Menjadwalkan Tweet Otomatis dengan Buffer

Tulisan ini adalah Guest Blogger dari Budiastawa, pemilik blog Budiastawa.Com. Follow kicauannya di @budiastawa.

~~~

Kita tidak mungkin setiap saat berada di depan komputer untuk membalas tweet dari teman di Twitter. Kita juga tidak bisa setiap waktu menggenggam handphone untuk twitteran. Bagi anda yang sibuk tapi ingin tetap eksis β€˜berkicau’ sepanjang hari di Twitter, atau jika anda memiliki promo yang harus ditweet secara berkala setiap 2 jam misalnya, Buffer akan menolong anda. Layanan ini akan menjadwalkan tweet kita terbit otomatis di jam-jam tertentu.

Mendaftar (sign up) di Buffer hanya diperlukan sebuah email. Ada tiga jenis paket akun di sana; Free, Pro dan Premium. Jelas kita pilih yang Free dulu :). Akun Free mendapat fasilitas 10 antrian tweet, tapi hanya untuk satu akun Twitter. Lumayanlah.

Gunakan Extensions atau Bookmarklet untuk mempermudah Tweet

Goodies

Setelah login, klik menu Goodies pada bagian atas halaman Buffer. Ada tiga pilihan di sana. Bagi anda pengguna browser Google Chrome dan Safari, klik icon-nya untuk menginstal ekstensi Buffer. Dan bagi pengguna Firefox dan lainnya, seret Bookmarklet ke daerah toolbar Bookmark browser anda.

Tentukan Waktu Nge-tweet

Waktu Tweet

Kembali ke halaman Buffer. Klik menu Settings pada bagian atas halaman tersebut. Kemudian pilih dan tambahkan jam-jam berapa saja anda ingin menjadwalkan tweet. Pilih waktu yang merupakan jam-jam sibuk atau offline bagi anda.

Tambahkan Tweet ke Antrean Buffer

Buffer Icon Chrome

Buffer Icon Firefox

Sekarang kunjungi halaman blog atau website yang ingin anda tweet ke antrean Buffer. Misalnya salah satu halaman blog anda, atau halaman favorit dari blog lainnya. Kemudian untuk pengguna Chrome, klik icon Buffer yang ada di sebelah kanan addess bar. Dan bagi pengguna Firefox, klik bookmark Add to Buffer.

Insert Tweet

Sebuah pop-up akan muncul berisikan tweet yang siap ditambahkan. Tweet tersebut berupa judul dan shortlink (tautan pendek) dari halaman yang terakhir anda kunjungi. Anda bisa saja mengganti isi tweet tersebut sesukanya. Klik Add to Buffer untuk menambahkan ke antrean.

Jika anda ingin menghapus atau mengatur urutan antrean tweet, login-lah ke Buffer dan pilih menu My Buffer. Pada bagian kanan masing-masing tweet ada tiga icon; yang pertama untuk memindahkan tweet ke urutan tertentu, yang kedua untuk mengedit isi tweet, dan yang ketiga untuk menghapus tweet tersebut.

Lihat Statistik Tweet Anda

Analytics Tweet

Fitur menarik dari Buffer ini adalah Analytics yang merupakan pencatatan statistik dari masing-masing tweet yang kita miliki. Analytics akan mencatat berapa orang yang mendengarkan tweet kita, berapa orang yang mengklik tautan kita, dan berapa orang yang telah me-retweet kicauan kita. Klik saja tombol Analytics yang ada di bagian kanan atas daftar tweet.

Upgrade Buffer

Ini bukan promosi lho. Saya tidak mendapat apapun dari ulasan tentang Buffer ini. Hanya sekedar ingin berbagi informasi dengan rekan-rekan saya yang berharga seperti anda. Jika layanan Buffer menarik bagi anda dan ingin fasilitas lebih, anda dapat mengupgrade akun anda. Akun Pro dan Pre menawarkan tweet yang lebih banyak, akun Twitter lebih dari satu, penambahan anggota tim dan fasilitas penyingkat tautan bit.ly milik anda sendiri.

Bagaimana pendapat anda tentang Buffer ini? Atau punya tips seputar Twitter yang ingin dibagi? Mari diskusi di kolom komentar.

Author: isnuansa

Emak dengan satu anak yang hobi nulis. Memilih tidur kalau ada waktu luang. Follow saya di twitter: @isnuansa

47 thoughts on “Menjadwalkan Tweet Otomatis dengan Buffer”

  1. bagus juga nie,
    btw di tweetdeck dan hootsuite juga ada fitur seperti ini πŸ™‚
    dan di seesmic yg versi web juga baru ada fitur ini juga kemaren

  2. Kalau aku sendiri, selama ini masih belum pernah menjadwalkan twit. Alasannya, biar semua twit kita personal.

    Jadi, ya nyuri-nyuri waktu aja di sela-sela kesibukan buat ngetwit. Toh, twit-twit saya sesungguhnya nggak penting-penting amat. πŸ˜†

    Setelah baca guest post dari Bli Budiastawa ini, baru mikir, nanti kapan-kapan menjadwal twit juga. Di saat tidur kali ya dijadwalkannya? πŸ™‚

    1. Mbak Nunik, Buffer sepertinya memang cocok bagi mereka yang suka nge-tweet personal. Misalnya ngetweet kata-kata mutiara, bait-bait puisi, kata-kata bijak, dsb.

  3. wah keren ini.

    Soal penjadwalan twit, aku juga jarang. Kecuali misalnya ada blog post baru. Disana untuk beberapa waktu aku setting otomatis twit dengan fiturnya tweetdeck.

    Kalau untuk mempublikasikan artikel2 lama di blog, pake plugin old post twitter. Secara random dia mengambil artikel lama untuk dipromosiin. Efeknya sih, untuk beberapa follower ngiranya aku rajin banget update tulisan di blog :))

  4. Wah, saya termasuk yang gaptek masalah begini mba…mau coba sendiri masih belum paham betul..nanti saya coba sedikit sedkit…siapa tau jadi pinter kek mba…:))

    salam. Daisy
    resep masakan selesai posting Resep Bakso Malang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge