Dari awal mula saya membuat blog, saya sempat bingung, apa yang harus di tulis di blog tersebut. Seolah-olah pikiran menjadi buntu. Rupanya, meskipun blog sering disebut sebagai diary online, ada perbedaannya juga dengan kalau kita menulis di dalam diary manual [aka buku].
Apa bedanya? Dalam blog, tentu saja ada beberapa keterbatasan yang mau tidak mau kita harus bisa menyesuaikan. Sebagai contoh, untuk saya pribadi, tentu saja kata-kata makian dan umpatan tidak akan nongol di dalam blog saya. Terlalu vulgar untuk menulis bahwa si A memang “bangs**” misalnya. Atau curhat terlalu dalam yang mungkin bisa menimbulkan kontroversi di dunia maya ini.
Dalam buku diary –hanya kita sendiri yang membacanya- kita memperoleh kebebasan yang sebebas-bebasnya. Terserah apa saja yang hendak kita ungkapkan. Tidak ada batasan sama sekali untuk menyatakan pendapat. Pun, jika kita membutuhkan tempat untuk mengatakan “baji****”.
Namun, kelebihan media online seperti blog, kita dapat memperoleh masukan balik atas apa yang kita ungkapkan. Kita bisa memanfaatkan tidak hanya sebagai tempat membuang penat di kepala, namun juga mendapatkan komentar dari teman-teman virtual kita.
Setelah isnuansa dot com balik lagi, saya sepertinya kembali mempunyai penyakit: kesulitan memperoleh ide yang akan ditulis di blog ini. Apa sebaiknya saya tulis saja umpatan yang pengen saya katakan pada seseorang ya…
——————————————-
Ada yang perlu mengumpat hari ini? Silahkan di kolom komentar.
Berlangganan via email yuk! Agar bisa menerima artikel terbaru dari blog isnuansa.com
Nb: Buka email anda & klik link konfirmasi berlangganannya.

pada awalnya saya ngeblog, ga punya tujuan dan mau dibawa kemana isinya, melihat blog orang yg bagus-bagus bahkan sampai ada yg memperoleh penghasilan dari blognya kadang membuat saya iri.. iri dalam artian yg positif.
but, seiring dengan waktu, pola pandang saya pun berubah, buat saya, blog adalah kebebasan berekspresi, tanpa peduli ada yg berkunjung atau tidak…. dan ternyata memiliki blog yg bersifat catatan pribadi kadang bisa mengingatkan , apa-apa saja yg telah kita lalui di tahun belakang
ps : ternyata km pernah “mampir” ya di blog saya… tengkiyu n salam kenal
Kok hampir mirip ya? Pernah mampir? Really? Hmmm, meneliti satu per satu pengunjung datang dari mana juga mengasyikkan ya?
Daripada mengendap di kepala, akan menjadi ringan bila telah ditulis dalam blog…
yups, betul Pak…
gak perlu mengumpat mbak, asal bisa keluar lewat blog rasanya bisa plong juga
Apalagi kalo nulisnya sambil makan permen bolong
[...] bisa mendapatkan trafik tinggi hanya dengan meninggalkan komentar? Karena bloger, selain membaca isi postingan, juga membaca beberapa komentar pertama yang ada dalam postingan tersebut. Dan bila dia merasa [...]
Tidak harus dengan kata kasar kan mbak… Yang penting penat di kepala bisa mengalir dan keluar semua…
.-= kolojengking´s selesai [nulis] ..Seberapa lama cinta Anda mampu bertahan? =-.