Membalas Komentar Dengan Email

Apa yang akan Anda lakukan setelah postingan blog yang Anda tulis mendapatkan komentar?

Tulisan yang kita buat tujuannya adalah supaya dibaca orang lain. Setelah itu, kita ingin mengetahui, apakah yang orang lain pikirkan, tentang apa yang telah kita tulis. Apakah mereka setuju dengan kita, atau malah berada pada pihak yang berseberangan dengan pandangan kita.

Jika mau jujur, komentar yang kita dapatkan, bisa dilihat dari beberapa jenis tipe komentator. Ada yang memang sudah menjadi ’penggemar’ setia blog kita [pelangganan feed blog], ada yang meninggalkan komentar sebagai ’balasan’ atas kunjungan dan komentar yang telah kita tinggalkan sebelumnya di blog mereka, ada komentar yang diberikan oleh blogger yang sedang blogwalking –dan menginginkan kita juga akan mengunjungi blog mereka– atau bahkan oleh pembaca yang bukan blogger [tidak memiliki blog] yang datang dari mesin pencari karena mencari informasi yang mereka butuhkan.

Kembali kepada pertanyaan awal.

Saya lebih memilih untuk membalas komentar yang masuk atas apa yang saya tulis, di bawah komentar tersebut. Saya sudah menjelaskan alasannya pada postingan sebelumnya tentang cara berkomentar di blog. Membalas komentar yang masuk, sekarang ini hampir dilakukan oleh seluruh blogger, meskipun masih ada saja yang cuek membiarkan komentar-komentar tersebut.

Yang lebih menarik untuk kemudian dipertanyakan adalah: ”Bagaimana membuat para komentator blog kita menjadi pembaca yang loyal? Yang akan kembali lagi –dan lagi, dan lagi– ke blog kita?”

Bagaimanapun juga, begitu mereka meninggalkan komentar dan berlalu pergi dari blog kita, apakah mereka akan masih terus mengingat alamat blog kita dan kembali lagi suatu saat nanti? Ada ribuan blog diluar sana, Anda harus terlihat menarik di mata pembaca, sehingga ada keinginan mereka untuk membookmark atau berlangganan feed blog kita.

Selain itu, masih ada yang bisa kita lakukan dengan modal komentar yang kita miliki di blog, untuk merubah mereka menjadi pembaca setia dan selalu kembali lagi mengunjungi blog kita.

Menulis email pribadi berisi ucapan terimakasih kepada komentator. Alamat email tentu bisa dengan mudah Anda dapatkan, karena untuk menuliskan komentar, biasanya mereka harus mengisi alamat email pada form isian. WordPress akan merekamnya untuk Anda.

Ada dua metode yang bisa Anda lakukan: memakai plugin atau secara manual.

WordPress selalu memudahkan hidup Anda. Ada plugin yang bisa Anda pasang untuk menjawab komentar yang masuk –saya memperoleh email setiap meninggalkan komentar di blog Pak Sawali dan Dinda–. Dengan adanya notifikasi dari kedua blogger itulah, saya terpikir untuk membuat tulisan ini.

Dengan plugin, email yang dikirimkan adalah kepada nama pemberi komentar. Bisa Anda bayangkan jika blogger yang meninggalkan komentar memakai keyword dan bukan nama asli mereka pada kolom nama? Email yang akan Anda kirimkan bisa secara otomatis menjadi ”Dear Blog Page Rank 4 Murah” 😆

Yang kedua, Anda juga bisa melakukannya secara manual. Email yang Anda kirimkan akan lebih baik jika terlihat lebih personal. Hanya saja, jika mengirimkan email pribadi, akan lebih banyak lagi waktu yang Anda butuhkan, tetapi hasilnya tentu akan berbeda pula.

Butuh usaha ekstra keras jika Anda membuat email ucapan terimakasih tersebut secara manual. Tentu saja Anda bisa menuliskan kalimat-kalimat yang umum, yang bisa Anda kopi paste isinya kepada puluhan komentator, hanya mengganti nama penerimanya saja. Jika dari nama dan email yang direkam wordpress belum cukup memberikan informasi tentang nama bloger yang akan Anda kirimi email tersebut, tidak ada salahnya Anda mengunjungi terlebih dahulu blog mereka dan membuka halaman ’Tentang Saya” untuk mengetahui nama aslinya. Cukup menantang bukan? Dan saya sedang dalam usaha untuk melakukannya.

———————————————————————–
Bagaimana dengan Anda? Tertarikkah melakukan hal yang sama? 😉

33 thoughts on “Membalas Komentar Dengan Email

  1. Hmmm… ini tho jawabanya… ada PLUGIN khusus yang Dinda pakai… Pantes kalau habis komentar di blognya Dinda suka ada email susulan…

    Tapi apa betul karena plugin mbaq?… karena saya punya teman di WP.com, kejadiannya sama suka ada email susulan pasca berkomentar disana. Malah sampe skrg tanpa berkomentarpun ada email yg datang dr blog teman (WP.com) itu.

    Tertarik juga sih mbaq,,,

  2. Kalo ada email susulan setiap kali ada komentar baru yang muncul, itu karena tanda centang pada bagian bawah kolom komentar yang berbunyi: ‘Subscribe to RSS comment’ tidak dihilangkan. Jadi email tersebut sebagai notofikasi atas komentar yang kita tinggalkan, sudah ada balasan komentarnya, atau ada komentator baru telah meninggalkan komentar.

    Begitu, Mas.

    Jika nggak mau terima yang begituan, suka perhatiin deh, di blog-blog yang ada tanda centangnya dibawah kotak komentar, sebelum pencet submit, hilangkan dulu centangnya. Ok… 😉

  3. 3 kali saya ulang membaca artikel di atas mbak, spy lbh mudeng. malu kan, klo berkomentarnya OOT.
    mmg, tujuan tulisan saya agar org lain bisa membaca ide dan gagasan saya. bahagia rasanya, jika komentar yg ditinggalkan itu sesuai dng apa yg sy tuliskan, mskpn komentar itu sangat singkat. untuk tingkatan diskusi yg lbh serius, bbrp kali sy sambung dengan kontak via email. dan terjadilah deal, ia suka mengirimkan artikelnya ke blog sy sbg artikel tamu.
    ohya, sy membalas komentar yg masuk dng meletakkan komentar sy dlm kotak/kolom yg sama.
    asli, sy nggak mudeng apa itu plugin atau pagerank.. 🙂

  4. Yah, sebenarnya ku udah lama pake plugin Auto Responder Tersebut, tapi karena bnyak yg protes akhirnya ku nonaktifkan. Bnyak yg bilang kotak masuknya jadi penuh dengan email tersebut.. Padahal dibaca juga ga.. Wkakakakakak

  5. Saya memang menjumpai sahabat yang memberi komentar di artikelku,namun tidak ada url blog.Ini mungkin yang dimaksud oleh mbak Nuning.Dia mungkin memberi komentar dari hp dan belum punya blog.
    Berdasarkan jukrah(ha..ha. istilah kantoran-petunjuk dan pengarahan) mbak Nuning,akan saya scan lagi tuh sahabat untuk saya balas komentar melalui emailnya saja.
    Betapun,sahabat tadi sudah atensi terhadap artikel kita dan layak kita beri perhatian yang pantas.
    Salam mbak.

  6. Nice tips… memang kadang saya bingung bagaimana agar sang komentator 😀 sudah tahu bahwa komentarnya udah dibalas apa belum… jadi sekarang saya hanya mengedit komen mereka di admin saja… begitu juga bisa ya Mbak… Salam kenal….

  7. ”Bagaimana membuat para komentator blog kita menjadi pembaca yang loyal? Yang akan kembali lagi –dan lagi, dan lagi– ke blog kita?”
    Kalau saya, semuanya kembali ke diri masing-masing…yang namanya tali persahabatan pasti akan selalu datang walaupun tak diundang. ^_^…V chayoo

  8. bener sih gan.. saya juga berencana pasang plugin spt itu, tapi ga jadi terus..
    takutnya penerima e-mail merasa di spami… menurut agan gitu ngga?

  9. Kalau pake plugin, mungkin iya, karena otomatis akan selalu mengirim email setiap ada yang berkomentar. Tetapi dengan cara manual, kita bisa pilih siapa target kita.

    Buat saya, hanya pemberi komentar yang tidak mencantumkan blog saja, karena bloger biasanya sudah familiar dengan feed. Jadi kalo tertarik dengan sebuah blog, biasanya mereka langsung berlangganan melalui fitur feed. 😉

  10. Waaddduuuuh.. cilaka kalau email satu satu yaaaa.. terus yang kaya mas Sawali dan Dinda bisa dipasang di gratisan kaya saya.. eeee.. blog saya
    Salam Sayang
    .-= KangBoed´s selesai [nulis] ..Hilangnya Jati Diri Manusia =-.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge