Menulis Itu Mudah

Pak Ersis yang bilang menulis itu mudah. Buat saya hampir. Belum sepenuhnya. Pasti pak Ersis protes, bagian mana yang susah?

Memang tidak susah, hanya menyesuaikan dengan waktu dan kemampuan fisik saja yang harus pas. Terkadang keinginan menulis begitu besarnya, apa daya tugas pekerjaan masih harus menjadi prioritas utama. Atau, ide tiba tiba terlintas, tetapi kekuatan tubuh untuk terjaga tidak memungkinkan lagi.

Solusinya, disimpan di otak, yang saya sendiri tidak tau kapan akan muncul lagi. Kadang sampai lupa pernah punya ide. Untungnya, ide tak pernah habis. Dengan mudah dapat ditemukan di mana saja.

Entah kenapa, saya jadi percaya bahwa menulis itu benar benar mudah. Menjadi sulit ketika kita sendiri yang menentukan batasan batasan yang mempersulit diri.

Jika pikiran kita bebaskan untuk mengungkapkan apa saja, sudah sepatutnya tidak ada alasan lagi untuk kesulitan menulis.

Tetapi, semua memang butuh proses, butuh belajar. Tidak bisa simsalabim dalam waktu satu malam kita bisa menulis artikel menakjubkan berpuluh puluh halaman yang dipuja banyak orang.

Saya sendiri, awalnya tidak ada yang membaca tulisan di blog saya. Sudah blog walking kemana mana tetap sama saja. Dengan keseriusan tetap menulis, akhirnya bisa sampai seperti ini.

Meski belum puas dengan hasil yang diraih, saya tetap menulis sambil berharap kemajuan demi kemajuan akan saya capai.

Terima kasih buat teman teman bloger yang sudah membaca dan memberikan komentar di blog saya, karena Andalah saya terus menulis.

Author: isnuansa

Emak dengan satu anak yang hobi nulis. Memilih tidur kalau ada waktu luang. Follow saya di twitter: @isnuansa

16 thoughts on “Menulis Itu Mudah”

  1. Memang begitu, Mbak. Disamping dibutuhkan mood, kalau nggak ada waktu untuk nulis, ya akhirnya tulisan itu nggak bisa terwujud.
    .-= Edi Psw´s selesai [nulis] ..Koneksi Internet Unlimited Termurah =-.

  2. Saya sendiri begitu Mba, kadang ide muncul tiba-tiba begitu banyak, namun tak mungkin menulis pada waktu itu juga. ketika ada luang waktu menulis, eh..idenya pada kabur lagi entah kemana. kadang membuat mangkel yang kayak beginian.namun, apapun alasannya menurut saya kemauan, semangat ingin berbagi dan tetap mencari pengalaman/ilmu menjadi kunci utama dalam menulis. apalgi, kelak bisa di bukukan. karena menurut saya buku tetap menjadi nomer satu di tengah-tengah ramainya blog dan media lainnya. Postingan Mba Nunik tentang menulis, ngeblog bisa saja di kumpulin untuk di jadikan buku. saya kira tidak terlalu jauh dan berlebihan, 🙄

    sampai sekarang bagi saya menulis kadang2 mudah dan begitu mudah tetapi kadang juga sulit 😆
    .-= Badruz´s selesai [nulis] ..Jaga Persahabatan =-.

  3. Yap … menulis, menulis, dan terus menulis … itu resep saya … saya tidak mau dibeleunggu mood … selalu mood, karena mood suasana hati … jadi itu yang dipelihara … menulis kala senang, susah, ruwet, atau apa saja … ngak ada alasan he he

  4. Menulis apa yang mau ditulis memang perlu ide pikiran yang pas, mood yang baik dan fasilitas pendukung yang tidak ngadat. Tapi apapun kondisinya, kita akan belajar terus komitment dengan dunia ngeblog, ajang tulis menulis, asalkan koneksi internet juga lancar…
    Terimakasih telah berkenan berbagi cerita bersama

  5. terimakasih nunik, sudah terus menulis untuk membantu bundomu ini.. yang berusaha belajar dari setiap kalimat yang nunik tuliskan..

  6. Konon, menulis paragrap pertama ituyang susah bagi mereka yang tak biasa menulis. Oleh karena itu dianjurkan agar jangan terpaku pada mencari kesempurnaan paragrap pertama. Tulis saja dulu sampai selesai, setelah itu baru di edit.
    Jika terpaku pada paragrap pertama, itu sama dengan mengerjakan soal matematika nomor 1, padahal nomer itu mungkin sulit. Jadi kerjakan soal yang mudah dulu agar energi kita tak habis hanya terpusat dan berkutat pada soal nomer 1.
    Begitu katanya.
    Salam hangat dari Surabaya
    .-= Pakde Cholik´s selesai [nulis] ..Lain Meja Lain Jajannya =-.

  7. tapi biasanya bukan tergantung dari mood tapi tergantung punya materi nggak yang nyambung dari blognya..!
    .-= omagus´s selesai [nulis] ..blue ink stain =-.

    Yap, saya juga setuju Om. Soalnya banyak ide juga percuma kalo nggak sesuai dengan tema blog…

  8. Dulu, blog saya juga sepi banget komentar. Tapi saya tetap semangat menulis. Karena buat saya, tulisan bukan hanya buat dikomentari, tapi dibaca aja udah syukur.

    Tapi lama-lama saya jadi sadar, apa yang membuat blog saya sepi komentar. Ternyata ada beberapa poin yang saya abaikan. Seiiring waktu, saya terus belajar untuk menjadi lebih baik lagi, baik itu dlm menulis maupun mengatur tampilan blog.

    Intinya memang harus terus belajar sih. Semangat itulah yang harus terus berkobar. Belajar dan belajar untuk menjadi lebih baik lagi 🙄
    .-= iskandaria´s selesai [nulis] ..Pengaruh Atribut Title dalam Kaitannya dengan SEO =-.

    Sekarang, proses menulisnya menjadi [setidaknya lebih] mudah bukan?

  9. menulis memang mudah, tinggal coret coret ha ha ha
    yang susah itu, konsisten dalam arti menulis dengan gaya yang gw banget!!!

    mari belajar tuk menulis lebih mantap lagi *ajakan untuk diri sendiri*

    Lo udah konsisten kok. 😳

  10. PEMBUKAAN
    selamat pagi
    ISI
    menulis mah gampang.
    ioawegrfnaiwpouefhpawoihjc[AOISDJC[AIVN0QWYV NAUSDHawiegr vlwieu vwe vwuiegnr9283n
    tuh kan gampang ?? 😈
    tinggal bagaimana esensi dari tulisan itu.
    kalau tulisan saya sih nyampah banget, ahaha
    PENUTUP
    terima kasih dan mohon maaf 😮
    .-= alisnaik´s selesai [nulis] ..insomnia =-.

    Keren gitu, kok. Saya aja nggak bisa niru…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge