Naluri Berkomentar Paman Tyo

Naluri Komentar Paman Tyo

Sudah lama sekali saya nggak mengunjungi blog paman Tyo. Setahun mungkin ada. Tapi saya langganan feednya, meski kadang juga nggak saya baca -lebih sering saya baca MEMOnya-. Maklum 500 lebih alamat blog yang saya daftarkan feednya.

Belum lama ini saya buka facebook, ada teman yang berteman dengan paman tyo. Merasa kenal, saya tambahkan saja. Sesama bloger sudah semestinya diterima lah batin saya. *pede dot com*

Sempat nunggu beberapa saat sebelum diterima. Nggak papa, paman pasti sibuk.

Tiba tiba kemarin saya kaget karena tulisan saya dapat komentar dari paman!

Halah, gitu aja, lebay deh lo. Mungkin akan ada yang mikir gitu.

Biarin!

Saya sempet mikir dulu ketika masih rajin komentar di blognya beberapa tahun lalu, apa ya yang bisa membuat seorang paman tyo berkunjung balik ke blog saya dan memberikan komentarnya. Kok sudah berkali komentar, nggak pernah dibalas…

Apa yang salah dengan blog saya? Apa yang salah dengan tulisan saya?

Kini, secara otomatis saya menemukan jawabannya. Ya karena secara naluri, jenis postingan macam ini yang menarik minatnya untuk membaca dan berkomentar.

Akhirnya, setelah lama sekali menyerah tidak mengunjungi lagi blognya, saya malah dapat komentar dari paman!

Ps: cerita ini mungkin bisa meningatkan Anda, siapa tau Anda punya pengalaman yang sama, agar berfikir positif jika nggak dikunjungi balik oleh bloger yang blognya pernah Anda kunjungi.

20 thoughts on “Naluri Berkomentar Paman Tyo

  1. Saya sering Mba tidak mendapat kunjungan balik, husnudzan saja saya. Mungkin karena mereka sibuk,terlalu banyak daftar teman yang akan di kunjungi, dan terakhir mungkin karena blog saya tidak terlalu bagus hingga mereka tak mau mengunjungi balik 🙄 bahkan ada nama yang saya cantumkan di link blog saya, malah dia kaget: lho kok nama saya ada di link anda, padahal saya baru pertama kali berkunjung?, jawab saya sederhana: berarti saya sudah sering berkunjung ke blog anda dan saya tertarik, anda tak berkunjung balik tak masalah, gitu jawab saya Mba 😆

    Bukan saya kan, Mas… 😮

  2. Masa kudu komeng dua biar muncul LUVnya 😆
    .-= Badruz´s selesai [nulis] ..Negara Kelima Dari Bundo =-.

    Silahkan, nggak papa. Btw, baru hari ini saya sempet kirim ya Mas. mohon sabar. 😉

  3. Saya juga pernah ngalamin mbak. Berkali-kali komentar, tapi nggak pernah/jarang dapet komentar balik buat postingan2 blog saya. Yang penting saya udah memulai/memberi. Perkara mereka nggak mau komen, mungkin emang nggak tertarik dengan postingan saya.

    Tapi yang saya harapkan sebenernya sekadar jalinan antar sesama blogger aja. Jadi bukan sekadar komentar balik. Darimana lagi kita bisa menjalin silaturahmi kalo bukan lewat jalur komentar?
    .-= iskandaria´s selesai [nulis] ..Belajar dari Pengalaman Sukses Nembak Keyword Musiman =-.

    Saya kenal dengan Mas Iskandaria dari kolom komentar yang ada di blognya Kang Yudiono. Eh, udah dijawab belom Mas, face offnya?

  4. Yang penting kita semua harus berpikir positif, karena yang positif itu lebih mendatangkan manfaat daripada yang negatif..hehe.
    .-= tukangpoto´s selesai [nulis] ..Tas daur ulang =-.

    Meski saya berpiki positif, saya selalu ada sedikit rasa kekhawatiran orang akan kurang berkenan karena saya jarang blogwalking dan komentar balik…

  5. menjalin silaturahim memang lewat komen ya Mbak Nunik, namun kalau komen saya tdk mendapatkan kunjungan balik, saya tdk apa2 , mungkin setelah berkunjung ke blog saya, mereka tdk tertarik dgn contentnya.
    positif thinking sajalah.
    salam.
    .-= bundadontworry´s selesai [nulis] ..Haji Mabrur (1). =-.

    Ya, betul Bunda. Saya termasuk yang jarang berkunjung balik ke blog-blog yang sudah berkomentar.

  6. Saya juga jarang main kesini……. 😳
    .-= GeLZa´s selesai [nulis] ..Tutorial – Image Zoom Untuk Blogspot =-.

    Iya, makin jarang aja Gede…

  7. Ada satu blog populer yang sering saya kunjungi dan saya komentari tapi komentar saya nggak pernah dibalas dan juga tak pernah membalas berkunjung ke blog .Pernah saya kritik lumayan anget dan sahabat ini
    akhirnya menjawab komentar saya, walaupun sampai sekarang belum juga berkunjung ke blog saya.
    Itu resiko pemilik blog populer yang pengunjungnya melimpah.
    Ya saya tetap berkunjung dan berkomenta di blognya, sekaligus promosi foto saya yang njebablah kayak sapi kurban, guedeeee pwol, kan mbak fotoku.

    Salam njebablah dari Surabaya

  8. dah gue buka blognya paman tyo….
    biasa aja tuh blognya, ngg ada yang istimewa
    (mungkin bukan selera gue aja)
    bagusan blog ini malah menurut gue,,,
    jujur klo blog favorit gue tuh ada dua
    1. zulhaq.com
    2. tikabanget
    na itu baru mantap..
    kok malah jadi ngomongin blog favorit…
    ngga nymbung ya.. biarin.. 😀

    Selera orang memang berbeda Yos. Blog Paman banyak juga yang suka, komentarnya bejibun, dan saya suka karena beliau cerdik mengangkat tema sederhana tetapi lucu dan mengena…

  9. selera orang emang beda, saya sering berkunjung ke blog mbak karena tulisannnya enak dibaca 😉 sampe buat saya lupa buat ngunjungi blog yg lain.. 🙂
    .-= rahman´s selesai [nulis] ..Lega… akhirnya ada yang komentar juga… =-.

    Makasih ya, btw, kapan tuh blog sendiri di apdet, saya masih postingan yang lama.

  10. Berharap comment balik? Kayaknya ga perlu deh mba…
    Soalnya tidak semua blog bertema serupa, saya suka blog easy blogging seperti blog ini.
    Beberapa Informasi memang umum, tapi di banyak postingan terselip informasi yang memberi nilai tambah untuk pembaca…
    Saya juga tidak bisa memaksa para blogger untuk berkomentar di blog saya, apalagi yang keilmuannya sangat berbeda.
    Toh saya dapat traffic yang cukup besar dari pengunjung lain.
    Nabih Bawazir selesai posting Comment on Maraknya Plagiasi Artikel “Rahasia Rumus-Rumus Cepat Matematika” by Nabih Bawazir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge