Pengalaman Mulai Menggunakan Oryza Grace Rice Bran Oil

Buibuuu~ siapa yang selama ini merasa bahwa minyak goreng itu enggak sehat? 

Minyak goreng ini memang yang suka dijadikan kambing hitam kandungan kolesterolnya, serta bahaya karsinogenik yang mengintai jika dipanaskan terlalu tinggi dan berulang, kan ya?

Saya juga begitu mikirnya. Tapi kan susah menghindari bahan yang satu ini, soalnya sudah kebiasaan memasak menggunakan minyak. Satu-satunya jalan, saya mengusahakan menggunakan minyak goreng sehat yang sesuai dengan kemampuan kantong.

Mencari Minyak Goreng Sehat

Dalam proses pencarian, ketemulah dengan minyak zaitun. Etapi kok harganya mayan jugak, yaa.. Apa nggak ada alternatif healthy oil yang harganya lebih miring dari minyak zaitun?

Nemu dong, akhirnya. Rice bran oil atau minyak bekatul / minyak dedak. Mereknya Oryza Grace. Baru dengar? Saya juga belom lama kok, tahunya.

Pertama kali tahu malah dari blog-blog milik beauty blogger, karena mereka menggunakan minyak ini untuk pembersih muka atau juga ada yang menggunakan sebagai krim malam.

Info Tentang Rice Bran Oil

Saya baca-baca dong, kandungannya dan yang paling penting juga cari tahu berapa harganya. Lho, kok sepertinya menarik, batin saya. Cuslah beli. Di mana? Yaelah, sekarang dari depan komputer juga semua ada, Sist. Pilihan kemasannya ada dua, ada yang 1L dan 5L ya. 

Oryza Grace Rice Bran Oil ini adalah minyak yang dibuat dari hasil ekstrak bekatul padi. Bekatul padi itu punya nutrisi yang sangat tinggi, lho. Selain nutrisi tinggi, salah satu kelebihan Rice bran oil adalah titik asap (smoke point) tertinggi jika dibandingkan dengan minyak goreng lainnya seperti sawit dan zaitun, yaitu 254°C.

Oryza Grace Rice Bran Oil dapat dipergunakan untuk menggoreng, membuat tumisan, salad dressing, memanggang dan berbagai keperluan memasak lainnya. 

Karena titik asapnya yang sangat tinggi itulah, Oryza Grace Rice Bran Oil bisa disebut dengan minyak goreng sehat karena lemak tak jenuh tidak akan rusak pada saat proses penggorengan.

Mencoba Menggunakan Oryza Grace

Jadi nggak merasa terlalu bersalah lagi kalau masih makan makanan yang prosesnya dengan digoreng. Soal rasa sih kalau buat saya sama saja. Seperti makanan lainnya yang digoreng, apalagi kalau dimakan dalam keadaan panas dan ditambah sambal yang lezat, nasi sebakul juga bakal habis. *elap keringet yang netes-netes habis makan*

Yang utama dan menjadi perhatian sih menurut saya, usahakan penggunaan minyaknya maksimal 3 kali saja ya untuk menggoreng. Jangan kebanyakan. Balik lagi ke kemungkinan rusaknya lemak tak jenuh saat minyak dipanaskan itu yang bisa membuat kolesterol, juga bisa menjadi karsinogenik.

Gambar di atas adalah foto salah satu bekal makan siang dan snack sore saya di kantor. Makan siang dengan dua gorengan yang yummy sekaligus, ayam dan tahu. 

Kalau teman-teman gimana? Sudah pernahkah mencoba menggoreng dengan minyak bekatul atau minyak dedak? 

3 thoughts on “Pengalaman Mulai Menggunakan Oryza Grace Rice Bran Oil

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge