Jangan keliru, tim saya pernah keliling mencari institusi pendidikan yang mau dijual, harganya cukup tinggi. Masalahnya, jualnya seisinya, padahal yang dibutuhkan cuma ijin.
Usaha jasa pendidikan sensitif terhadap kenaikan suku bunga, di satu sisi kebutuhan akan pengajar yang handal sangat penting, dan maunya dibayar tinggi… pengelola harus pandai mengelolanya, apalagi kalau untuk jalur S1 marginnya tipis…tapi kalau untuk program S2 yang rata2 udah bekerja, margin nya lumayan. Juga kalau S1, tergantung SPP yang hanya setahun 2 kali.
Yang menguntungkan sebetulnya untuk jalur vocasional, namun persaingannya sangat ketat. Saat mengelola Divisi Pendidikan, tawaran dari berbagai lembaga pendidikan, yang masuk tiap bulan mencapai ratusan, padahal tak semuanya sesuai dengan kebutuhan.
Iklan tsb menurut saya sangat wajar, dulu saat mencari saya malah banyak dapat info dari KK….tapi akhirnya nggak jadi karena kebijakan bos berubah.
hah? yg bener ada yg kayak gitu??? uhmmm… pasti ada faktor tertentu yg membuat institusi itu harus dijual! iya sih, bisa jd karena udh bangkrut! duh, sayang jg ya…
Sebetulnya iklan itu biasa2 saja, artinya supaya yang mau dijual (halusnya : dipindahtangankan) supaya cepat terjadi transaksi. Sekolah kekurangan murid, itulah yang menjadi masalahnya, jadi mending di operkan izinnya. Di Kebayoran Baru - Jakarta, saya dengar ada dua sekolah swasta yang dulu termasuk nge-top, sekarang kekurangan murid. Terus saya pernah posting tentang Aktripa Bandung, yang dulu berjaya, sekarang mahasiswanya cuma 100 orang, apa masih bisa bertahan ?
December 8th, 2007 at 7:52 am
Gila…
December 8th, 2007 at 11:36 am
Akibat kurangnya dana ? nggak ada donatur ? atau uangnya terkorupsi ?
December 8th, 2007 at 12:31 pm
Jangan keliru, tim saya pernah keliling mencari institusi pendidikan yang mau dijual, harganya cukup tinggi. Masalahnya, jualnya seisinya, padahal yang dibutuhkan cuma ijin.
Usaha jasa pendidikan sensitif terhadap kenaikan suku bunga, di satu sisi kebutuhan akan pengajar yang handal sangat penting, dan maunya dibayar tinggi… pengelola harus pandai mengelolanya, apalagi kalau untuk jalur S1 marginnya tipis…tapi kalau untuk program S2 yang rata2 udah bekerja, margin nya lumayan. Juga kalau S1, tergantung SPP yang hanya setahun 2 kali.
Yang menguntungkan sebetulnya untuk jalur vocasional, namun persaingannya sangat ketat. Saat mengelola Divisi Pendidikan, tawaran dari berbagai lembaga pendidikan, yang masuk tiap bulan mencapai ratusan, padahal tak semuanya sesuai dengan kebutuhan.
Iklan tsb menurut saya sangat wajar, dulu saat mencari saya malah banyak dapat info dari KK….tapi akhirnya nggak jadi karena kebijakan bos berubah.
December 8th, 2007 at 12:44 pm
hah? yg bener ada yg kayak gitu???
uhmmm… pasti ada faktor tertentu yg membuat institusi itu harus dijual!
iya sih, bisa jd karena udh bangkrut!
duh, sayang jg ya…
December 8th, 2007 at 1:06 pm
miris…mirisss!!!!
jadi inget album lama iron maiden
“PEACE SELL,,, BUT WHOS BUYING”
December 8th, 2007 at 7:58 pm
Sebetulnya iklan itu biasa2 saja, artinya supaya yang mau dijual (halusnya : dipindahtangankan) supaya cepat terjadi transaksi.
Sekolah kekurangan murid, itulah yang menjadi masalahnya, jadi mending di operkan izinnya.
Di Kebayoran Baru - Jakarta, saya dengar ada dua sekolah swasta yang dulu termasuk nge-top, sekarang kekurangan murid.
Terus saya pernah posting tentang Aktripa Bandung, yang dulu berjaya, sekarang mahasiswanya cuma 100 orang, apa masih bisa bertahan ?
December 9th, 2007 at 1:27 am
udah gak sanggup ngurusi????
December 9th, 2007 at 5:05 am
ooooooo, mau dijual…
December 9th, 2007 at 10:43 pm
bukannya sudah lama dunia pendidikan kita memang dijadikan ladang bisnis?
December 10th, 2007 at 8:39 am
buset mikir apa tu orang
December 10th, 2007 at 2:04 pm
Lagi bokek apa memang mau bubar tuh lembaga?
December 10th, 2007 at 3:35 pm
regane piro mbak??
ga iseng sekalian kontak itu iklan? :p
December 11th, 2007 at 3:05 am
masih ada korupsi dimana2 hehehe
December 11th, 2007 at 4:29 am
kasihan muridnya ya, akibat ganti pengelola bisa2 ganti sitstem negh..
December 14th, 2007 at 1:51 am
ironis banget