk spam ya mbak?

    Ya intinya begitu lah. Jangan sampai penerimaan blogger tamu dijadikan ajang kesempatan tukar link. πŸ™‚

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge