Komentar Di Tulisan Terbaru Saja, Ya!

Hari ini saya mampir ke sebuah blog. Terasa sepi. Padahal biasanya selalu disesaki oleh komentar. Kebetulan juga, saya iseng berkunjung ke sebuah blog yang sudah hampir setahun tidak saya kunjungi lagi, padahal dulu tulisannya selaluΒ  saya suka. Selalu mengagumi caranya bercerita yang begitu personal. Seperti biasa, blognya juga sepi komentar. Tetapi, rupanya dia masih rajin menulis. Baguslah, kalau masih banyak yang menulis blog tidak sekedar uang, uang dan uang di benaknya. πŸ˜†

Komentar di tulisan kita, bagaimanapun juga mempengaruhi cara kita ngeblog. -Baiklah, selalu saja ada pengecualian. Dan saya acungi jempol buat yang tidak terpengaruh.- Komentar itu seperti beban. Kewajiban untuk berkomentar balik ini rupanya tak jauh beda tingkatannya dengan kewajiban kita menulis yang berguna untuk orang banyak. Sama-sama penting. Yang susah adalah mengalokasikan waktunya, apalagi jika komentar yang kita dapat sudah mulai banyak.

Dan saya mendapat teguran teman blogger karena aturan komentar di blog saya semakin longgar sehingga banyak spam yang masuk. Tapi saya juga sempat dihubungi melalui email saat saya menutup form komentar di tulisan lama. Bingung sebenernya, mau pilih resiko yang mana. Beberapa waktu lalu saya memang mengaktifkan “Automatically close comments on articles older than
days
“. Dan demi mengurangi banyaknya komentar yang tak perlu, saya berencana mengaktifkannya lagi. Maaf.

69 thoughts on “Komentar Di Tulisan Terbaru Saja, Ya!

  1. aku malah lagi pindah ngeblog, yg dulu tentang artikel IT, sekarang cerita personal aja. jadi mulai dari awal lagi, blog lama terpaksa saya close.. hehehee

    Malah komen ya jarang-jarang ada.. masih baru belajar ngeblog tulisan personal sih. :)))

  2. Setelah 15 hari gak bisa berkomentar ya mbak? Berarti selama 15 hari itu bakal ada tulisan baru dong… Blog saya sendiri termasuk yang jarang update nih… Sibuk di offline skrg…

    1. Saya usahakan untuk menampilkan tulisan baru paling lama 7 hari sekali. Jadi, tetap akan ada 2 sampai dengan 5 tulisan baru yang bisa dikomentari sebelum akhirnya ditutup setelah 15 hari. πŸ˜€

  3. Saya malah pingin sesekali nyobain blog tanpa komentar. Komentar ditutup seperti blognya Hoeda Manis. Kelihatannya asyik. Karena, balas komentar di blog itu jika komentarnya banyak terlebih banyak yang panjang-panjang, energi mikirnya hampir sama dengan nulis postingnya sendiri. Betul? πŸ™‚

    1. Memang ada blog yang komentarnya ditutup, Pak. Saya juga kenal dengan dokter Dani Iswara yang blognya sempat ditutup form komentarnya.

      Saya masih pengen dikomentari kok, meski ya bener juga kata Bapak, energi untuk membalas komentar yang panjang itu bisa sama dengan membuat tulisan sendiri.

  4. kalo pake β€œAutomatically close comments on articles older than 15
    daysβ€œ berarti rame dong yang komen..blog saya dikit banget yang komen..mungkin karna tulisannya kali ya yang hanya berisi pengalaman hidup..tapi gapapalah, yang penting mah nge blog..

    soalnya saya suka tipe blog yang menceritakan kehidupan sehari-hari, apalagi yang ada nuansa ketwanya..hahahaha

    kalo blog yang isinya TIPS ini TIPS itu, ogah ah…males buat ngomen..hahahaha

  5. saya juga banyak komentar2 di tulisan lama, saya coba cari fiturnya di wordpress yg tidak self hosting ternyata ngak ada. Jadinya biasanya saya biarkan saja. Capek sih satu2 postingan disetting πŸ˜€

  6. Untuk blog yang cukup ramai komentar, kan bisa menggunakan CAPTCHA, saya rasa pembaca tidak akan keberatan – kecuali yang memang sekadar datang untuk nyepam :D.

  7. Nah..saya juga kena imbasnya tuh, hahah…
    Dulu waktu mau komeng disini, eh…kotak komentarnya udah di tutup, padahal topiknya lagi hangat tuh, gemes pengen komennya πŸ˜€
    *bahasanya, lebay sangat πŸ˜†

  8. Jujur, kalau saya sering mengunjungi satu blog bukan semata karena pemilik blognya sering berkunjung dan meninggalkan komentar di blog saya, tapi lebih karena isi dari blog itu sendiri, meskipun si pemilik jarang berkunjung balik, tidak masalah.

  9. Dulu saya juga sensi sama komen-komen gak dikenal, asal, dlsb.
    Tapi sekarang gak terlalu.
    positif thinking aja … itung-itung sedekah tempat komeng dan yah minimal kan dapet traffic. πŸ™‚

  10. kalo blog saya yang ini gak mungkin saya batasi pengunjung untuk berkomen,
    meskipun artikelnya dah lama.
    mungkin infonya emang kurang, atau memang menarik ya?
    gak tau deh πŸ™‚

    1. Yang komentarnya agak merepotkan adalah yang datang dari mesin pencari, Mbak. Kalau hanya mbongkar tulisan lama dengan maksud pengen kenal lebih dekat sih, nggak ada masalah. πŸ˜€

  11. Lah, emang sekarang banyak yg ngeblog demi uang ya mbak? Ah,, untung aku gak deh sampe sekarang πŸ˜›
    Mengenai komentar karena emang aku blm banyak yg berkunjung ke blog, jadi gak terlalu terasa seh yak, paling banter kena spam 10 aja sehari..
    Ah, mudah2an gak terus bertambah deh πŸ˜€

  12. wah brati harus buru2 komentar di blog ini nih biar ga ketutup form komentarnya. ga coba plugin anti spam aja mbak?

  13. kalau kau tak biarin aja lah. Kadang masih banyak soalnya yg kesasar ke tulisan2 lama. Dan mereka masih ingin berdiskusi tentang isi tulisan. Makanya kubiarin biar bisa tak ladeni. πŸ™‚

    1. Saya justru paling banyak pengunjung itu ya di tulisan lama. Karena mereka datang dari mesin pencari. Tulisan terbaru itu justru cuma dikunjungi puluhan hingga ratusan orang doang.

      Kalau ngajak diskusi nggak ada masalah. Tapi kalo ratusan komentar isinya sama: Makasih tipsnya, nice info, mantap gan jelas itu menuh-menuhin hosting blog saya tanpa memberi arti. πŸ˜†

      Belaguk ya, gw? Emang.

      1. baru nyadar aku typo, mwahahaha… mestinya ‘aku’ bukan ‘kau’

        keren dong kalau artikel lama bisa bejibun gitu komentarnya. Hahaha…
        Selintas pernah terpikir ide jahat, ngapusin komen2 lama yg ga bermutu. Biar space hosting berkurang hihihi…

  14. Kalau saya melihat . .
    Mendapatkan komentar di blog karena artikel harus dikomentari ,itu menurut blogger yang berpikiran ngeblog adalah hoby.
    Tampa adanya timbal balik,tentunya dengan meninggalkan link pada komentar,sudah termasuk berbagi tempat alias berbagi link.
    Kadang blogger berpikir,kalau ga komen di blog saya,saya tak mau komen di blog mu. .
    ini yang salah.
    kalo si blogger tersebut menulis artikel yang tidak dipahami,tidak disukai apalagi tidak perlu dikomentari ,ya buat apa kita komentar?
    kalau saya tipe blogger yang hoby.Wajar saya berulang kali ke isnuansa.com walaupun mbak isnuansa jarang sekali berkomentar di blog saya.
    Tetep tulis dengan gaya tulisan mbak ya. .
    saya kembali lagi,karena hobby πŸ˜€

    1. Bwahahaha, maaf ya… Bukan kamu saja kok yang nggak saya kunjungi balik. Coba tanya satu-satu, kalo mereja jujur, pasti ngganggep saya ini sedikit sombong karena jarang komentar balik. Tapi saya biasanya mampir satu-satu kok, meski nggak komentar.

      Ada beberapa alasan kalau saya nggak komentar, biasanya karena saya nggak ngeri isinya, atau males kalau hanya basa-basi.

      *ngacir mampir ah*

    2. Kalau Aku pribadi sadar, ga semua tulisanku ‘mengharapkan’ komentar. Memang ada tulisan yang sebenarnya tanpa disadari sifatnya 1 arah. Dikomentari monggo, tidak juga tak apa. Pun komentar-komentar yang masuk juga ga semua kurespon.

      Sedangkan perihal blogwalking, beberapa blogyang ada di sidebari blog wajib kukunjungi karena emang suka dengan isinya. Sedangkan para komentator blog, kalau ada waktu aja berkunjung balik. Tapi kuusahain blogwalking balik. Mumpung masih bisa dan belum setenar Mbak Nunik… *eaaa*

  15. Saya belum bisa ngeblog yang bersifat terlalu personal karena suatu alasan pribadi hehe…tunggu satu tahun lagi mungkin baru bisa memberikan sentuhan pribadi… Untuk menutup komentar bagian lama mungkin gak masalah kali, yg penting isi tulisannya dan masih bisa dibaca artikel lamanya

    1. Ya. ilmunya aja deh kalo ada diserap. Atau, kalau cerita personal saya, ya dinikmati aja. Nggak harus komentar kan?

      Waw, kenapa Ndre, belom bisa nulis yang personal? Main rahasia-rahasiaan ya?

  16. Hahaha, kalau saya malah 90 hari Mbak, artinya masih ada kesempatan untuk berbagi sebelum halaman itu bernilai nantinya. 15 hari terlalu singkat, apalagi mereka yang sering sibuk dan jarang berkunjung πŸ˜€

  17. tapi dengan adanya komentar kita jadi merasa dekat dan bisa berinteraksi dengan sahabat blogger, meskipin tak saling kenal secara langsung, lewat komentar jadi serasa bercakap langsung.

  18. Kalau blog saya menutup komentar pada tulisan tertentu saja mbak, tidak semua tulisan lama saya tutup komentarnya. Untuk tulisan yang saya anggap tidak up to date lagi baru saya tutup, khusus untuk tips atau trick tetap saya buka karena bisa jadi ada yang kesasar disitu dan ingin menanyakan lebih lanjut.

  19. ya mungkin juga tujuannya agar yang punya blog tau kalau dia komentar di postingan baru biar gak nyari yang lama susah ngeceknya Berharap di bales :))

  20. Hihihii saya belum ngerasain ribetnya ketiban banyak komentar mbak.. maklum blog baru sepi pengunjung.. mungkin jika pengunjungya udah ribuan dan banyak spam baru berfikir untuk masalah ini πŸ˜€

  21. Wow…problema seleblog sepertinya ya mba, saya mah masih jauuuuh he he.

    Ada beberapa blog yg sering saya kunjungi yang memang tidak bisa ditinggali komentar, tapi teteuuup saya datangi karena suka dg postingannya… so jangan khawatir mba Is, diriku akan tetap berkunjung walaupun apapun *lebay surabay dot com*

  22. saya paling senang jika pengunjung berkomentar…
    dan saran dari seorang Blogger, sebaiknya membalas komentar…sudah saya terapkan…
    meskipun membalas komentar agak menguras tenaga…tetapi menghidupkan blog…

  23. WAh,, sayang sekali di tutup,

    Settingan kayak ini menurutku kurang Ngeblog,,

    he he

    Blogger kan sistemnya dua arah, kalo komen di tutup di postingan beberapa hari yang lewat , kan blog mba is udah mantap di SE ,, jadi kalo ada visitor yang nyangkut lewat googling, trus itu postingan yg udah lumayan lama, jadi gak bisa komen deh πŸ™‚

    aku juga dulu nemu ke blog ini lewat SE waktu nyari tips manage folower twitter πŸ™‚ .

    andai dulu kolom komen di tutup, aku gak bisa ngucapin terimakasih πŸ™‚ di postingan itu πŸ™‚

    Mending di setting Moderasi aja komen2 yg lama, tp jngn ditutup,
    πŸ™‚

    TAdi malam juga baca2 postingan tentang wawancara dengan om Benny chandra, setelah nemu linknya dari FB, tapi malam tadi bacanya cuman lwat hp jdi gak bisa ngomen , NAh pagi ini aku secara khusus ke blog ini untuk membuat komentar di postingan itu,, tapi kok tetap gak bisa πŸ™‚ ternyata komennya ditutup,,,,, he

  24. Kalau menurut saya pribadi, lebih baik dibuka terus mbak. Karena yang datang dan berkomentar di blog kita bisa kapan saja. Tapi hal ini memang sepenuhnya hak pemilik blog πŸ™‚

  25. padahal saya sering komen di posting jadul nih mbak πŸ˜€ soalnya seringkali saya memilih artikel atau posting kalau saya ingin komen :mrgreen: susah juga yah blog ngetop πŸ˜€

  26. hai mba,
    sy enjoy banget baca blog-nya mb. daritadi bacaampir 20 postingan tuh..
    pengen deh jadi blogger sukses kayak gini..
    sy sendiri masih newbie..kayak fiscuswannabe blog sy juga sepi komen..

  27. Mbk saya ingin tanya, apakah saat mbk membalas comment saya ini, maka saya mendapat pemberitahuan???
    Saya sebenarnya sangat malas berkomentar di web/blog karena itu tadi mbk…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge