Keceriaan Di Indonesia Japan Expo 2013

Begitu masuk areal JIE Kemayoran saat event Indonesia Japan Expo 2013, saya langsung disambut dengan sebuah gubug di depan panggung utama. Awalnya saya pikir kayak semacam gudang gitu. Atau lumbung lah kalau di Indonesia. Tetapi kok ada suara-suara seram di dalamnya? Saya penasaran. Ternyata itu namanya Obake. Obake itu rumah hantu ala Jepang. Hiiiyy, males banget deh kalau yang serem-serem. Saya tahunya cuma sadako, tapi ternyata hantu Jepang itu banyak juga ya. Heran deh, orang Jepang yang terkenal maju juga masih banyak percaya dengan legenda seperti Rokurokubi (Hantu Jepang Leher Panjang), Kasabake (hantu berwujud payung dengan mata satu dan lidah terjulur), Hanako (anak kecil di toilet sekolah dengan rok merah, berambut bob pendek, dan bisa muncul di kamar mandi sekolah-sekolah SD di Jepang), Kuchisake-onna (perempuan bermulut robek) dan Teke-Teke (seorang gadis muda yang terjatuh di atas rel kereta api kemudian badannya terbelah dua karena terlindas oleh kereta api yang melaju kencang). *tutup muka*

Langsung melipir ke dalam aja kalau gitu. Ada miniatur smart city yang keren abis. Case study-nya adalah Kota Kitakyushu, yang 50 tahun lalu mengalami pencemaran berat (udara dan air), tetapi sekarang meraih berbagai penghargaan sebagai kota yang ramah lingkungan.

Berharap Jakarta melalui gubernur barunya, Jokowi, bisa menerapkan teknologi yang dipakai oleh Kitakyushu mulai dari sekarang, supaya nggak melalukan kesalahan yang sama. Untuk itu, perlu diterapkan Smart Community Technology, yaitu memanfaatkan energi yang bukan hanya berasal dari energi fosil, tetapi juga sumber energi surya, tenaga angin, laut dan biomassa.

Untuk menghemat energi fosil, cara yang paling gampang ya naik kendaraan umum, bukan kendaraan pribadi. Tenang, Pak Jokowi sudah di jalan yang benar dengan mau mulai membangun MRT dan menambah ribuan armada bus TransJakarta berbahan bakar gas. *eaaaa, malah kayak jadi fans Jokowi gini*

Setelah itu saya ke booth Geisha! Ugh, dandanannya udah komplit ya. Wajah dengan bedak putih dan gincu merah pucat yang khas, dibalut kimono dengan motif yang menawan, rambut disanggul mengembang, dan bakiak yang khas. Perfect! Saya yang bahkan hampir tak pernah dandan itu selalu kagum dengan orang yang betah dandan tebal. Usahanya demi ‘terlihat cantik oleh orang lain’ patut diacungi jempol.

Geisha ini kan penghibur tradisional Jepang kan ya, ketrampilan seni-nya itu ternyata sudah dilatih sejak kecil. Usia 7 atau 8 tahun mereka belajar bahasa, memainkan alat musik Shamisen, menabuh taiko, menari Topeng Noh, berlatih seni upacara minum teh dan lain-lain. Di Indonesia Japan Expo 2013 ini saya bisa melihat sendiri, bagaimana seorang ‘geisha’ harus duduk berdandan selama kurang lebih satu jam sampai akhirnya bisa diajak berfoto bersama. Hyaaa!

Saatnya makan… Kenal kan sama dorayaki, kue makanannya Doraemon? Yap, foto di atas itu ‘sodaranya’ dorayaki, namanya taiyaki. Bahannya sama kayak bikin pancake kali ya, cuma kalau taiyaki ini dibentuk ikan (tai), lalu dipanggang (yaki) dan ditengahnya diolesi dengan selai kacang merah. Nyaaam, enak dan ngenyangin, pantesan ya doraemon suka dengan dorayaki, ini taiyaki juga enak kok!

Habis makan, saya keliling lagi lihat-lihat banyak banget stand di Indonesia Japan Expo 2013. Kalau perusahaan besar macam Toyota, Sharp, Mitsubishi, Panasonic, gitu udah pasti adalah ya. Tapi nggak semuanya dari perusahaan besar lho, karena arahnya ke depan kerjasama antara Indonesia dan Jepang ini tidak lagi berdasarkan prinsip bantuan melainkan sudah beralih ke posisi yang setara, sehingga diharapkan banyak perusahaan kecil dan menengah dari Jepang yang masuk ke Indonesia.

Selain kebudayaan, seminar dan pentas seni yang digelar di Indonesia Japan Expo 2013 ini, ternyata ada juga lho yang kids friendly. Ah, nyesel saya nggak ngajak Diana. Meskipun dia belom bisa juga ya bo kalau harus mewarnai kaos sendiri, atau belom bisa juga nunjuk-nunjuk minta dibeliin baju kimono ukuran anak, tetapi pasti dia seneng kalau diajakin mainan puzzle, atau pasti nunjuk-nunjuk minta dibeliin boneka doraemon. Tapi ada untungnya juga sik, nggak ngajak Diana, seenggaknya, kantong nggak jebol-jebol amat, hehehehe…

Jadi nggak sabar nunggu Indonesia Japan Expo selanjutnyaaaa~ Terima kasih, IJE 2013, udah bikin minggu saya ceria!

26 thoughts on “Keceriaan Di Indonesia Japan Expo 2013

  1. Semua tentang jepang ya. saya juga sebenarnya mau kesana tapi tidak jadi, karena ada kesibukan yang lain. jepang yang dulunya terisolir tetapi sekarang jadi negara yang berpengaruh didunia. Salut saya…

    1. Iyaaa.. Tebal sampai leher, tetapi di bagian tengkuk dibiarkan warna kulit aslinya.

      Geisha ini dididik berbagai macam kesenian, sehingga bisa menghibur tamu-tamu yang harus dilayaninya.

      Menyanyi, menari, bermain musik. Semua dipelajari hingga mahir. Sayangnya, ‘biaya’ latihan dan semua perlengkapannya seperti kimono yang mahal-mahal itu (ditotal bisa ratusan juta bahkan milyaran rupiah), jadi ‘hutang’ mereka yang harus ditanggung sampai waktu yang lama.
      isnuansa selesai posting Keceriaan Di Indonesia Japan Expo 2013

  2. Haduh, hantu jepang kok lebih serem dibanding indonesia yaa.. Haha.. Lebih imajinatif. Yamasa hantu berbentuk payung? *sigh*

    Barutau kalau geisha itu tugasnya banyak. Dan harus punya banyak kemampuan. Dan baru tau kalau geisha itu pekerjaan ya. Kirain cuma style dandanan aja.
    ndop selesai posting Melekan Gak Bikin Mati?

  3. Saya nggak sempat lihat….padahal anakku kuliah di Jepang….

    Akhir tahun selalu sibuk, alhasil akhir pekan atau hari libur jadi pengin menikmati istirahat di rumah.

    Btw, tak menyesal karena Is memberi informasi yang sukup, lengkap dengan gambar-gambarnya. siapa tahu kalau ada umur, tahun depan bisa melihat Japan Expo.
    Enny selesai posting Resensi buku: Akuisisi- Menyibak Tirai Hukum dan Bisnis. Menguak Hitam Putih Langkah Korporasi (oleh: Agustus Sani Nugroho)

  4. Wow Jepang! pengen banget ke exponya 🙂
    menurut gw Jepang itu keren, teknologinya, budanya, sdmnya, semaunya deh 😀
    mudah2an akhir tahun ini diadakan lagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge