#LampauiBatas Untuk Senyuman Keluarga

Setelah lihat video di atas, jadi berpikir kalau peran ayah itu juga nggak mudah ya. Meskipun saat bekerja terlihat tegas dan ‘galak’, kalau di rumah nggak bisa menolak keinginan anak.

Langsung senyum sih, begitu lihat scene awal si ayah didandanin pakai jepit rambut di seluruh kepalanya. Hahahaha. Meski manyun-manyun, tetep nurut aja kan? Namanya juga anaknya yang ndandanin.

Diana belum sampai kayak gitu sih. Palingan ngajak bapaknya main masak-masakan aja. Sekardus mainannya langsung dibongkar semua.

Nana jadi anaknya, Bapak jadi Mamanya…” kata Diana.

HAHAHAHAHA. Mamanya ngikik aja di pojokan sambil buka sosmed

Video di atas juga jadi bukti, kalau di mata anak perempuannya, seorang ayah itu juga jadi sosok yang sangat dipujanya. Seorang yang sangat hebat di matanya.

Diana juga begitu. Di banyak hal, dia begitu memuji bapaknya hebat. Pernah bapaknya lagi ke luar kota, sehingga terpaksa saya ajak datang ke sebuah event undangan yang lumayan jauh dari rumah.

Karena sudah pernah pergi ke daerah tersebut dan saya juga sudah lihat petanya, saya percaya diri bawa motor sendiri. Nggak tahunya, saya salah ambil belokan dan jadi muter-muter jalannya karena bingung.

Ma, makanya kalau pergi ajak Bapak, Ma. Bapak tahu jalannya. Mama nggak tahu…” kata Diana.

Iya, Nak. Ini juga sampai kan, meskipun harus nanya sampai 3 kali ke orang buat tahu tempatnya. Hehehehe.

Seorang ayah juga pasti selalu berusaha memberikan yang terbaik dalam pekerjaannya, karena itu semua juga pada akhirnya untuk keluarganya. ‘Kalau pekerjaannya mulus, bayarannya juga jadi mulus.

Ada sedikit kemiripan bapaknya Diana dengan satu scene di video saat ayahnya memasak sarapan. Karena pekerjaan bapaknya Diana yang freelance, bisa dikerjakannya di rumah, jadi lumayan banyak juga perannya sebagai ‘ibu rumah tangga‘.

Udah nggak kagok lagi kalau harus masakin buat makan Diana. Nemenin main dan belajar. Ngajak jalan-jalan ke taman kalau sore hari. Pergi ke mall nonton bioskop berdua. Bahkan kadangkala juga full ngurus anak kalau saya pergi ke luar kota.

Awalnya tentu nggak yakin suami bisa ngurusin anak sendirian ya. Soalnya kan nggak punya asisten rumah tangga juga di rumah. Takutnya, ditinggal pergi tiga hari, pulang-pulang rumah udah kayak kapal pecah tertabrak badai. Tapi kenyataannya malah enggak.

Ma, anak mama pinter, kan? Udah bisa bantuin bapak beres-beres!” celoteh Diana saat saya masuk rumah.

Nggak jadi pingsan deh sayanya. Yang ada malah jadi mimbik-mimbik. Duh pinternya Diana dan suami. *kecups*

Kalau ditanya ke suami, mungkin dulu dia juga nggak ngebayangin bakalan mampu #lampauibatas sampai seperti itu buat keluarganya. Tetapi apa sih yang nggak dilakuin demi senyuman orang-orang yang dicintainya?

18 thoughts on “#LampauiBatas Untuk Senyuman Keluarga

    1. menjadi orang tua memang bukanlah perkara mudah dimana kita harus mempersiapkan diri dengan berbagai pengetahuan demi untuk menjadi orang tua yang baik, dan tentunya dengan juga banyak belajar bagaimana memahami pasangan demi menciptakan suasana yang baik untuk perkembangan anak.
      seperti orang yang menjadikan rumah tempat favorit dimana bisa betah di rumah bercengkrama degan semua anggota keluarga, ini tidak akan terjadi jika kita tidak berusaha menciptakan suasana hangat dalam rumah.

  1. iya mbk, si ken jg gt sm ayahnya, dan ayahnya jg bgitu, kebapak an bgd, padahal sblm menikah nggak begitu tertarik sm yg namanya anak kecil
    suami juga kadang #lampauibatas bwt keluarga

  2. Bapak zaman sekarang sudah berubah dibandingkan masa lalu. Mereka bisa berperan sebagai bapak yang tegas , di saat yang lain dia bisa jadi teman, di waktu yang lain menjadi pembantu rumah tangga dan koki yang handal, dan tentunya sebagai seorang lover bagi sang istri tercinta.

    Walau terkadang bisa juga berubah menjadi anak manja yang juga ingin dimanja oleh anggota keluarga yang lain.

    Banyak perubahan dalam pola pandang seorang laki-laki terhadap peran mereka sebagai bapak dan suami. Walau ada juga yang masih menganut pola ortodok

  3. Kalau melihat cerita dan kenyataan memank anak perempuan itu lebih dominan ke ayah tapi kalau anak laki dominan ke ibu ada yang tau gak, memank pendidikan anak itu perlu loh dan kasih sayangnya g akan luntur oke

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge