Latihan Gymnastic Anak Di Rumah? Bisa Nggak?

Saya itu masih agak kesulitan mencarikan kegiatan positif yang bisa dilakukan sama Diana. Selama ini, seminggu sekali Diana berenang. Tetapi sepertinya kok masih kurang ya, jika kegiatan rutinnya hanya berenang saja? Kalau bisa, ada agenda lainnya yang dilakukan seminggu sekali atau seminggu dua kali. Supaya anaknya menjadi anak yang aktif.

Nah, yang terfikir, bagaimana kalau diikutkan les menari saja? Toh, saya lihat Diana ada ketertarikan dengan menari, terutama mengikuti gerakan penyanyi K-Pop, hahaha. Sayangnya, setelah saya cari tahu informasi tempat les menari, tidak ada yang lumayan dekat dengan rumah, jadinya saya kerepotan kalau harus menyediakan antar jemput buatnya.

Sampai suatu ketika saya lihat air tumble track di sebuah video Youtube, alat air track gymnastics yang bisa dipakai buat latihan di rumah. Ya memang sih, harganya lumayan banget kalau harus beli sendiri. Tapi lumayan kan kalau punya, bisa latihan tanpa harus ke luar rumah.

Kalau punya inflatable tumble track for home kayak gini, anak bisa dilesin sekali seminggu, sisanya latihan sendiri di rumah kali ya? Tapi ini lagi nyari-nyari tempat buat les gymnastic anak di Jakarta Selatan, belum nemu yang lokasinya dekat dengan rumah, nih. Ada yang tahu info les gymnastic di Gelora Bung Karno nggak sih?

Yang saya nemu informasinya malah gymnastic yang di GOR Ragunan. Biayanya terjangkau sih, tetapi jaraknya dari rumah itu lho, yang nggak nahan. Latihannya dua kali seminggu, cukuplah ya buat kegiatan positif buat anak.

Saya juga mempertimbangkan Rockstar Gym yang secara lokasi sungguh sangat dekat dari rumah. Tetapi karena ada di dalam mall, nanti pengeluaran di luar biaya program kemungkinan bisa sangat tinggi. Satu kali dua kali dalam sebulan pasti langsung ada tambahan biaya makan dan jajan mainan di mall, totalnya ditambah biaya les jadi banyak juga nantinya. Makanya, meskipun lokasi dekat, tapi masih dalam pertimbangan banget ini.

Yang pasti yang tetap harus dilakukan sih tetep beli matrasnya dulu kali ya? Soalnya tetep bisa dipakai latihan sendiri kan? Sama seperti berenang, Diana juga akhirnya tidak mau les, maunya diajar sendiri sama bapaknya sampai bisa berenang. Tapi kan kalau gymnastic mana bisa ya diajar sama mamanya? Hehehe. Bisa kali ya sedikit-sedikit belajar dari nonton video di Youtube, tapi pasti juga nggak akan bisa maksimal.

Jadi gimana kesimpulannya? Bisa nggak latihan gymnastic anak sendiri di rumah? Menurut saya, kalau tujuannya sekedar untuk olahraga kebugaran sih bisa ya, tapi kalau tujuannya untuk olahraga prestasi, ya jelas harus latihan dibawah pelatih profesional lah. Supaya gerakan-gerakan yang dilakukan bisa dipastikan dengan cara dan posisi yang benar.

4 thoughts on “Latihan Gymnastic Anak Di Rumah? Bisa Nggak?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge