Kenapa Sih Harus Bikin Blog Bayi?

Saya baru tau lho kalo ada semacam yang namanya blog bayi – agak kuper di dunia maya atau kurang browsing kali ya saya? Anda bisa bilang kepada saya, “kemane aje lo?”

Waktu menginjak trimester akhir dari kehamilan pertama saya, saya butuh informasi mengenai barang-barang apa saja yang dibutuhkan untuk dibawa ke tempat bersalin. Jadi mulailah saya berburu informasi dengan bantuan search engine. Dari sana banyak dirujuk blog-blog dari para ibu yang mencantumkan pengalamannya membeli barang kebutuhan bayi, salah satunya, tidak lain dan tidak bukan adalah blog mom.isnuansa.com.

Dari artikel tentang belanja barang kebutuhan bayi, saya terhanyut membaca posting-posting yang lain. Ada cerita USG 4D mbak Isnuansa saat masih mengandung sampai cerita melahirkan anaknya yang diberi nama Diana. Maka saya pun semakin tertarik membaca seluk-beluk motherhood dari mbak Isnuansa.

Menyenangkan sekali bagi saya, bisa membaca pengalaman pribadi seseorang lewat blognya dikala kita butuh informasi karena kita sedang atau akan mengalami pengalaman yang mirip si empu blog. Mengapa? Karena sentuhan yang lebih personal, yaitu berdasarkan pengalaman pribadi. Jelas jauh berbeda dengan artikel majalah atau media online yang umumnya menyajikan tips atau artikel yang bukan berdasarkan pengalaman pribadi si jurnalis tapi dari referensi, hasil penelitian, survey atau pemikiran kolektif. Selain itu kita juga lebih mudah berinteraksi dengan si penulisnya langsung kalau membaca posting blog.

Akhirnya, tidak hanya mendapatkan informasi yang saya butuhkan, saya pun terinspirasi untuk mendokumentasikan perjalanan saya menjadi seorang ibu dalam bentuk posting di blog saya yang sempat saya tinggalkan selama setahun lebih. Dari saat masih hamil hingga anak saya berusia 5 bulan kini, saya berusaha tetap rajin mengisi blog saya dengan foto dan progress perkembangan Kalki. Lagi pula anak sendiri menurut saya adalah objek yang menarik untuk diceritakan :).

Saya melihat kegunaan yang cukup penting dari blog bayi. Berguna untuk calon ibu atau ibu lainnya yang membutuhkan informasi seputar maternity, bayi dan motherhood, berguna untuk kita sendiri sebagai sarana menyimpan timeline tumbuh kembang atau momen pencapaian anak kita, dan juga berguna untuk anak kita yang kelak jika sudah bisa membaca ingin mengetahui sejarah dirinya (siapa tahu juga di masa depan anak kita jadi orang besar – amin- dan perlu dibukukan otobiografinya, nah referensinya kan sudah tersedia di blog yang ibunya buat). Eits, tidak hanya itu saja, ada satu lagi: berguna untuk keluarga atau kerabat kita yang care dan ingin tau kabar dari anak kita. Mereka bisa cukup pantengin blog bayi kita. See? Banyak manfaatnya ya blog bayi!

Lantas apakah seorang ibu yang pantas membuat blog bayi – bisa juga blog anak jika anaknya bukan bayi lagi – untuk anaknya? Tidak. Bapak pun juga bisa! Ada kok beberapa contohnya para bapak yang membuat blog bayi di dalam negeri maupun di luar negeri. Ngomong-ngomong soal pantas, jadi pantas kan saya sebelumnya tidak tahu-menahu tentang blog bayi? Ya kan karena saya baru punya anak pertama, nih ceritanya. Untuk cerita tentang anak pertama saya, Kalki, bersambung ke blog saya saja ya hihihihi… Sekian dulu tentang blog bayi.

~~~

Artikel ini kiriman Intan Rastini, pemilik IntanRastini.wordpress.com. Teman-teman juga bisa menulis untuk blog ini dengan membaca ketentuannya di halaman Guest Blogger.

Author: isnuansa

Emak dengan satu anak yang hobi nulis. Memilih tidur kalau ada waktu luang. Follow saya di twitter: @isnuansa

30 thoughts on “Kenapa Sih Harus Bikin Blog Bayi?”

  1. serruuuuuuuuuuuuu bangeettt ya…
    bisa update tiap perkembangan anaakk
    bisa ikutan besok kalo udah berklga hehhe

  2. ada sebagian blogger yang berkata bahwa, ngapain hal-hal pribadi mesti didokumentasikan ke dalam blog. termasuk, kata mereka, soal keluarga dan kehidupan pribadi.

    saya termasuk blogger yang suka dengan blog pribadi (semacam tempat curhat). sebab, blog pribadi atau blog personal (blog bayi, katakanlah) pasti konten dan postingannya original, juga unik.

    lebih dari itu, blog personal dapat menajamkan ketrampilan menulis. ketrampilan menulis ini jarang dimiliki oleh blogger-blogger kopaser, yang hanya mengejar CPC.

    intinya, sejauh informasi yang diupload di blog itu positif, saya setuju banget sama mbak Intan…

    salam buat Istrinya Mas Gie….
    ibrahim sukman selesai posting Crazy About Demian Farnworth

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge