Mulutmu Harimaumu

Berdasarkan Wikipedia, peribahasa Mulutmu Harimaumu berarti segala perkataan yang terlanjur kita keluarkan apabila tidak difikirkan dahulu akan dapat merugikan diri sendiri.

Disetiap aspek kehidupan, kita harus selalu menerapkan peribahasa Mulutmu Harimaumu. Bersikap sopan, santun dalam bertutur kata, akan berbuah respek terhadap diri kita.

Menurut Anda, dari contoh berikut ini, adakah mereka menerapkan ‘Mulutmu Harimaumu’?

Kasus Prita

Tidak ada halangan untuk menyampaikan pendapat pribadi, tetapi setiap hak selalu diikuti dengan kewajiban. Terlepas dari kontroversi tentang kemungkinan adanya kesalahan penerapan UU ITE untuk menjerat Prita, alangkah baiknya jika dalam menyampaikan pendapat kita juga dibarengi tanggung jawab. Kasus prita dapat kita jadikan contoh peribahasa Mulutmu Harimaumu.

Saling Serang Antar Tim Sukses Presiden

Jangan berbicara berlebihan. Apalagi mudah tersulut emosi. Akibatnya, tidak ada kontrol diri dari apa yang diucapkan oleh mulut.

Bagaimana menurut Anda?

———————————-

Artikel Terkait:

1. Etika Dalam Menulis. Apa yang harus diperhatikan dalam menulis?

2. Anda Memilih Untuk Komentar Atau Tidak? Pertimbangan bagi bloger dalam menyediakan fasilitas komentar.

| Sudah dibaca 5,375 kali.

14 komentar di tulisan “Mulutmu Harimaumu

  1. memang segala sesuatu harus pada tempat dan proporsinya…
    Harus berfikir terlebih dahulu sebelum berbuat…
    Kasus Bu Prita menjadi sebuah pelajaran mahal..

  2. -saya juga heran kalau ada debat di TV,royokan ngomong,royokan ngenyek,royokan njlungupake padahal sudah pada ubanan lho.
    -saya gak tahu bagaimana sikap mereka setelah keluar dari studio TV. Jangan2 mereka tertawa ngakak sambil ngomong:” Eh gimana tadi,seru kan ha..ha..ha”
    -Kan mirip si Oma habis nampar Mischa(Cinta Fitri), begitu “Cut”, Oma pasti meluk Mischa sambil bilang “Aduuh..tadi kena betulan yaaaaa?”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge