Makassar, Kebaikan Yang Tak Terhapus #2

Ini cerita ringan soal sinyal. Sepele, tapi sangat penting. Beda dengan saat jalan-jalan ke Bali sebulan yang lalu di mana sinyal GPRS susah didapat, di Makassar hampir di setiap tempat sinyal GPRS sangat lancar.

Namun, lancarnya sinyal yang ada malah tak membuat semangat saya ngeblog saat jalan-jalan makin timbul. Saya sangat malas, bahkan hanya untuk sekedar update status Facebook.

Yang saya heran, saya malah menjadi Mayor di 3 tempat di Makassar dalam Foursquare!

foursquare Isnuansa M foursquare

Ini nih, yang namanya Kampung Popsa, Lapangan Karebosi dan Pantai Losari. Sebenarnya kalau dimaksimalkan bisa dapet lebih banyak lagi Mayor di Makassar, tetapi saya jarang buka-buka hape. 😆

Singkat aja juga deh postingan kali ini. Jika mau nge-add facebook saya silahkan, disana bisa dilihat foto-foto saya lainnya, atau follow twitter saya @isnuansa dan mau jadi temen saya di foursquare?

Ketemu lagi di cerita Makassar #3!

Author: isnuansa

Emak dengan satu anak yang hobi nulis. Memilih tidur kalau ada waktu luang. Follow saya di twitter: @isnuansa

20 thoughts on “Makassar, Kebaikan Yang Tak Terhapus #2”

  1. halloo…!!!
    aq tungguin kabarnya selama di Makassar koq gak ada..??
    tau2 udah ada postingannya…
    .-= Ipul selesai posting Jupe for Pacitan !! =-.

  2. Makassar

    yah .. secara fisik.. Makassar itu sangat identik dengan lapangan karebosi. Hal itulah yang menyebabkan masyarakat pernah melakukan unjuk rasa yang yang lama kepada walikota Makassar akibat proram revitalisasi karebosi. Karebosi adalah kebanggaan dan nilai sosial yang murah dan tak terbelih. Sebagai “public space”, Karebosi sangat ramah dan bersahabat bagi warga Makassar.

    Kebanggaan yang berikutnya adalah pantai Losari, namun meski telah dilakukan penataan yang modern, pengembangan Pantai Losari, melalui pembangunan anjungan, pada saat ini Losari terasa mahal bagi warga Makassar… Karena untuk masuk kesana harus bersentuhan dengan banyak tukang parkir yang kelihatan seperti Pungli.

    Nilai-nilai sosial seperti tercerabut disana, keramahan itu seperti harus dibeli dengan uang, dan nilai-nilai modern di Losari menjadi sangat kapitalistik.
    .-= Herman Lilo selesai posting Galery Maskot World Cup =-.

  3. di belakang Mba Is seberang laut ada Celebes Convention Center (CCC). AKhir maret lalu saya ada di sana….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge