Memberdayakan Ekonomi Rakyat

Ketika pertama mendengar kata “keterbatasan”, yang ada di otak saya langsung mengarah kepada ekonomi. Masih banyak sekali masyarakat Indonesia yang terbatas ekonominya, malah mengarah kepada ”ketidakberdayaan” ekonomi.

Apa yang harus kita lakukan untuk mengatasi keterbatasan -dan ketidakberdayaan- ekonomi masyarakat kita? Saya tidak mampu memberikan solusi secara teoritis yang mungkin malah akan terdengar mengawang-awang, tidak membumi dan lagi sulit dilaksanakan. Tetapi, insya Allah, dengan langkah-langkah sederhana dan kecilpun, bisa kita lakukan demi membantu masyarakat di sekeliling kita untuk bisa menjadi lebih berdaya, atau bahkan terbebas dari keterbatasan ekonomi yang dimilikinya.

Jangan pernah berpretensi akan dapat menyelesaikan semua persoalan yang dihadapi oleh bangsa ini, karena semuanya terlalu kompleks. Ada pepatah, mulailah dari hal yang kecil, yang mungkin tidak akan dapat dirasakan dampaknya oleh seluruh rakyat, tetapi setidaknya satu langkah telah dicoba. Beberapa hal yang bisa dilakukan antara lain:

1. Membagikan ilmu atau ketrampilan yang kita miliki yang dapat dijadikan bekal untuk mendapatkan tambahan penghasilan.

Ikan Bandeng memiliki cita rasa yang enak, tetapi terkadang masyarakat malas mengkonsumsinya karena banyaknya duri yang ada. Selain dengan metode Presto yang membuat tulangnya lunak, bandeng dapat diolah dengan metode ”Cabut Duri”. Meski jumlah durinya banyak, sebenarnya posisi duri mudah untuk dipelajari dan dicabut. Jumlah duri Bandeng adalah 164 buah, dan dapat dicabut tanpa merusak ikan bandengnya. Bandeng yang telah dicabut durinya, dapat masuk dan diterima oleh supermarket dan harganya beberapa kali lipat bila dibandingkan sebelum dicabut durinya, padahal prosesnya hanya singkat untuk mencabut ke-164 duri tersebut. Pengetahuan sederhana, tetapi dapat meningkatkan pendapatan rakyat kecil, khususnya istri-istri nelayan di sekitar pantai.

Membuat roti, tidak harus diperlukan peralatan yang canggih. Dengan alat rumah tangga yang dimiliki, kita juga sudah bisa membuat roti, dan hasilnya dapat dititipkan di warung-warung sekitar tempat tinggal kita.

1. Membuat Tempe1 300x225 Memberdayakan Ekonomi Rakyat

Tempe adalah makanan pokok rakyat Indonesia. Tetapi, tidak semua orang tahu bagaimana cara membuatnya. Prosesnya sangat sederhana, dan dengan pengetahuan cara membuat tempe, minimal kebutuhan tempe untuk makansehari-hari keluarga, bisa dibuat sendiri.

Pengetahuan budidaya jamur edibel [yang dapat dimakan], tepat untuk diberikan kepada masyarakat di daerah pertanian. Sisa batang padi setelah panen, kebanyakan hanya dibakar yang justru akan membuat polusi udara semakin parah. Dengan langkah sederhana, petani dapat meningkatkan pendapatannya dengan membuat jamur merang dari sisa batang padi setelah dipanen.

2. Pendampingan terhadap tindak lanjut kegiatan perekonomian yang telah dilakukan. Dan membantu memecahkan masalah yang dihadapi.

Jika para pelaku ekonomi rakyat seperti petani sudah mampu meningkatkan penghasilannya dengan bekal ilmu atau pengetahuan yang mereka miliki, perlahan dapat diberikan pengetahuan untuk membentuk suatu wadah yang menampung aktivitas perekonomian mereka: Koperasi. Sosialisasi dan pendampingan harus terus dilakukan.

3. Memfasilitasi pembangunan jaringan antara Lembaga dengan Pelaku ekonomi rakyat. Menjembatani keterbatasan akses pelaku ekonomi rakyat kepada lembaga keuangan yang ada.

Pemerintah dan Perbankan harus memiliki komitmen dan tanggung jawab untuk membantu pembiayaan UMKM dan Koperasi. Namun, pelaku ekonomi rakyat biasanya memiliki keterbatasan informasi dan akses ke arah sana. Dengan menjadi fasilitator, kita bisa menjembantani kebuntuan yang ada.

~~~

Postingan ini khusus dibuat untuk mengikuti Kontes yang diselenggarakan oleh PT. LG Electronics Indonesia [LGEIN] yang bertajuk ”Live Borderless – Speak Up Challenge 2009”.

Terimakasih kepada Mas Andreas Tukang Poto, karena dari beliaulah saya mengetahui adanya kontes ini, dan benar-benar tantangan buat saya karena pada saat-saat terakhir kontes ditutup saya baru mengetahuinya.

Buat teman-teman bloger yang membaca tulisan saya ini, silahkan memberikan vote atau komentar pada tulisan saya jika Anda anggap baik.

Terimakasih buat Anda yang berkomentar dan memberikan masukan pada tulisan saya. Kalau bisa, ikutan juga kontesnya, karena semakin banyak peserta, semakin banyak pula ide yang diberikan demi kemajuan Bangsa! Merdeka!

Komentar Masuk

Skip to Comment Form
  1. [...] nih ceritanya* Bayarnya bulan depan. Enak kan? Buat beli makanan kecil bekel di perjalanan, pake voucher hadiah yang dapet setelah nulis ini. Lumayan. Isi tas nggak kosong-kosong [...]

  2. [...] blogger, yang diadakan oleh LG Electronics Indonesia bertajuk Live Borderless, dimana ide saya “Memberdayakan Ekonomi Rakyat” harus mengakui keunggulan ide blogger lain “Blog Sebagai Syarat Mutlak Calon Guru”. Sebuah [...]

  3. [...] cabut duri ini pernah sekilas saya tulis di postingan Memberdayakan Ekonomi Rakyat. Saya bilang: Ikan Bandeng memiliki cita rasa yang enak, tetapi terkadang masyarakat malas [...]

Silakan berkomentar..

CommentLuv badge