Dengan suara ogah-ogahan, menjawablah dia: “Say, lagi maen game nih, telponnya entar aja ya…”
Campuran yang tepat antara memelas dan menjanjikan prospek lebih bagus di waktu lain. Sama pasnya dengan takaran kopi dan creamer yang biasa aku buat dan bikin ketagihan, sehingga nggak bakalan nolak jika tersaji di depan mata.
“Iya deh, jam berapa?” aku ngalah juga.
Lagipula emang nggak ada yang terlalu penting, hanya kangen doang.
“Jam 10 ya. Daaah…” sahutnya cepat, disusul bunyi tut tut tut.
Seperti biasa, aku pasrah aja menerima nasib: dikalahkan oleh game.
~~~
Mungkin hanya akan menunggu waktu saja, kamu akan aku kalahkan oleh blog. ![]()
Berlangganan via email yuk! Agar bisa menerima artikel terbaru dari blog isnuansa.com
Nb: Buka email anda & klik link konfirmasi berlangganannya.

hhhmmmm.,,,,,,,yang ni gratis, bgus kan….? coba dech di klik…………
.-= afandy´s selesai [nulis] ..USAHA KAMI =-.
Aduuh Mbaq, plis jangan dendam….
Mungkin itu kali ya yang ada di benak perempuan, ketika pacarnya sibuk dengan urusannya sendiri… 
.-= casrudi´s selesai [nulis] ..Kesan Manis Main Review =-.